Anda di halaman 1dari 18

KOLESTEROL

KELOMPOK :
1. HILDA FATKHATUL Q (173333116)
2. MOCH. FATHUL MUJIB (173333113)
3. TONI RAMDANI (173333114)
4. HANIFATUL HAMIDAH (173333116)
5. RISA MEILIYANA (173333119)
PENGERTIAN

Kolesterol adalah suatu zat lemak yang beredar di dalam tubuh,


berwarna kekuningan dan berupa seperti lilin, yang diproduksi oleh
hati dan sangat diperlukan oleh tubuh.
Tipe Kolesterol
1. Low-density lipoprotein (LDL) yang disebut pula
kolesterol jahat. LDL mengandung 75 persen
kolesterol dan hanya sedikit protein. LDL berperan
untuk mengalirkan kolesterol ke seluruh tubuh.
Kadar LDL yang berlebihan dapat menyebabkan
penumpukan lemak di dinding arteri.
2. High-density lipoprotein (HDL), dikenal sebagai
kolesterol baik. HDL mengandung banyak protein
dan mengalirkan 20-30 persen kolesterol ke
seluruh tubuh. HDL berperan untuk membuang
kelebihan kolesterol dari sel dan dinding arteri
serta membawa kolesterol kembali ke hati untuk
dibuang.
3. Trigliserida, yang berperan dalam penyimpanan lemak
dan berpengaruh dalam pembentukan lipoprotein kaya
kolesterol. Lipoprotein kaya kolesterol inilah yang
menyebabkan kolesterol tinggi serta meningkatkan
pembentukan gumpalan darah.
Trigliserida berasal dari gliserol dan asam lemak dan
merupakan lemak darah yang membantu transfer
jaringan lemak adiposa dan glukosa darah dari lever.
Trigliserida ini berperan juga terhadap kejadian
atherosklerosis.
Selain risiko kejadian penyakit kardiovaskular akibat proses
atherosklerosis, tingginya kadar trigliserida juga berperan
terhadap kejadian pankreatitis akut bila kada trigliserida
lebih dari 400 mg/dl.
Kolesterol Normal Dalam Tubuh
Pemeriksaan kadar kolesterol merupakan satu langkah untuk melakukan
pencegahan terhadap penyakit kronis, seperti penyakit stroke dan jantung.
Kadar kolesterol dalam darah setidaknya diukur sekali setiap lima tahun pada
setiap orang yang berusia di atas 20 tahun.
Tes profil lipid dapat menunjukkan jumlah kolesterol total yang ada dalam
tubuh, jumlah LDL, jumlah HDL, dan jumlah trigliserida. Batasan untuk setiap
jenis tes ini adalah:
 Kadar HDL yang baik dalam tubuh adalah 40 mg/dl atau lebih, dan dapat
dikatakan rendah bila kadarnya kurang dari 40 mg/dl.
 Kadar LDL yang baik dalam darah adalah kurang dari 100 mg/dl, dan
akan membahayakan kesehatan Anda bila kadarnya mencapai 160
mg/dl atau lebih.
 Kadar trigliserida yang baik dalam darah adalah kurang dari 150 mg/dl,
dan termasuk dalam kategori tinggi bila kadarnya mencapai 200 mg/dl
atau lebih.
 Kadar kolesterol total yang baik dalam darah adalah kurang dari 200
mg/dl, termasuk dalam kategori tinggi bila kadarnya mencapai 240 mg/dl
atau lebih.
Siapa yang lebih berisiko terjangkit
kolesterol tinggi?
Kolesterol tinggi tidak memandang usia, etnis maupun jenis kelamin.
Semua orang memiliki persentase yang sama besarnya terhadap kolesterol
tinggi. Namun, risiko mengidap kolesterol tinggi akan lebih besar terjadi pada
orang-orang seperti berikut ini:
 Memiliki riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi.
 Terlalu sering mengonsumsi makanan berlemak jahat.
 Memiliki berat badan berlebih atau obesitas.
 Menderita diabetes, gangguan fungsi ginjal atau hipotiroidisme.
Penyebab Terjadinya Kolesterol Yang
Tinggi
 Kebiasaan mengonsumsi makanan yang tidak sehat (memiliki kadar lemak yang
tinggi), seperti kuning telur, mentega, keju, santan, dll.

 Kurang berolahraga atau beraktivitas

 Kebiasaan merokok

 Terlalu banyak mengonsumsi minuman beralkohol

 Obesitas

 Memiliki penyakit tertentu, seperti hipertensi, diabetes, dll

 Pertambahan usia
Tanda dan Gejala Kolesterol Tinggi

 Kaki sering terasa kebas

Terjadi karena darah menggumpal.

 Mudah letih dan cepat mengantuk

Aliran darah membawa oksigen ke otak terhalang membuat seseorang cepat untuk
mengantuk.

 Sesak dada sebelah kiri

Tanda pembuluh darah pada bagian jantung mulai tersumbat.

 Sering sakit kepala, rasa berat dan tegang di belakang leher

Arteri semakin sempit membuat aliran darah ke otak berkurang.


Lanjutan…
 Kaki membengkak
Pembuluh darah semakin sempit dan kaki adalah bagian yang paling sedikit
mendapat darah

 Timbul bintik-bintik putih (biji lemak)

Dibagian bawah mata, daerah sekitar wajah dan leher.

 Tanda kuning muda

Pada tengah atau ujung kelopak mata. Ada juga yang terdapat benjolan
padat pada siku, tumit atau lutut.
Pencegahan Kolesterol Tinggi
 Menerapkan pola makan yang sehat
Batasi konsumsi makanan yang mengandung kolesterol dan hindari konsumsi
minuman beralkohol. Perbanyak makan sayuran, buah-buahan dan ikan.
 Berolahraga secara teratur
Aktivitas fisik dapat memperbaiki kadar kolesterol dalam tubuh. Usahakan untuk
berolahraga selama 30-60 menit minimal seminggu 3 kali. Misalnya jogging,
bersepeda atau berenang.
 Menurunkan berat badan berlebih
Dengan menurunkan berat badan, kadar kolesterol total juga dapat menurun.
 Menghentikan kebiasaan merokok
Merokok dapat meningkatkan risiko penyakit jantung coroner dan mempercepat
penumpukan plak dalam arteri.
Berikut Beberapa Makanan Yang Harus
Anda Hindari Untuk Menurunkan Kolesterol
 Segala Jenis Gorengan.
 Kuning Telur.
 Telur Puyuh.
 Makanan Yang Mengandung Mentega.
 Susu Yang Mempunyai lemak Berlebih.
 Makanan Olahan Susu Seperti Yogurt dan Keju.
 Makanan Olahan Daging Seperti Sosis dan Tempura.
 Jeroan.
 Daging Sapi/Kambing.
 Gajih Sapi/Kambing.
 Makanan Laut/Seafood.
 Makanan Lainnya yang Membahayakan Kolesterol Anda.
Makanan yang dianjurkan untuk
pengidap kolesterol tinggi
 Serat yang berasal dari sayur-sayuran, buah-buahan, dan gandum utuh.
 Produk susu bebas atau rendah lemak.
 Kacang-kacangan.
 Ikan dan ayam atau unggas tanpa kulit.
 Makan ikan dua kali seminggu, terutama yang kaya omega-3 seperti tuna,
salmon, makerel, teri, dan lele.
 Mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tidak jenuh dan
membatasi asupan lemak jenuh dan juga trans.
 Membatasi makanan yang tinggi garam dan gula.
 Perlu menghentikan kebiasaan merokok dan juga minum alkohol. Sebab
alkohol dapat meningkatkan kadar kolesterol terutama trigliserida di dalam
darah.
Obat kolesterol yang biasa diberikan
dokter
 Obat untuk kolesterol biasanya diandalkan guna menurunkan
tingginya kadar kolesterol dalam tubuh. Jenis obat kolesterol yang
paling sering direkomendasikan dokter adalah statin. Statin bekerja
dengan cara menghalangi pembentukan kolesterol di dalam
organ hati, yang selanjutnya mencegah penyumbatan lebih parah
pada pembuluh darah.
 Statin dinilai efektif untuk menurunkan kadar trigliserida dan
kolesterol jahat atau low-density lipoproteins (LDL), sekaligus
meningkatkan kolesterol baik atau high density lipoprotein (HDL). Ini
tentu bisa membantu menurunkan risiko Anda terserang stroke,
penyakit jantung, dan serangan jantung.
OBAT KOLESTEROL GENERIK
1. Golongan Statin : obat ini merupakan obat peghambat enzim HMG CoA
reductase. Obat ini bekerja menghambat sintesis kolesterol di hati. Obat ini
sangat efektif dalam menurunkan LDL. obat yang termasuk golongan statin
yaitu Simvastatin dosis 5 - 40 mg, Lovastatin dosis 10 - 80 mg, Pravastatin dosis
10 - 40 mg, Fluvastatin dosis 20 - 80 mg, Atorvastatin dosis 10 - 80 mg.
2. Golongan Asam Fibrat : obat ini mempunyai efek meningkatkan aktivitas
lipoprotein lipase. Obat ini bekerja menghambat produksi VLDL di hati dan
meningkatkan aktivitas reseptor LDL. Obat yang termasuk golongan asam
fibrat yaitu : Gemfibrozil dosis 300 mg, fenofibrat dosis 160 mg.
3. Golongan Asam Nikotinat : Obat ini bekerja menurunkan produksi VLDL di
hati yang berakibat menurunnya LDL dan trigliserida serta meningkatnya HDL.
4. Golongan Resin Pengikat Asam Empedu : obat ini bekerja mengikat asam
empedu yang terdapat di dalam usus dan meningkatan pengubahan
kolesterol di dalam hati menjadi asam empedu sehingga
kandungan kolesterol hati menurun, total kolesterol dan LDL akan menurun,
sedangkan HDL tetap atau akan naik sedikit. Obat yang termasuk golongan
ini yaitu Kolestiramin dosis 8 - 16 gram, colestipol dosis 10 - 20 gram, dan
colesevelam dosis 6,5 gram
5. Golongan Penghambat Absropsi Kolesterol : obat ini bekerja menghambat
penyerapan kolesterol dari usus, namun obat ini tidak mempengaruhi
penyerapan trigliserida, asam lemak, asam empedu, maupun vitamin larut
lemak. Obat yang termasuk golongan ini yaitu Ezetimibe 10 mg
Kapan harus mulai minum obat kolesterol?
Menurut American Heart Association, ada empat kelompok utama yang sebaiknya
mendapatkan manfaat dari statin:
 Pertama, orang dewasa di rentang usia 40-75 tahun dengan kadar kolesterol LDL
70-189 mg/dL. Kelompok ini umumnya tidak memiliki penyakit jantung, tapi berisiko
untuk mengalaminya dalam 10 tahun mendatang. Terutama bagi orang yang
punya penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, serta perokok
aktif.
 Kedua, orang yang sudah memiliki penyakit jantung dan pembuluh darah,
terutama terkait dengan pengerasan atau penyempitan pembuluh darah
(aterosklerosis). Contohnya bagi pengidap serangan jantung, stroke akibat
penyumbatan pembuluh darah, angina, stroke ringan, arteri perifer, dan lain
sebagainya.
 Selanjutnya, orang yang telah berusia 21 tahun atau lebih dengan kadar
kolesterol LDL sangat tinggi melebihi batas normal, yakni di atas 190 mg/dL.
 Terakhir, orang dengan diabetes dan punya kadar kolesterol LDL 70-189 mg/dL.
Terlebih lagi jika pengidap diabetes terbukti memiliki faktor risiko untuk terserang
penyakit jantung, seperti tekanan darah tinggi dan merokok.
THANK YOU..