Anda di halaman 1dari 24

NENY LISTIOWATI

Tujuan :
Tujuan Umum :
Setelah mengikuti kegiatan ceramah
dan demonstrasi peserta mampu
memahami tentang Pakaian Dasar
Kamar Bedah dan memperagakan
kembali bagaimana cara memakai
serta melepas, Topi dan Masker
Bedah
Tujuan Khusus :
1. Peserta pelatihan mampu memahami tentang
pakaian dasar kamar bedah
2. Peserta pelatihan mampu mempraktekkan
cara memakai dan melepaskan topi kamar
bedah
3. Peserta pelatihan mampu mempraktekkan
cara memakai dan melepaskan masker bedah
Pakaian Dasar Kamar Bedah
Pakaian bedah dibagi dua macam
yaitu
1. Yang dipakai oleh setiap orang
yang masuk kamar bedah
2. Yang dipakai saat pembedahan
yang disebut gaun bedah
Syarat umum pakaian dasar kamar bedah :
1. Bahan terbuat dari katun 100%
2. Warna tidak mencolok,
warna khusus (hijau tua, biru)
3. Bersih , ringan, berbahan tipis dan
tembus udara.
Syarat model pakaian dasar:
1. Panjang lengan 7-10 cm diatas siku
2. Panjang celana setinggi mata kaki
3. Ukuran cukup longgar untuk
memudahkan bergerak
Syarat jas operasi
1. Panjang lengan menutup jari
tangan
2. Bermanset elastis
3. Panjang ± 10cm diatas mata kaki
4. Masker menyatu dengan jas
5. Bagian belakang saling menumpu
(overslag)
Topi Kamar Bedah
Cara Memakai Topi Bedah
• Topi dipasang bersamaan pada waktu
mengganti pakaian dengan baju khusus
• Topi harus menutupi seluruh rambut
kepala
• Topi diikatkan cukup kuat
Cara Melepas Topi Bedah
1. Pastikan kita sudah melepas sarung
tangan dan masker
2. Buka ikatan tali topi bila topi
menggunakan ikatan
3. Buka topi dari bagian kepala atas ke
bagian bawah kemudian buang ke tempat
sampah atau tempat linen kotor
Masker Bedah
Fungsi Masker :
1.Melindungi pemakai dari transmisi mikroorganisme
yang dapat ditularkan melalui udara dan droplet,
saat kemungkinan terkena cipratan tubuh
2. Melindungi saat merawat luka terbuka yang besar
seperti luka operasi atau luka bakar, atau merawat
pasien yang terinfeksi dengan penyakit-penyakit
yang ditularkan melalui udara dan droplet
Masker yang baik seharusnya :
1. Menutupi hidung dan mulut dengan baik
2. Sekali pakai jauh lebih efektif dibandingkan
masker dari kasa katun
3. Diganti bila akan merawat pasien lain atau bila
lembab
4. Tidak boleh digantungkan pada leher dan
kemudian dipakai kembali
Contoh Masker Bedah :
Masker dengan kacamata

Kacamata Operasi
Teknik Memakai & Melepas Masker

Teknik yang tepat merupakan bagian penting dari


pengendalian infeksi.
Prinsip penting dalam pemakaian yang harus dipenuhi :
1. Pasang dulu masker sebelum memakai gaun dan sarung
tangan, juga sebelum melakukan cuci tangan bedah
2. Masker hanya dipakai sekali saja untuk jangka waktu
3. Cuci tangan sebelum memakai masker dan setelah
melepas masker
Teknik Memakai Masker
1. Cuci tangan dan ambil masker dari kontainer, tekuk
bagian logam yang akan mengenai hidung sesuai
dengan bentuk hidung dan mencegah pengembunan
kaca mata
2. Hindarkan memegang-megang masker sebelum
dipasang di wajah
3. Pasang masker sehingga menutupi wajah dan hidung
4. Ikatkan tali pada bagian atas dibelakang kepala,
dan pastikan bahwa tali lewat diatas telinga
5. Ikat tali bawah di belakang kepala sejajar dengan
bagian atas leher/dagu
6. Begitu masker lembab harus segera diganti
7. Jangan membuka masker dari hidung dan mulut
dan membuatkannya bergelantungan di leher
Teknik Melepas Masker
1. Buka sarung tangan dan cuci tangan, untuk mencegah
kontaminasi dari tangan ke muka
2. Lepaskan tali bawah dahulu, baru kemudian yang atas.
Tangan harus dalam keadaan sebersih mungkin bila
menyentuh leher
3. Lepas masker, gulung talinya mengelilingi masker dan
buang ke tempat yang telah disediakan
4. Cuci tangan
DON’T DO THIS….!!!!