Anda di halaman 1dari 8

Gap analisis diartikan sebagai identifikasi

awal
Membandingkan kondisi awal IKM
pangan dengan standar yang berlaku
Untuk mengevaluasi kondisi awal IKM
pangan sebelum menerapkan sistem,
kesesuaian terhadap persyaratan
standard GMP, maupun kepatuhannya
terhadap peraturan/persyaratan terkait
(dari pelanggan/pemerintah)
Evaluasi kegiatan setelah Gap Analisis

Identifikasi dan evaluasi proses/aktivitas yang terkait dengan GMP


Identifikasi peraturan dan persyaratan, yang diacu IKM, yang terkait
dengan GMP
Identifikasi kejadian, tuntutan atau klaim dari pelanggan atau pihak
eksternal IKM yang terkait dengan GMP
Identifikasi dokumen panduan dan praktek GMP yang telah diterapkan
IKM
Berdasarkan hasil gap analisis IKM
dapat mengembangkan sistem guna
memenuhi persyaratan standar serta menjadi
dasar manajemen puncak untuk menetapkan
programnya
Kuesioner Gap Analisis Penerapan GMP Pada Industri Berdasarkan SK Kepala
Badan POM RI No.HK.005.5.1639
NO Aspek GMP Kondisi Awal Kondisi Realita Ket

1 Lingkungan Produksi Bebas pencemaran, semak belukar, genangan air


Bebas sarang hama, tidak dekat pembuangan sampah

2 Bangunan & Fasilitas IKM

Ruang produksi

a. Disan dan Tata Letak Luas, mudah dibersihkan

b. Lantai Bahan kedap air, rata tidak licin, kuat mudah dibersihkan
dan posisi miring, bersih dari debu, lendir, dan kotoran

c. Dinding Bahan kedap air, rata, halus, berwarna terang, tahan


lama, tidak mengelupas, kuat, mudah dibersihkan, bersih
dari debu, lendir, dan kotoran lain
d. Langit-langit Terbuat dari bahan tahan lama, mudah dibersihkan, bersih
dari kotoran

e. Pintu, jendela, lubang angin Terbuat dari bahan tahan lama, berwarna terang, mudah
dibersihkan, dipasang kawat kasa, pintu membuka
keluar/kesmping
f. Kelengkapan ruang produksi Lampu penerang harus cukup, bahan baku harus terpisah
dari produk akhir, bahan non pangan harus terpisah dari
bahan pangan, terhindar dari serangan hama
NO Aspek GMP Kondisi Awal Kondisi Realita Ket

3. Peralatan Produksi Dari bahan yang kuat, tidak berkarat, mudah dibongkar
pasang, diletakan secara berurutan, tidak bercelah pada
bagian yang kontak dengan bahan pangan

4. Supplai Air Kuantitas dan kualitas harus baik

5. Fasilitas dan Kegiatan Higiene


& Sanitasi

a. Alat cuci/pembersih Harus ada dan terawat

b. Fasilitas higiene Karyawan Toilet dan Wastapel harus tersedia dalam jumlah yang
cukup

6. Pengendalian Hama Lobang dan selokan harus selalu tertutup, hewan ternak
tidak berkeliaran, tidak ada bahan pangan yang tercecer,
terdapat kegiatan pemberantasan hama yang aman
7. Kesehatan & Higiene Karyawan harus sehat, menggunakan pakaian kerja, tidak
Karyawan melakukan kebiasaan buruk

8. Pengendalian Proses Penetapan spesifikasi bahan baku sudah baik, Penetapan


komposisi dan formulasi bahan sudah baik, penetapan cara
produksi yang baku sudah baik Penetapan jenis, ukuran
dan spesifikasi kemasan, Penetapan labelisasi sudah baik
NO Aspek GMP Kondisi Awal Kondisi Realita Ket

9. Label Pangan Label harus sesuai dengan PP No. 69 tahun 1999

10. Penyimpanan Penyimpanan bahan dan produk, penyimpanan bahan


berbahaya, penyimpanan peralatan.

11. Penggungjawab Kompetensi penanggungjawab dan pengawasannya

12. Penarikan Produk Mempunyai sistem dalam penarikkan produk

13. Pencatatan dan Proses produksi harus tercatat dengan baik


Dokumentasi

14. Pelatihan Karyawan Pelatihan tentang GMP pernal dilaksanakan bagi


pemilik dan karyawan