Anda di halaman 1dari 9

PRO

PRESENTATION
MULTIPUPOSE POWERPOINT TEMPLATE
Pengertian
Duktulografi atau biasa disebut juga
galacctographyadalah suatu pemeriksaan radiografi
pada bagian mammae (payudara) dengan
menggunakan sinar-x untuk mengevaluasi lumen
duktus laktiferus dengan cara memasukkan kontras
media positif secara retrograde melalui kanula yang di
pasang pada papilla mamae.
Duktulografi dapat mendiagnosa penyebab
keluarnya cairan dari puting susu, pada wanita yang
tidak sedang hamil / tidak sedang menyusui. Adapun
pemeriksaan penunjang sebelum pemeriksaan
ductulografi adalah pemeriksaan mammografi atau
usg payudara.
MR FULAN
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing
elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et
dolore magna aliqua
INDIKASI
Keluarnya cairan atau darah pada
puting susu
Adanya benjolan pada payudara saat di
palpasi
Krista pada payudara
Tumor jinak atau ganas pada payudara
Pembesaran kelenjar payudara
Memastikan lesi yang tidak terlihat
pada pemeriksaan mammografi, usg
payudara dan mri payudara.
Sebagai pemandu untuk dokter bedah
tumor dalam melakukan tindakan
selanjutnya
KONTRA INDIKASI

Bilateral
Multiple Ducts
Ibu sedang menyusui
Infeksi berat pada payudara
Setelah di lakukan operasi
TEKNIK PEMASUKAN KONTRAS
Membuat foto pendahuluan pada payudara yang akan di lakukan pemeriksaan ductulografi, yaitu dengan membuat
foto mammografi proyeksi cranio caudal dan mediolateral
Mensterilkan daerah payudara khususnya areola dan nipple dengan kapas steril dan alkohol sebelum di lakukan
injeksi kontras media
Suntikan atau injeksikan kontras media positif kedalam ductugram canul. Awalnya di suntikan + 1 cc kontras media
Jika kontras media belum mengisi seluruh ductus lactiferus, maka kontras media dapat ditambah hingga + 3 cc,
sehingga kelainannya dapat di ketahui.
Setelah penyuntikan kontras media , dilakukan pengambilan radiografi payudara dengan
posisi craunocaudal dan mediolateral, dengan tehniknya sama seperti pemeriksaan mammografi, hanya saja
kompresi di lakukan hanya sedikit saja agar kontras media tidak keluar dari payudara.
Faktor eksposi yang dilakukan adalah tehnik soft tissue, yang sama dengan faktor eksposi mammografi
• Teknik Pemeriksaan
• Proyeksi Cranio Caudal

• Posisi pasien:
• Tempatkan pasien pada posisi menghadap ke IR, atau tempatkan pasien duduk menghadap
IR.
• Posisi Obyek:
• Dengan pasien diposisikan berdiri ke depan IR, atur ketinggian C-Arm sampai payudara
sejajar dengan IR. Minta pasien untuk mencondongkan tubuhnya ke depan dan gunakan kedua
tangan untuk menarik payudara ke atas IR. Minta pasien untuk memegang pegangan pada pesawat
agar pasien tidak bergerak dan stabil.Atur posisi payudara tegak lurus terhadap dinding dada.Putar
kepala pasien menjauh dari sisi yang diperiksa.
• Instruksikan pasien bahwa kompresi akan dimulai dengan menggunakan pedal kaki. Lakukan
kompresi secara perlahan sampai payudara terasa kencang (bisa diraba lewat sisi lateral atau medial
dari payudara untuk memastikan apakah posisi sudah tepat). Setelah eksposi, lepaskan kompresi
payudara.
• Central Ray: Tegak Lurus Vertikal
• Central point: menuju pertengahan IR
• Kriteria Gambaran:
• Proyeksi Caudo Cranial memperlihatkan fibroglandular pada payudara, medial, sub areolar,
dan medial tissue, serta nipple jika diperlukan.
• Proyeksi Mediolateral Oblique (MLO)
• Posisi pasien:
• Tempatkan pasien pada posisi berdiri menghadap ke IR dengan kaki lurus ke
arah depan.
• Posisi Obyek:
• Atur pesawat mamografi dengan posisi miring kira-kira membentuk sudut 45
derajat.Atur ketinggian C-Arm sehingga batas superior IR setinggi axilla
(ketiak).Lalu instruksikan pasien untuk sedikit maju dan bersandar.Letakkan tangan
pasien pada pegangan dan siku pasien sedikit di fleksikan.
• Pusatkan payudara pada IR. Lakukan kompresi secara perlahan sampai
payudara terasa kencang (bisa diraba lewat sisi lateral atau medial dari payudara
untuk memastikan apakah posisi sudah tepat). Setelah eksposi, lepaskan kompresi
payudara.
• Central Ray: Tegak Lurus
Central point: menuju pertengahan IR
• Kriteria Gambaran:
• Bagian bawah dari musculus pectoralis tervisualisasi, papilla mammae
terlihat jika diperlukan, fibroglandular pada payudara terlihat