Anda di halaman 1dari 10

KELOMPOK 1

MATERIAL NANO PARTIKEL PANGAN

ANNISA PRAMESTI (2017340002)


E K A S R I WA H Y U N I N G T I A S (2017340074)
M A R I A C H A L L I S TA AY U A N G R E N I (2017340003)
NOVITIA NURUL HIKMA (2017340004)
TIKA CARLUSI (2017340075)
NANOTEKNOLOGI
•nanoteknologi merupakan teknologi yang berusaha mengembangkan dan memanfaatkan semua
yang sudah dipelajari dalam nano science. Nano teknologi dapat mengubah suatu bahan atau
material yang tidak berguna dengan menyusun kembali susunan unsur-unsurnya.
•Istilah nanoteknologi digunakan untuk mendeskripsikan kreasi dan ekploitasi suatu material
yang memiliki ukuran struktur diantara atom dan material ukuran besar yang didimensikan
dengan ukuran nanometer (1 nm = 10-9m).
•Nanoteknologi berkecimpung mulai dari penggabungan atom atau ion menjadi molekul untuk
membentuk struktur dalam orde nanometer yang berguna untuk menghasilkan barang-barang
dalam kehidupan sehari-hari.
nanoteknologi melakukan juga proses-proses seperti reaksi kimia untuk membentuk zat
cair atau padat seperti keramik, polimer, dan logam yang diatur (dimanipulasi)
sedemikian rupa sehingga menghasilkan sifat-sifat kimia atau fisika yang baru.

Sebagai contohnya, nanoteknologi mengkombinasikan semua zat padat seperti keramik,


logam dan polimer untuk membentuk material baru yang tidak ada di alam. Material
baru ini menjadi material campuran dua atau tiga bahan dan dinamakan komposit. Bila
struktur dari bahan-bahan campuran tadi dalam orde nanometer terbentuklah nano
komposit.
NANOKOMPOSIT
•Komposit adalah suatu material yang terbentuk dari kombinasi dua atau lebih material
sehingga dihasilkan material komposit yang mempunyai sifat mekanik dan karakteristik
yang berbeda dari material pembentuknya.
•Nanokomposit merupakan material padat multi fase, dimana setiap fase memiliki satu, dua,
atau tiga dimensi yang kurang dari 100 nanometer (nm), atau struktur padat dengan dimensi
berskala nanometer yang berulang pada jarak antar bentuk penyusun struktur yang berbeda.
•Contoh nanokomposit yang ekstrem adalah media berporos, koloid, gel, dan kopolimer.
•Nanokomposit dapat ditemukan di alam, contohnya adalah kulit tiram dan tulang.
PEMBUATAN NANO KOMPOSIT
Pembuatan material nanokomposit dapat dilakukan dengan melakukan pendekatan-
pendekatan yang mudah dan kompleks. Salah satunya adalah menggunakan pendekatan simple
mixing.
Dalam metode ini, peningkatan kekuatan mekanik material terjadi akibat penambahan
nanopartikel SiO2 pada epoxy resin. Permukaan nanopartikel yang sangat luas berinteraksi
dengan rantai polimer, sehingga mereduksi mobilitas rantai polimer. Interaksi ini meningkatkan
kekuatan mekanik komposisit tersebut jauh di atas kekuatan polimer itu sendiri. Hasil yang
diperoleh adalah material yang ringan dengan kekuatan tinggi. Makin banyak jumlah SiO2 yang
dimasukkan, kekuatan material nanokomposit juga bertambah sampai titik kritisnya
KELEBIHAN NANO KOMPOSIT
Mengenai sifat-sifat mekanis nano-komposit, telah dikenal luas bahwa nano-komposit memiliki
kelebihan dalam stabilitasnya terhadap panas sehingga tidak mengalami distorsi yang signifikan,
selain itu tidak menghasilkan emisi gas saat terjadi pembakaran. Nano-komposit juga memiliki
ketahanan atau konduktifitas listrik yang baik. Pada bahan kimia, nano-komposit memiliki
resitensi terhadap beberapa zat kimia untuk tidak mengalami korosi.
Komposit juga memiliki kekuatan yang dapat diatur (tailorability), tahanan lelah (fatigue
resistance) yang baik, tahan korosi, dan memiliki kekuatan jenis (rasio kekuatan terhadap berat
jenis) yang tinggi.
Nano-komposit memiliki pencegahan (barrier) terhadap gas luar untuk kontak terhadap
bahan makanan di dalamnya, termasuk gas oksigen dan karbondioksida. Hal ini
dikarenakan, struktur partikel nano-komposit yang saling menutup dengan pola batu bata.

Dengan kelebihan pada sifat-sifat yang dimiliki oleh nano-komposit tersebut, tentu akan
memberikan keuntungan dalam aplikasinya dalam pengemasan selain sebagai barrier gas.
Dengan resistensinya terhadap panas serta tidak mudah rapuh, memberikan
kemampuannya dalam proses pada mikrowave, pasteurisasi, serta sterilisasi yang
membutuhkan suhu yang tinggi.
APLIKASI DAN PENGGUNAAN
NANOKOMPOSIT
produksi bubuk nano keramik dan material lain,
penggunaan tabung nano untuk menyimpan hidrogen, chip DNA dan chip untuk menguji kadar
logam dalam kimia ataupun biokimia.
Untuk mendeteksi gen maupun mendeteksi obat dalam bidang kedokteran.
digunakan dalam alat-alat nanoelektronik
APLIKASI DALAM BIDANG PANGAN
Dalam bidang pengemasan makanan, antara lain:
penggunaan jenis plastik baru,
formulasi biodegradable materials,
 preservasi menggunakan radiasi ionisasi,
preservasi menggunakan pemanasan microwave,
 preservasi menggunakan tekanan tinggi.
Potensi Perkembangan Penelitian Packaging Bio-Nanocomposite di Negara Berkembang.