Anda di halaman 1dari 24

HAK PASIEN DAN KELUARGA

(HPK)
Mengapa harus ada pelatihan/sosialisasi
Tentang HPK ??
HPK terdiri dari 8 standar yaitu standar HPK 1
sd 8
Tapi yang dapat diterapkan di RS Kasih Ibu
hanya 5 Standar
STANDAR HPK

1. Rumah Sakit Wajib memberikan asuhan kepada pasien dengan menghormati


dan mendukung Hak Pasien dan Keluarga

2. Untuk itu semua staf rumah sakit (tanpa kecuali ) harus tahu dan memahami
standar-standar yang dipersyaratkan dalam Akreditasi SNARS terutama
tentang Hak Pasien dan Keluarga

3. Dengan dipahaminya standar-standar tersebut maka staf rumah sakit akan


mampu memberikan asuhan yang mendukung Hak Pasien Keluarga
STANDAR HPK
HPK 1 . Rumah Sakit bertanggung jawab dan mendukung hak pasien dan keluarga
selama dalam asuhan.

HPK 2. Rumah Sakit menetapkan regulasi dan proses untuk mendukung


partisipasi pasien dan keluarga di dalam proses asuhan

HPK 3. Rumah Sakit memberikan penjelasan kpd pasien dan keluarganya ttg
proses utk menerima, menaggapi dan menindaklanjuti bila ada pasien
menyampaikan keluhan, konflik serta perbedaan pendapat ttg pelayanan RS jg
menginformasikan ttg hak pasien utk berpartisipasi dlm proses ini

HPK 4. Semua pasien diberitahu ttg hak serta kewajiban dg metode dan bahasa yg
mudah dimengerti

5. General Consent dan Inform Consent


6. HPK 6,7,8 Tidak diterapkan di Kasih Ibu Tabanan
STANDAR HPK

HPK. 1 HAK & KEWAJIBAN PASIEN 2019

1. Mengacu pada PMK No 4 Tahun 2018 yaitu ada 18 Hak dan 8 kewajiban

2. Lembaran/leflet Hak dan Kewajiban + tata tertib RS disampaikan dan


dijelaskan pada awal pendaftaran baik rawat jalan maupun rawat inap sekaligus
pasien tanda tangan General Consent oleh petugas admission.

3. Leflet Hak dan kewajiban , + tatatertib RS diserahkan /dibawa oleh pasien dan
keluarga
STANDAR HPK
Menurut PMK No. 4 tahun 2018 tentang rumah sakit memuat hak dan kewajiban pasien, adapun
setiap pasien mempunyai hak:
• Memperoleh informasi mengenai tata tertib dan peraturan yang berlaku di Rumah Sakit;
• Memperoleh informasi tentang hak dan kewajiban pasien;
• Memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur, dan tanpa diskiriminasi;
• Memperoleh layanan kesehatan yang bermutu sesuai dengan standar profesi dan standar prosedur operasional
• Memperoleh layanan efektif dan efisien sehingga pasien terhindar dari kerugian fisik dan materi
• Mengajukan pengaduan atas kualitas pelayanan yang didapatkan
• Memilih dokter dan kelas perawatan sesuai dengan keinginannya dan peraturan yang berlaku di rumah sakit
• Meminta konsultasi tentang penyakit yang dideritanya kepada dokter lain yang mempunyai Surat Izin Praktek (SIP) baik
di dalam maupun di luar Rumah Sakit
• Mendapatkan privasi dan kerahasiaan penyakit yang diderita termasuk data-data medisnya
• Mendapat informasi yang meliputi diagnosis dan tata cara tindakan medis, tujuan tindakan medis, alternatif tindakan,
resiko dan komplikasi yang mungkin terjadi, dan prognosis terhadap tindakan yang dilakukan serta perkiraaan biaya
pengobatan
• Memberikan persetujuan atau menolak atas tindakan yang akan dilakukan oleh tenaga kesehatan terhadap penyakit
yang dideritanya
• Didampingi keluarganya dalam keadaan kritis
• Menjalankan ibadah sesuai agama atau kepercayaan yang di anutnya selama hal itu tidak mengganggu pasien lainnya
• Memperoleh keamanan dan keselamatan dirinya selama dalam perawatan di Rumah Sakit
• Mengajukan usul, saran, perbaikan atas perlakuan rumah Sakit terhadap dirinya
• Menolak pelayanan bimbingan rohani yang tidak sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianutnya
• Menggugat dan atau menuntut Rumah Sakit apabila Rumah Sakit diduga memberikan pelayanan yang tidak sesuai
dengan standar baik secara perdata ataupun pidana
• Mengeluhkan pelayanan Rumah Sakit yang tidak sesuai denagn standar pelayanan melalui media cetak dan elektronik
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
STANDAR HPK
Setiap pasien mempunyai kewajiban :
• 1. Mematuhi peraturan yang berlaku di Rumah Sakit;

• 2. Menggunakan fasilitas Rumah Sakit secara bertanggung jawab

• 3. Menghormati hak pasien lain, pengunjung dan hak tenaga kesehatan serta petugas lainnya di rumah sakit

• 4. Memberikan informasi yang jujur, lengkap dan akurat sesuai dengan kemampuan dan penetahuannya
tentang masalah kesehatan

• 5. Memberikan informasi mengenai kemampuan finansial dan jaminan kesehatan yang dimilikinya

• 6. Mematuhi rancana terapi yang direkomendasikan oleh tenaga kesehatan di Rumah Sakit dan disetujui oleh
pasien yang bersangkutan setelah mendapatkan penjelasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan

• 7. Menerima segala konsekuensi atas keputusan pribadinya untuk menolak rencana terapi yang
direkomendasikan oleh tenaga ksesehatan dan atau tidak mematuhi petunjuk yang diberikan oleh tanaga
kesehatan untuk penyembuhan penyakit atau masalah kesehatannya dan memberikan imbalan jasa atas
pelayanan yang diberikan di rumah sakit

• 8. Memberikan informasi yang jujur lengkap dan akurat sesuai dengan kemampuan dan pengetahuannya
tentang masalah kesehatannya
STANDAR HPK
HPK. 1.1. RS memberikan asuhan dengan menghargai agama, keyakinan dan
nilai nilai pribadi pasien serta merespon perminataan yang berkaitan dg
bimbingan kerohanian

1. Formulir Admission terisi lengkap dengan agama (form sdh direvisi)


2. Pada saat orientasi pasien masuk rawat inap, perawat menginformasikan
bahwa RS melayani Bimbingan kerohanian untuk semua agama (lihat form
orientasi )
3. Perhatikan SPO Permintaan Bimbingan kerohanian serta daftar nama
Rohaniawan yang sudah bekerjasama
4. Cek Formulir terkait
( form permintaan Bimbingan kerohanian, Form telah menerima layanan
bimbingan kerohanian, dsb)
STANDAR HPK
HPK 1.2 Informasi ttg pasien adalah rahasia, RS diminta menjaga kerahasiaan
informasi pasien serta menghormati kebutuhan privasinya.

1. Staf admission harus mengisi dg lengkap ketentuan ini pada general consent
2. Pada saat pasien baru masuk kamar perawatan perawat mengkonfirmasi
ulang ttg kebutuhan privasi pasien
3. Terapkan privasi pasien dalam hal konsultasi, pemeriksaan fisik, transfer
pasien. Perhatikan kelengkapan pelaksanaan akan privasi pasien diunit
masing-masing
Contoh : pintu/tirai harus tertutup, pada saat pemeriksaan bagian tubuh yang
tidak terpapar ditutup selimut, pada saat memandikan pasien
STANDAR HPK 1
HPK 1.3 RS menetapkan ketentuan untuk melindungi harta benda milik pasien
dari kehilangan atau pencurian

1. Pada Form General Consent sudah ditambahkan, perhatikan


2. Perhatikan SPO Penitipan barang milik pasien, SPO Penyimpanan barang
milik pasien terutama dibagian UGD, RANAP, SATPAM
3. Cek formulir terkait : Form serah terima barang milik pasien
4. Siapkan 1 loker untuk penyimpanan barang milik pasien di UGD dan di Ranap
STANDAR HPK 1

Pada General Consent terdapat bahwa Rumah Sakit menganjurkan pasien untuk
tidak membawa barang berharga, karena kehilangan barang-barang tersebut
bukan menjadi tanggung jawab pasien

Akan tetapi pada kasus-kasus tertentu Rumah Sakit wajib melindungi harta
benda milik pasien khusus untuk pasien emergency yang tanpa penunggu ,
pasien yang terlibat kriminalitas atau pasien tak sadarkan diri dan tanpa
penunggu
STANDAR HPK 1
HPK 1.4 Pasien yang rentan terhadap kekerasan fisik dan kelompok pasien yang
beresiko di identifikasi dan dilindungi

1. Baca SPO terkait


2. Buat daftar pasien yang beresiko terhadap kekerasan fisik per hari
3. Cek CCTV, apakah semuanya sudah berfungsi dengan baik
4. Pengunjung diluar jam berkunjung memakai identitas (di FO)
5. Tamu diluar pembezuk juga diidentifikasi dan tercatat (di FO)
STANDAR HPK 2
HPK 2. RS menetapkan regulasi dan proses untuk mendukung partisipasi pasien
dan keluarga di dalam proses asuhan

1. Baca dan pelajari SPO Second Opinion


2. Cek dan lengkapi form terkait (form permintaan second opinion)
3. Pahami dan pelajari cara menyampaikan kepada pasien (komunikasi efektif)
STANDAR HPK 2
HPK 2.1 Pasien diberitahu ttg semua aspek asuhan medis dan tindakan

1. Agar staf terkait mengisi formulir inform consent dengan selengkap-


lengkapnya
2. Perhatikan isi dari form consent
3. Simulasikan cara memberikan inform consent

HPK 2.2. Pasien dan keluarga menerima informasi ttg penyakit, rencana tindakan,
DPJP serta para PPA lainnya agar mereka dapat memutuskan ttg asuhannya

1. DPJP dan PPA selalu memperkenalkan diri saat pertama kali bertemu dengan
pasien
STANDAR HPK 2
HPK. 2.3 RS memberitahu pasien dan keluarga ttg hak dan tanggung jawab yg
berhubungan dengan penolakan atau tdk melanjutkan pengobatan

1. Perhatikan SPO dan formulir terkait


2. Isi formulir dengan lengkap
3. Bukti pelaksanaan edukasi ttg alternative pelayanan dan pengobatan (form
KIE B
STANDAR HPK 2
HPK 2.4. RS menghormati keinginan dan pilihan pasien utk menolak pelayanan
resusitasi, menunda atau melepas bantuan hidup dasar (DNR)
1. Perhatikan SPO
2. Isi form dengan lengkap dan perhatikan urutan yang berhak untuk TTD

HPK 2.5 Manajemen Nyeri

1. Perhatikan SPO
2. Mengisi menentuan skala nyeri dengan lengkap

HPK. 2.6 Pasien Terminal


1. Perhatikan SPO Terkait
STANDAR HPK 3
HPK 3. Penyampain Keluhan Pasien

1. Pada saat orientasi pasien baru masuk rawat inap, pasien diinformasikan
cara menyampaikan keluhan
2. Semua staf mempelajari SPO dan alur Penyampaian keluhan jika terdapat
keluhan pasien di unitnya masing-masing
3. GRO menindaklanjuti keluhan pasien
4. Survey kepuasan pasien juga ditindaklanjuti, dilaporkan secara teratur
kepada direktur
5. Direktur mengeluarkan rekomendasi
STANDAR HPK 4
Standar HPK 4
Semua proses tentang cara yang baik dan efektif dalam memberikan
informasikepada pasien keluarga sehingga keluarga menjadi paham dan aktif
dalam proses asuhan pasien (Komunikasi efektif)

Cara dan point komunikasi terhadap 1 informasi tertentu harus sama disemua
unit.
Contoh ;
Cara menyampaikan Hak dan kewajiban pasien , Cara menanggapi keluhan
pasien, cara menanggapi permintaan bimbingan kerohanian dsb

Untuk itu akan dibuatkan Script sederhana terkait dengan standar di atas
STANDAR HPK 5
HPK 5. GENERAL CONSENT

1. General Consent dijelaskan dengan detail kepada pasien/keluarga oleh staf


admission untuk setiap pasien rawat inap, dan hanya pasien baru untuk
rawat jalan (prosedur baru)
2. Mengisi dengan lengkap semua item yang ada pada general consent
3. (perhatikan urutan yang berhak ttd)
4. Leflet tentang Hak dan kewajiban serta Tata tertib RS diberikan untuk dibawa
oleh pasien (tidak usah disimpan dalam RM) prosedur baru
STANDAR HPK 5
HPK 5.1, 5.2, 5.3 INFORM CONSENT

1. Pahami SPO Pemberian inform Consent


2. Inform Consen diberikan pada :
- Sebelum dilakukan tindakan pembedahan
- Sebelum dilakukan tindakan anastesi/sedasi
- Sebelum dilakukan tindakan /pengobatan beresiko tinggi
- Sebelum memberikan darah
3. Perhatikan daftar tindakan yang memerlukan inform consent dan daftar ini
harus ada di semua unit layanan
4. Pelajari urutan pihak yang berwenang TTD pada inform consent, yaitu :
STANDAR HPK 5
- Jika pasien berumur dibawah 18 tahun, urutannya sbb :
1. Orang tua
2. Saudara kandung

- Jika pasien berumur 18 tahun ke atas dan belum menikah :


1. Pasien sendiri
2. Orang Tua
3. Saudara kandung

- Jika pasien sudah menikah :


1. Pasien sendiri
2. Suami/istri
3. Orang Tua
4. Anak kandung (umur 18 th ke atas)
5. Saudara kandung
STANDAR HPK 6,7,8

- Standar 6,7,8
- Tidak dapat diterapkan di RSU Kasih Ibu (TTD)
TERIMA KASIH