Anda di halaman 1dari 7

• LAMPIRAN-LAMPIRAN

Lampiran 1 : Format Halaman Judul

PROPOSAL PENELITIAN PESONA 2015

(KARYA TULIS PENANGANAN SAMPAH DI LINGKUNGAN MAYARAKAT)


Diusulkan Oleh :
Nama Ketua Kelompok :
Bayu Vermansyah
Nama Anggota :
Meitakul Rohmah
Ryan Prabawati
Agung Triyono
Faiz Aji Tantoko
Nandar Bayunata
Siti Safik Maftukhah
Yuan Juntak Pangrasati
Indri Sundari
Sekar Ayuk Desti Santriya
Yayun
Fenny Asmorowati
Nina Yessika Mayasari
Avinda Yunikasari
Dian Prabawati
Bayu Vermansyah
Frisky Ariana Dewi

NAMA PERGURUAN TINGGI


KOTA
PROVINSI
TAHUN
HALAMAN PENGESAHAN
1. Judul : Penanganan sampah di lingkungan masyarakat
2.Ketua Kelompok
a.Nama Lengkap : Bayu Vermansyah
b.Jurusan : D3 Keperawatan
c.Perguruan Tinggi : Stikes Hutama Abdi Husada
d.Alamat : Ds.Karangtengah Kec.Panggul Kab.Trenggalek
e.No Telep/Hp : 082234720369
f.Email :-
3.Jumlah Anggota : 16 Orang
4.Kakak Pendamping
a.Nama Lengkap : Febriana In P.
b.NIM :-
c.Alamat : jln. Dr.Wahidin Sudirohusodo no 14 Kenayan
Tulungagung
d.No Telep/Hp : 087858542476
e.Email :-

27 Agustus, 2015
Ketua Kelompok

BAYU VERMANSYAH
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Sampah adalah barang material sisa yang tidak diinginkan oleh lingkungan. Sampah ada karena ada aktifitas manusia, hamper
setiap aktifitas manusia berpotensi menghasilkan buangan atau sampah, baik sampah organik yang biasa disebut
sebagai sampah basah atau pun sampah an organik sebagai sampah kering. Sampah tersebut terbentuk dari berbagai
sumber, salah satu sumber sampah adalah dari makanan manusia sebagai sumber utama nya.
Masalah sampah baik di kota-kota besar maupun di daerah-daerah merupakan masalah serius yang harus di atasi karena
jumlah nya semakin banyak dan sering menimbulkan bau tidak enak. Masalah yang ditimbulkan antara lain sulit nya
mencari lahan untuk pembuangan serta pengelolaan sampah, kesadaran masyarakat untuk membuang sampah masih
kurang, akibat nya sampah menumpuk.Masalah ini dapat menimbulkn macam-macam penyakit, bau yang tidak sedap,
serta mencemar lingkungan.
1.2 Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas,maka dapat di identifikasikan masalah sebagai berikut :
1. Bagaimana penanganan dan pembuangan sampah yang semakin hari semakin bertambah?
2. Bagaimana menimbulkan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempat nya?
3. Bagaimana pemanfaatan sampah sehingga mempunyai nilai ekonomis?
1.3 Rumusan Masalah
Dari penelitian masalah di atas,di rumuskan suatu masalah yang akan di bahas dalam karya ilmiah ini yaitu :
Bagaimana cara penanggulangan sampah di sekitar kita
1.4 Tujuan Penulisan karya ilmiah
Adapun tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah :
1. Untuk memberikan masukan bagi pihak yang terkait dalam penanganan sampah
2. Untuk memberikan kesadaran pada masyarakat agar membuang sampah pada tempat nya
3. Untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang sampah
4. Untuk mengetahui cara mengolah sampah
1.5 Manfaat Penulisan:
Adapun manfaat penulisan karya ilmiah ini adalah :
1. Penulisan ini dapat membuka wawasan kita untuk mengetahui sampah dan penanganannya.
2. Menambah pengetahuan bagi penulis dan pembaca untuk lebih mendalami pengelolaan sampah
3. Hasil karya tulis ini dapat memberikan apresiasi dan motivasi bagi siswa dalam hal penanganan sampah

BAB II
PEMBAHASAN

1. Pengertian dan Penanganan Sampah


Sampah adalah bahan yang tidak mempunyai nilai atau tidak berharga dalam pembuatan atau pemakaian barang rusak
atau cacat
Sampah terbagi 2, yaitu sampah Organik dan sampah An organik :
1. Sampah Organik
Sampah organik juga terbagi 2, yaitu:
Sampah organik basah. yaitu sampah yang mempunyai kadar kandungan air didalamnya. Contohnya seperti buah dan
sayuran.
Sampah organik kering. Yaitu Sampah yang tidak mempunyai kandungan air yang besar. Contohnya adalah sampah yang
berasal dari dedaunan kering dan lain sebagainya.
2. Sampah an Organik
Sampah anorganik termasuk jenis sampah yang memerlukan waktu yang cukup lama dalam penguraiannya. Sampah
anorganik kebanyakan berasal dari sumber daya alam, contohnya seperti plastik dan aluminium. Sampah anorganik yang
telihat nyata dalam rumah tangga adalah berupa botol plastik, tas plastik, kaleng dan lain sebagainya. Dan banyak sekali
dampak negatif bagi alam yang disebabkan oleh sampah anorganik ini, diantaranya menurunkan kualitas lingkungan dan
juga menurunkan estetika lingkungan. Sampah yang berserakan dan bau akan menjadikan lingkungan tidak nyaman
untuk ditempati.
1. Penyimpanan sampah
Penyimpanan sampah adalah penampungan sampah yang sifatnya sementara sebelum sampah tersebut dibuang pada
tempat semestinya.
Penyimpanan sampah dapat kita lakukan dengan berbagai cara, antara lain :
menggali lubang sebagai tempat penyimpanan sampah sementara, agar tidak bertumpuk dan digenangi air. Karena,
jika sampah dibiarkan bertumpuk dan tergenang air dapat mendatangkan serangga serta kuman pembawa penyakit.
Membuat bak sampah yang ditempatkan di tempat umum maupun di lingkungan tempat tinggal.

2. Pengumpulan Sampah
Pengumpulan sampah ialah kegiatan mengumpulkan sampah dari bak-bak sampah, rumah tangga, kantor, pasar, dan
sebagainya. Sampah-sampah yang telah terkumpul tersebut, kemudian dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)
untuk diproses lebih lanjut.

3. Pembuangan sampah
Pembuangan sampah adalah tempat pembuangan terakhir sampah setelah dikumpulkan dari tempat-tempat
pengumpulan sampah. Sampah yang telah bertumpuk di Tempat Pembuangan Akhir sampah, harus diolah. Hal ini
bertujuan agar sampah tersebut tidak menimbulkan efek pada manusia dan lingkungan. Contohnya ada Sebagian
masyarakat untuk mengurangi sampah dengan cara membakar nya. Hal ini dapat mengakibatkan pencemaran udara,
karena udara telah tercampur dengan zat, energy, dan atau komponen lain yang tidak diinginkan. Agar tidak
menimbulkan pencemaran udara, maka harus dilakukan pengolahan sampah yang ramah lingkungan.

4. Pengolahan sampah sederhana


Pengolahan sampah dapat dibedakan menjadi 2, yaitu:
a. Pengolahan sampah organik
Pengolahan sampah organik salah satu nya dapat dilakukan dengan membuat kompos. Membuat kompos disebut
Pengomposan yaitu cara pembuatan kompos dengan mengolah sampah organik (sampah yang berasal dari makhluk
hidup)
Pengomposan terbagi 2, yaitu pengomposan alami dan buatan.
b. Pengolahan Sampah An organik
Pengolahan sampah jenis an organik dapat kita lakukan dengan mengolah nya menjadi barang yang
bermanfaat dan bernilai ekonomis tinggi. Seperti : membuat tas dari bungkus mie, membuat dompet dari
bekas bungkus Cappuchino, dan lain sebagainya.

2. Menimbulkan Kesadaran masyarakat untuk Membuang Sampah pada Tempat nya


Bila kita perhatikan dalam kehidupan sehari-hari di sekitar kita, banyak sampah berserakan dan bertumpuk
dimana-mana, baik sampah basah maupun sampah kering.Ini merupakan salah satu bukti bahwa
kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempat nya masih kurang. .kalau pun, ada
masyarakat yang sudah membuang sampah pada tempat nya Masih banyak yang membuang hasil
buangan barang yang baru dipakainya sembarangan tanpa mempedulikan jenis sampah basah maupun
kering. Mereka seolah berpikir bahwa ada orang lain yang akan mengatur lagi sampah itu. Bagi mereka
pekerjaan itu bukan tanggung jawab mereka. Mereka malah merasa tidak bersalah dan merasa bahwa
apa yang telah dilakukannya itu tidak mengganggu siapa pun. Padahal kalau setiap orang lebih peduli
dengan sampah, maka dunia ini akan bersih dan kehidupan kita pasti lebih nyaman. Ini merupakan salah
satu masalah yang telah menjadi pekerjaan rumah yang serius di berbagai Negara.
Masalah ini biasanya disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain : belum tersedia nya sarana dan prasarana
dalam penanganan sampah. Seperti belum tersedia nya bak-bak sampah, mobil operasional pengangkut
sampah, dan rasa kepedulian masyarakat terhadap sampah masih kurang. Contoh nya dengan bersikap
acuh-tak acuh dalam penanganan sampah. Untuk penanganan nya, perlu dilakukan hal-hal berikut:
1 Menyediakan sarana dan prasarana dalam penanganan sampah. Seperti menyediakan bak-bak sampah dan
mobil operasinal pengangkut sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah.
2 Memberikan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat tentang penanganan dan pemanfaatan sampah
3 Menghimbau masyarakat agar menyediakan tempat sampah pada masing-masing rumah tangga
4 Mengajak masyarakat untuk bergotong royong dalam hal penanganan sampah
5 Memberikan sanksi kepada masyarakat yangmembuang sampah sembarangan
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari uraian yang telah penulis sebutkan di atas, maka dapat diambil kesimpulan sebagai
berikut :
1. Dalam penanganan sampah diperlukan sarana dan prasarana pendukung, agar
penanganannya dapat berjalan lancar
2. Untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar membuang sampah pada
tempatnya perlu dilakukan penyuluhan
3. Penyediaan bak-bak sampah dan mobil operasional pengangkut sampah sangat
diperlukan dalam penanganan sampah.
4. Sampah dapat mempunyai nilai ekonomis jika diolah dan dimanfaatkan dengan baik.

B. Saran
Dari karya tulis ini, maka dapat penulis sampaikan beberapa saran, sebagai berikut :
1. Pemerintah pusat dan daerah harus menyediakan lahan yang memadai untuk
pembangunan Tempat Pembuangan dan pengolahan Sampah
2. Agar pemerintah pusat dan daerah agar menyediakan sarana dan pra sarana
pendukung dalam penanganan sampah
3. Agar pemerintah pusat dan daerah sampai ke pemerintahan yang terendah yang
terkait memberikan penyuluhan kepada masyarakat dalam penanganan sampah
4. Agar memberikan sanksi kepada masyarakat yang membuang sampah sembarangan