Anda di halaman 1dari 36

PEMBEDAHAN PADA

PENYULIT TBC PARU


TBC PARU

 INFEKSI JAMUR SEBAGAI PENYULIT


 80-90% FUNGUS BALL
 IMMUNITAS TUBUH MENURUN
 PEMBEDAHAN
 OBAT SISTEMIK TAK EFEKTIF
 POTENSIAL HEMOPTYSIS.
DIAGNOSIS

1. KLINIS
 DEMAM
 SAKIT DADA
 BATUK DENGAN PRODUKSI SPUTUM
 HEMOPTYSIS
 PENURUNAN BERAT BADAN
HEMOPTYSIS PADA FUNGUS BALL

 PROLIFERASI HYPHAE DAN INVASI JAMUR PADA


VASKULARISASI PARU
 PERTUMBUHAN KOLONI JAMUR DALAM KAVITAS
MENEKAN VASKULARISASI PARU
 PRODUKSI ENZIM TRYPSIN LIKE PROTEOLYTIC
DAN ENDOTOKSIN.
2. PEMICU TERJADINYA INFEKSI JAMUR
 PENYAKIT IMMUNOKOMPROMIS HIV/AIDS, HODGKIN’S
DISEASE
 PENGOBATAN KORTIKOSTEROID ATAU ANTIBIOTIKA
YANG LAMA DAN SPEKTRUM LUAS
 SITOSTATIKA DAN RADIASI
 BEKAS TBC/PERNAH MENDERITA TBC
3. RADIOLOGIS
 TORAKS PA/LAT DAN CT SCAN TORAKS
 INFILTRAT
 NODUL
 FUNGUS BALL
4. PEMERIKSAAN KULTUR
5. SEROLOGIS
6. HISTOPATOLOGIS
PEMBEDAHAN

INDIKASI
 HEMOPTYSIS MASIF

 BATUK PRODUKTIF DENGAN SPUTUM PURULENTA

 GAMBARAN FUNGUS BALL (RADIOLOGIS)

 HEMOPTYSIS BERULANG
PEMBEDAHAN

TOLERANSI BAIK
 KHUSUS (FAAL PARU)

 UMUM

FAAL PARU JELEK DILAKUKAN CAVERNOPLASTY


ATAU “WEDGE RESECTION”
Sebaran Penderita Jamur Paru
( Januari 1970 – Desember 2002 )
N %
Penyakit jamur yang ditemukan pasca bedah secara histopatologi

Aspergillus 52 65,8
Cryptococcosis 2 2,5
Mucormycosis 1 1,3
Tidak terdiagnosis secara PA 24 30,4
Penyakit yang menyertai jamur paru 52 65,8
Kavitas TBC 24 30,4
Bronkhiektasis (bekas TBC) 3 3,8
Tidak diketahui
Indikasi operasi 17 21,5
Hemoptisis masif 60 75,9
Hemoptisis non masif 2 2,6
Tumor soliter
Jenis operasi 68 86,1
Lobektomi 2 2,5
Lobektomi + Reseksi baji 4 5
Kavernoplasti 2 2,5
Reseksi baji 3 3,9
Lobektomi + Segmentektomi
RINGKASAN

PENYULIT TBC PARU YANG PALING SERING DITEMUI


TERUTAMA DI RSUP PERSAHABATAN ADALAH INFEKSI JAMUR
SEKUNDER DISEBUT SEBAGAI “FUNGUS BALL” (BOLA JAMUR).

I N F E K S I I N I T E RU TA M A D I S E BA B K A N O L E H JA M U R
ASPERGILLUS. HEMOPTYSIS MERUPAKAN GEJALA UTAMA
YA N G PA L I N G B A N YA K D I T E M U K A N DA N FA K T O R
PREDISPOSISI YANG TERBANYAK ADALAH KAVITAS TBC.

PENGOBATAN DENGAN OBAT ANTI JAMUR SECARA SISTEMIK


TIDAK EFEKTIF, SEDANGKAN TINDAKAN OPERASI AKAN
M E M B E R I K A N H A S I L Y A N G B A I K