Anda di halaman 1dari 22

HUBUNGAN INTERNASIONAL

Kelompok :
1. Hafidz Tariq Ardani
2. Hesty Puji Astuti
3. Nurul Fauziah
4. Rezi Faluppi
Pengertian1. John
Hubungan
Lewis Gaddis
Internasional
Menurut Para Ahli
Hubungan Internasional adalah bidang kajian
yang berguna bagi negarawan dalam cara untuk
membangun dunia yang lebih baik.
2. Mochtar Mas’oed
Hubungan Internasional ialah hubungan yang sangat
kompleks karena di dalamnya terdapat bangsa-bangsa yang
tiap-tiapnya berdaulat sehingga memerlukan mekanisme
yang lebih rumit pada hubungan kompleks.
3. Suwardi Wiraatmaja
4. Ishaq Rahman
Hubungan Internasional
adalah ilmu yang di
identikkan dengan hubungan
antar negara.
MANFAAT HUBUNGAN INTERNASIONAL

A. Dapat mengetahui nilai-nilai yang


dianut oleh negara lain.
B. Dapat terhindar dari pengaruh
negatif dari nilai-nilai ideologi yang
dianut negara lain.
C. Diperoleh kesepakatan untuk
menunjukan keunggulan ideologi
Pancasila dalam setiap berhubunga
dengan negara lain.
Bidang Politik
Dapat mengetahui perkembang politik Mempererat hubungan diplomatik
1 yang terjadi dinegara lain. 2 dengan negara lain.

Dapat mencontoh aspek aspek positif dari kehidupan


3 politik di negara lain.
Bidang
Ekonomi

 Menarik minat negara lain untuk menanamkan modalnya


atau ber investasi dinegara lain.
 Dapat menikmati barang barang yang diperoduksi oleh
negara lain.
 Terbukannya peluang untuk mengekspormproduksi dalam
negeri ke luar negeri.
Bidang Sosial Budaya
1. Terbukanya kesempatan untuk
mengadakan pertukaran pelajar.
2. Dapat mendatangkan tenaga ahli
bidang tertentu yang berkaitan
dengan kekurangan yang dimiliki
negara kita.
3. Dapat saling memperkenalkan
budaya masing masing.
Bidang Pertahanan
& Keamanan
Dapat menghidarkan konflik dengan
negara lain .
Terbukanya kesempatan untuk ikut
serta dalam proses terwujudya
perdamaian dunia.

Terciptanya stabilitas keamanan


dalam negeri.
PERAN INDONESIA DALAM
ORGANISASI INTERNASIONAL
1. ASEAN ( Association of South East Asian Nation )
 Indonesia sebagai salah satu pendiri ASEAN
 Indonesia sebagai salah satu pemimpin ASEAN
 Indonesia pernah menjadi tuan rumah KTT ASEAN
 Mampu menciptakan perdamaian di kawasan Asia Tenggara.
2. GNB ( Gerakan Non Blok )
 Menjadi salah satu perintis dan pemrakarsa Gerakan Non Blok
 Menjadi tuan rumah KTT Non Blok ke 10 pada bulan September 1992
 Bersama Brunei Darussalam mendirikan Pusat Kerjasama Teknik Selatan-Selatan
Gerakan Non Blok
 Meningkatkan peran GNB untuk menyerukan perdamaian dan keamanan
internasional
 Upaya penanganan isu-isu dan ancaman keamanan global baru.
3. PBB ( Perserikatan Bangsa-Bangsa )
 Indonesia berhasil menyelenggarakan KAA yang menghasilkan Dasasila Bandung
 Indonesia menjadi pelopor pencetusan ZOFTAN dan SEANWFS.
 Sebagai anggota PBB, Indonesia menjadi salah satu pemrakarsa berdirinya ASEAN dan
GNB
 Indonesia telah mengirimkan beberapa kontingen dalam rangka visi perdamaian dunia
 Pada tahun 1971, Indonesia pernah diwakili oleh Adam Malik yang pernah ditunjuk
 Indonesia tiga kali terpiliuntuk menjadi presiden di majelis umum PBBh menjadi anggota
tetap dewan keamanan PBB periode tahun 1974-1976, 1995-1995, dan 2007-2008
 Pada tahun 1984, Indonesia mengirimkan bantuan berupa beras melalui FAO kepada
Ethiopia yang dilanda bencana kelaparan.
4. APEC ( Asia Pacific Economic Cooperation )
 Indonesia pernah menjadi ketua APEC periode 1994
 Indonesia menjadi tuan rumah KTT APEC 1994
 Indonesia sebagai perumus Bogor Declaration dan Bogor Goals
 Indonesia manjadi pendorong terbentuknya ECOTECH (Economic and Technical
Cooperation) yang dirancang untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi
berkelanjutan dan merata demi mengurangi kesenjangan ekonomi di kawasan
melalui pembangunan kapasitas individu dan institusi.
5. OKI ( Organisasi Konferensi Islam )
 Indonesia memberikan andil penyelesaian sengketa antara Pakistan dan
Bangladesh
 Indonesia turut menyelesaikan masalah muslim Moro di Filiphina
 Indonesia membantu perjuangan rakyat Palestina
 Mendukung perjuangan OKI melenyapkan rasial, diskriminasi, dan
kolonialisme di dunia
 Indonesia sebagai pemrakarsa dibentuknya “Tata Informasi Baru Dunia
Islam”.
6. AFTA ( ASEAN Free Trade Area )
 Indonesia berperan dalam peningkatkan daya saing ekonomi regional ASEAN
dengan menjadikannya sebagai basis produksi dunia serta menciptakan pasar
regional bagi 500 juta peduduknya.
7. KAA ( Konferesi Asia Afrika )
 Mempelopori berdirinya KAA yang pertama pada tahun 1955
 Menawarkan diri sebagai tempat diselenggarakannya KAA pada tahun 1955
 Pada saat ini, bersama-sama berjuang dengan para anggota KAA dalam
mewujudkan perdamaian dunia terutama dalam bidang kebudayaan dan
pendidikan.
8. WHO ( World Health Organization )
 Membantu mensosialisasikan pola hidup sehat
 Memberikan bantuan obat-obatan pada daerah konflik
 Ikut berpatisipasi dalam penemuan obat-obat untuk penyakit yang masih
belum ditemukan obatnya.
9. UNICEF ( United Nations Children’s Fund )
 Melindungi supaya tidak mengeksploitasikan anak dibawah umur
 Melindungi anak dari kekerasan
 Memberi bantuan berupa makanan, obat, uang, dll terhadap anak-anak
yang gizinya kurang.
10. UNESCO ( United Nations Educational, Scientific, Cultural
Organization )
 Indonesia aktif sebagai anggota dalam organisasi pendidikan dan
kebudayaan
 Membentuk komisi Indonesia untuk UNESCO (KNIU), khusus untuk
mengatasi masalah pendidikan dan kebudayaan bersama UNESCO.
N