Anda di halaman 1dari 98

PELAKSANAAN KEGIATAN TA.

2016
DI LINGKUNGAN
DIREKTORAT PRESERVASI JALAN
STRUKTUR ORGANISASI BARU KEMENTERIAN PU PERA

Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat No.15/PRT/M/2015,


tanggal 21 April 2015 tentang ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PEKERJAAN
UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT.
TUPOKSI DIREKTORAT PRESERVASI JALAN

Direktorat Preservasi Jalan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan


dan bimbingan teknis standar dan pedoman teknik preservasi jalan,
pembinaan perencanaan dan pemrograman preservasi jalan, pembinaan
teknik preservasi jalan serta pelaksanaan pemantauan dan evaluasi kinerja
preservasi jalan.

Direktorat Preservasi Jalan menyelenggarakan fungsi :


a. Penyusunan Dan Bimbingan Teknis Standar Dan Pedoman
Preservasi Jalan;
B. Pembinaan Perencanaan Dan Pemrograman Preservasi Jalan;
C. Pembinaan Teknik Rekonstruksi;
D. Pembinaan Teknik Pemeliharaan;
E. Pelaksanaan Pemantauan Dan Evaluasi Kinerja Preservasi Jalan;
Dan
F. Pelaksanaan Urusan Tata Usaha Dan Rumah Tangga Direktorat.
RENSTRA BINA MARGA

TARGET
NO SASARAN/INDIKATOR KINERJA SATUAN
2015 2016 2017 2018 2019
SASARAN STRATEGIS
1 Tingkat Konektivitas Jalan Nasional % 73 74 75 76 77
2 Tingkat Kemantapan Jalan Nasional % 86* 91 94 97 98
SASARAN PROGRAM
1 Waktu Tempuh Pada Koridor Utama Jam/100 2,7 2,6 2,5 2,4 2,2
Km
2 Tingkat Penggunaan Jalan Nasional Miliar 101 116 122 127 133
Kendaraan
Km
3 Tingkat Fasilitasi terhadap Jalan daerah % 0 25 50 75 100
untuk mendukung kawasan

Jalan Nasional Non Tol : 47.017 km


Menuju 98% Jalan Mantap Tahun 2019
JALAN ± 85 %
RAYA
ETALASE DITANGANI
PU PERA PRESERVASI
BAGIAN – BAGIAN JALAN

BAGIAN–BAGIAN JALAN
(UU No 38/2004 PSL 11, & PP No 34/2006 PSL 33)

RUMIJA

RUMAJA

5m

Badan Jalan

d b a b d
c c
1,5 m

RUWASJA

Catatan :
a = jalur lalu lintas
= Ruang manfaat jalan (Rumaja) = Ruang pengawasan jalan (Ruwasja) b = bahu jalan
c = saluran tepi
= Ruang milik jalan (Rumija) = Bangunan
d = ambang pengaman
PELAKSANAAN PRESERVASI JALAN SESUAI STANDAR
Berdasarkan Permen PU No. 19/PRT/M/2011 Tanggal 15 Desember 2011
1. Tipikal Penampang Melintang Jalan Raya

5% 3% 3% 5%
PELAKSANAAN PRESERVASI JALAN SESUAI STANDAR
Berdasarkan Permen PU No. 19/PRT/M/2011 Tanggal 15 Desember 2011
2. Tipikal Penampang Melintang Jalan Sedang

5% 3% 3% 5%
PELAKSANAAN PRESERVASI JALAN SESUAI STANDAR
Berdasarkan Permen PU No. 19/PRT/M/2011 Tanggal 15 Desember 2011
3. Tipikal Penampang Melintang Jalan Kecil

5% 3% 3% 5%
DASAR PENYUSUNAN PEMROGRAMAN PRESERVASI JALAN

Program preservasi jalan didasarkan dan memperhatikan


perundangan yang berlaku :
• Permen PU No.13/PRT/M/2011 tentang Tata Cara
Pemeliharaan dan Penilikan Jalan
• Permen PU No.19/PRT/M/2011 tentang Persyaratan
Teknis Jalan dan Kriteria Perencanaan Teknis Jalan
• Permen PUPR Nomor 13.1/PRT/M/2015 tentang
Rencana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum Dan
Perumahan Rakyat Tahun 2015-2019
Jenis Penanganan Preservasi Jalan (1/3)
Jenis Penanganan Kegiatan
Pemeliharaan Rutin • Pemeliharaan/pembersihan bahu jalan
• Pemeliharaan sistem drainase
Output : Pemeliharaan rutin/Rutin Kondisi • Pemeliharaan/pembersihan rumaja
Dilakukan pada ruas jalan yang dalam kondisi baik • Pemeliharaan pemotongan
atau sedang tumbuhan/tanaman liar di dalam rumija
• Pengisian celah/retak permukaan
• Laburan aspal
• Penambalan lubang
• Pemeliharaan bangunan pelengkap
• Pemeliharaan perlengkapan jalan
• Grading operation untuk jalan tanpa penutup
Pemeliharaan Preventif Pelapisan aspal tipis, termasuk diantaranya fog
seal, chip seal, slurry seal, micro seal, dan SAMI.
Dilakukan pada ruas jalan yang karena pengaruh
cuaca / lalin mengalami kerusakan lebih luas
sehingga perlu dilakukan pencegahan.
Rehabilitasi Minor • Pelapisan ulang (overlay)
• Perbaikan bahu jalan
Dilakukan pada ruas jalan yang dalam kondisi • Pengasaran permukaan
rusak ringan • Pengisian celah/retak permukaan
• Perbaikan bangunan pelengkap
• penggantian/perbaikan perlengkapan jalan
…cont’d
yang hilang/rusak
Jenis Penanganan Preservasi Jalan (2/3)
Jenis Penanganan Kegiatan
Cont’d • Pemarkaan ulang
• Penambalan lubang
• Penggarukan,penambahan untuk jalan tanpa
penutup
• Pemeliharaan/pembersihan rumaja
Rehabilitasi Major • Pelapisan ulang
• Perbaikan bahu jalan
Dilakukan pada ruas jalan yang dalam kondisi • Perbaikan bangunan pelengkap
rusak ringan dan ruas jalan yang semula • Perbaikan/penggantian perlengkapan jalan
ditangani melalui pemeliharaan rutin namun • Penambalan lubang
karena suatu sebab mengalami kerusakan yang • Penggantian dowel
• Penanganan tanggap darurat
tidak diperhitungkan, yang berakibat menurunya • Pekerjaan galian/timbunan
kondisi menjadi kondisi rusak ringan. • Penyiapan tanah dasar
• Pekerjaan struktur perkerasan
• Perbaikan/pembuatan drainase
• Pemarkaan
• Pengkerikilan kembali untuk jalan tanpa
penutup
• Pemeliharaan/pembersihan rumaja
Jenis Penanganan Preservasi Jalan (3/3)
Jenis Penanganan Kegiatan
Rekonstruksi • Perbaikan seluruh struktur perkerasan,
drainase, bahu jalan, tebing, dan talud.
Dilakukan pada ruas jalan dengn kondisi rusak
• Peningkatan kekuatan struktur berupa
berat pelapisan ulamg perkerasan dan bahu jalan
sesuai umur rencananya kembali
• Perbaikan perlengkapan jalan
• Perbaikan bangunan pelengkap
• Pemeliharaan/pembersihan rumaja.
Pelebaran Menuju Standar
Kegiatan melebarkan badan jalan menuju standar sesuai dengan spesifikasinya (jalan
raya/jalan sedang/jalan kecil) dengan merekonstrusi jalan eksisting.

Sumber : Permen PU No.13/PRT/M/2011


Penilaian Kondisi Jalan
IRI Lintas Harian Rata - Rata Tahunan (LHRT) dalam smp/hari
0 - 100 100 - 300 300 - 500 500 - 1000 1000 - 2000 2000 - 3000 3000 - 12000 > 12000
0 - 3.5 B B B B B B B B
3.5 - 4 B B B B B B B S
4 - 6 B B B B B B S S
6 - 8 B B B B S S S RR
8 - 10 B B S S S S RR RB
10 - 12 S S S S RR RR RB RB
12 - 16 S RR RR RR RB RB RB RB
16 - 20 RR RR RB RB RB RB RB RB
20 - 25 RR RB RB RB RB RB RB RB
> 25 RB RB RB RB RB RB RB RB

Sumber : Permen PU
No.13/PRT/M/2011
B : baik
S : sedang
RR : rusak ringan
RB : rusak berat
Kebijakan Target Preservasi Jalan

Matriks Kinerja Program Penyelenggaran Jalan Preservasi Jalan


dalam Renstra PUPR 2015 – 2019:

Uraian Satuan 2015 2016 2017 2018 2019 Total


Tingkat Kemantapan % 86 91 94 97 98
Jalan
Panjang Jalan yang KM 35.744 46.804 46.746 46.708 46.753 47.017
Terpelihara

Khusus untuk TA 2017, beberapa kebijakan Dirjen Bina Marga terkait


dengan Preservasi Jalan dalam suratnya tanggal 29 April 2016
Rencana Kerja Bina Marga TA 2017 adalah:
• Mengoptimalkan target kemantapan Renstra
• Menunda kegiatan pelebaran jalan kecuali secara kapasitas
dibutuhkan.
Penajaman Kegiatan Preservasi Jalan TA 2017

• Penajaman pemrograman preservasi jalan TA 2017


dilakukan dengan urutan prioritasi penanganan sbb:
1. Pemeliharaan Rutin
2. Rehabilitasi
3. Rekonstruksi
4. Pelebaran Menuju Standar
• Balai agar dapat menyusun program khusus terpisah untuk
drainase jalan, penanganan black spot, atau longsoran.
• Untuk kegiatan pemeliharaan rutin / rutin kondisi jalan telah
termasuk penanganan untuk semua komponen jalan;
perkerasan, bahu, drainase, dan kelengkapan jalan
(termasuk marka).
Kriteria Pemaketan Kegiatan Preservasi Jalan
• Petunjuk pemaketan kegiatan preservasi jalan mengikuti surat Direktur Preservasi Jalan
No.PR.0101-BN/391 tanggal 12 Agustus 2016 perihal Petunjuk Perencanaan Pemaketan
Kegiatan Preservasi Jalan dengan Skema Long-Segment TA 2017 dan No. PR.0102-Bn/434
tanggal 1 September 2016 perihal Ralat Petunjuk Perencanaan Pemaketan Kegiatan
Preservasi Jalan dengan Skema Long-Segment TA 2017.
• Pemaketan untuk kegiatan preservasi jalan agar disiapkan dalam skema Long Segment
yang dilaksanakan dengan kontraktual dengan memperhatikan besaran pekerjaan efektif
dan dilaksanakan dengan kriteria sebagai berikut :
• Jika volume penanganan efektif membutuhkan periode pelaksanaan 6 – 8 bulan,
penanganan preservasi dilaksanakan dengan kontrak tahun tunggal (single year).
• Jika volume penanganan efektif membutuhkan periode pelaksanaan 9 bulan atau
lebih, penanganan preservasi dilaksanakan dengan kontrak tahun jamak (multi years),
sudah memperhitungkan masa pemeliharaan kinerja paska efektif sekurang-
kurangnya selama 4 bulan, dengan masa kontrak dibuat berakhir pada akhir tahun
anggaran (bulan Desember).
• Untuk penanganan preservasi yang tidak memenuhi kriteria tersebut maka pelaksanaan
pengadaan pekerjaan efektif dan pemeliharaan rutin dapat dipisahkan dan dilaksanakan
secara kontraktual (konvensional) atau swakelola.
• Penanganan Preservasi secara swakelola harus sudah memperhitungkan kapasitas sumber
daya yang dimiliki antara lain peralatan kerja, tenaga kerja dan penyedia bahan jalan.
LAMPIRAN
Surat Direktur Preservasi Jalan No.PR.0101-BN/391 tanggal 12 Agustus
2016 perihal Petunjuk Perencanaan Pemaketan Kegiatan Preservasi Jalan
dengan Skema Long-Segment TA 2017
dan
dan No. PR.0102-Bn/434 tanggal 1 September 2016 perihal Ralat Petunjuk
Perencanaan Pemaketan Kegiatan Preservasi Jalan dengan Skema Long-
Segment TA 2017.
Landasan Dasar :
• Long-Segment merupakan penanganan preservasi jalan dalam batasan satu
panjang segmen yang menerus (bisa lebih dari satu ruas) yang dilaksanakan dalam
satu kesatuan dengan pekerjaan dominan Pemeliharaan Rutin dengan tujuan untuk
mendapatkan kondisi jalan yang seragam yaitu jalan mantap dan standar (standar
adalah sesuai dengan PERMEN PU No.19/PRT/M/2011), meningkatkan efektivitas
penanganan pemeliharaan jalan dan juga meningkatkan kemampuan mitra
kerja/penyedia jasa untuk investasi alat dan personil.
• Kegiatan penanganan tiap Long-Segment akan terdiri atas beberapa jenis
penanganan (Pemeliharaan Rutin Jalan / Pemeliharaan Preventif Jalan /
Rehabilitasi Jalan / Rekonstruksi Jalan / Pelebaran Menuju Standar dan/atau
Pemeliharaan Rutin Jembatan).
• Long-Segment menerapkan indikator kinerja terhadap 4 komponen jalan
(perkerasan, bahu, drainase, kelengkapan jalan). Pelaksanaan penanganan adalah
sampai dengan potongan melintang standar (lengkap dengan bahu dan drainase
jalan) memperhatikan ketentuan dalam Permen No.19/PRT/M/2011 dan Manual
Desain Perkerasan Jalan 2013.
Skema Long Segment :
• Skema Long-Segment adalah membagi panjang jalan nasional dalam segment panjang 50 km
– 150 km dengan memperhatikan rentang kendali PPK sebagai manajer ruas.
• Kriteria segmen ruas jalan tidak dapat dimasukkan ke dalam skema Long-Segment adalah
segmen ruas jalan yang sudah committed dikerjakan dengan skema MYC, dana SBSN dan
Loan, atau segmen ruas jalan dengan jenis pekerjaan masuk pada penanganan longsoran,
pekerjaan jembatan (kecuali pemeliharaan rutin) / pembangunan jalan (output non
preservasi). Pekerjaan jembatan atau pelebaran kategori penambahan lajur dapat
dimasukkan ke dalam Long-Segment jika panjang penanganannya pendek (jembatan < 6
meter). Long-Segment harus dijaga tetap menerus (tidak terputus kecuali pada kondisi
tertentu).
Pengecualian untuk panjang Long-Segment < 50 km adalah :
• Jalan nasional dalam pulau maka Long-Segment dapat dibuat sesuai dengan panjang jalan
yang ada.
• Segmen terdapat di dalam Kota Metropolitan / Kota Besar (jalan terdiri dari 4 lajur) dapat
dibuat sesuai dengan panjang jalan yang ada.
• Segmen terdapat di tengah-tengah pekerjaan dengan kriteria tidak dapat dimasukan dalam
Long-Segment dan tidak ada Long-Segment lain pada lokasi yang berdekatan.
Skema Long Segment :
• Pemaketan untuk kegiatan preservasi jalan agar disiapkan dalam skema Long Segment yang dilaksanakan
dengan kontraktual dengan memperhatikan besaran pekerjaan efektif dan dilaksanakan dengan kriteria
sebagai berikut :
• Jika volume penanganan efektif membutuhkan periode pelaksanaan 6 – 8 bulan, penanganan
preservasi dilaksanakan dengan kontrak tahun tunggal (single year).
• Jika volume penanganan efektif membutuhkan periode pelaksanaan 9 bulan atau lebih, penanganan
preservasi dilaksanakan dengan kontrak tahun jamak (multi years), sudah memperhitungkan masa
pemeliharaan kinerja paska efektif sekurang-kurangnya selama 4 bulan, dengan masa kontrak
dibuat berakhir pada akhir tahun anggaran (bulan Desember).
• Untuk penanganan preservasi yang tidak memenuhi kriteria tersebut maka pelaksanaan pengadaan
pekerjaan efektif dan pemeliharaan rutin dapat dipisahkan dan dilaksanakan secara kontraktual
(konvensional) atau swakelola.
• Penanganan Preservasi secara swakelola harus sudah memperhitungkan kapasitas sumber daya yang
dimiliki antara lain peralatan kerja, tenaga kerja dan penyedia bahan jalan.
• Periode pelaksanaan untuk pekerjaan Long-Segment tahun tunggal adalah 12 bulan, dengan tetap
memperhatikan bahwa waktu pelaksanaan untuk pekerjaan utama harus sesuai dengan produktivitas
maksimal (kapasitas alat dan tenaga kerja).
• Total dari panjang penanganan jalan dengan skema Long-Segment dan penanganan yang masuk kriteria
tidak dapat masuk dalam Long-Segment harus sama dengan panjang jalan dalam SK jalan nasional (tidak
ada jalan yang tidak tertangani kecuali untuk kondisi tertentu).
• Ruas-ruas yang berada didalam atau dekat ibukota provinsi diharapkan masuk kedalam pemaketan Long-
Segment dilaksanakan secara kontraktual oleh SKPD.
Perencanaan Pembiayaan Long-Segment:
 Untuk pekerjaan preservasi dengan skema Long-Segment di dalam aplikasi RKA-KL
2017 dimasukkan untuk output penanganan:
• Pelebaran menuju standar jalan (2409.009)
• Rekonstruksi (2409.004)
• Rehabilitasi (2409.003)
• Pemeliharaan Preventif (2409.002)
• Pemeliharaan Rutin 2409.001)
• Untuk ouput non-preservasi disesuaikan dengan kode akunnya
 Segmen ruas jalan dengan output Pelebaran Menuju Standar, Rekonstruksi,
Rehabilitasi, dan Pemeliharaan Preventif Jalan sudah meliputi pekerjaan
pemeliharaan rutin (sesuai Spesifikasi Khusus Pemeliharaan Kinerja Jalan Skh-1.10),
dan selanjutnya dianggap sebagai “segmen efektif ” dan memiliki masa jaminan
pemeliharaan 1 (satu) tahun.
 Segmen ruas jalan dengan output Pemeliharaan Rutin selanjutnya dianggap
penanganan “segmen fungsional” dan tidak memiliki masa jaminan pemeliharaan.
 Dalam hal penempatan kolom belanja, Output Pelebaran Menuju Standar,
Rekonstruksi, Rehabilitasi dan Pemeliharaan Preventif dimasukkan kedalam kolom
belanja modal, sementara itu Pemeliharaan Rutin dimasukkan kedalam kolom belanja
barang.
Persiapan Kontrak Long-Segment:
• Semua output pekerjaan preservasi jalan dalam Long-Segment diterjemahkan sebagai lingkup
penanganan. Desain dibuat menerus sebagai kesatuan untuk keseluruhan panjang, meliputi semua jenis
lingkup penanganan dengan batas – batas yang tergambar secara jelas untuk masing – masing jenis
lingkup penanganan.
• Untuk setiap jenis lingkup penangaan harus dibuat Daftar Kuantitas-nya masing – masing dan kemudian
digabungkan dalam Rekapitulasi Daftar Kuantitas.
• Kuantitas untuk lingkup penanganan “segmen efektif ” harus mencakup kebutuhan untuk penerapan
indikator kinerja jalan baik pada masa pelaksanaan maupun sejak selesai pelaksanaan sampai dengan
serah terima sementara (PHO).
• Kuantitas untuk lingkup penanganan “segmen fungsional” harus mencakup kebutuhan kegiatan
pemeliharaan dan penerapan indikator kinerja dari tanggal mulai kerja sampai dengan serah terima
sementara (PHO).
• Pekerjaan pengawasan untuk pekerjaan kontraktual Long-Segment harus sudah memperhatikan adanya
kebutuhan untuk melakukan inspeksi dalam rangka pemenuhan indikator kinerja jalan.
• Khusus untuk pekerjaan Long-Segment tahun jamak, dalam penyusunan dokumen pengadaannya agar
berkonsultansi dengan Direktorat preservasi Jalan (c.q Subdit Standar dan pedoman).
• Penamaan paket long segment kontraktual adalah dengan menyebutkan output terbesar (dalam biaya)
didalamnya, sebagai contoh :
• Preservasi Rekonstruksi Jalan A – B
• Preservasi Rehabilitasi Jalan A – B
• Preservasi dan Pelebaran Jalan A – B
PENANGANAN DENGAN
LONG SEGMENT
Definisi Long Segment

Long Segment merupakan penanganan preservasi jalan dalam batasan satu


panjang segmen yang menerus (bisa lebih dari satu ruas) yang dilaksanakan
dengan tujuan untuk mendapatkan kondisi jalan yang seragam yaitu jalan
mantap dan standar sepanjang segmen.
Lingkup pekerjaan Pemeliharaan Jalan merupakan penanganan yang paling
dominan berdasarkan panjang jalan, sehingga jenis – jenis pekerjaan pada
kegiatan pemeliharaan juga merupakan PEKERJAAN UTAMA.
(sumber : SE Direktur Jenderal Bina Marga Nomor 9/SE/Db Tahun 2015)

JALAN
MANTAP
DAN
STANDAR
*

*) sesuai PERMEN PU
Nomor 19/PRT/M/2011

Subdit Standar dan Pedoman Direktorat Preservasi Jalan @2016 25


2
6 Filosofi Long Segment

• GOAL : JALAN MANTAP DAN STANDAR SEPANJANG


1 SEGMEN
• MELIPUTI 4 (EMPAT) KOMPONEN JALAN : PERKERASAN,
2 BAHU, DRAINASE DAN PERLENGKAPAN JALAN

• PERSYARATAN INDIKATOR KINERJA


3

• INSPEKSI HARIAN
4

• PEMBAYARAN BERDASARKAN VOLUME (VOLUME BASED)


5
• FLEKSIBILITAS (OPTIMASI PROGRAM DAN DANA
6 TERSEDIA)
Subdit Standar dan Pedoman Direktorat Preservasi Jalan @2016 26
3
• PERSYARATAN INDIKATOR KINERJA (TAHUN TUNGGAL)

MASA PELAKSANAAN
No RUANG LINGKUP MASA PEMELIHARAAN
(JANGKA WAKTU PELAKSANAAN)

1. Pelebaran Jalan PemenuhanTingkatLayananJalan


2. Rekonstruksi Jalan PemenuhanTingkatLayananJalan
3. Rehabilitasi Jalan PemenuhanTingkatLayananJalan
4. Pemeliharaan Preventif Jalan PemenuhanTingkatLayananJalan
5. Pemeliharaan Rutin Jalan PemenuhanTingkatLayananJalan SSKH Butir H; Pemenuhan
Kinerja Jalan

Pemenuhan Tingkat Layanan Jalan diberlakukan mulai


..... (................) hari kalender sejak tanggal SPMK, PHO FHO
atau selambat - lambatnya 90 hari sejaktanggal SPMK.

: Periode Pengembalian Kondisi & Minor (Pekerjaan konstruksi pada perkerasan jalan dibayar dengan volume base)
: Periode Pelaksanaan (Pekerjaan konstruksi pada perkerasan jalan dibayar dengan volume base)
: Periode Setelah Lingkup Pekerjaan Selesai Sampai dengan PHO
: Masa Pemeliharaan (Warranty Period )
• PERSYARATAN INDIKATOR KINERJA (TAHUN JAMAK)

MASA PELAKSANAAN
No RUANG LINGKUP MASA PEMELIHARAAN
(JANGKA WAKTU PELAKSANAAN)
Tahun ke-1 Tahun ke-2 Tahun ke-3
1. Pelebaran Jalan Pemenuhan TingkatLayananJalan
2. Rekonstruksi Jalan Pemenuhan TingkatLayananJalan
PemenuhanTingkatLayananJalan

3. Rehabilitasi Jalan Pemenuhan TLJ

4. Pemeliharaan Preventif Jalan Pemenuhan TLJ


SSKH Butir H; Pemenuhan
5. Pemeliharaan Rutin Jalan Pemenuhan TingkatLayananJalan Kinerja Jalan

Pemenuhan Tingkat Layanan Jalan diberlakukan mulai


..... (................) hari kalender sejak tanggal SPMK, atau
selambat - lambatnya 90 hari sejak tanggal SPMK.
PHO FHO

: Periode Pengembalian Kondisi & Minor (Pekerjaan konstruksi pada perkerasan jalan dibayar dengan volume base)
: Periode Pelaksanaan (Pekerjaan konstruksi pada perkerasan jalan dibayar dengan volume base)
: Periode Setelah Lingkup Selesai Sampai PHO (Pemeliharaan Kinerja tdk disediakan volume dlm BOQ Skh-
1.10.1.4.1))
: Masa Pemeliharaan (Warranty Period )
: Pemeliharaan Kinerja (volume tersedia dalam BOQ Skh-1.10.1.4.1))
• INSPEKSI HARIAN

INSPEKSI
HARIAN
LAP. MINGGUAN

INSPEKSI FORMAL

Tidak
INDIKATOR TINDAKAN
KINERJA PERBAIKAN

Tidak
WAKTU PEMOTONGAN
Ya
TANGGAP PEMBAYARAN

Ya
TAGIHAN
• PEMBAYARAN BERDASARKAN VOLUME
(VOLUME BASE)

Pelebaran, Rekonstruksi, Rehabilitasi, dan Pemeliharaan Preventif Jalan


PHO

PK KONSTRUKSI

DIV. 8 DIVISI 1-7 & 9


Skh-1.10.1.4.1)

Pemenuhan Indikator Kinerja (pemberlakuan pemotongan pembayaran)

Pemeliharaan Rutin Jalan


PHO

Skh-1.10.1.4.1)

Pemenuhan Indikator Kinerja (pemberlakuan pemotongan pembayaran)

Masing - masing lingkup pekerjaan dibayar berdasarkan VOLUME BASE


• FLEKSIBILITAS
(OPTIMASI PROGRAM DAN DANA TERSEDIA)

1.Optimasi program
 Menyesuaikan lokasi kegiatan efektif sesuai
dengan kondisi lapangan
 Holding untuk segmen yang rusak tapi
belum dapat ditangani sesuai kebutuhannya
2.Penurunan umur rencana pada kegiatan
rehabilitasi dan/atau rekonstruksi
3.Pergeseran dana antar output (target tetap)
• FLEKSIBILITAS
(OPTIMASI PROGRAM DAN DANA TERSEDIA)

Kondisi baik rusak berat baik rusak ringan baik sedang


Jalan
Program
Penanganan RM RECON RM REHAB RM Preventif
2017
Rekayasa baik rusak berat baik rusak berat rusak baik rusak ringan
Lapangan ringan

Penanganan
2017
RM RECON RM RECON HL RM HL

Rencana
Penanganan RM WP RM WP REHAB RM REHAB
2018

RM : Routine Maintenance (pemeliharaan rutin)


WP : Warranty Period (periode pemeliharaan)
RECON : Rekonstruksi
HL/Holding : Menunda rekonstruksi ditangani oleh pemeliharaan rutin
SPESIFIKASI KHUSUS
PEMELIHARAAN KINERJA JALAN
Divisi SKh-1.10
SKh – 1.10.1
Pemeliharaan kinerja perkerasan, bahu jalan, drainase,
Bangunan pelengkap, perlengkapan jalan dan
Pengendalian tanaman

DIREKTORAT PRESERVASI JALAN


DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
Divisi SKh-1.10

 SKh-1.10.1.1. UMUM
a. Uraian;
b. Klasifikasi Pekerjaan Pemeliharaan Kinerja Jalan;
c. Tanggungjawab Penyedia;
d. Pengajuan Kesiapan Kerja.

 SKh-1.10.1.2. PERSYARATAN
a. Persyaratan Bahan;
b. Pengendalian Mutu;
c. Perlengkapan Komunikasi.

 SKh-1.10.1.3 PELAKSANAAN PEMELIHARAAN KINERJAJALAN


a. Ketentuan Umum;
b. Perkerasan Jalan;
c. Bahu Jalan;
d. Drainase
e. Bangunan Pelengkap Jalan;
f. Perlengkapan Kselamatan Jalan;
g. Pengendalian Tanaman
 SKh-1.10.1.4. KINERJA JALAN YANG DISYARATKAN
a. Indikator Kinerja Jalan;
b. Metode Inspeksi Kinerja Jalan;
c. Sanksi Keterlambatan Indikator Kinerja Jalan
 SKh-1.10.1.5. PEKERJAAN DARURAT
 SKh-1.10.1.6. PENGUKURAN DAN PEMBAYARAN
a. Pengukuran Pemeliharaan Kinerja Jalan;
b. Dasar Pembayaran.
UMUM
1
Klasifikasi Pekerjaan Pemeliharaan Kinerja Jalan :
1. Perkerasan Jalan;
2. Bahu Jalan;
3. Drainase Jalan;
4. Bangunan Pelengkap;
5. Perlengkapan Jalan;
6. Pengendalian Tanaman .
2
Waktu Pelaksanaan
Kegiatan Pemeliharaan Kinerja Jalan harus segera dimulai setelah
diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) selama Masa
Kontrak guna untuk mencegah setiap kerusakan lebih lanjut pada
jalan dan/atau bangunan pelengkap jalan.
3
Tanggung Jawab
Penyedia harus bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaan
pemeliharaan kinerja jalan pada perkerasan jalan dan bahu jalan
sekurang kurangnya selama 365 (tiga ratus enam puluh lima) hari
kalender sejak pekerjaan selesai dilaksanakan.
PERSYARATAN

Persyaratan Material sesuai Spesifikasi Umum Bina Marga


Tahun 2010 Revisi 3

Pengujian Material
Terdapat Laporan Hasil Pengujian Material

Penerimaan Hasil Pekerjaan:


1. Laporan hasil inspeksi pekerjaan dilapangan (termasuk pemenuhan indikator kinerja;
2. Laporan hasil mutu pekerjaan sesuai persyaratan;
INDIKATOR KINERJA JALAN (1)

No. Indikator Kinerja Jalan Waktu Tanggap Penanganan

1 Pe rke rasan Jalan


a Lubang: Harus selesai diperbaiki dalam waktu maksimum 7 (tujuh) hari.
Tidak boleh ada lubang dengan diameter lebih dari 10cm dan
kedalaman lebih dari 4cm pada bagian jalan.
b Re takan: harus selesai ditutup dalam waktu maksimum 14 (empat belas)
Tidak boleh ada retakan lebih lebar 3mm dan/atau luas retakan lebih besar 5% setiap 100m hari.
panjang lajur (lane) jalan.
c Amblas : harus selesai diperbaiki dalam waktu maksimum 7 (tujuh) hari.
Tidak boleh ada bagian yang amblas lebih dari 3cm dengan luasan permukaan yang
amblas lebih besar 5% setiap 100meter jalur jalan.
d Patahan (untuk Rigid): harus selesai diperbaiki dalam waktu maksimum 14 (empat
Tidak boleh ada bagian jalan yang mengalami patahan(Faulting). belas) hari.
e Joint Sealant (untuk Rigid): harus selesai diperbaiki dalam waktu maksimum 14 (empat
Dalam kondisi baik, tidak boleh rusak atau hilang disemua slab joint. belas) hari.
f Ke rataan (untuk pe rke rasan yang dilaks anakan pe lapis an Harus selesai diperbaiki dalam waktu maksimum 90 (sembilan
ulang/ove rlay): puluh) hari.
Nilai IRI rata-rata setiap segmen lajur (lane) jalan dalam maksimum 4mm/m.

2 Bahu Jalan
a Lubang: Harus selesai diperbaiki dalam waktu maksimum 7 (tujuh) hari.
Tidak boleh ada lubang dengan diameter lebih dari 20cm dan kedalaman lebih dari
10cm.
b Ele vasi / Ke tinggian: Harus selesai diperbaiki dalam waktu maksimum 14 (empat belas)
Tidak boleh ada Beda Tinggi Bahu Jalan dengan tepi perkerasan jalan lebih dari 5cm hari.

c Amblas : Harus selesai diperbaiki dalam waktu maksimum 7 (tujuh) hari.


Tidak boleh ada bagian yang amblas lebih dari 10cm dengan luasan permukaan yang
amblas lebih dari 3% setiap 100meter bahu jalan.
INDIKATOR KINERJA JALAN (2)

No. Indikator Kine rja Jalan Waktu Tanggap Penanganan


3 Drainase
a Semua jenis saluran: Kerusakan harus selesai diperbaiki dalam waktu
i). Harus bersih dan tidak mengalami kerusakan struktur. maksimum 21 (dua puluh satu) hari untuk
kerusakan struktur dan 7 (tujuh) hari untuk
ii).Tidak boleh ada penyumbatan lebih besar 10% dari kapasitas penyumbatan.
saluran.
b Lereng Timbunan dan Galian: Deformasi dan longsoran harus selesai diperbaiki
i) Pada Lereng Timbunan tidak ada deformasi dan erosi serta dapat dalam waktu maksimum 14 (empat belas) hari.
berfungsi dengan baik.
ii).Pada Lereng Galian harus stabil, kuat untuk menahan erosi dan
berfungsi dengan baik.
4 Perlengkapan Jalan
a Rambu Peringatan dan Rambu Petunjuk:
i) Terpasang dengan benar sesuai ketentuan, secara struktur kokoh dan Kekurangan, Kerusakan dan Kecacatan harus
tiang tidak bengkok. selesai diperbaiki selambat – lambatnya 21 (dua
ii) Pemasangan rambu sementara untuk pencegahan kecelakaan lalu lintas Pemasangan rambu sementara paling lambat 24
yang disebabkan kerusakan jalan yang belum dapat diperbaiki. (dua puluh empat) jam.
b Pemisah Horizontal pada Median atau Trotoar: Kekurangan, Kerusakan dan Kecacatan harus
i) Pemisah yang ada harus kokoh dan berfungsi dengan baik. selesai diperbaiki selambat – lambatnya 21 (dua
ii) Permukaannya dapat dilihat dengan jelas pada malam hari. puluh satu) hari.
Guardrail/Rel Pengaman: Kerusakan, kekurangan dan kecacatan harus
Secara struktur kokoh, terpasang dengan benar dan tidak terjadi selesai diperbaiki selambat – lambatnya 21 (dua
kerusakan. puluh satu) hari.
INDIKATOR KINERJA JALAN (3)
No. Indikator Kine rja Jalan Waktu Tanggap Pe nanganan
5 Bangunan Pe le ngkap (jika ada dalam kontrak)
a Jalan Pe nde kat (Oprit): Kecacatan harus selesai diperbaiki selambat – lambatnya 14
Tidak terjadi penurunan lebih dari 5cm dari elevasi rencana permukaan pendekat. (empat belas) hari

b Dinding Pe nahan Tanah: Kecacatan harus selesai diperbaiki selambat – lambatnya 28


i) Tidak ada kerusakan struktur dan berfungsi baik. (dua puluh delapan) hari.

ii) Tidak terjadi keretakan pada dinding dan pondasi.


iii) Tidak terjadi patahan struktur bangunan yang mengakibatkan kerusakan struktur
bangunan.
c Expans ion Joint (Je mbatan pada jalan dalam kontrak): Kecacatan harus selesai diperbaiki selambat – lambatnya 28
i).Tidak ada kerusakan yang signifikan dan dapat berfungsi baik. (dua puluh delapan) hari.

ii).Tidak karatan dan kokoh serta lebar gap sesuai ketentuan.


d Pagar Je mbatan : Kecacatan harus selesai diperbaiki selambat – lambatnya 28
i).Tidak ada kerusakan struktur dan berfungsi baik. (dua puluh delapan) hari.
ii).Pagar jembatan lengkap, tidak karatan dan kokoh.
iii).Dapat dilihat dengan jelas pada saat malam hari.
6 Pe nge ndalian Tanaman
a Bebas dari tumbuh-tumbuhan di sekitar ujung gorong-gorong, terusan gorong-gorong, saluran Pengendalian Tumbuh - Tumbuhan harus selesai dirapikan atau
air yang diperkeras, kerb, sekitar rambu lalu- lintas, guardrails, patok pengarah, tiang dipotong sesuai ketentuan selambat
lampu, bahu jalan, seluruh permukaan yang dilabur (black top), pulau untuk lalu lintas, – lambatnya 7 (tujuh) hari.
bangunan bawah jembatan dan tepi deck jembatan.

b Tumbuh-tumbuhan yang diijinkan mempunyai tinggi minimal 2,5cm dan maksimum 10cm pada Pengendalian Tumbuh - Tumbuhan harus selesai dirapikan atau
lokasi median jalan yang direndahkan, tebing tepi jalan (di luar ruang manfaat jalan), dipotong sesuai ketentuan selambat
tanaman di tempat istirahat (termasuk taman) di Ruang Milik Jalan) kecuali terhadap taman – lambatnya 7 (tujuh) hari.
yang sudah ada namun tidak mengganggu jarak pandang untuk keselamatan pengguna jalan.
PERHITUNGAN PEMOTONGAN PEMBAYARAN
UNTUK PEMENUHAN KINERJA JALAN

D=0,01xHx xNlp

D = Besarnya pemotongan pembayaran dalam rupiah


H = Jumlah hari keterlambatan perbaikan pemenuhan indikator kinerja jalan,
berdasarkan hasil inspeksi lapangan

Pjc = Panjang jalan yang cacat (tidak memenuhi indikator kinerja) dalam segmen jalan
yang ditetapkan (panjang segmen minimal 100 meter)

Pjl = Panjang jalan dalam kontrak berdasarkan lingkup pekerjaan


Nlp = Nilai lingkup pekerjaan dalam kontrak
CONTOH FORM INSPEKSI MINGGUAN

IN S P E K S I M IN G G U A N IN D IK A T O R K IN E R J A J A L A N
PA DA PER K ER A SA N DA N B A H U J A LA N

K o ntra k N o .: ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
R u a s J a la n : … … … … … … … . . T a n g g a l In s p e k s i : 1 J u li 2 0 1 6
P r o p in s i : ………………… S e g m e n J a la n : S t a . 0 + 0 0 0 - S t a .
P a n j a n g J a la n : 1 + 0 0 0 L in g k u p P e k e r j a a n : R e k o n s t r u k s i
… … … … … ..
No. Sta. - Sta. Kanan/Kiri Kategori Pemenuhan Indikator Kinerja Jalan Pemenuhan Batas Tanggap
1a 1b 1c 1d 1e 1f 2a 2b 2c Indikator Perbaikan (Hari)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

1 0 + 000 - 0 + 100 Kiri V V V V V V V V V Memenuhi


2 0 + 100 - 0 + 200 Kiri V V V V V V V V V Memenuhi
3 0 + 200 - 0 + 300 Kiri X V X V V V V V V Tidak memenuhi 7
4 0 + 300 - 0 + 500 Kiri V X V V V V V X V Tidak memenuhi 14
5 0 + 500 - 0 + 700 Kiri V V V V V V V V V Memenuhi
5 0 + 700 - 0 + 800 Kiri V V V V V V X V V Tidak memenuhi 7
5 0 + 800 - 1 + 000 Kiri V V V V V V V V V Memenuhi
Dan seterusnya

Catatan :
1 Pada Kolom 4 s/d Kolom 12 beri tanda : 3. Kode Kategori Indikator Kinerja Jalan sesuai SSKK yaitu:
V = Memenuhi Indikator Kinerja - Perkerasan Jalan :
X = Tidak Memenuhi Indikator Kinerja 1a.Lubang ; 1b.Retak ; 1c. Amblas
2 Pada Kolom 14 diisi tanggal sesuai target waktu tanggap perbaikan 1d.Patahan ; 1e.Joint Sealent ; 1f.Kerataan permukaan (IRI)
- Bahu Jalan :
2a.Lubang ; 2b.Elevasi/Beda Tinggi ; 2c.Amblas

I n s p e k s i F o r m a l O le h :
M e n g e ta h u i , Ko n tra k to r , K o n s u lt a n S u p e r v i s i

Peng awas L apang an T u li s N a m a & J a b a t a n T u li s N a m a & J a b a t a n


CONTOH FORM INSPEKSI ULANG
IN S P E K S I U LAN G P E M E N U H AN IN D IK ATOR K IN E R JA JALAN
P AD A P E R K E R AS AN D AN B AH U JALAN

Kontrak No.: ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,


Ruas Jalan : ................. Tanggal Inspeksi : … … … …
Propinsi : ................. Segm en Jalan : Sta.0+000 - Sta.1+000
Total Panjang Jalan : ...... Km Lingkup Pekerjaan : Rekonstruksi

No. Ketidaksesuaian Indikator Kinerja Jalan Kode Kategori Tanggal Perbaikan Masa Denda Keterangan
Sta. - Sta. Kanan/Kiri Tgl.Penemuan Indikator Kinerja Target Realisasi (Hari)
1 2 3 4 5 6 7 8 9

1 0 + 200 - 0 + 300 Kiri 01-Jul-16 1 a + 1c 07-Jul-16 12-Jul-16 5


2 0 + 300 - 0 + 500 Kiri 01-Jul-16 1 b + 2b 14-Jul-16 20-Jul-16 5
3 0 + 700 - 0 + 800 Kiri 01-Jul-16 2a 07-Jul-16 14-Jul-16 7

Dan seterusnya

Total 17
Catatan :
1 Kolom 4 diisi tanggal penemuan ketidaksesuaian pada saat inspeksi 3. Kolom 6 diisi tanggal target perbaikan sesuai Spesifikasi Khusus
2 Kolom 5 diisi Kode Kategori Indikator Kinerja Jalan : 4. Kolom 7 diisi tanggal realisasi perbaikan
- Perkerasan Jalan : 5. Kolom 8 diisi jumlah hari masa denda = (kolom 7) - (kolom 6)
1a.Lubang ; 1b.Retak ; 1c. Amblas
1d.Patahan ; 1e.Joint Sealent ; 1f.Kerataan permukaan (IRI)
- Bahu Jalan :
2a.Lubang ; 2b.Elevasi/Beda Tinggi ; 2c.Amblas

Inspeksi Form al O leh :


Mengetahui , Kontraktor , Konsultan Supervisi

Pengawas Lapangan Tulis Nam a & Jabatan Tulis Nam a & Jabatan
PERHITUNGAN DENDA PEMENUHAN INDIKATOR KINERJA JALAN

Kontrak No.: ........................... .


Ruas Jalan : ................................... . Panjang Pekerjaan Rekonstruksi : 1 0,00
Propinsi : Jawa Barat Km. Nilai Kontrak Lingkup Pekerjaan
Total Panjang Jalan : 90 , 00 Km Rekonstruksi Rp. 40.000.000.000

Ketidakses uaian lnd ikator Kinerj a Jalan Masa Denda Panjang Jalan (Meter) Nilai Denda Pemenuhan
No . Keter a ngan
Sta . . Sta . Ka n a n / Kiri Kode Kategor i (Ha ri) Pe k . Rekonstruks i lndikator Kinerja (Rp . )
a b c d e f Ketidaksesuaian ! : h i

1 0 + 200 . 0 + Kiri 1 a + 1c 5 10.000 , 00 1 0 0, 00 900.000 , 00 Perkerasa n


2 0 . 300 .3000 Kiri 1b 5 10.000 , 00 200 , 00 1 .8 0 0 .0 0 0, 00 Perkerasa n
3 0 . 300 . 500
0 Kiri 2b 5 10.000 , 00 200 , 00 ,.. / 480.000 , 00 Bahu
4 0 . 700 . 500
0 . Kiri 2a 7 10.000 , 00 1 0 0, 00 1 .2 6 0 .0 0 0, 00 Bahu
5 Dan 800
seterusnya

Total / 4 .4 4 0 .0 0 0 ,0 0
Ca t a t a n :
1 Kolom d diisi Kode Kategori lndikator Kiner j a Jalan : 2. Kolom f diisi pa j ang jala n lingkup pekerj a a n rekonstruksi
· Perkerasan Jalan : 3. Kolom g diisi pa njang s e gm en jala n yang tid a k me me nuhi indikator kinerj a
1a . Lubang ; 1b. Retak ; 1c . Amblas jalan berdasarka n hasil inspeksi ulang yang telah disetuj ui bersama
1 d . P a t a h a n ; 1e.J o int Sealent ; 1f .Kerataan permukaa n (IRI4. Kolom h dihitung nilai denda dengan formula berikut
:
· Bahu
2a.Lub Jalan
an g;: 2b.Elevasi/Be da Tin g g i ; 2c.Amblas =
D 0 OlxH x Pjc x Xlp
' Pjl

(: :/ : ..
t
Mengetahui , Kontrak to r , Konsult an Supervisi

Pengawas Lapanga n Tulis Nama a Jaba t an Tulis Nama a Jaba tan :;r
CONTOH PERHITUNGAN DENDA

Jenis Fenomena Alam Nilai-nilai Batas


yang Tidak Dapat Diperkirakan

Hujan yang intensitas Hujan yang dapat mengakibatkan banjir diatas


dan/atau durasinya luar biasa permukaan jalan lebih dari 48jam dan berdampak
terhadap kerusakan struktur perkerasan jalan
atau longsoran yang mengganggu fungsi jalan.
Banjir yang mana Permukaan air melebihi catatan resmi Permukaan
kenaikan permukaan air di Banjir atau permukaan air banjir dapat
atas suatu batas maksimum menggenangi permukaan jalan lebih dari 48jam.
tertentu
Gempa bumi di atas Terjadinya gempa bumi yang dapat mengakibatkan
suatu intensitas kerusakan struktur perkerasan jalan, drainase dan
tertentu bangunan pelengkap jalan lainnya.
Dalam rangka pencegahan Terjadinya kerusakan infrastruktur jalan
bencana untuk yang dapat menghentikan kegiatan
keselamatan/perlindungan pelayanan publik.
masyarakat
MATA PEMBAYARAN PEMELIHARAAN KINERJA JALAN

Nomor Mata Uraian Satuan


Pembayaran Pengukuran
SKh - 1.10.1 (1) Galian Tanah Untuk Saluran Air dan Lereng Meter Kubik
SKh - 1.10.1 (2) Timbunan Pilihan Untuk Lereng Tepi Saluran Meter Kubik
SKh - 1.10.1 (3) Pasangan Batu dengan Mortar Meter Kubik
SKh - 1.10.1 (4) Lapis Pondasi Agregat Kelas A Meter Kubik
SKh - 1.10.1 (5) Lapis Pondasi Agregat Kelas B Meter Kubik
SKh - 1.10.1 (6) Lapis Pondasi Agregat Kelas S Meter Kubik
SKh - 1.10.1 (7) Agregat Untuk Perkerasan Tanpa Penutup Aspal Meter Kubik
SKh - 1.10.1 (8) Lapis Pondasi Agregat Semen Kelas A (CTB) Meter Kubik
SKh - 1.10.1 (9) Lapis Pondasi Agregat Semen Kelas B (CTSB) Meter Kubik
SKh - 1.10.1 (10) Campuran Aspal Panas Meter Kubik
SKh - 1.10.1 (11) Campuran Aspal Dingin Meter Kubik
SKh - 1.10.1 (12) Penetrasi Macadam Meter Kubik
SKh - 1.10.1 (13) Residu Bitumen Liter
SKh - 1.10.1 (14) Perkerasan Beton Semen Meter Kubik
SKh - 1.10.1 (15) Lapis Pondasi Beton Kurus Meter Kubik
SKh - 1.10.1 (16) Pasangan Batu Meter Kubik
SKh - 1.10.1 (17) Pengendalian Tanaman Lump Sum
LAMPIRAN MATRIKS PERUBAHAN
SDB LONG SEGMENT TAHUN TUNGGAL

DIREKTORAT PRESERVASI JALAN


DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
MATRIKS PERUBAHAN STANDAR DOKUMEN PENGADAAN
PAKET LONG SEGMENT TAHUN TUNGGAL

PERUBAHA SEMULA MENJADI


N
BAB ill. LEMBAR Uraian singkat pekerjaan m uti Jlenanganan russ jalan.. ...... Km..... s/d Uraian singkat Jlekerjaan meliputi penanganan russ jalan ................. Propinsi ..............................
DATA PEMILIHAN Km....... Propinsi ............ dengan tots! Hsrga !'Erkiraan 5<- dengan pSJ\iang tots! . ............ Km )'ang meliputi lingkup peker,iaan :
(LOP) ..ndiri !ID'Sl !CantoN
Huruf B,Angka 3 Rp.................(.......J dan tots! PS&U Anggsran Rp...................(.........J )'Sllg m
uti No. Lingkup Peker,iaan PSJ\iang
peker,iaan (K.7vij
: No I. Pel bsrsn Jalsn . ...KM
HPS Lingkup Pekerjaan PSl\isng (KYJ
1. Tots! HPS Pekerjaan Pelebsrsn Rp........ .....KM 2. Rekonstruksi Jalsn . ...K.·!
2. Tots! HPS Pekerjaan Rekonstruksi Rp........ .. .Jru 3. Rehabilitasi Jalsn .....KM
3. Tots! HPS Pekerjaan Rehabilitasi Rp........ ....KM 4. Pemelihsraan Pre,-entif Jalsn .....K.·!
4. Tots! HPS Pekerjaan Pemelihsraan Rp........ . ...Kll 5. Pemoliharaan Rutin Jalsn ...K.M
Tots! HPS Paket ............... Rp.................. ...KM [diisi umian secam singkat dan jelaskan lingkup pekeljaan yang dl1aksanakan,
Tots! PSJ\iang ...KMsesuai
lampimn BAB XD
daftar kuantitas dan harrp..f

[diisi umian secam singkat dan jelaskan lingkup pekeljaan yang


dilaksan.akan, sesuai lampimn BAB XD dafiar kuantitas dan harrp.. Yang
d:imaksud nilai total HPS adalah nilai total HPS masing-masing lingkup
pekeljaanJ
Ruas Jalsn dalam paket pekerjaan ini merupaksn Kelas Jalsn :
................
[Diisi I dipi1ih oleh PPK Kelas Jalan (beniaslllkan spesijikasi
penyediaan pmsanma
jalan ) sesuai lingkup pekeljaannya ,
yaitu:
Jalan Kecil, bila Iebar mta-mta jalur l.alu lintas/ perl<emsan jalan lebih
kea1 dari
7,0m.
Jalan Sedang, bila Iebar mta-mta jalur l.alu lintas/perkemsan jalan
sama atau lebih besar dari 7,0m., namun kumng dari 12,0m., tanpa Iebar
median}.
Jalan Raya, bila berlajur banyak (multi lanes) minimo.l 4 lajur baik
dengan maupun
tanpa median, dengan Iebar mta-mta per-lajumya minimum 3,0m.J.
MATRIKS PERUBAHAN STANDAR DOKUMEN PENGADAAN
PAKET LONG SEGMENT TAHUN TUNGGAL

PERUBAH SEMULA MENJADI


AN
BAB ill. LEMBAR MasaJJangka waktu pelsksanaan pekerjaan dihitung sejak tanggal Masa pelaksanaan ijangka waktu pelaksana.an] dihitung sejak tanggal mulai
DATA mulai kerja sebagaimana ditetapkan dalam Sura! Perintah Mulai Kerja kerja sebagaimana
PEM!Lll!AN (SPMK], dengan ketentuan sebagai berikut: ditetapkan dalam Sura! Perintah Mulai Kerja (SPMK], dengan ketentuan
(LDP] sebagai berikut: Masa pelaksanaan ijangka waktu pelaksanaan]
Masa/ Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan (total]: .......
Huruf B, Angka 4 (......................] hari pekerjaan :....... (..........] hari kalender. [Diisi dalam hari kalende
kalender. b] Periode pelaksanaan pada setiap lingkup pekerjaan dengan rincian sebagai beriku
b] Masa/Jangka waktu penyelesaian pekerjaan pada setiap t:
lingkup pekerjaan dihitung sejak tanggal mulai kerja sebagaimana 1. Pelebaran Jalan ...........(......................] hari kalender.

ditetapkan dalam Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK] sebagai beriku u. Rekonstruksi Jalan ..........(......................] hari kalender.
t: w. Rehabilitasi Jalan ..........(......................] hari kalender.
1. Jangka waktu penyelesaian pekerjaan Pelebaran Jalan .... IV. Pemeliharaan Preventif Jalan ..........(......................] hari kalender.

(...........] hari v. Pemeliharaan Rutin Jalan ..........(......................] hari kalender.


kalender.
u. Jangka waktu peny,elesaian pekerjaan Rekonstruksi .... (...........] hari [Diisi setiap lingkup pekeryaan dengan waktu pelaksanaan dalam hari kalender
kalender. yang direncanakan, untuk lingkup pekeryaan peme liharaan rutin ja lan diisi sama
w. Jangka waktu peny,elesaian pekerjaan Rehabilitasi .... (...........] hari dengan waktu totalpe laksanaan peke ryaan sesuai LDP huruf B nomor 4.a).J
kalender.
IV. Jangka waktu peny,elesaian pekerjaan Pemeliharaan .... (...........]

hari kalender. pangka waktu total pe laksanaan pekeryaan diisi jum


lah hari kalender sampai dengan tanggal penyerahan pertama
pekeryaan (PHO) sesuai dengan LDP huruf B nomor 4.a),
sedangkan jangka waktu penye lesaian masing.masing lingkup
pekeryaan diisi jum lah
hari kalender sesuai LDP huruf B
nomor 4.b)/
BAB ill. LEMBAR Tidak Ada Untuk Lingkup Pekerjaan yang bukan Lingkup Pemeliharaan Rutin, Penyedia
DATA haru s melaksanakan Pemeliharaan Kinerja sejak awal kontrak sampai tanggal
PEM!Lll!AN mulai kerja setiap lingkup pekerjaan, serta bertanggung jawab untuk Pemeliharaan
Kinerja sejak berakhirnya tanggal penyelesaian lingkup sampai dengan
(LDP]
dilaksanakannya serah terima pertama pekerjaan (PHO].
Huruf B
MATRIKS PERUBAHAN STANDAR DOKUMEN PENGADAAN
PAKET LONG SEGMENT TAHUN TUNGGAL

PERUBAHA SEMULA MENJADI


N
BAB m. LEMBAR Maaa Pemeliharaan untuk pekerjaan Pelebaran Jalan, Rekonstruks i, dan Maaa Pemeliharaan untuk lingkup pekerjaan pelebaran, rekonstruks i, rehabilitasi, dan
DATA Rehabil.itasi selsma 365 (tip;a ratua enam puluh limal hari kalender pemeliharaan preventif jalan selsma 365 (tip;a ratua enam puluh limal hari kalender
PEMILIHAN (LDPI terhitung mulsi sejak serah terima pertsma pekerjaan (PHOI. Untuk terhitung mulsi sejak serah terima pertsma pekerjaan (PHOI. Untuk lingkup
HurufB pekerjaan pemeliharaan tidak diberlakukan masa pemeliharaan. pekerjaan pemeliharaan rutin jalan tidak d!b erlakukan masa pemeliharaan.

BAB m. LEMBAR Pekerjaan ini db


! iaysi dari sumber pendanaan: ................TahunAnggaran Pekerjaan ini db! iaysi dari sumber pendanaan APBN Tahun Anggaran ............. dengan
DATA PEMILIHAN .................. Total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp.................(.......) dengan rincian sebagsi
(LDPI berikut:
Huruf C.Sumber !Contoh!
No. lingkup Pekerjaan Nilsi HPS (Rupiah)
Dana
1. Pelebaran Jalan .....

2. Rekonstruksi Jalan .....

3. Rehabilitasi Jalan .....


4. Pemeliharaan Preventif Jalan .....
5. Pemeliharaan Rutin Jalan .......

Total HPS .....

[diisi sesuai dokumen anggaran untuk pembiayaannya f .

BAB m. LEMBAR 1. Daftar Personil Inti yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan 1. Daftar Personillnti yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan sekurang - kurangnya
sekurS!Ig - ysitu :
DATA PEMILIHAN
kurangnya ysitu : Ahli Teknik Jalan yang berperan sebagsi General Superintendent (GS) atau Kepala
(LDPI Pelaksana;
Ahli Teknik Jalan I Jembatan yang berperan sebagsi General
Huruf F, Anp;ka 1 b) Ahli Teknik Jalan yang berperan sebagsi Man er Kendali Mutu (QC ·ij;
Superintendent (GS);
b) Ahli Teknik Jalan I Jembatan yang berperan sebagsi Mane,jer
Kendali Mutu
(QC ·ij;
MATRIKS PERUBAHAN STANDAR DOKUMEN PENGADAAN
PAKET LONG SEGMENT TAHUN TUNGGAL

PERUBAH SEMULA MENJADI


AN
BAB m. LEMBAR Daftar Peralatan Utama minimal yang diperlukan untuk pelaksanaan Daftar Peralatan Utama minimal yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan:
pekerjSlall:
DATA No Jenis Ala! Kapasitas Jumlah No Jenis Ala! Kapasitas Jumlah Kepemilikan
PEMILIHAN
1 1
(LDPI
2 2
Huruf F,Angka 2
3 3
Dst.. Dst..

Catalan:
Apabila Penyedia menawarkan peralatan yang sedang bekerja di paket lain, a Pollia menetapkan daftar peralatan utama minimal yang dapat mencakup
maka pada saat akan ditetapkan sebagai pemenang dipastikan sudah semua lingkup pekerjaan.
tidak!erika! pada paket lain, kecuali memenuhi persyaratan yang ditetapkan b. Dalam hal peserla menyampaik an daftar peralatan utama yang sama dengan
dalam IKP.33.S.b. daftar peralatan utama dalam dokumen prakualifikasi, maka Pollia hanya akan
Pollia ULP dapat melakukan uji mutu/teknis/ fungsi (kelaikanl dari melakukan pembuktian data peralatan utama
peralatan yang ditentukan dalam dokumen penawaran dengan cara c. Dalam hal peserla menyampaikan daftar peralatan utama yang tidak sama
pengeoekan langsung dilokasi peralatan. dengan daftar peralatan utama dalam dokumen prakualifikasi, maka Pollia
[diisi oleh Pokja, Pokja menetapkan jenis, kapasitas,jum lah peralatan akan melakukan evaluasi dan pembuktian data peralatan utama
utama minimal
d. Apabila Penyedia menawarkan peralatan yang sedang bekerja di paket lain, maka
yang diper!ukan untuk menyelesaikan pada saat akan
pe keryaanJ. ditetapkan sebagai pemenang dipastikan sudah tidak terikat pada paket lain, kecuali
memenuhi
persyaratan yang ditetapkan dalam IKP.29.S.b .
e. Apabila peserla mengusulkan peralatan tidak sesuai dengan kebutuhan yang
ditetapkan oleh Pollia, maka peserla tersebut tidak dapat diikutkan pada proses
pengadaan selar\iutnya
Pollia ULP dapat melakukan uji mutu /teknis/ fungsi (kelaikanl dari peralatan yang
ditentukan dalam dokumen penawaran dengan cara pengeoekan langsung dilokasi
peralatan.
{diisi oleh Pokja, Pokja menetapkan jenis , kapasitas,jum lah pera latan utama
minimal yang diper!ukan untuk menyelesaikan pe keryaanf.
MATRIKS PERUBAHAN STANDAR DOKUMEN PENGADAAN
PAKET LONG SEGMENT TAHUN TUNGGAL

PERUBAHA SEMULA MENJADI


N
BAB ill. LEMBAR Bagian Peker,iaan yang disubkontrakkan' Bagian Pekerjaan yang
DATA disubkontrakkan'
No Jenis Pekerjaan yang dapat disubkontrakkan No. Jenis Peker,iaan yg disubkontrakkan Nominasi Penyedia Setempat
PEMILDfAN (LDPJ . 1. ...... ......
Huruf F, Angka 3 1. ...... 2. ..... ......
Dst Dst.
.(diisi oleh Pokja, Pokja menetapka n Daftar pekeljaan yang akan
disubkontrakkan dan Penyedia menentukan sendiri bagian pekerjaan (diisi oleh Pokja, Pokja menetapkan Dafta r peke rjaan yang akan disubkontrakkan dan
yang akan disubkontrakkandan menominasikan sub penyedia jasa setempat usulan Penyedia menentukan sendiri bagian pekeljaan yang akan disubkontrakkandan
dan· peserla }
menominasikan sub penyedia jasa setempat usulan dan peserta j
Persyaratan subkontrak pekerjaan konstruksi: nilai penawaran >Rp.25.000.000.000, Persyaratan subkontrak peker,iaan konstruksi: nilai
Peserta wsjlb ada subkontrak, dalam hal Pok;ja ULP menetapkan Daftar penawaran
pekerjaan yang akan disubkontrakkan, maka Peserta ws,i>b memenuhi daftar >Rp.25.000.000.000,00 Peserta ws,i>b ada subkontrak, dalam hal Pok;ja ULP menetapkan
tersebut. Penawaran terkait dengan bsgian pekerjaan yang disubkontrakan Daftar peker,iaan yang akan disubkontrakkan, maka Peserta ws,i>b memenuhi daftar tersebut.
memenuhi syarat sebagai beriku t: Penawaran terkait dengan bsgian pekerjaan yang disubkontrakan memenuhi syarat sebagai
a. sebsgian pekerjaan utama disubkontrakkan kepada penyedia jasa spesislis; beriku t:
dan/ atau a. sebsgian pekerjaan utama disubkontrakkan kepada penyedia jasa spesialis; dan/
b. mensubkontrakkan sebsgian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama kepada atau
penyediajasa Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil. b. mensubkontrakkan sebsgian peker,iaan yang bukan peker,iaan utama kepada penyedia jasa
c. Penyedia Usaha Kecil (termasuk Mikro dan Koperasi Kecilj tidak Usaha
mensubkontrakkan pekerjaan yang diperoleh. Mikro dan Usaha Keeil serta koperasi keeil.
c. Penyedia Usaha Kecil (termasuk Mikro dan Koperasi Kecilj tidak mensubkontrakkan
pekerjaan yang
diperoleh.
BAB ill. LEMBAR Sebagai peker,iaan utame! adalah: Sebagai peker,iaan utame! adalah:
DATA PEMILDIAN No. Jenis Pekerjaan Utama No. Jenis Pekerjaan Utama
(LDPJ 1 ...... 1. ......
Huruf F, Angka 4
Dst. Dst.
I I I I I I
{diis nama·nama pe kerjaan utamaf fdiis nama·namapekerjaan utamasesuai SEDiljen Bina Marga No.09!SE!Db!20 Jjj

BAB ill. LEMBAR PPK atau Direksi Teknis setiap saat dapat melakukan inspeksi lapangan PPK atau Direksi Teknis setiap saat dapat melakukan inspeksi lapangan untuk menilai
DATA PEMILDfAN untuk penilaian pemenuhan tingkat layanan jalan sebagaimana yang disyaratkan. pemenuhan tingkat layanan jalan sebagaimana yang disyaratkan. Jika PPK atau Direksi Teknis,
(LDPJ Jika PPK atau Direksi Teknis, menemukan suatu bsgian jalan yang tidak
menemukan suatu bsgian jalan yang tidak memenuhi !criteria tingkat layanan jalan akan
memenuhi !criteria tingkat layanan jalan akan disampaikan kepada Penyedia
Huruf disampaikan kepada Penyedia untuk dilakukan verifikasi dan diws,i>bkan melakukan tindakan
untuk dilakukan verifikasi dan diws,i>bkan melakukan tindakan perbaikan
I.Penp;awaaan berdasarkan temuan dan ketentuan teknis. Hasil verifikasi oleh Penyedia tersebu t perbaikan berdasarkan temuan dan ketentuan teknis. Hasil verifikasi oleh Penyedia tersebu t db!
Pekerjaan dibuat dalarn berita acara verifikasi, dan digunakan sebagai pemotongan uat dalam berita aeara verifikasi, dan digunakan sebagai pemotongan pembeyaran, jika
pembayaran atau denda pembayaran , jika ditemukan bsgian jalan yang tidak ditemukan bsgian jalan yang tidak memenuhi indikator kinerja yang disyaratkan.
memenuhi indikator kinerja yang disyaratkan.
MATRIKS PERUBAHAN STANDAR DOKUMEN PENGADAAN
PAKET LONG SEGMENT TAHUN TUNGGAL

PERUBAHA SEMULA MENJADI


N
BAB 5. Dokumen penawsran teknis, terdiri dsri : 5. Dokumen penawsran teknis, terdiri dsri :
V.BENTUK a. Metoda Pelaksanaan; a. Metoda Pelaksanaan;
DOKUMEN b. Jangka Waktu Pelaksanaan; b. Jangka Waktu Pelaksanaan;
PENAWARA c. Daftsr Personil lnti; c. Daftsr Personil lnti;
N d.Jenis dan Kapasitas Peralatan Utame.; dan d. Daftsr Jenis, Kapasitas, Komposisi dan Jumlah Peralatan Utame.; dan
Huruf A.B ntuk e. Bagian Pekerjaan yang akan disubkontrakkan; e. Bagian Pekerjaan yang akan disubkontrakkan;
Surat P nawuan P
serta Badan Usaha
/K mitJaan (KSOI
BAB VID. TATA Ruang lingkup utama pekerjaan terdiri atas dari: Ruang lingkup utama pekerjaan terdiri atas dari:
CARA a. Pelebuan Jalan sepanjang 00 00 00 000 Km. a. Pelebuan Jalan sepanjang Km.
00 00 00 000

EVALUASI b. Rekonstruksi Jalan sepanjang oooooo• Km. b. Rekonstruksi Jalan sepanjang oooooo• Km.
KUALIFIKASI e. R habilitasi Jalan s panjang 00000000 Km. e. R habilitasi Jalan s panjang oo• Km.
Contoh 1. Surat d. Pemelihuaan Jalan sepanjang oooooo• Km. d. Pemelihuaan Preventi( Jalan sepanjang oooooo• Km.
Perjanjian P fruang lingkup utama pekel'jaan diisi dengan output dari pekel'jaan tersebutf e. Pemelihuaan Rutin Jalan sepanjang oooo•oo Km.
nyedia Tunttal
fruang lingkup utama pekeryaan diisi dengan output dari pekeryaan tersebutf
Pasal 2

BAB VID. TATA (1] Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN] (1] Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN] yang diperoleh
CARA yang diperoleh berdasarkan total harga penawaran terkoreksi berdassrkan total hsrga penawaran terkoreksi sebagairnana tercantum dalam Daftar
EVALUASI sebagairnana tercantu m dalam Daftsr Kuantitas dan Harga adalah Kuantitas dan Harga adalah sebesu Rpoooooooooooooooooo• dengan rincian huga
KUALIFIKASI sebesu Rpoooooooooooooooooo• dengan rincian hup;a budasukan bu·dasukan lingkup pekerjaan sebap;ai bmkut:
Contoh 1. Surat linglrup pekerjaan s bap;ai bmkut: a. Pel buan Jalan panjang Km, s besu Rpoooooooooooooo• (ooooooodalam huruf
00000

Perjanjian a. Pelebuan Jalan pa:ujang Km, sebesu Rpoooooooooooooooooooooo


00 0000
oooooooooo• rupiahI.
Penyedia (ooooooooodalam b. Rekonstruksi Jalan panjang oooo• Km, sebesu
Tunggal Pasal 3 Ayat hurv/.000000000000 rupiahl. Rpoooooooooooooooooooooo (ooooooooo
b. Rekonstruksi Jalan panjang oooo• Km, sebesu dalam
(11
Rpoooooooooooooooooooooo hurv/.000000000000 rupiahl.
(oooooooo.dalam hurufoooooooooooo• rupiahI. c. Rehabilitasi Jalan panjang Km, sebesu Rpoooooooooooooooooooooo
000000

c. R habilitasi Jalan panjang Km, s b su


000000
(oooooooo.dalam hurvjoooooooooooo• rupiahl.
Rpoooooooooooooooooooooo d. P melihuaan Pr nnti£ Jalan panjang oooo• Km, s b su
(ooooooooodalam huru/oooooooooooo• rupiahI. Rpoooooooooooooooooooooo (ooooooooodalam hurvjoooooooooooo• rupiahl.
d. Pemelihuaan Jalan panjang oooo• Km, sebesu e. Pemelihuaan Rutin Jalan panjang oooo• Km, sebesu
Rpoooooooooooooooooooooo Rpoooooooooooooooooooooo (oooooooo.dalam hurvjoooooooooooo• rupiahl.
(ooooooooodalam hurufoooooooooooo• rupiahI.
MATRIKS PERUBAHAN STANDAR DOKUMEN PENGADAAN
PAKET LONG SEGMENT TAHUN TUNGGAL

PERUBAHAN SEMULA MENJADI

BAB vm. TATA (2) Masa pelaksanaan kontrak ini muls.i balsku efektif terhitung sejak tanggal (1) Masa pelsksanaan kontrak ini muls.i berlsku efektif terhitung sejak tanggal yang ditetapkan
yang di!etapkan dalam Syarsi.Syarat Khusus Kontrak dan penyelesaian dalam Syarat.Syarat Khusus Kontrak dan ·Elesaian keseluruhan pekeJjaan selama .........
CARA EVALUASI
keseluruhan pekerjasn selama ......... (.......da!am hurof .....J hari kalender, (.......dalam hurof ......J hari kalender, dengan masa pelaksanssn setisp linglrup pekerjaan sebagai
KUALIFIKASI berikut :
dengan masa pelaksanaan setisp linglrup pekeljaan seba&ai berilrut :
Contob 1. Surat
a. Pekeljaan Pelebaran Jalan selama..............hari kalender. a. Pel•baran Jalan selama ......... hari kalender.
Pe>;i&Jijian Penyedia
b. Rekonstruksi Jalan selama ......... hari kslender.
Tunggal Paaal 6 Ayat b. !'ekeljaan Rekonstruksi selama .................hari kalender.
c. Pekeljaan Rehabilitasi selama ...................hari kalender. c. R•habilitasi Jalan selama ......... hari kslender.
(2) d. Pemeliharaan Preventif Jalan selama......... hari kslender.
d. Pekeljaan Pomelihsraan jalan selama......... hari kalender.
e. Pemeliharaan Rutin Jalan selama ........ hari kslender.

BAB Vlll. TATA Ruang lingkup utama pekeljaan terdiri sias dari: Ruang lingkup utama pekeljaan terdiri sias dari:
CARA EVALUASI 1. Pelebaran Jalan aepauJang ......... Km. 1. Pelebaran Jalan aepanjang ......... Km.

KUALIFIKASI b. Rekonatrukai Jalan aepauJang ....... Km. b. Rekonatrukai Jalan aepanjang ....... Km.
Contob 2. Surat c. Rebabilitui Jalan aep&Jijang ........ Km. c. Rebabilitoai Jalan aepanjang ... Km.
Pe>;iauJian Penyedia d. Pemeliharaan Jalan aepanja.ng ....... Km. d. Pemeliharaan Preventif Jalan aepanjant ....... Km.
Bamitra/ KSO Paaal 2 ._ Pemelibaraan Rutin Jalan oep&Jijang ....... Km.
fruang lingkup utama pekEijaan diisi dengan output dari pekerjaan tersebutf
fruang lingkup utama pekerjaan diisi dengan output dari pekEijaan tersebutf

(1) Nils.i Kontrak t...rmasuk Pajak Pertambahan Nils.i [PPNJ yang diperoleh (1) Nils.i Kontrak tennasuk Pajak Pertambahan l'iils.i [PP!'l) yang diperoleh berdasarkan total
BAB vm. TATA
berdasarkan total harga pen=arsn terkoreksi sebagsimm• tere&>tum dalam Daftar harga penawaran terkoroksi sebagsimmo tere&>tum dalam Daftar Kuantitas dan Harga ad.W.
CARA EVALUASI
Kuantitas dan Harga ad.W. aebeaar Rp................... dengan rincian barga aebeaar Rp................... dengan rincian harga berdaaarkan linglmp peke>;jaan aebagai berikut:
KUALIFIKASI
berdaaarkan Ung)rup pe.ke>;jaan oebagai beri.knt: a. Pelebaran Jalan panjang ........ Km, oebesar Rp...................... (.........dalam hunq.............
Contob 2.Surat
a. Pelebara.n Jalan panja.ng ...... Km, aebeaar Rp...................... ( .........dalam rupiah).
Pe>;jauJian Penyedia
Bamitra/ KSO Paaal 3 hunq............. rupiah). b. Rekonatrukai Jalan p&Jijang ..... Km, oebeaar Rp...................... (.........dalam
Ayat (1) b. Rekonatrukai Jalan panjang ..... Km, aebeaar Rp...................... huruf............. rupiah).
( .........dalam hunq............. rupiah). c. Rebabilitoai Jalan p&Jijang ...... Km, oebeaar Rp...................... (.........dalam
c. Rebabilitaai Jalan panjang ...... Km, aebeaar Rp...................... huruJ............. rupiah).
( .........dalam hu.nq............. rupiah). d. Pemelibaraan Preventif Jalan p&Jijant ..... Km, oebeaar Rp...................... (.........dalam
d. Perneliharaan Jalan panjang ..... Km, aebeaar Rp...................... huruJ............. rupiah).
( .........dalam hu.nq............. rupiah). e. Pemeliharaan Rutin Jalan panjang ..... Km, oebeaar Rp...................... (.........dalam
huruJ............. rupiah).
MATRIKS PERUBAHAN STANDAR DOKUMEN PENGADAAN
PAKET LONG SEGMENT TAHUN TUNGGAL

PERUB SEMULA MENJADI


AHAN
BAB Vlll. TATA (1] Masa pelaksanaan kontrak ini mulai berlaku efektif terhitung sejak (2] Masa pelaksanaan kontrak ini mulai berlaku efektif terhitung sejak tanggal yang
CARA EVALUASI tanggal yang ditetapkan dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak dan ditetapkan dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak dan penyelesaian keseluruhan pekerjaan
KUALIFIKASI penyelesaian keseluruhan pekerjaan selama ......... (.......dalam huruf selama ......... (.......dalam huruf .....J hari kalender, dengan masa pelaksanaan setiap
Contoh 2.Swat .....J hari kalender, dengan masa pelaksanaan setiap lingkup pekerjaan lingkup pekerjaan sebagai berikut :
PeJjanjian Penyedia sebagai berikut : a. Pelebaran Jalan selama ......... hari kalender.
Bermitra/ KSO Pasal a. Pekerjaan Pelebaran Jalan selama..............hari kalender. b. Rekonstruksi Jalan selama ......... hari kalender.
6 b. Pekerjaan Rekonstruksi selama .................hari kalender. c. Rehabilitasi Jalan selama ......... hari kalender.
Ayat (2] e. Pekerjaan Rehabilitasi selama ...................hari kalender. d. Pemeliharaan Preventif Jalan selama......... hari kalender.
d. Pekerjaan Pemeliharaan jalan selama......... hari kalender. e. Pemeliharaan Rutin Jalan selama ........ hari kalender.

BAB X Rehabilitaai Jalan adalah kegiatan penanganan pencegahan terjadinya Rehabilitaai Jalan adalah kegiatan penanganan pencegahan terjadinya kerusakan yang
SYARAT- kerusakan yang luas dan setiap kerusakan struktur jalan yang tidak luas dan setiap kerusakan struktur jalan yang tidak diperhitungkan dalam desain, yang
SYARAT diperhitungkan dalam desain, yang berakibat menurunnya kondisi berakibat menurunnya kondisi kemantapan pada bagian/ tempat terlentu dari suatu ruas jalan
KHUSUS kemantapan pada bagian/ tempat tertentu dari suatu ruas jalan dengan dengan kondisi rusak ringan, agar penurunan kondisi kemantapan tersebu t dapat
KONTRAK kondisi antara rusak ringan dan rusak berat, agar penurunan kondisi dikembalikan pada kondisi kemantapan sesuai dengan reneana.
Huruf A.Definiai kemantapan tersebut dapat dikembalikan pada kondisi kemantapan sesuai
dengan reneana.

Pemelihuaan Jalan adalah pekerjaan merawat dan memperbaiki Pemelihuaan Preventif Jalan adalah kegiatan merawat dan memperbaiki kerusakan-
kerusakan kerusakan yang terjadi pada ruas atau bagian ruas jalan untuk kerusakan pada ruas atau bagian ruas jalan untuk membatas i sebaran kerusakan dan
mempertahankan kondisi kemantapan jalan dan memenuhi standar menunda kerusakan lebih 181\iut serta mempertahankan kondisi jalan dalam tingkatan
layanan kinerja jalan yang ditetapkan yang melipu ti perkerasan jalan, mantap sesuai dengan reneana.
bahu jalan, drainase, bangunan pelengkap, perlengkapan jalan dan
pengendalian tanaman/ tumbu h tumbu han.

Tidak Ada Pemelihuaan Rutin Jalan adalah kegiatan merawat serla memperbaiki kerusakan-kerusakan
yang
terjadi pada ruas atau bagian ruas jalan dengan kondisi pelayanan mantap.
MATRIKS PERUBAHAN STANDAR DOKUMEN PENGADAAN
PAKET LONG SEGMENT TAHUN TUNGGAL

PERUBAHA SEMULA MENJADI


N
BAB X P m nuhan Kinaja Jalan adslah standar kinerja minimum untuk tingkal P m nuhan Tingkat Layanan Jalan adslah upaya untuk memenuhi standar kinerja
SYARAT- kuslitas kondisi fisik/ bangunan jslan (termasuk perkerasan jslan , minimum tingkal layanan jslan (termasuk perkerasan jslan, bahu jslan, drainase,
SYARAT bahu jslan , drainase, bangunan pelengkap dan perlengkapan jslan) yang bangunan pelengkap, dan perlengkapan jslan) yang memenuhi indikalor kinerjajslan
memenuhi indikalor kinerja jslan sebagaimana ditetapkan dalam lampiran
KHUSUS sebagaimana ditetapkan.
B Syarai-Syaral Khusus Kontrak.
KONTRAK
Huruf A.D finiai Tidak Ada lndikator Kinaja Jalan adslah ukuran keberhasilan tingkal layanan sua!u ruas jslan
(termasuk perkerasan jslan, bahu jslan, drainase, bangunan pelengkap, dan perlengkapan
jslan).

Tidak Ada Tingkat Layanan Jalan adslah standar mutu jslan dengan p8Jiiang tertentu, yang diukur
berdasarkan
lndikalor Kinerja Jalan

Maaa P nyelesaian Pekeljaan Uangka waktu penyelesaian Maaa Pelakaanaan Uangka waktu pelakaanaan pekajaan ) adslah jangka
pekajaan ) adslah jangka waktu untuk menyelesaikan masing-masing waktu untuk melaksanakan pekerjaan dihitung berdasarkan SPMK sampai dengan serah
lingkup pekerjaan dihitung sejak tanggsl mulai kerja sebagairnana terima pertama pekerjaan.
ditetapkan dslam Sural Perintah Mulai Kerja (SPMK] sampai dengan
akhir waktu penyelesaian masing-masing lingkup pekerjaan sesuai
SSKK huruf F.2).

Tidak Ada Periode Pelakaanaan adslah jangka waktu untuk menyelesaikan masing-masing
lingkup pekerjaan dihitung sejak tanggsl mulai kerja sebagaimana ditetapkan dslam
Sural Perintah Mulai Kerja (SPMK] sampai dengan akhir waktu penyelesaian masing-
mas ing lingkup pekerjaan sesuai SSKK huruf F)
Berita Acua Penyelesaian Pekajaan adslah Berita Acara yang ditanda Berita Acua Penyelesaian Pekajaan adslah Berita Acara yang disusun dan ditanda
tangani bersama antara Direksi Pekerjaan, Konsultan Supervisi dan tangani bersama antara Direksi Pekerjaan, Direksi Teknis dan Penyedia pada tanggsl
Kontraktor pada tanggsl penyelesaian masing-masing lingkup pekerjaan, selesainya lingkup pekerjaan, yang merupakan awsl berlakunya pemenuhan Tingkat
yang merupakan awsl berlakunya pemenuhan lndikalor Kinerja Jslan Layanan Jslan sesuai dengan ketentuan
MATRIKS PERUBAHAN STANDAR DOKUMEN PENGADAAN
PAKET LONG SEGMENT TAHUN TUNGGAL

PERUBAHAN SEMULA MENJADI


BABX SYARAT Kontrak mulai berlaku sditetapkannya tanggal mulai kerja hingga berakhimya Kontrak mulai berlaku sejak tanggal penanda!anganan kontrak sampai dengan masa
SYARAT masa pemeliha.raan. pemeliharaan
KHUSUS berakhir.
KONTRAK
Huruf B.Tanggal
Bulaku Kontrak

BABX SYARAT Masa/Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan dihitu ng sejak tanggal mulai Masa pelaksanaan ijangka waktu pelaksanaan) dihitung sejak tanggal mulai kerja
SYARAT kerja sebagaimanaditetapkan dalam Surat Perintah Mulai Kerja (SPMKJ, dengan sebagaimana
KHUSUS ketentuan sebagai berikut: ditetapkan dalam Surat Perintah Mulai Kerja (SPMKJ, dengan ketentuan sebagai beriku t :
KONTRAK L Masa/Jangkawaktu pelaksanaan pekerjaan (total):---- (---------------) hari L Masa pelaksanaan ijangka waktu pelaksanaan) pekerjaan :-------------- (-----------------------
Huruf F.Maaa kalender. -) hari
Pelakaanaan 2. Masa/Jangka waktu penyelesaian pekerjaan pada setiap lingkup kalender.
pekerjaan 2. Periode pelaksanaan setiap lingkup pekerjaan dengan rincian sebagai berikut:
dihitung sejak tanggal mulai kerja sebagaimana ditetapkan dalam Sural a Peleba.ran Jalan -------------- (------------------------) hari kalender.
Perintah b. Rekonstruksi Jalan.............. (........................) hari kalender.
Mulai Kerja (SPMKJ sebagai berikut: c. Rehabilitasi Jalan......... (..............) hari kalender.
a Jangkawaktu penyelesaian pekerjaan Peleba.ran Jalan -------- (- --------------- d. Pemeliharaan Preventif Jalan ...... ( .......................) hari kalender.
---) e. Pemeliharaan Rutin Jalan ............. (.......................) hari kalender.
hari kalender _
b. Jangka waktu penyelesaian pekerjaan Rekonstruksi ----------- (- --------------- fdiisijumlah hari kalender sesuai lingkup pekerjaan,penyerahan pertama pekerjaan
----) dl1aksanakan
hari kalender. sesuai denganjangka waktu totalpelaksanaan pekerjaan sesuai WP huruf B nomor 4.af
c. Jangkawaktu penye lesaian pekerjaan Rehabilitasi ---------- (-------------------
-----)
hari kalender.
d. Jangkawaktu penyelesaian pekerjaan Pemeliharaan --------- (- ----------------
----)
hari kalender.

[iangka waktu totalpelaksanaan p ekerjaan diisijumlahhari kalendersa


mpaidengan tangga l p enyerahan p ertama p ekerjaan (PHOJ sesuai denga n WP
huruf B nomor 4.a, sedangkanjangkawaktupenyelesaian masing-masing lingkup
pekerjaan diisijumlah hari kalender sesuai WPhuruf B nomor 4.bf
BAB X SYARAT Maaa Pemelihuaan untuk pekerjaan Pelebuan Jalan, Rekonstruksi,dan Maaa Pemelihuaan untuk lingkup pekerjaan pelebuan, rekonstruksi, rehabilitasi, dan
SYARATKHUS Rehabilitasi selama 365 (tip;a ratua enam puluh lima) hari kalender terhitung pemeliharaan preventif jalan selama 365 (tip;a ratua enam puluh lima) hari kalender terhitung
US KONTRAK mulai sejak serah terima periama pekerjaan (PHOJ. Untuk pekerjaan mulai sejak serah terima periama pekerjaan (PHO). Untuk lingkup pekerjaan
HurufG.Maoa pemeliharaan tidak diberlakukan masa pemeliha.raan. pemeliharaan rutin jalan tidak diberlakukan masa pemeliha.r aan.
Pemelihuaan
MATRIKS PERUBAHAN STANDAR DOKUMEN PENGADAAN
PAKET LONG SEGMENT TAHUN TUNGGAL
PERUBAHAN SEMULA MENJADI
BAB X SYARAT· H. P m nuhan Kin a Jalan H.P m nuhan Tingkat Layanan Jalan
SYARAT KHUSUS
KONTRAK
Huru£ H.

BAB X 1. Untuk lokasi pada lingkup pekerjaan pelebaran jalan , rekonstru ksi jalan dan 1. Penyedia haru melaksanakan Pemenuhan Tingkat Leyanan Jalan sepafliang ruas jalan dalam
SYARAT. rehabilitasi jalan, Penyedia harus melaksanakan Pemenuhan lndikator Kinerja kontrak, berdasarkan Spesifikasi Khusus Pemeliharaan Kinerja Jal.an Seksi Skh-1.10.1.4.1]
tentang lndikator Kinerja Jalan. Pemenuhan Tingkat Leyanan Jalan (kecuali kinerja ketidak·
SYARAT Jalan berdasarkan :
rataan permuksan perkerasan jalan], harus diterapkan terhadap setiap hasil pekerjaan sesuai
KHUSUS a. Lampiran B Syarat Syarat Khusus Kontrak (SSKK] tentang Ketentuan lndikator dengan jadual pelaksanaan yang Ielah disetujui selambat ·lambatnya (..................] hari
KONTRAK Kinerja Jalan-1 QK 1] yang diberlakukan mulaa tanggal selesainya pekerjaan kalender sejak tanggal Sura! Perintah Mulai Kerja (SPMKJ hingga serah terirna pertama pekerjaan
Huruf H. pengembalian kondisi hingga tanggal penyelesaian lingkup pekerjaan (PHOJ.
yang ditetapkan . Apabila Penyedia tidak dapat memenuhi indikator kinerja (ditentukan oleh PPK selambat·lambatnya diberlakuka n 90 (sembl1a n puluhJ hari kalender
jalan berdasarkan waktu tanggap yang ditetapkan akan dikenakan denda per dan diisi
hari sebesar 1/ 1000 (satu per senbu] dari harga masing-masing lingkup pekerjaan. sesuai
LDF}.
b. Lampiran C Syarat Syarat Khusus Kontrak (SSKK] tentang Ketentuan lndikator
Kinerja Jalan-2 QK-2] yang diberlakukan mulai dari tanggal penyelesaian 2. Untuk lingkup pekerjaan pelebaran, rekonstru ksi, rehabilitasi, dan pemeliharaan preventif jalan
lingkup pekerjaan yang ditetapkan hingga serah terirna pertama pekerjaan pemenuhan Tingkat Leyanan Jalan berdasarkan Spesifikasi Khusus Pemeliharaan Kinerja Jalan
(PHO]. Apabila Penyedia tidak dapat memenuhi indikator kinerja Seksi Skh-1.10.1.4.1] tentang lndikator Kinerja Jalan db! erlakukan sejak berakhirnya periode
jalan pelaksanaan masing-masing lingkup pekerjaaan berdasarkan jad wal yang telah ditetapkan dalam
berdasarkan waktu tanggap yang ditetapkan akan dikenakan denda per hari huruf F.2. diatas hingga serah terirna pertama pekerjaan (PHOJ. Pengukuran ketid akrataan
sebesar 1/ 1000 (satu persenbu] dari harga masing masing lingkup pekerjaan. perkerasan jalan sebagai bagian pemenuhan indikator kinerja jalan segera dilakukan setelah
pekerjaan lapis atas aspal selesai dilaksanakan.
2. Untuk lingkup pekerjaan pemeliharaan jalan Penyedia haru s melaksanakan
Pemenuhan Indikator Kinerja Jalan berdasarksn Lampiran B Syarat Syarat 3. Apabila Penyedia tidak dapat memenuhi tingkat leyanan jalan yang ditetapkan pada no.I dan 2
Khusus Kontrak (SSKK] tentang Ketentuan Indikator Kinerja Jalan ·1 QK-1] yang diatas berdasarkan waktu tanggap perbaikan yang ditentukan, harus dikenakan sanksi fmansial
berupa pemotongan pembeyaran sesuai ketentuan dalam Spesifikasi Khusus Pemeliharaan Kinerja
d!berlakukan mulai ... (...] hari kalender sejak tanggal serah terirna lapangan
Jalan Seksi Skh-1.10.1.4.3].Sanksi Keterlambatan Pemenuhan lndikator Kinerja.
hingga serah terirna pertama pekerjaan (PHOJ. Apabila Penyedia tidak dapat
memenuhi indikator kinerja jalan tersebut berdasarkan waktu tanggap yang 4. Sejak d!berlakukan pemenuhan tingkat leyanan jalan, Penyedia harus membuat Laporan
ditetapkan akan dikenakan denda per hari sebesar 1/ 1000 (satu persenbu] dari ·lingguan Pem nuhan Tingkat Leyanan Jalan yang merupakan terhad ap hasil inspeksi lapangan,
total bieya lingkup pekerjaan pemeliharaan jalan . kecuali kinerja. ketidakrataan perkerasan jalanpekerjaan. Laporan Mingguan tersebut akan
fdiisi waktu perbaikan untuk memenuhi indikator kinelja dalam hari kalender diverifikasi oleh Direksi Pekerjaan atau Direksi Teknis, dan hasil \•erifikasi dapat digunakan
sebagai perhitu ngan pemotongan pembeyaran dari keterlambatan pemenuhan indikator kinerja
sesuai kondisi lapanganf. jalan (iika ads). Pemotongan pembeyaran dilakukan dengan cars, diperhitungkan dalam
Sejak d!b erlakukan pemenuhan indikator kinerja jalan, Penyedia harus membuat pembeyaran prostasi pekerjaan atau dari sumber keuangan lain yang mel\iadi tanggungiawab
Laporan ·lingguan Pemenuhan lndikator Kinerja Jalan terhadap hasil pekerjaan. Penyedia.
Laporan Mingguan tersebut akan diverifikasi oleh Direksi Pekerjaan atau Direksi
Teknis, dan hasil verifikasi dapat digunakan sebagai perhitungan denda pemenuhan
indikator kinerja jalan (iika adaJ. Pembeyaran d•nda dilakukan dengan cara
pemotongan pembeyaran bulanan atau dari sumber keuangan lain yang mefliadi
tanggungiawab Penyedia.
MATRIKS PERUBAHAN STANDAR DOKUMEN PENGADAAN
PAKET LONG SEGMENT TAHUN TUNGGAL
PERUBAHAN SEMULA MENJADI

BAB X Huruf I.Perbaikan Cacat Mutu dan Kinelja Jalan Huruf I. Perbaikan Cacat Mutu
SYARAT
SYARAT
KHUSUS
KONTRAK
Huruf I.
BAB X 2. Keterlambatan perbaikan cacat mutu dan pemenuhan lndikator 2. Keterlambatan perbaikan cacat mutu harus diartikan sebagai cedeTa
SYARAT Kinerja Jalan berdasarkan Balas Waktu Tanggap yang ditetapkan, .iar\ii/wanprestasi dari Penyedia, sehingga apabila diperlukan penanganannya dapal
harus diartikan sebagai kelalaian/wanprestasi dari Penyedia, sehingga diambilalih oleh PPK atau Pihak Lain yang ditetapkan oleh PPK dengan seluruh bie,ya
SYARAT
apabila diperlukan penanganannya dapat diambilalih oleh PPK atau aktual penanganan tersebut haru s ditanggung oleh Penyedia. Pengambilalihan
KHUSUS Pihak Lain yang ditetapkan oleh PPK dengan seluruh bie,ya aktual penanganan oleh PPK tidak melepaskan tanggungja wab Penyedia terhadap denda
KONTRAK penanganan tersebu t harus ditanggung oleh Penyedia. Pengambilalihan yang ditetapkan.
Huruf I Anl!ka 2 penanganan oleh PPK tidak melepaskan tanggungiawab Penyedia
terhadap denda yang ditetapkan.
BAB X Setiap penyelesaian lingkup pekerjaan pelebaran jalan, rekonstruksi dan Setiap penyelesaian lingkup pekerjaan pelebaran, rekonstruksi dan rehabilrtasi jalan (jika
SYARAT· rehabilitasi (jika dinyalakan dalam dokumen kontrak] harus dibual Berita dinyatakan dalam dokumen kontrak] harus dibu al Berita Aeara Penyelesaian Pekerjaan
Aeara Penyelesaian Pekerjaan yang disahkan oleh Direksi Pekerjaan. yang disahkan oleh Direksi Pekerjaan . Apabila Penyedia terlambal menyelesaikan
SYARAT
Apabila Penyedia terlambal menyelesaikan pekerjaan berdasarkan pekerjaam berdasarkan lingkup pekerjaan sesuai waktu yang ditetapkan dalam huruf
KHUSUS lingkup pekerjaan sesuai waktu yang ditetapkan dalam huruf F.2. F.2. dialas, haru s diartikan sebagai keterlambalan pemenuhan kinerja jalan, sehingga
KONTRAK dialas, harus diartikan sebagai keterlambalan pemenuhan kinerja jalan, Penyedia dikenakan pemotongan pembe,yaran sebagaimana ditetapkan dalam huruf
Huruf sehingga Penyedia dikenakan denda sebagaimana ditetapkan dalam H.3.dialas
K.Penyeleaaian huruf H dialas.
Pekeljun
BAB X Mekanisme SCM (Show Cause Meetin dilakukan sesuai dengan Peraturan 1. Untuk lingkup pekerja.an pelebaran, rekonstruks i, rehabilitasi, dan pemeliharaan
SYARAT Direktur preventif jalan mekanisme Rapal Pembuktian ( Show Cause Meeting/ SC · diberlakukan
SYARAT Jenders! Bina Marga yang berlaku sesuai dengan Peraturan Direktur Jenders! Bina Marga yang berlaku.
KHUSUS
2. Untuk lingkup pekerjaan pemeliharaan rutin, kontrak dinyatakan kritis apabila
KONTRAK total nilai pemotongan pembe,yaran alabat keterlambatan pemenuhan tingkat le,yanan
Huruf N.Kontak jalan lebih besar 5% dari nilai lingkup pekerjaan pemeliharaan rutin. Pada saat
Kritia kontrak dinyalakan kritis, Direksi Pekerja.an menerbitkan peringatan kepada Penyedia.
Apabila sesuai batas waktu yang ditentukan dalam sural peringalan, Penyedia tidak
mampu memenuhi tingkal le,yanan jalan maka dapal diartikan sebagai cedera
i9.1\ii/wanprestasi, dan penanganannya dapal diambilalih oleh PPK dengan menul\iuk
Pihak Lain seluruh bie,ya aktual penanganan tersebut harus ditanggung oleh Penyedia.
PPK dapal memperoleh penggantian bie,ya dengan memotong pembe,yaran alas
tagihan penyedia yang jatuh tempo (jika adaJ atau uang retensi atau pencairan Sural
Jaminan Pelaksanaan atau jika tidak ada maka bie,ya penggantian akan diperhitungkan
sebagai utang penyedia kepada PPK yang telah jatuh tempo. Pengambilalihan
penanganan oleh PPK tidak melepaskan tanggungja wab Penyedia terhadap penye
lesaian pekerjaan.

3. Pembe,yaran sertifikal bulanan (monthly certificate] selal\iutnya dapal dilakukan apabila


Penyedia
telah memenuhi kew ban pembe,yaran pada Pasal 2 di alas.
MATRIKS PERUBAHAN STANDAR DOKUMEN PENGADAAN
PAKET LONG SEGMENT TAHUN TUNGGAL

PERUBAHAN SEMULA MENJADI


BAB X 0.Keterlambatan PekeJjaan 0.Pemutusan Kontrak
SYARAT-
SYARAT
KHUSUS
KONTRAK
Huruf 0.
BAB X PPK dapat memutuskan Kontrak secara sepihak,apabila: PPK dapat memu tuskan Kontrak secara sepihak dengan mengesampingkan Pasal 1266 Kitab
SYARAT- 1] kebutuhan barang/jasa tidak dapat ditunda melebihi batas berakhirnya kontrak; Undang- Undang Huku m Perdata, apabila p.ada lingkup pekerjaan pemeliharaan rutin,
SYARAT 2] berdasarkan penelitian PPK, Penyedia Barang/Jasa tidak akan total nilai pemotongan pembeyaran ala'bat keterlambatan pemenuhan indikator kinerja
mampu menyelesaikan keseluruhan peker,is.an walaupun dl'berikan
KHUSUS jalan lebih besar 10% dari nilai lingkup pekerjaan pemeliharaan rutin.
kesempatan sampai dengan 50 (lima puluh] hari kalender sejak masa
KONTRAK berakhirnya pelaksanaan peker,is.an dan tidak melebihi tahun anggaran
Huruf 0. berjalan untuk menyelesaikan pekerjaan; dan/ atau
3] setelah dl'berikan kesempatan me:nyelesaikan pekerjaan SSlllpai dengan 50
(lima
puluh] hari kalender sejak masa berakhirnya pelaksanaan pekerjaan
dan tidak melebihi tahun anggaran berjalan, Penyedia Barang/Jasa
tidak dapat menyelesaikan pekerjaan.
BAB X 2. Tindakan lain oleh Penyedia yang memerlukan persetujuan Pengawas Pekerjaan 2. Tindakan lain oleh Penyedia yang memerlukan pernyataan tidak keberatan dari
SYARAT- adalah: Pengawas Pekerjaan adalah:
SYARAT a]. Metode dan ijin pelaksanaan p•kerjaan; a]. Metode dan ijin pelaksanaan pekerjaan;
b]. Pengesahan raneangan mutu kerja; b]. Reneana Mutu Kontrak (RMK];
KHUSUS
c]. Pengujian mutu bahan dan hasil pekerjaan; c]. Pengujian mutu bahan dam hasil pekerjaan yang termasuk titik lullggu setiap
KONTRAK d]. Pengesahan perbaikan eaeat mutu pekerjaan; tahapan pekerjaan (holding points];
Huruf R.Angka 2 e]. Pengesahan hasil prestasi peker,is.an dilapangan. d]. Perbaikan eaeat mutu peker,is.an;
e]. Hasil prestasi pekerjaan di lapangan yang memenuhi mutu sesuai persyaratan kontrak.

BAB X Kontrak Pengadaan Pekerjaan Konstruksi ini dibieyai dari ....................jdiisi Kontrak Pengadaan Pekerjaan Konstruksi ini dl'bieyai dari APBN Tahun Anggaran.....
SYARAT- dengan
SYARAT memilih APBN/APBDJ
KHUSUS
KONTRAK
Huruf V.Sumber
Pembiayaan
MATRIKS PERUBAHAN STANDAR DOKUMEN PENGADAAN
PAKET LONG SEGMENT TAHUN TUNGGAL

PERUBAHA SEMULA MENJADI


N
BAB X Uang muka diberikan sebessr .....% (.....dalam huruL.....J dari Hsrga Kontrak Uang muka diberikan sebessr .....% (.....dalam huruL.....J dari Nilsi Kontrak
SYARAT·
SYARAT
KHUSUS
KONTRAK
Huruf
W.Pembayaran
Uang
Muka
BABX SSKK Ada Tidak Ada
Lampiran B - Syarat·
Syuat Khueue
Kontrak Ketentuen
lndikator Kinelja
Jalan·1 (IK-1] dan
Batae Waktu Tanggap
Penanganan

BABX SSKK Ada Tidak Ada


Lampiran C - Syarat·
Syuat Kbueue
Kontrak Ketentuen
lndikator Kinelja
Jalan - 2 (IK-2] dan
Batae Waktu Tanggap
Penanganan
MATRIKS PERUBAHAN STANDAR DOKUMEN PENGADAAN
PAKET LONG SEGMENT TAHUN TUNGGAL

PERUBAHAN SEMULA MENJADI

BAB Xi l l DAFTAR
KUANTITAS DAN
HARGA Daftar 1.
Ringkaaan
Target Panjang
Pak r t e r j u n
No. P J tt
I.W }Jbn
hi\J.Itlgjalan
Nln\l Ptn)'edal
; .. _ I CO 'TOH I
hl:ttl'tkerjiWI
o . hb t
Ruu)abn
"*"')allll
Nltl\l"'n)'td&a

dan Total Horta No, Un&lcup Poketjaan Bobot


NO . UftSKUP ......'J&an
:,'' aoaiR fS"
"(.Z' PtlebarMJolM
..1\il., Toto! H"'J• (%)
I. (KmJ (Rp,)

.•.
1 PeiOooran .J&Jan

rtenl'lDlUUlSI JBJClO
ro;etWnl r\oi.Q.t oJIUOn
2. RtlconttrubiJola.1

.
3 Rthe.bilituiJalan

. Jalan
eunataan 5.
Pt:mehha.run Pre\-entlf Jalan
Peme!iharaa!'l Rutin Ja!an

Junllah
Jumlah

Dtfur 2:1tbpNilllDAfur Kuanaua danH"1•


BABXIll DAFTAR z·
Ml" hp"'iM Oa(l,r IWar.tw6onH•rit PtkttPtlotr,atn :
NoP.&kct :
_. .. ..
id.t rd:ujur. ,_..,... •
KUANTITAS DAN N Pibr .- - - · · · ·
HARGADaftar 2.
Rekapitulaai Daftar
. .... ....!>, lollol
Kuantitaa dan Harp;a H.U J,&
CJ I

a
10 1 " ., , . . , . . .
" """'""""' I stll-1.10.1

"" ' "" ' "" " "" •


.
,\
'
...... - - -· I -· I - I -
. ................ •
II OLT ' "'"" " " "
MATRIKS PERUBAHAN STANDAR DOKUMEN PENGADAAN
PAKET LONG SEGMENT TAHUN TUNGGAL
PERUBAHAN SEM ULA MENJADI

BAB xm DAF T AR
,;o..:o_,.,-. - :
........... F.abt J " & f t :- - - -- -·

._,._,.....:-------
-.
KUANTITAS DAN P'•JUa &Jal.r.n. . , (clalamt.oo&lr&ll) N'o. P'U:cl :- - - - - - - ·
iu.&J_la l&tl - - - - -
HARGA Daft.ar 3 . Mata
.., ,....
.
i'U\,) } &I . u ; · - - -· (d & l a . m

-
........._p&aa
Pem..bayaran Pe.ket jaan l:)
......_..._
Ko nat ruksi
·..- T_, :"..a:ma F e a ye d u : - - -- -- -

.....: ....... ....... ........_... ........ .....


-
-..x.a:. ...._
.. ; ; ....... :'

...· ·- ·- ...... ·-· CYb J-'

-
.......
..
. ...
..
.J ...J

_· ·- ..._ ._· ·-·1-


......
...J
,...._•...,J;aha
. . J

......
...
1-4> I=
,_ . _
I= I·.....-...- ·.b..>..
_._ _._ ._ -
.= I I I I I
..
4 !.(0
.. .........,..

....................................
.
•: (:)
""'
s.uo
'HO r-
..-
- ......
'""
'"'
U (f t

J:.m
'"
fi( O

.....
IU U

Catalan:
Peker jasn mobilisas i dima.sukksn ke d alam salah ss.tu l i n p k ePs.tan de.n_gan
bobot t u b u a r dan pti cuj ! W l mobilisasi untuk kepatan lai:nnya su dllh termasu k
• I;-.::-
d idalanm,ya

u
1
...
.Ua
--
--
".,".,' ..................................
J D · 1 10 1
m.u.a.l

-,........._
-.:..m
.uum v
.,.
.,.
a
Aito-I.:OJ(;)

Catalan
L Pdt:e.rjc.c::u.1 n: ;o b i di:na=uld.za n lt:c d 4 l = l i n s k u P lt:csictan cicns a : n bo'bot te.rb c:. a r
a l aphe . k e . . n a a n mobl.llsas1 u n t u k k e p a t a n l..s.lnm"S. s u d a h t=-rmasukdan dldalam.nya.
2 . Vol u : n e y ' 1 $ di:n.-=uukk-an p a d. a YaJ.'1S d ib er i t a nd. a .s .su d a h = . t = a k u p k =:b u t u
s e
TO!u.rne s u a i d e n$ a n lind c u p p e k e r ia s n s e ba e a i ma n a d is.
e b u t k a n p a d a 8.1\B 01. LDP. h u r u f B. no mo r
S . J5u m l a h : B i a y a y a n g d i m a su k k a n p a d a yang d ib er i t a n d a )'""b.aru s s u d a h m e n c a k u p k e bu ru.h a n bis ya
<ro-u a i d.orongan l i n g k u p poto.ko;uoja a n e.bagai:m..ana d.ic.orobutk.a:n p s d a BA.B D l, L D P , h u r u f B , = n: . or S
MATRIKS PERUBAHAN STANDAR DOKUMEN PENGADAAN
PAKET LONG SEGMENT TAHUN TUNGGAL

PERUBAHAN SEMULA MENJADI


DOKUMEN .. pelebuan Js!sn, rekonstruksi, dan rehabilitasi ...... .. pelebaran, rekonstruksi, dan rehabilitasi Js1sn ......

DOKUMEN Cidera i"''ii Cedera i"''ii


KRITERIA PENANGANAN REHABILITASI DAN
REKONSTRUKSI
Rehabilitasi jalan Rekonstruksi
a) ruas jalan yang semula ditangani melalui program pemeliharaan rutin Rekonstruksi dilakukan pada
namun karena suatu sebab mengalami kerusakan yang tidak ruas/bagian jalan dengan
diperhitungkan dalam desain, yang berakibat menurunnya kondisi kondisi rusak berat.
kemantapan pada bagian/tempat tertentu dari suatu ruas dengan
kondisi rusak ringan, agar penurunan kondisi kemantapan tersebut
dapat dikembalikan pada kondisi kemantapan sesuai dengan rencana;
b) bangunan pelengkap yang sudah mempunyai umur pelayanan paling
sedikit 8 (delapan) tahun;
c) bangunan pelengkap yang sudah mempunyai umur pelayanan 3 (tiga)
tahun sampai dengan 5 (lima) tahun yang memerlukan penanganan
rehabilitasi dan perbaikan besar pada elemen strukturnya; atau
d) bangunan pelengkap yang mempunyai kondisi rusak ringan;
e) bangunan pelengkap yang memerlukan perbaikan darurat atau
penanganan sementara; dan/atau
f) bangunan pelengkap jalan yang sudah tidak memenuhi standar
sehingga perlu dilakukan perkuatan atau penggantian.
PEKERJAAN REKONSTRUKSI JALAN YANG SERING
DILAKSANAKAN

• GRADE RAISING
• Pembongkaran & pembangunan kembali
 Penggaruan & perataan perkerasan existing serta
pemadatan kembali
• DAUR ULANG
• Cement Treated Recycling Base (CTRB)
 Material existing (apa saja) + material baru (untuk
penyesuaian gradasi) dicampur dng sejumlah PC pada
kadar air optimum & dipadatkan.
• Foamed Asphalt
 Material existing beraspal + material baru (untuk
penyesuaian gradasi) dicampur dng sejumlah busa
bitumen & dipadatkan
KEBERSIHAN AGREGAT

Fraksi A g r e g a t b e r s i h d a n
1 0 0 persen m e m p u n y a i
b i da n g p e c a h

Fraksi Agregat kotor


t e r c a m p u r ta n a h d a n
masih banyak
mengadung agregat
bentuk bulat.
34
CONTOH MATERIAL YANG TIDAK MEMENUHI SPESIFIKASI

SEHARUSNYA

PASIR MENGANDUNG PASIR MENGANDUNG


KADAR LEMPUNG YANG KADAR LEMPUNG
TINGGI YANG RENDAH
CONTOH MATERIAL YANG TIDAK MEMENUHI SPESIFIKASI

SEHARUSNYA

MATERIALBAHU JALANYANG TIDAK MATERIALBAHU JALAN YANG


SESUAI SESUAI SPESIFIKASI
PELAKSANAAN PERKERASAN BETON SEMEN YG TDK TEPAT
(1)

SEHARUSNYA

• TRUK MOLEN MASUK LAJUR RENCA NA TRUK MOLEN DILUAR LAJUR RENCANA
SEHINGGA AKAN MERUSA K LEAN
CONCRETE.
• PROSES MUAI SUSUT BETON
TERGANGGU DISEBABKAN LC YANG
TIDAK RATA MENGAKIBATKAN BETON
MENJADI RETA K/PECAH
PELAKSANAAN PERKERASAN BETON SEMEN YG TIDAK
TEPAT ( 2 )

SEHARUSNYA

 TANPA PLASTIK PEMISAH  ADA PLASTIK PEMISAH ANTARA


ANTARA LAPIS PONDASI LAPIS PONDASI BAWAH & PELAT
BAWAH & PELAT BETON BETON
PEMOTONGAN SEGMEN BETON DAN PENUTUPAN
SAMBUNGAN
Pemotongan joint
menggunakan concrete
cutter
Waktu pemotongan dilakukan
sebelum beton mencapai
setting time
Bersihkan joint dengan
compressor
Masukan baker rod
Berikan lapis penutup/sealent
BAK DUMP TRUCK

SEHARUSNYA

• BAK YANG DIOLESI DENGAN MINYAK BAK YANG BERSIH DARI SEGALA
(SEHARUSNYA TIDAK BOLEH) & BERSIH
MATERIAL
DARI SEGALA MATERIAL
UU Tentang Pemeliharaan Jalan

• UU no. 38 th 2004 tentang Jalan: Bahwa setiap orang


dengan sengaja melakukan kegiatan penyelenggaraan
jalan yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-
undangan akan dikenakan sanksi hukum.

• UU no. 22 th 2009 tentang Lalu Lintas dan angkutan


jalan : bahwa penyelenggara jalan wajib segera dan
patut untuk memperbaiki jalan yang rusak dan jika
belum dapat dilakukan perbaikan jalan yang rusak,
penyelenggara jalan wajib memberi tanda atau rambu
pada jalan yang rusak untuk mencegah terjadinya
kecelakaan lalu lintas.
PENANGANAN PEMELIHARAAN JALAN
A. Pemeliharaan secara preventif bertujuan untuk :
 membatasi jenis, tingkat, sebaran kerusakan;
 menunda kerusakan lebih lanjut;
 mengurangi jumlah kegiatan pemeliharaan rutin;
 melindungi perkerasan dari pengaruh beban dan lingkungan;
 mempertahankan kondisi jalan dalam tingkatan baik
dan sedang sesuai rencana.
B. Pemeliharaan secara reaktif bertujuan untuk memperbaiki setiap
kerusakan yang terjadi pada perkerasan jalan untuk
mengembalikan ke kondisi sesuai rencana.
JENIS – JENIS PEKERJAAN PEMELIHARAAN

PREVENTIF

• Sealing
• Buras, Burda, Burtu
• Slurry Seal
• Patching Module
• Pembersihan Saluran
• Perbaikan bahu jalan

REAKTIF
• Tambal lubang
• Pembersihan saluran tersumbat
• Pembersihan longsoran
• Penimbunan agregat
• Dan lain - lain
PERLENGKAPAN JALAN

Rambu Jalan
Rambu Jalan adalah bagian
perlengkapan Jalan yang berupa
lambang, huruf, angka, kalimat, dan/atau
perpaduan yang berfungsi sebagai
peringatan, larangan, perintah, atau
petunjuk bagi Pengguna Jalan.
Pelat untuk Rambu Jalan harus
merupakan lembaran rata dari campuran
aluminium keras.
Tiang rambu harus merupakan pipa baja
berdiameter dalam mmunum 40 mm,
digalvanisir dengan proses celupan
panas.
Beton yang digunakan untuk pondasi Acuan :
1) Permen PU no. 19 tahun 2011 tentang persyaratan
rambu jalan harus dari kelas K 175 (fc' teknis jalan dan kriteria perencanaan teknis jalan
15 MPa). 2) Permen Perhubungan no. 13 tahun 2014 tentang
rambu lalu lintas
3) Spesifikasi Umum Ditjen Bina Marga tahun 2013
(Rev 3)
PERLENGKAPAN JALAN

Marka Jalan
Marka Jalan adalah suatu tanda yang
berada di permukaan jalan atau di atas
permukaan jalan yang meliputi peralatan
atau tanda yang membentuk garis
membujur, garis melintang, garis serong,
serta lambang yang berfungsi untuk
mengarahkan arus lalu lintas dan
membatasi daerah kepentingan lalu lintas.
Sesuai Surat Dirjen Bina Marga no.
JL.10.06-Db/683 tanggal 21 September
2015 Perihal Pelaksanaan Marka Jalan
dengan bahan Thermoplastic dan Acuan :
1) Permen PU no. 19 tahun 2011 tentang persyaratan
Pemasangan rel Pengaman (guard rail) teknis jalan dan kriteria perencanaan teknis jalan
2) Permen Perhubungan no. 34 tahun 2014 tentang
Marka jalan memiliki ketebalan 3 mm, marka jalan
lebar 120 mm dan panjang 3000 mm 3) Spesifikasi Umum Ditjen Bina Marga tahun 2013
untuk marka terputus (Rev 3)
4) Spesifikasi Teknis Ditjen. Perhubungan Darat
PERLENGKAPAN JALAN

Patok Km/Hm
Patok Kilometer adalah patok yang
menginformasikan panjang jalan dan/atau
jarak dari kota atau simpul tertentu.
Patok kilometer dipasang disisi luar
badan jalan, diluar saluran tepi atau
diambang pengaman ruang manfaat jalan.
Apabila dipasang pada median jalan
maka jarak dari marka tepi jalan paling
dekat 0,6 (nol koma enam) meter.
PATOK KM
Patok kilometer secara fisik bisa berupa
kolom beton atau papan rambu.
Diantara patok kilometer harus dipasang Acuan : PATOK HM
patok hektometer yang berjarak setiap 1) Permen PU no. 19 tahun 2011 tentang persyaratan
100 (seratus) meter. teknis jalan dan kriteria perencanaan teknis jalan
2) Spesifikasi Umum Ditjen Bina Marga tahun 2013
(Rev 3)
PERLENGKAPAN JALAN

Patok Rumija
Patok Rumija adalah patok pembatas
antara lahan milik Jalan yang dikuasai
penyelenggara jalan atas nama negara
dengan lahan di luar Rumija.
Patok Rumija dipasang dikedua sisi
Jalan sepanjang koridor jalan, setiap
jarak 50 (lima puluh) meter.
Patok Rumija secara fisik bisa berupa
patok beton atau patok besi, diberi
warna dasar dan tulisan mengenai PATOK RUMIJA
status Rumija yang bisa dibaca dengan
jelas.
Acuan :
Permen PU no. 19 tahun 2011 tentang persyaratan
teknis jalan dan kriteria perencanaan teknis jalan
PERLENGKAPAN JALAN

Rel Pengaman (Guard Rail)


Rel pengaman berfungsi untuk
melindungi daerah atau bagian jalan
yang membahayakan bagi lalu lintas.
Pagar pengaman dipasang pada tepi
luar badan jalan dengan jarak paling
dekat 0,6 meter dari marka tepi jalan.
Pagar pengaman dilengkapi dengan
tanda dari bahan bersifat reflektif
dengan warna sesuai dengan warna
patok pengarah pada sisi yang sama.
Acuan :
1) Permen PU no. 19 tahun 2011 tentang persyaratan
teknis jalan dan kriteria perencanaan teknis jalan
2) Kepmen Perhubungan no. 3 tahun 1994 tentang
alat kendali dan pengaman pemakai jalan
3) Spesifikasi Umum Ditjen Bina Marga tahun 2013
(Rev 3)
PERLENGKAPAN JALAN

Patok Pengarah (Guide Post)


Patok Pengarah berfungsi
untuk memberi petunjuk arah
yang aman dan batas jalur jalan
yang bisa digunakan sebagai
pelayanan bagi lalu lintas.
Patok pengarah dipasang pada
sisi luar badan jalan.
Patok pengarah pada bagian
ujungnya harus dilengkapi
Acuan :
dengan bahan bersifat reflektif. 1) Permen PU no. 19 tahun 2011 tentang persyaratan
teknis jalan dan kriteria perencanaan teknis jalan
2) Kepmen Perhubungan no. 3 tahun 1994 tentang
alat kendali dan pengaman pemakai jalan
3) Spesifikasi Umum Ditjen Bina Marga tahun 2013
(Rev 3)
PERMASALAHAN PEMELIHARAAN JALAN
BAHU JALAN
 Elevasi terhadap badan jalan tidak sesuai standar

Bts. Kota Soe - Nikiniki Kauditan (By pass) – Airmadidi Tumpaan – Bts. Kota Manado
(Prov. Nusa Tenggara Timur) (Prov. Sulawesi Utara) (Prov. Sulawesi Utara)
 Penumpukan material pada bahu jalan

Tumpaan – Bts. Kota Manado Tomohon – Kawangkoan Bts. Kota Manado – Tomohoon
(Prov. Sulawesi Utara) (Prov. Sulawesi Utara) (Prov. Sulawesi Utara)
PERMASALAHAN PEMELIHARAAN JALAN
DRAINASE
 Saluran kotor

Bts. Depok/Bogor – Depok Kauditan (By pass) – Airmadidi Cimanggis – Nagrak


(Prov. Jawa Barat) (Prov. Sulawesi Utara) (Prov. Jawa Barat)
 Penampang saluran telah rusak

Kauditan (By pass) – Airmadidi Jl. Agus Salim (Prov. Gorontalo) Tomohon – Kawangkoan
(Prov. Sulawesi Utara) (Prov. Sulawesi Utara)
PERMASALAHAN PEMELIHARAAN JALAN
RAMBU
 Rambu rusak

Oesapa – Oesao Jl. Komodo (Ruteng) Kauditan (By pass) – Airmadidi


(Prov. Nusa Tenggara Timur) (Prov. Nusa Tenggara Timur) (Prov. Sulawesi Utara)

 Rambu terhalang

Tomohon – Kawangkoan Kauditan (By pass) – Airmadidi Jl. Agus Salim (Prov. Gorontalo)
(Prov. Sulawesi Utara) (Prov. Sulawesi Utara)
PERMASALAHAN PEMELIHARAAN JALAN
MARKA
 Tidak ada marka / marka pudar

Cimanggis – Nagrak Tumpaan – Bts. Kota Manado Jl. Agus Salim (Prov. Gorontalo)
(Prov. Jawa Barat) (Prov. Sulawesi Utara)

PATOK KM/HM
 Tidak ada keterangan pada patok
Sebagian besar ruas jalan
tidak memiliki Patok Hm

Labuhan Bajo - Malwatar Maubesi - Nesam


(Prov. Nusa Tenggara Timur) (Prov. Nusa Tenggara Timur)
PERMASALAHAN PEMELIHARAAN JALAN
REL PENGAMAN (Guardrail)
 Tidak ada guardrail / guardrail rusak

Aegela – Bts. Kota Ende Bts. Kota Manado – Tomohoon Tumpaan – Bts. Kota Manado
(Prov. Nusa Tenggara Timur) (Prov. Sulawesi Utara) (Prov. Sulawesi Utara)

PATOK PENGARAH (Guidepost)


 perlu perbaikan / tidak ada reflector

Tomohon – Kawangkoan Malanuza - Gako Tomohon – Kawangkoan


(Prov. Sulawesi Utara) (Prov. Nusa Tenggara Timur) (Prov. Sulawesi Utara)
PENANGANAN MENDESAK DAN TANGGAP DARURAT
AKIBAT BENCANA

• Ketua Tim Evaluasi Teknis (TET) Pusat berada di Kasubdit Teknik


Pemeliharaan bertugas melakukan verifikasi, evaluasi administrasi dan teknis
usulan penanganan darurat kerusakan jalan dan jembatan akibat bencana
dan/atau keadaan tertentu dari Balai Besar / Balai Pelaksanaan Jalan Nasional.
• Sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Bina Marga
No. 19/KPTS/Db/2016 tentang Pembentukan Tim Evaluasi Teknis Penanganan
Darurat Bencana Dan/Atau Keadaan Tertentu Tingkat Pusat Direktorat Jenderal
Bina Marga TA. 2016.
·). RJant; l.ingkuf
Lingkup .;ur l Ldar n L>ird,tur Jendom £1wo \olw-ga tenting proses s:cnangannn
knntrak "•iti".

L Pcn;ugonu Kontm, Kn ·. , ,
'I f Y l •\ '</(; I . rcn.Bl!;oL all bntr.ol. kr I 'd•l m J'(nydcr."ar•c.t.;lllnn 1dala sebogai terikul:
I'Cf4"lll£a l.an knn.trak Titi"'' ( . 1 d"Uio..ttl m:laJui :aha...:m r-cmbtt:c.n j Uf a l enngnlri
1apal l' ultu\.tiA.• • ,,., uji -t)hA "epa{b l'c::r)cdia J.J.Sa. JikD. dab.". ll 3 lUga) ko.Jt
h " · ' 1" ' • " ooji C•"•· knnt . k tcocbut ;r..s b i t i ' rrllka Pc;aba l' mbud
M • it• ' """ (P r J \ d£tl .tl n , Lu....an -,.:IIX.Jlu...._Vl k:>nuak sccara scp hLk c.enga,
A Umum
Ull:"l._!C'wtlnpit1£'.tll r au l l G (. Ki1nb U:ldan:·LirJang HJ.kum l'er.i.l'A
DJam r.mgka m"n u1. Jng p rcct dan pclaksnnaa1 kcg.iatan pcnyelm garaan jalan
') P.-n ·tllll J'Ct111Cl:.m SJtat pcrinc.,un. raret rcm :Jltum Ccn UJi coba d.r.kukan
dan nco,unju k l't1,oluran \ k r t r Pekcrja3n I mum l'omor: OiiPR [,\1 '20)1 tcnlanr. ,r ll.tt:tti helilul
St ndar dan Pc•loman l'.:n ada.1n Pck=rju;on 1\oohtnksi dnn J.sa K.omult tn>-l .t 1\pahih \.lnla.tl d.1h nlCOlL'lli"i la•noisi krst.s, y:nlu J..\:tJko r!oli::-roi fisik lt
sehagaimam Ielah hchcrara kali di ha 1 tcralchio dtng,an o'craturan \Jent ri Peke aan l k, u . .m [l" l.u1 h,tt lchih h c r IO•{ p da periode I(rcncuno t:is11\ pell'\. ·u.rnun
•p;..?o>,t da i lonlt.lk \ I .tu lc-rl.unbat ichih bc$at su," pJ.dD JXriOtlt; II (rcncml:l
'mum 11/onor. 07i i'Rl i\1.'2014, m;.ko dip.mdurg prrlu untuk Mencahut Surat F.daran
fls k p..: k.-_, ,w .ml 7:l•.... - lU(I"h t1.1ri kontrok). maka :::clam;>al- mnbatn:ro colam
1

Dircktur .lcndcoal Bina \1tor ,;u Nu. (J21l·.Dh/20 10 l:u gg.1l I .un 20 10 tcntaug Tat11 Wi\1-..lll 3 (l c·>hill i ''''''1111·· . .lJol ( di'<ctalu n)a kondisi krills, PPK me-nbcr i<::Ul
Ctra Pcuan anan Pal t Kl'ltb Sw al l> lill).l.ki.IIJ 1\ 111 tfm k("1n tl.'1 Pcny:.d ia Jt.sa dar. -,claporku.l ::c:::O.Jtl •.cr.ul:r.
kL'p<tdii K.·p..,lu Sa11uul k.nJ·• , d .e'<.J/ lta'\.an L!lng.S\J'lgnya.
0. u ar l'cmbcn ukun n S.-1; ' olmt-lamlo>Jioy!l 7 (tu,iult) h ·ri kolcndcr sejak do!illmpaL,UJliiYO lopM011
1. 1\:r<llJrdll Prc itlcn Noouuo: 51 Tnhon 2010 tmwng l'cng,odnan U.u ;mg/Jas1 kq1.u1.• Kepi n Sntu.'ll K erj t. l'l'K hill'' I mcngnj1knn l<opnl t'embuktia.r'l Tn1·ap I
dv •c:au nclih..h l l l lln.sur ::tJitklf'l K;;:(i.1 untu" mcmb.lh:lS progr..LTJ p!l'cepa an
Pcrrcrinla'J :ochq!aino;11oa tcl.1h hchcr.lpn kali diuhah tcrakhi: dcnj;an Pcrnturan
" 'l <li"""" nleh rcn yt d i ,l j,,. dtt 1 'lCiu·;u t nya c n yedia J = TlCiakul..an Uji
l'rc,idcn 1\omur: 0 •T.ohun 2015: (\-.ha 'fa hap I d, lam UHI ' I· ' l l k• w<kl.l yang dic.epaluiL. pal rg loma 30 l, li£0
"· rcrotur,m Mcntcri l'ckcojaun llmum No. 071i'R'l..M!2lJII ttn!i.ng Suncar dan pul uh) h ri ,a.lcncl=··
Pcdllm on l'clll' ll.oan l'ckcrjaan Kon.,tru o dan Jnsa Konsultansi cbaglimam _ PI'K mcllko an ;xm.•nt• " ' " ' t;;rhcd:lp pdnksanlJln Ujo Leba T rap I dan .tpabita
tcl<th t c r .op.oLoli diuh.1h t r.tlhor P ru.uran \lcnt(ri P krja; r Um m 1\o. Pcn \.:d a .ll\0: i!..llal. m.1lo1 t.lnlanl \\aku JCbmtat lamb.ttn :. ] tti_.;1 t..ari "-
4•lcm1n 'etc .I· tn:l-\a UJl CO)'·' bcrnkhu JP segert. D'k!fll1x:rk3rl
071PlU/W201 1: Sur.lt Pt>• ' .tt.u. f<cdu.1 kep....,Jd ''ny..:t...us Ja.iO. d£1.1 me!opork.an ha..;il t rr,.cb:Jt
ke?aJa
C Mak<ud d.m Tujum
t\rl'" J,, " " · ' ' ' c j.:l lakL Atl!l._,n l. rt-:sun )-a.
Sural ld<u.m iui dimaksu&.ar s::b,ll•li .ocuan bagi pcn}dcn,:g ..ra Jalan d.11am d. !icl.unb..o -lunh>Ul)'ll 7 (lujuh) hnn ,.,;doh 1'1'1.. mesw·hi•l<an swat ptnnf "' ' ' "
pmanganan konuak kritis. TUJU<llln}a untuk mcn)crapmkan c; ra pcnangaron .<Ontrak cdUa.L K..r;.s. ouu.r. Kcl)o..: ...t b k . J At$l.'l Langsu1 PPK meo adaL••• ,}r-at
kriti' do lin hnp.ll1 Dir:ktor,u Jcn.Ja,al Bin 1 Mug•. rcmbul.uar ·tcrnp t1 cen.,.n n·clib:rl.:ro pp;.. d m Un,,r <. , ; '\ : = D • k u
I'd •k"'-tl33n Jnlttn 'llo•aon•l .\l:.s:L'l Lanf!'""S KejHI• Sal .an '<cl}il .ntul.
m.;1 t-ah!L, prowam perct.."JX1'31l y:ng di usur olt"h Prn)erlia can :.cLanjulny:l
l'cn)<:dt• m<lnukan Vji Cob• lnhop I d•la!r " ' ' " " ) '"'e disepo at.: p a . n
lru11o '\0 (li&• p•l"h l hnr \alender.
e. PYK mcla.<u an pcmamauan tcrl adlp pc ak;anawt Uji Coba Tahap Jl da11
opnb.ln Pen)•cJia Jasa g a l, malcn :lnltmt ' " 1ctu <:elnm hnt-lambatnya 3 (tiga) b.ar
Penutup
kalcn<.l t > telal " " ' " ' Jji ecbn bo:n•khi-, P PK scgcr.1 n e n buikan Sum: Untuk pclalsanaan luntrak 1 ahun ,\ n £arnn ! 0 IS ang sudah bcrplan dapa•
Peringa'M K t lt!!a kep1da Pcnyedla Jasa dan mc'aporkan ha>il t t b u t kepad•
mcnFacu pad a dolumcn 'kontml l""ll acb untuk n.sn&anan l.ontrak lriU>
Kcpaln S tuon Kerja J,m Kcpala Bal:n R'<:\1" ' Kal t elakS3Ilaan J aldJl D<::ngan dibcrlal.ul... J urat I Jaran ini. nwl.:\ <;ur.t !:damn Dirc >tur Jcndcral
l'asi;mai •A t l ' l (..a:I un J..cp•la Sa:ua: Kc:IJ3. Bina
f. S lamb<tt-lambatnyo 7 (I •Jnh) hari -.ctclah I'PK mencrbitka:l >Urd t•eringatan \ l a . r 1\onwr O' <;L Oh'2010 I an ;al 15 Junt :010 tenung Tau Car:t l'cnanganan
kctiga. Kc:>al1 Baloi Rc·•J I Ualai l'c ak <anaan Jalan a,inn; l. A:a,;.1n LaDgsung
Pal.ct M i l " d1c hut J " d ll)·ll.tl..an uJ.\k bcrhku
Kepala Satu.m Kcljt mcn ad.U..•n '"''"' pcmbuktian ahap Ill dengan
mclibatkan PPK dan 1-.c('<lla " " ' " " " K•·rya untuk 11C1lblill:s pro ram pencp.llitll
Ditetapkan di J : k.arta
pnJ: d ' " ' " " ukh Pen) cJia Ji>.•a dor >dtmJUlll)U Pcnycdia Jasa ndru:ukan l j t
Cob:• I h;lp II I da·am " Jk tu } i l l l cisepc•l,ali pHiiug h m> 30 (tiga puhlh) huri pada tanAAal1 ] \ u tu s
2015
knlcndtr.
lllllE K I lilt JH\DFRAL BINA \1 , .\ H ( , \
g. PPK melakukan l"'""'ntauan l rh;tcop J>cluk,onuan Uji Coba T lhap :11 dan
apabila P• nyN ii; Ja..;.1 ra al.ma ka dal am "a ' -tu ><!la1l ba t-lambutnyJ 1 (tiga) hari
kalcndcr c tcllll' n tn'.a uji cobu txr.1lh ir, PPK den!'" ' rh l:ctahui Kcpala Sruuan
Ke 1] a segera mcltl mkun cpndn Kopala Bu.ni Besar'lk lai i'claks :lJiaan Jalan
N::u;io11all Atnstul I n e<une Kcpala Satuan Kcrja dan .:kulig"" mcminla
pcrlirnbangan unlul< f>n;cloro ian " " 'lr:tk krilis d nenn tcmhusan Dircktur
Jcndcral Uina 11-h t r ,,.
1 •·rnhusan tli." " nnuiknn h.emnln \ tit. :
h. Kepal Bal oi t s.Jr I 1\,Jnol'claksanttan Jalun N a i,mal 1 Ata= • l.<log•ur g 1 B"l-.al.. lcntcri Pckctl ·'" l mum dan l'crurnahan Rak}at:
l<.cp.J.l,, Satuan h..rju mcn1bcri k m p n limhangnn P''"l'k.<a ian kontrak ritis ' Sckret.uis Jcndcr.tl Kcmcntcrinn I'I' I'R·
dalam waktu e lambat-lam aUt}u 7 (tujuh) hnri kalcndcr ,.;:j n·< mencrin>a la Fornn i. ln,f'Cklt.t kmkr.1l Kcmcntcri.m 1'1 I'R.
dari PPK '"""'"!!h;o<il llji Colla I a tar Ill l'crttmhanjlan pcn)ek:.aiau kontra J.. 4 L>m:ktur kndcral Bin.t J.:.,n,tnlk 1 Kcmc"ll ri.m I'L I'R.
l.ritis tcr!cbut hnr•• di onml1<1•:ikan tcrlcbi h <llhulu k..-pnrh l h rektur !co:leml
Bina M:lfll,l mclalui Dircktur tc t k lit.
1. Scbmbat-l:unbatn a 7 (IUJUh) h,ort lalendcr >CJ.IJ.. nc crima p.:nimt.111gan dari
·{.,,,..1.
Balai J,..,. Balm l'ei,,J..,.m 1an Jalan a,.ortaJ I Ata•an l.angsung
Kepal.t Satwn "-•'f.itl PI'I\. ha-us member ka.1 J..cpotu'an kcpada PcnyeJia Jm;a.
Ke?utu.an t c b u t dtlopod.an kl'p•<l.l lo..:pala Ua ai Bcsar' Dal i fd<lk...<an.un
Jalan No1.'iooal' Al"""' l.mg$\11'11; K.:rala Sllutn Kerja paline lambat .\ .tita)
ban k •knclcr sc,1al diterbit an
3. Proscdur p<'llllrtU<:'IO knntrak dan rcn.:rap.n ' " " ' ' ; kcpada Pcnycdio Jasa mengikJti

kctcntu,.., ) a n d iutur dal.1n1 cokum:n kontr:.k


FORM – FORM YANG HARUS DI ISI
FORM KESIAPAN LELANG DINI TAHUN ANGGARAN 2017
Satuan Karja .. ............

Rencana Lela ng Tanggal Prognos is


Provtnsl / Outp ut I A lokasi T.A. 2017 Checkil st Kesia pan Ookume n Lela ng
No Vol 2016 Rencana Penyerapan Permasalahan
Paka t Sat 2017
RPM Gbr Ook EE OE An Sept Okt Nov Kon trak Januari 2017
SBSN Jumlah
BALAI .....
PROVINSI ......
SATKER ........... K
PAK ET........
..
II
II
""' .,. ,.,."'
.1 , . .

[ 0 I

..
\.\.
""
... ..............., _,,,, ,.............2016
Ksbi::l/ kssi •............................. S..d:e r PH-.1Wila ysh ................ l )ih •la hu i
Dlr ef::t., a t Presei"\ISSI Js la n
Tin Pt"'M AnM u

( ...... . . . . ...... ............... '.····· ............... . ................. '.··. . .......... . . . . ........ . . .;


I".IP. IJ'IP. Nil-'.
PROGNOSIS PENYERAPAN DIPA T.A. 2016
BALAI ...............
SATKER...........

PROGNOSISPENYERAPAN I
NILAI DIPA
NO NAMAPA KET SEPTEMBER OKTOBER NOVEMBER DESEMBER
(RP)
Rp Rp Rp Rp
Satker ........... .......... " %
" %
I
1
2
3
4
s
6
7
8
9
10
11
1)
................., ...........................201G

Dik L•hui
K•LiLI/l<•'i .............................. S•Lk r PJN Wil•v•lr ............ Direktorat PreservasiJalan
1 im !JP.m
.mt u

(..................................................) ..................................................)
( (..................................................
........)
Nl?. NIP. NIP.
Form Rekapitulasi Pemantauan dan Evaluasi
TABEL PEMANTAUAN DAN EVALUASI PELAKSANAAN PAKET KONTRAK TA 2017
DI LINGKUNGAN BBPJN / BPJN ….
DIREKTORAT PRESERVASI JALAN - DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA
Status data : ……………………

NO. NAMA PAKET NAMA TANGGAL MASA PELAKSANAAN PROGRES PERMASALAHAN TINDAK LANJUT RENCANA KESIMPULAN
PENYEDIA KONTRAK KEU FISIK TURUN TANGAN YG PERCEPATAN
JASA NOMOR TGL PHO TGL FHO RENC REAL DEV TELAH DILAKUKAN
KONTRAK
BBJN / BPJN ……..
SATKER PJN WILAYAH …….
1
2
3
4
5

SATKER PJN WILAYAH …….
1
2
3
4
5

SATKER PJN WILAYAH ....
1
2
3
4
5

SATKER PJN WILAYAH ……..
1
2
3
4
5 93

Form Action Plan

ACTION PLAN
Nama Paket………………
PPK…………….
Satker …………..
BBPJN/BPJN …………...

No Uraian Kegiatan Kuantitas Bobot (%) September Oktober November Desember Keterangan
(TTd Pihak Berkepentingan)
M-1 M-2 M-3 M-4 M-1 M-2 M-3 M-4 M-1 M-2 M-3 M-4 M-1 M-2 M-3 M-4

1…. Penyedia Jasa


2….. PT……
….. ……..
….. …….. Nama
….. …….. Konsultan Supervisi
….. …….. PT…….
….. ……..
….. …….. Nama
….. …….. PPK ……..
….. ……..
….. …….. Nama/NIP
….. …….. Kasatker PJN ….
….. ……..
….. …….. Nama/NIP
….. …….. Kabid/Kasi ………...…..
….. ……..
….. …….. Nama/NIP
Kumulatif Progres Rencana (%) Kasubdit Preservasi
Kumulatif Progres Actual (%)
Deviasi Nama/NIP

94
BE RITA ACA RA DESK MONITORING PEMA NTAUAN DAN EVALUASI
BBI'J N I BI'JN ... ..... ... . ....

P mmpin nF$;k
Vl'ilayat/ Provinsi : Satker Pelak an3an Jalan Nasional .............
Prov n s .... ..
Kasatker

Pada llari ini Kamis tangg.al . . . . . . . .., Ieiah terjadi ke>epak•tan b e n a m a pe.eepatan
pekeljam pod• pokct :

A. PPK ..•...
1. Rincian Pike!
Nama Pat el
Nola Kontrak
Efektif
Penyedia Jasa
Kon ult;:tr
Site Engineering
Tgl. Kontrak
Ma a Pelak.
Rencana PHJ
Kencana t os k
Realisasi Fisik
Ot:!via::;i
Keuangar
2. Permasalah<.n
3. Tindak Lanjut
4. Action Plant (ferlampi• Form)
5. Rencana Percepatan
6. Kesepak<.tan Desk
7. Kt:!::;impulau

Menyetujui :
Fimpinan Desk Kasatker :>JN . ..

Nam a .. Nama

P PK . ... .. Kuo•ull to (SE) PT. ..

Nama... N ama

Knntr.>lctnr (l)irolrt or PT K nmoktnr (C:S

Nama._ Nama
DAFTAR ALAT UPR/ DRU
BBPJN / BPJN ...................... .
SATUAN KERJA ........................

Kuantita.s UPRI Tahun Kondisi Alat lokasi I Base Camp AIa t


No. SATKFR IPPK I AI AT
luml;ah S;atuan ORU Pembuatan RISIR 1*1 RO/TRO 1**1 (KabiKotaiProv) I

1-'JN W ILAYAH ..
1
2
3

PPK ..
1
2
3
4

Ke t. :
') Ko n d ioi : B = Bo ik; S = Scd on g; R = Ruook
"*) Kond isi 80 = Be rope ras i; TBO = T idak Be rope ras i
................., ...................... .... ?0 1 f i
U1ket ah u1
Kabld/K asl .............................. sat ker PJNW l layah ................ Oire kt orat Preservas iJalan
Tim P p m ;an t au

(....... ........ ................................) (....... . . ... . . .... . .. . .........) (.......... ........ ......................................)
NIP. NIP. NIP.
DAFTAR PENILIK JALAN NASIONAL
BBPJN/BPJN ......................................
SATKER :
PPK :

No. Nama Penilik Jalan Pendidikan Ruas Jalan KM Awa l - KM Akhir Panjang
IKMI
1
2
3
4
5

TOTAL
................., ........................... 2016
Uiketahui
Kabid/Kasi ............................. Satker PJN Wilayah................ Direktorat Preservasi Jalan
Ti m Pem antau

(..................................................) (..................................................) (..........................................................)


NIP. NIP. NIP.
Terimakasih...

* Larantuka – Wairunu, Flores - NTT