Anda di halaman 1dari 20

DIARE pada Anak

Chornelya
Endah
Fitriyani Sinta
Griselda
Selvina
dika
PENGERTIAN
Diare adalah keadaan frekuensi buang air besar
lebih dari 4 kali pada bayi dan lebih dari 3 kali
pada anak; konsistensi feses encer,dapat
berwarna hijau atau dapat pula bercampur
lender dan darah atau lender saja. (Ngastiyah,
1997 : 143).
KLASIFIKASI DIARE
Diare yg berlangsung kurang dari 14
hari, dengan pengeluaran tinja lunak
atau cair yang dapat atau tanpa
Diare Akut disertai lendir dan darah disebabkan
oleh agent infectius yang mencakup
virus, bakteri dan patogen parasit.

Adalah diare yang berlangsung


Diare
15-30 hari, merupakan
Persisten kelanjutan dari diare akut.

Adalah diare dengan durasi lebih dari


14 hari, dengan penyebab non-
Diare kronis infeksi, seperti penyakit sensitif
terhadap gluten atau gangguan
metabolisme yang menurun.
ETIOLOGI
1. FAKTOR INFEKSI

Infeksi enteral
1. Infeksi bakteri (Vibrio, E. coli,
Salmonella, Shigella, Infeksi parenteral
Campylobacter, Yersinia, merupakan infeksi di luar
Aeromonas, dsb) sistem pencernaan yang
2. Infeksi virus (Enterovirus,
Adenovirus, Rotavirus,
dapat menimbulkan diare
Astrovirus, dll) seperti: otitis media akut,
3. Infeksi parasit (E. hystolytica, tonsilitis,
G.lamblia, T. hominis) dan jamur bronkopneumonia,
(C. albicans). ensefalitis dan
sebagainya.
2. Faktor malarbsorbsi ;
karbohidrat,lemak,protein
3. Faktor Makanan
Diare dapat terjadi karena anak mengkonsumsi
makanan basi, beracun dan alergi terhadap jenis
makanan tertentu.
4. Faktor Psikologis
Diare dapat terjadi karena faktor psikologis anak
itu sendiri seperti anak merasa takut dan cemas
,sering menangis.
PATOFISIOLOGI
1. Gangguan osmotic
Adanya makanan atau zat yang tidak dapat diserap menyebabkan
tekanan osmotik dalam lumen usus meningkat sehingga terjadi
pergeseran air dan elektrolit ke dalam lumen usus. Isi rongga usus
yang berlebihan akan merangsang usus untuk mengeluarkannya
sehingga timbul diare.
2. Gangguan sekresi
Akibat rangsangan tertentu (misalnya toksin) pada dinding usus
akan terjadi peningkatan sekresi, air dan elektrolit ke dalam lumen
usus dan selanjutnya timbul diare kerena peningkatan isi lumen
usus.
3. Gangguan motilitas usus.
Hiperperistaltik akan menyebabkan berkurangnya kesempatan usus
untuk menyerap makanan sehingga timbul diare. Sebaliknya bila
peristaltik usus menurun akan mengakibatkan bakteri tumbuh
berlebihan, serta dapat timbul diare pula.
TANDA DAN GEJALA
1. Anak cengeng, gelisah, suhu tubuh meningkat, nasfu makan
berkurang atau tidak ada.
2. Buang air besar dengan tinja cair, disertai lendir atau darah, warna
feses kehijau-hijauan karena bercampur empedu
3. Anus dan daerah sektiar lecet karena defekasi, sementara tinja
menjadi lebih asam akibatbanyaknya asam laktat.
4. Gejala muntah dapat timbul sebelum atau sesudah diare dan dapat
disebabkan karena lambung turut meradang atau akibat gangguan
keseimbangan asam basa dan elektrolit.
5. Bila anak banyak kehilangan cairan dan elektrolit, mata dan ubun-
ubun cekung (pada bayi) selaput lendir bibir dan mulut serta kulit
tampak kering (Ngastiyah, 1997).
PEMERIKSAAN PENUNJANG

Menurut Hassan dan Alatas (1998) pemeriksaan laboratorium pada


diare anak adalah:
1. Pemeriksaan Feses
2. Makroskopis dan Mikroskopis
3. pH dan kadar gula pada tinja dengan kertas lakmus dan tablet
clinitest, bila diduga terdapat intoleransi gula.
4. Biakan dan uji resisten (bila perlu).
5. Pemeriksaan keseimbangan asam basa dalam darah, dengan
menentukan pH dan cadangan alkalin atau dengan analisa gas
darah.
6. Ureum kreatinin untuk mengetahui faal ginjal.
7. Elektrolit terutama natrium, kalium dan fosfor dalam serium.
8. Pemeriksaan Intubasi deudenum untuk mengetahui jenis jasad renik
atau parasit.
KOMPLIKASI
1.Dehiddrasi
2.Syok hipovolemik
3.Hypokalemia
4.Hipoglikemia
5.Malnutrisi energi protein
PENATALAKSANAAN
Dasar pengobatan diare adalah :
1. Pemberian cairan : jenis cairan, cara memberikan
cairan, jumlah pemberianya.
2. Dietetik (cara pemberian makanan)
Untuk anak di bawah 1 thn dan diatas 1 thn dgn BB < 7
kg jenis makanan :
a) Susu
b) Bubur atau nasitim
c) Susu khusus yang disesuaikan dengan kelainan yang
ditemukan susu dengan tidak mengandung laktosa /
asam lemak yang berantai sedang / tidak jenuh.
3. Obat-obatan.
Prinsip pengobatan diare adalah mengganti cairan yang
hilang melalui tinja dengan / tanpa muntah dengan
cairan yang mengandung elektrolit dan glukosa /
karbohidrat lain (gula, air tajin, tepung beras sbb).
FOKUS PENGKAJIAN
1. Identitas pasien /biodata
2. Keluhan utama
Frekuensi pasien BAB dalam sehari dan
konsistensi feses
3. Riwayat Kesehatan
1. Riwayat kesehatan dahulu
2. Riwayat kesehatan sekarang
3. Riwayat nutrisi
Riwayat kesehatan dahulu
• Riwayat pemberian imunisasi terutama anak yang
belum imunisasi campak
• Riwayat alergi terhadap makanan/obat-obatan
(antibiotic)
• Riwayat penyakit yang sering pada anak di bawah
dua tahun biasanya : batuuk,panas, pilek, dan
kejang yang terjadi sebelum ,selama atau setelah
diare.
Riwayat nutrisi
• Pemberian ASI penuh pada anak berumur 4-
6 bulan sangat mempengaruhi risiko diare
dan infeksi yang serius
• Pemberian susu formula, apakah
menggunakan air masak, diberikan dengan
botol atau dot, karena botol yang tidak
bersih akan mudah terjadi pencemaran.
• Perasaan haus, anak diare tanpa dehidrasi
tidak merasa haus (minum biasa), pada
dehidrasi ringan/sedang anak merasa
haus,ingin minum banyak ,sedangkan pada
dehidrasi berat anak malas minum atau
tidak bisa minum
PEMERIKSAAN FISIK
A. Keadaan umum
1. Baik,sadar (tanpa dehidrasi)
2. Gelisah,rewel (dehidrasi ringan atau sedang)
3. Lesu,lunglai,atau tidak sadar (dehidrasi berat)
B. Berat badan
Anak yang menderita diare dengan dehidrasi biasanya
mengalami penurunan berat badan sebagai berikut :
1.Dehidrasi ringan : pada bayi 5% (50ml/kg), pada anak besar
3% (30ml/kg)
2.Dehidrasi sedang : pada bayi 5-10% (50-100ml/kg), pada anak
besar 6% (60ml/kg)
3.Dehidrasi berat : pada bayi 10-15% (100-150ml/kg), pada anak
besar 9% (90ml/kg)
C. Kulit
D. Kepala
Anak dibawah dua tahun yang mengalami dehidrasi,
ubun ubunnya biasanya cekung.
E. Mata
Anak yang diare tanpa dehidrasi, bentuk kelopak
mata normal, bila dehidrasi ringan/sedang kelopak
mata cekung (cowong), sedangkan dehidrasi berat
kelopak mata sangat cekung.
F. Mulut dan lidah
1. Mulut dan lidah basah (tanpa dehidrasi)
2. Mulut dan lidah kering (dehidrasi ringan)
3. Mulut dan lidah sangat kering( dehidrasi berat)
G. Abdomen
Kemungkinan distensi, kram ,bising usus meningkat.
H. Anus
Adakah iritasi pada kulitnya.
DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Kekurangan volume cairan b.d kehilangan
gastrointestinal berlebihan melalui feses
atau emesis
2. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan
tubuh b.d kehilangan cairan melalui
diare,masukan yang tidak adekuat
3. Kerusakan integritas kulit b.d iritasi karena
diare
INTERVENSI DAN RASIONAL
1. Kekurangan volume cairan b.d kehilangan
gastrointestinal berlebihan melalui feses atau emesis
Tujuan: anak menunjukkan tanda tanda rehidrasi dan
mempertahankan hidrasi adekuat
INTERVENSI:
a) Beri larutan rehidrasi oral (LRO)
b) Beri agens antimikroba sesuai ketentuan
c) Berikan diet regular pada anak sesuai toleransi
d) Timbang BB anak
e) Instruksikan keluarga dalam pemberian terapi yang
tepat,pemantauan pemasukan dan pengeluaran dan
mengkaji tanda-tanda dehidrasi
2. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
b.d kehilangan cairan melalui diare,masukan
yang tidak adekuat
Tujuan : anak mengkonsumsi nutrisi adekuat untuk
mempertahankan BB yang sesuai dengan usia
INTERVENSI:
a. Setelah rehidrasi,instruksikan ibu melanjutkan
pemberian ASI
b. Hindari pemberian diet pisang,beras,apel,dan
roti panggang atau teh.
c. Observasi dan catat respon terhadap pemberian
makanan
d. Instruksikan keluarga dalam pemberian diet
yang tepat
e. Gali masalah dan prioritas anggota keluarga
3. Kerusakan integritas kulit b.d iritasi karena diare
Tujuan : kulit anak tetap utuh
INTERVENSI:
a. Ganti popok dengan ssering
b. Bersihkan bokong perlahan lahan dengan sabun
lunak non alkalin dan air atau celupkan anak
dalam bak
c. Berisalep seperti seng oksida
d. Pajankan kulit utuh yang kemerahan dengan
ringanpada udara,
e. Berikan obat antijamur yang tepat.
TERIMA KASIH
XIE XIE