Anda di halaman 1dari 15

FARMASETIKA

PENDAHULUAN
• Farmasetika adalah  ilmu  yang  mempelajari 
tentang  cara  penyediaan  obat  meliputi 
pengumpulan,  pengenalan,  pengawetan,  dan 
pembakuan  bahan  obat-obatan;  seni 
peracikan  obat;  serta  pembuatan  sediaan 
farmasi  menjadi  bentuk  tertentu  hingga  siap 
digunakan  sebagai  obat;  serta  perkembangan 
obat yang meliputi ilmu dan teknologi 
Cabang ilmu farmasi
FARMAKOGNOSI  adalah  :  ilmu  yang  mempelajari 
tentang sumber bahan obat dari alam, terutama dari 
tumbuh-tumbuhan
FARMAKODINAMIK  adalah  ilmu  yang  mempelajari 
pengaruh  obat  terhadap  sel  hidup  atau  terhadap 
organisme  hidup,  terutama  reaksi  fisiologi  yang 
ditimbulkan
FARMAKOKINETIK  adalah  ilmu  yang  mempelajari 
absorbsi,  distribusi,  metabolisme  (biotransformasi) 
dan ekskresi obat (ADME)
LANJUTAN
• BIOFARMASETIKA  adalah  :  ilmu  yang  mempelajari 
pengaruh  formulasi  terhadap  aktivitas  terapi  dan 
produk obat
• FARMASI  KLINIK  adalah  :  kegiatan  memonitor 
penggunaan  obat,  memonitor  efek  samping  dan 
pemberian informasi obat bagi yang membutuhkan.
• MANAJEMEN  FARMASI  adalah  ilmu  yang 
mempelajari tentang administrasi, manajemen, dan 
pemasarn yang berhubungan dengan kewirausahan 
farmasi beserta aspek-aspek klewirausahaan
Ketentuan umum
• Tata Nama
• Kelarutan
• Pernyataan Persen
• Wadah
• Penyimpanan Obat
• Suhu
Tata Nama
• Tata Nama digunakan dalam bahasa latin, nama 
lazimnya dan nama Indonesia
• Nama sediaan ditulis dengan menyebutkan nama 
zat khasiat dalam bentuk genetif, diikuti nama 
bentuk sediaan. Contoh : Cholarmpheniramin sirup
• Sediaan larut air, nama pelarutnya tidak di sebut. 
Sedangkan sediaan yang di larutkan dengan pelarut 
lain harus di sebut. Contoh : Champorae solutio 
Spirutuosa
Kelarutan
No Istilah kelarutan Angka leratuan

1. Sangat Mudah Larut <1

2 Mudah Larut 1 - 10

3 Larut 10 - 30

4 Angka Sukar Larut 30 - 100

5 Sukar Larut 100 - 1000

6 Sangat Sukar Larut 1000 – 10.000

7 Praktis Tidak Larut > 10.000


Pernyataan Persen (%)
• Persen dinyatan dalam 4 cara
1. b/b  % :  Persen  bobot  per  bobot,  yaitu  jumlah  zat 
gram  dalam  100g  bahan  atau  hasil  akhir  (larutan 
dan campuran)
2. b/v % : Persen bobot per volum, yaitu jumlah gram 
zat  dalam  100  ml  bahan  atau  hasil  akhir  (air  atau 
pelarut lain)
3. v/v %  : persen volume per volume, yaitu jumlah ml 
zat dalam 100 ml bahan atau hasil akhir (larutan)
4. v/b  %  :  persen  volume  per  bobot,  yaitu  jumlah  ml 
zat dalam 100 g bahan atau hasil akhir
• Apabilah tidak dijelaskan, berarti % adalah 
bobot per bobot

Pernyatan persen untuk :
1. Campuran zat padat atau stengah padat 
adalah b/b
2. Larutan dan suspensi adalah b/v
3. Larutan cairan dalam cairan adalah v/v
4. Larutan gas dalam cairan adalah b/v
Wadah
• Tiga ktegori kualitas wadah
• 1.  Wadah  Tertutup  Baik,  harus  melindungi  isi 
terhadap  pemasukan  bahan  padat  dari  luar  dan 
mencegah  kehilangan  isi  waktu  proses  pengerjaan, 
pengangkutan,  penyimpnanan  dan  penjualan  dalam 
kondisi normal
• 2.  Wadah  Tertutup  rapat,  harus  melindungi  isi 
terhadap  masuknya  bahan  padat,  lengas  dari  luar 
dan mencegah kehilangan, pelapukan, pencairan dan 
penguapan  saat  proses  pengerjaan,  pengangkutan, 
penyimpnan dan penjualan dalam kondisi normal
• Wadah  Tertutup  Kedap,  harus  mencegah 
masuknya  udara  atau  gas  saat  pengerjaan, 
pengangkutan,  penyimpanan  dan  penjualan 
dalam kondisi normal.
• Wadah  satuan  tunggal,  harus  tertutup 
sehingga isinya tidak dapat dipindahkan tanpa 
merusak  tutup  wadah.  Wadah  satuan tunggal 
untuk injeksi disebut wadah dosis tunggal
• Wadah  dosis  Satuan,  Adalah  wadah  satuan 
tunggal  untuk  bahan  yang  digunakan  bukan 
secara parenteral dalam dosis tunggal langsung 
dari wadah.
• Wadah  Satuan  Ganda  adalah  wadah  yang 
memungkinkan  isinya  dapat  diambil  beberapa 
kali  tanpa  mengakibatkan  perubahan 
kekuatan, mutu atau kemurnian sisa zat dalam 
wadah tersebut. Contoh : obat tetes mata
Suhu Penyimpanan
No Kategori Suhu (˚C)

1. Dingin 8

a. Lemari Pendingin 2-8

b. Lemari Pembeku (-20)-(10)

2 Sejuk (bila perlu simpan di lemari  8-15
pendingin)
3 Suhu Kamar 15-30

4 Hangat 30-40

5 Panas Berlebih .>40
• Daluarsa
Waktu yang menunjukkan batas terakhir obat 
masih memenuhi syarat baku. Daluarsa 
dinyatakan dalam bulan dan tahun, harus 
ercantum dalam etiket.
Terima kasih