Anda di halaman 1dari 12

PENCEGAHAN PRIMER PADA

MASALAH KASUS KRITIS


BERBAGAI SISTEM
OLEH :
KELOMPOK 1
PENCEGAHAN PRIMER

• Pencegahan primer adalah intervensi biologi,sosial,atau psikologis yang bertujuan meningkatkan


kesehatan dan kesejahteraan atau menurunkan insiden penyakit di masyarakat dengan
mengubah faktor-faktor penyebab sebelum membahayakan seperti penyuluhan kesehatan,
pengubahan lingkungan, dukungan system social.
PENCEGAHAN PRIMER DALAM
BERBAGAI SISTEM
• Sistem Reproduksi
Sasaran pencegahan terutama ditujukan kepada kelompok orang yang memiliki resiko tinggi
tertular sifilis. Bentuk pencegahan primer yang dilakukan adalah dengan prinsip ABC yaitu :
1. A (Abstinensia), tidak melakukan Pengaruh seks secara bebas dan bergantiganti pasangan.
2. B (Be Faithful), bersikap saling setia dengan pasangan dalam Pengaruh perkawinan atau
Pengaruh perkawinan atau Pengaruh jangka panjang tetap.
3. C (Condom), cegah dengan memakai kondom yang benar dan konsisten untuk orang
yang tidak mampu melaksanakan A dan B.
4. D (Drug), tidak menggunakan narkoba/napza.
5. E (Education), pemberian informasi kepada kelompok yang memiliki resiko tinggi untuk
tertular sifilis dengan memberikan leaflet,brosur, dan stiker.
• Sistem Endokrin

Pencegahan primer adalah upaya yang ditujukan pada kelompok yang memiliki faktor risiko,
yakni mereka yang belum terkena, tetapi berpotensi untuk mendapat DM dan kelompok
intoleransi glukosa. Materi penyuluhan meliputi antara lain sebagai berikut:

• 1. Program penurunan berat badan.

• 2. Diet sehat.

• 3. Latihan jasmani.

• 4. Menghentikan merokok.
• Sistem Integumen
Pencegahan Primer Penyakit Dermatitis
1. Menghindari Kontak Langsung dengan Alergen atau Iritan
2. Mengenakan Sarung Tangan Plastik saat Bersih-bersih
3. Mengenakan Sarung Tangan saat Bekerja
4. Menggunakan Krim atau Pelembab
5. Menggunakan Sisir Lembut
6. Keramas dan Mandi Teratur
7. Menghindari Pakaian Berbahan Kasar
8. Menghindari Penggunaan Sabun Keras
9. Menghindari stress
10. Mandi dengan Baik
11. Mencukur Kumis
12. Menghindari Menggaruk
13. Cuaca Panas
14. Menghindari Polusi dan Asap Rokok
• Sistem Perkemihan
Pencegahan Primer Penyakit ISK (Infeksi Saluran Kemih)
• Beberapa pencegahan infeksi saluran kemih dan mencegah terulang kembali, yaitu:
1. Jangan menunda buang air kecil, sebab menahan buang air seni merupakan sebab terbesar dari infeksi
saluran kemih.
2. Perhatikan kebersihan secara baik, misalnya setiap buang air seni, bersihkanlah dari depan ke belakang.
Hal ini akan mengurangi kemungkinan bakteri masuk ke saluran urin dari rektum.
3. Ganti selalu pakaian dalam setiap hari, karena bila tidak diganti, bakteri akan berkembang biak secara
cepat dalam pakaian dalam.
4. Pakailah bahan katun sebagai bahan pakaian dalam, bahan katun dapat memperlancar sirkulasi udara.
5. Hindari memakai celana ketat yang dapat mengurangi ventilasi udara, dan dapat mendorong
perkembangbiakan bakteri.
6. Minum air yang banyak.
7. Gunakan air yang mengalir untuk membersihkan diri selesai berkemih.
8. Buang air seni sesudah hubungan kelamin, hal ini membantu menghindari saluran urin dari bakteri.
• Sistem Hematologi
• Pencegahan Primer Penyakit Anemia

1. Pendidikan

2. Pola istirahat

3. Pola Hidup

4. Pola Aktifitas

5. Melakukan tes laboratorium


• Sistem Muskulokeletal
Pencegaha Primer Penyakit Osteoporosis
• Sebelum terlambat, segera lakukan cara mencegah osteoporosis seperti berikut ini:
1. Jangan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung kalsium seperti lemak non
yoghurt, keju, susu, sarden, ikan tuna, dan ikan salmon.
2. Dapatkan kalsium dan vitamin D yang dibutuhkan setiap hari. Kalsium penting untuk
membangun kekuatan tulang.
3. Teratur juga sebagai pencegahan osteoporosis. Berolahraga secara rutin juga dapat menjaga
kesehatan tulang, meningkatkan stamina, kekuatan, postur tubuh, meningkatkan fleksibilitas,
keseimbangan, dan membantu mencegah keroposnya tulang.
4. Cara mengatasi osteoporosis berikutnya adalah jangan mengonsumsi alkohol, karena
alkohol dapat mencegah penyerapan kalsium dalam tulang.
• Sistem Imunologi

Pencegahan Primer Penyakit HIV

• Pencegahan primer dilakukan sebelum seseorang terinfeksi HIV. Hal ini diberikan pada seseorang yang sehat secara fisik dan
mental. Pencegahan ini tidak bersifat terapeutik ; tidak menggunakan tindakan yang terapeutik ; dan tidak menggunakan
identitas gejala penyakit. Pencegahan ini meliputi beberapa hal, seperti :

1. Peningkatan kesehatan, misalnya : dengan pendidikan kesehatan reproduksi tentang hiv/aids. : standarisasi nutrisi , menghindari
seks bebas,secreening

2. Perlindungan khusus : misalnya imunisasi, kebersihan pribadi, atau pemakaian kondom.

3. Menyebarluaskan informasi mengenai hiv/aids ; meningkatkan kesadaran perempuan tentang bagaimana cara menghindar
penularan hiv dan IMS , menjelaskan manfaat dari konseling dan tes hiv secara sukarela.

4. Mengadakan penyuluhan hiv secara berkelompok : mempelajari tentang penularan hiv dan IMS ( termasuk penggunaan kondom
), bagaimana bernegosiasi seks aman ( penggunaan kondom ) dengan pasangan . menghindari jarum suntik secara bersamaan .
menghindari kontak langsung bila ada luka atau berdarah. Menghindari transfusi darah yang bebas, menghindari penggunaan alat
secara bersamaan, menghindari seks secara bebas.
• Sistem Pencernaan
Pencegahan Primer Penyakit Diare
• Mencegah terjadinya gangguan pencernaan dapat dilakukan dengan menjalani gaya
hidup sehat. Berikut ini beberapa upaya yang dapat dilakukan:
1. menghindari makan terlalu banyak dalam satu kali makan
2. tidak makan terlalu cepat
3. menghindari makanan tinggi lemak
4. menghindari terlalu banyak konsumsi alkohol dan kafein
5. mengonsumsi cukup serat
6. banyak minum air putih
7. menghindari atau menghentikan kebiasaan merokok
8. menghindari penggunaan obat anti nyeri secara berlebihan
9.menghindari stress
10. menjaga berat badan agar tetap ideal
11. menjaga kebersihan
•Sistem Saraf
Pencegahan Primer Penyakit Stroke
Langkah utama untuk mencegah stroke adalah menerapkan gaya hidup sehat. Selain itu, kenali dan hindari
faktor risiko yang ada, serta ikuti anjuran dokter. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah
stroke, antara lain:
1. Menjaga pola makan.
2. Olahraga secara teratur.
3. Atasi tekanan darah tinggi
4. Berhenti konsumsi alcohol dan rokok