Anda di halaman 1dari 22

Konjungtivitis Folikularis Trakoma

Prithania Nurindra
Definisi,Epidemiologi,Penyebab
• Definisi:Konjungtivitis yang disebabkan virus
Chlamydozoa Trachoma
• Epidemiologi:Dapat mengenai semua umur
terutama pemuda dan anak-anak
• Penyebab:Virus golongan PLT (psitacosis
lymphogranuloma trachoma)
Penularan
• Penularan dapat melalui sekret penderita atau
alat kebutuhan sehari-hari
Diagnosa
• Diagnosa didirikan melalui pemeriksaan:
a. Konjungtiva palpebra superior:
Prefolikel,sikatrik
Prefolikel merupakan bercak
bulat,kecil,menonjol,jernih di konjungtiva
tarsalis superior dan merupakan kumpulan
limfosit dan sel plasma yang letaknya
subepitel
Diagnosa

b. Konjungtiva forniks superior:


Folikel,sikatrik
Folikel tampak sebagai tonjolan yang
jernih,lebiih besar dari prefolikel,kadang-
kadang ada pembuluh darah di atasnya.Ini
merupakan kumpulan sel limfosit dan sel
plasma disertai nekrose subepitel
Diagnosa
c. Kornea 1/3 bagian atas dimana terlihat
infiltrat,neovaskularisasi,folikel.
Membedakan folikel trakoma dan non
trakoma
Folikel Trakoma Folikel non trakoma
Mudah pecah Tak mudah pecah
Kalau pecah timbul sikatrik Tak menimbulkan sikatrik
Terutama terdapat di konjungtiva Terutama di konjungtiva forniks inferior
forniks superior
Sama besar,seperti butiran sagu Tidak sama besar
Diagnosa Lain
a. Papil
• Bukan tanda khas trakoma,tapi salah satu tanda
dari peradangan konjungtiva
• Papil disebabkan adanya hipertrofi
epitel,sehingga sel epitel jadi lebih besar
dengan permukaan berkelok-kelok.Di tengahnya
terdapat titik merah,karena adanya
neovaskularisasi di bawahnya yang berjalan
tegak lurus sejajar permukaan
Diagnosa Lain
b.Sikatrik
Berasal dari folikel atau prefolikel.Sikatrik
biasanya halus,kadang sulit dilihat,kadang
membentuk garis yang panjang dan
lebar,kadang seperti bintang
Diagnosa Lain
c. Panus
Terdiri dari infiltrat dan
neovaskularisasi.Neovaskularisasinya terdiri
dari endoarteri yang ujungnya beranastomosis
sehingga tampak seperti sisir.
Dibedakan 2 macam panus
Aktif:terdiri dari infiltrat dan neovaskularisasi
Nonaktif:Terdiri dari neovaskularisasi saja
Stadium
• 1.Stadium insipien
• Eksudat sedikit
• Pada konjungtiva tarsalis superior didapatkan
prefolikel ++/+++
• Di limbus kornea 1/e bagian atas didapatkan
panus yang terdiri dari neovaskularisasi yang
belum nyata
Stadium
• 2. Stadium estabilished (nyata)
• 2a.hipertrofi folikuler
• Eksudat banyak bila terjadi infeksi sekunder
• Konjungtiva tarasalis superiot prefrolikel sedikit
• Konjungtiva forniks superior folikel +++ dapat
berwarna abu abu bila telah matur
• Mungkin sedikit papil
• Di limbus kornea 1/3 bagian atas panus lebih jelas
Stadium
• 2b.hipertrofi papiler
• Karena infeksi dekunder mungkin seret banyak
dan mukopurulen
• Karena hipertrofi papiler,permukaan
konjungtiva menjadi berlipat lipat tidak licin
seperti beludru
• Panus tidak nyata
Stadium
• 3.Stadium sikatrik (cicatricial)
• Hipertrofi folikuler masih tampak,juga papil
• Sikatrik berupa line of Artel atau bintang di
konjungtiva palpebra atau konjungtiva forniks
superior
• Herbert’s peripheral pits di limbus kornea 1/3
bagian atas,bekas folikel
• Panus aktif di bagian atas kornea
Stadium
• 4.Stadium sembuh (healed)
• Infiltrat,folikel,papil hilang.Neovaskularisasi kornea
(+)=panus inaktif
• Konjungtiva licin
• Sikatrik berupa garis/bintang,Herbert’s peripheral pits
jelas
• Post trachomatous deposit yang merupakan tumpukan
sisa metabolisme di dalam celah celah antara
papil,tampak seperti bintik putoh seperti pasir laut.
Gejala Sisa
• 1.Ulkus Kornea
• Disebabkan adanya destruksi epitel kornea
oleh infiltrasi trakoma.Ulkus kornea yang
terkena infeksi sekunder dapat menimbulkan
jaringanparut berupa makula,leukoma,nebula,
dan bila terjadi perforasi kornea timbulkan
leukoma adherens,stafiloma kornea atau ptisis
bulbi.
Gejala sisa
• 2.Xerosis (kekeringan)konjungtiva dan epitel
kornea
• Akibat terjadinya jaringan parut di kelenjar
lakrimal sehingga di konjungtiva dan kornea
timbul epitel plaques yang berwarna abu abu
• 3.Simblefaron,entropion,trikiasis,litiasis
(menimbulkan sensasi seolah olah ada benda
asing)