Anda di halaman 1dari 19

Furunkulosis

Tiffany Pelealu (11.2011.231)

Moderator
Colonel ckm (K) Dr. Murniati B,
Sp.KK
Identitas Pasien
Nomor RM : 11-86-XX

 Nama : An. A
 Usia : 15 tahun
 Jenis
kelamin : Laki-Laki
 Agama : Islam
 Alamat : PUP blok KK 7 no.3
Bekasi Utara
 Pekerjaan : Pelajar
ANAMNESIS

 Autoanamnesa Tanggal : 20 Sept 2013


 Keluhan Utama : Adanya benjolan-benjolan
pada paha kiri sejak 1 minggu SMRS
 Keluhan Tambahan : gatal, nyeri pada salah satu
benjolan
Riwayat Penyakit Sekarang
2 minggu SMRS pasien merasakan adanya benjolan
yang muncul di paha kirinya. Benjolan berwarna merah
dan berukuran kecil seperti bekas gigitan nyamuk.
Pasien membiarkan benjolan tersebut. Benjolan kadang
terasa gatal dan sering digaruk oleh pasien.

1 minggu SMRS beberapa benjolan muncul lagi,


berwarna merah, berukuran sebesar biji jagung, dan
terasa gatal. Benjolan yang pertama kali muncul mulai
berwarna kekuningan di bagian tengah benjolan dan
sering terasa nyeri. Pasien tidak berani menggaruk lagi
karena takut. Riwayat adanya demam disangkal.
Pasien berobat ke RSPAD, dan diberikan obat salep.

20 September 2013, pasien datang lagi ke RSPAD


karena benjolan yang lain juga mulai berwarna
kekuningan dan ukurannya sedikit membesar. Pasien
mengaku menggunakan obat salep secara teratur,
namun kadang tanpa sengaja menggaruk jika gatal
masih terasa.
Riwayat Penyakit Dahulu :
 Pasien pernah menderita urtikaria saat SD.
 Pasien pernah menderita asma saat SD.

Riwayat Penyakit Keluarga : Tidak ada anggota


keluarga yang memiliki keluhan serupa dengan
pasien.
STATUS GENERALIS
 Kesadaran : compos mentis
 Keadaan Umum : baik
 Tanda-tanda Vital
 Tekanan Darah : 110/80 mmHg
 Frekuensi Nadi : 78 kali/menit
 Frekuensi Napas : 18 kali/menit
 Suhu Tubuh : afebris
STATUS GENERALIS
 Kepala : normocephali
 Mata : sklera ikterik (-/-), konjungtiva anemis (-/-)
 Hidung : sekret hidung,telinga (-), septum deviasi (-).
 Tenggorokan : tonsil T1-T1 tenang, faring tidak hiperemis.
 Leher : tidak ada pembesaran KGB dan tiroid
 Thorax
 Paru : suara napas vesikuler, rhonki (-), wheezing (-)
 Jantung : bunyi jantung I dan II reguler, murmur (-), gallop (-)
 Abdomen : nyeri tekan (-)
 Ekstremitas : akral hangat, tidak ada edema dan sianosis.
STATUS DERMATOLOGIKUS
Pada ekstremitas inferior sinistra tampak nodul eritematosa
dengan ukuran lentikuler, berisikan pus berwarna kuning,
dikelilingi bekas garukan dengan batas tegas.
Pada ekstremitas inferior sinistra, tampak papul berwarna
merah dengan ukuran milier, dikelilingi bekas garukan
dengan batas tegas.
PEMERIKSAAN PENUNJANG
 Pemeriksaan Gram : bakteri Gram positif
RESUME
 Pasien anak laki-laki 15 tahun, dengan keluhan
benjolan-benjolan yang gatal dan bernanah sejak
2 minggu SMRS.
 Awalnya hanya ada satu nodul yang kemudian
menjadi beberapa nodul yang kemudian
bernanah.
 Pasien suka menggaruk nodul dan baru berhenti
saat nodul bertambah dan mulai bernanah, pasien
juga mengeluhkan adanya nyeri.
 Pasien sudah pernah berobat ke RSPAD 1 minggu
SMRS dan diberi obat salep, namun tidak banyak
perubahan.
Pada pemeriksaan dermatologikus didapatkan:
 Pada ekstremitas inferior sinistra tampak nodul
eritematosa dengan ukuran lentikuler, berisikan
pus berwarna kuning, dikelilingi bekas garukan
dengan batas tegas.
 Pada ekstremitas inferior sinistra, tampak papul
berwarna merah dengan ukuran milier,
dikelilingi bekas garukan dengan batas tegas.
DIAGNOSIS KERJA
 Furunkulosis

DIAGNOSIS BANDING
 Folikulitis
 Acne vulgaris

PEMERIKSAAN ANJURAN
 Dilakukan pemeriksaan kultur
PENATALAKSANAAN
I. Non Farmakologis
 Menjaga kebersihan kulit dan higienitas tubuh.
 Tidak menggaruk-garuk jika ada rasa gatal pada
nodul.

II. Farmakologis
Sistemik
 Sefadroksil 2 x 500 mg / hari
 Asam mefenamat 3 x 500 mg / hari
Topikal
 Neomycin cream 2 x / hari
 Kompres larutan NaCl 0,9% selama 2 x 30 menit / hari
PROGNOSIS
 Quo ad vitam : bonam
 Quo ad functionam : bonam
 Quo ad sanationam : bonam