Anda di halaman 1dari 23

ASUHAN KEPERAWATAN SEHAT

JIWA PADA INFANT

Disampaikan Oleh :
Ns. Sri Supami, S.Kep, S.Pd, M.Kes
FOKUS KESEHATAN JIWA

1. Sehat Jiwa
2. Risiko terjadinya gangguan jiwa
3. Gangguan Jiwa
SEHAT JIWA

Suatu kondisi mental sejahtera yang


memungkinkan hidup harmonis dan
produktif. (UU Kesehatan Jiwa Tahun
2014)
A. Tahap Bayi

1. Pengertian
Adalah tahap perkembangan bayi usia 0-12
bulan dimana pada usia ini bayi belajar
terhadap kepercayaan dan ketidakpercayaan.
Masa ini merupakan krisis pertama yang
dihadapi oleh bayi. (Haber at al,1987 dalam
Achiryani, 2005)
2. Karakteristik Perilaku
 Karakteristik Normal
a. Menangis ketika ditinggalkan oleh
ibunya
b. Menangis saat basah, lapar, haus,
dingin, panas, sakit.
c. Menolak atau menangis saat
digendong oleh orang yang tidak
dikenalnya
d. Segera terdiam saat digendong, dipeluk
atau dibuai
e. Saat menangis mudah dibujuk untukdiam
kembali
f. Menyembunyikan wajah dan tidak
langsung menangis saat bertemu dengan
orang yang tidak dikenalnya
g. Mendengarkan musik atau bernyanyi
dengan senang
h. Menoleh mencari sumber suara saat
namanya dipanggil
i. Saat diajak bermain memperlihatkan wajah
senang
j. Saat diberikan mainan meraih mainan atau
mendorong dan membantingnya.
Diagnosa keperawatan :
Kesiapan peningkatan perkembangan
infant
3. Intervensi
a. Intervensi Generalis
1) Segera menggendong, memeluk dan
membuai bayi saat bayi menangis
2) Memenuhi kebutuhan dasar bayi
(lapar, haus, basah, sakit)
3) Memberi selimut saat bayi
kedingingan
4) Mengajak berbicara dengan bayi
5) Memanggil bayi sesuai dengan namanya
6) Mengajak bayi bermain (bersuara lucu,
menggerakkan benda, memperlihatkan
benda berwarna menarik, benda
berbunyi)
7) Keluarga bersabar dan tidak
melampiaskan kekesalan atau kemarahan
pada bayi
8) Segera membawa bayi kepada pusat
layanan kesehatan bila bayi mengalami
masalah kesehatan atau sakit.
Intervensi Spesialis
Terapi stimulasi perkembangan psikososial
anak usia 0-12 bulan.
ASUHAN KEPERAWATAN SEHAT
PADA USIA TODDLER
1. Pengertian
Adalah tahap perkembangan anak usia
1 – 3 tahun dimana pada usia ini anak
akan belajar mengerjakan segala sesuatu
yang berkaitan dengan kebutuhannya
secara mandiri (otonomi). (Wilson & Kneils,
1988 dalam Achiryani, 2009)
2. Karakteristik Perilaku
a. Karakteristik Normal
1) Anak mengenal namanya sendiri
2) Anak bertanya segala hal yang baru
atau asing menurutnya
3) Anak melakukan kegiatanya sendiri
dan tidak mau dibantu
4) Anak melakukan kegiatanya sendiri dan
tidak mau dibantu
5) Anak sering mengatakan “tidak” atau
“jangan”
6) Anak mulai bergaul dengan orang lain dan
mau berpisah dengan orangtua
7) Anak mulai belajar untuk mengikuti kegiatan
keagamaan
8) Rasa malu terjadi jika anak secara jelas
menyadari dirinya sendiri karena
pemaparan negatif
9) Keraguan anak akan berkembang jika
orang tua secara jelas membuat malu/
mempermalukan anak di hadapan orang
lain, maka sebaiknya orang tua dapat
memberikan sikap yang arif ketika anak
menjalani masa ini
Diagnosa keperawatan :
Kesiapan peningkatan perkembangan
Toddler
3. Intervensi Perkembangan Normal
a. Intervensi Generalis
1) Memberikan mainan sesuai
perkembangan anak
2) Melatih dan membimbing anak
untuk melakukan kegiatan secara
mandiri
3) Memberikan pujian pada
keberhasilan anak
4) Tidak menggunakan kalimat perintah tetapi
memberikan alternatif pilihan
5) Tidak melampiaskan kemarahan atau
kekesalan dalam bentuk penganiayaan fisik
pada anak (memukul, menjambak,
menendang dll)
6) Melibatkan anak dalam kegiatan agama
keluarga
7) Hindarkan suasana yang dapat membuat
anak merasa tidak aman (menakut-nakuti,
membuat terkejut, kalimat negatif,
mencela)
8) Bila anak mengamuk, lindungi dari bahaya
cidera, terjatuh, terluka
9) Membimbing anak untuk BAK/BAB di toilet
Intervensi Spesialis
Terapi stimulasi perkembangan psikososial
anak usia 1.5-3 tahun