Anda di halaman 1dari 19

Diagnosa Penyakit Melalui

Lidah

Oleh : Sinshe Arlina


Pengamatan Lidah
• Dalam pengamatan lidah yang perlu diperhatikan adalah cahaya, postur
menjulurkan lidah, dan perubahan selaput lidah karena faktor luar. Pada
waktu pemeriksaan, lidah perlu dijulurkan keluar mulut, tubuh lidah harus
lentur, jangan tegang, permukaan datar, tidak menekuk keatas, atau
bawah, jangan dijulurkan terlalu lama karena akan mempengaruhi warna
tubuh lidah. Pada waktu mengamati lidah, paling baik digunakan cahaya
alamiah yang langsung mengenai lidah.

• Tujuannya adalah untuk menentukan jenis serta penyakit dengan cara


memperhatikan
1. Otot Lidah : Warna, bentuk dan gerakan
2. Selaput Lidah : Warna, tebal/tipis, bersih/kotor dan basah/kering
Menilai daya tahan tubuh (Qi dan Xue)
Mengamati lidah maka kita dapat menilai qi xue
didalam tubuh pasien, hal ini terkait bahwa lidah
merupakan cermin dari jantung, sedangkan
selaput lidah merupakan cermin dari limpa
lambung, misalnya jika lidah berwarna merah
mengkilap umumnya merupakan pertanda qi xue
cukup, namun jika tubuh lidah putih pucat maka
qi xue kurang yang merupakan cermin dari limpa
lambung dan jantung yang lemah.
Selaput Lidah
• Penyakit bisa dilihat dengan mengamati selaput lidah.
- selaput lidah yang tipis merupakan tanda penyakit baru timbul,
patogen/penyebab penyakit masih dangkal, lokasi penyakit masih
dipermukaan
- selaput lidah tebal umumnya merupakan tanda penyakit sudah menyerang
ke dalam, lokas penyakit sudah dalam.
- Selaput lidah kuning umumnya merupakan ekspresi dari patogen panas,
- selaput lidah putih licin umumnya merupakan ekspresi dari patogen dingin.
- Selaput tebal mengkilap dan bagaikan benda busuk merupakan tanda
adanya makanan tidak tercerna mengumpul di lambung,
- selaput lidah yang kuning tebal mengkilap merupakan tanda adanya
serangan patogen lembab panas, tubuh lidah mengarah ke kiri atau ke
kanan umumnya menandakan adanya patogen, angina, dan jika pada
tubuh lidah terdapat bintik atau bidang kecil yang berwarna biru maka itu
umumnya menandakan adanya darah statis.
Warna Otot Lidah
Warna lidah normal adalah merah muda segar
sedang warna patologis yang sering kita observasi adalah pucat, merah, merah tua, merah keunguan, dan biru.
• Pucat. Lidah yang pucat dapat menunjukkan defisiensi darah defisiensi Yang Qi. Pada defisiensi Yang Qi, lidah
biasanya terlalu basah, dan agak bengkak/gemuk, karena defisiensi Yang Qi mengakibatkan terhambatnya proses
transformasi dan transportasi cairan tubuh. Pada defisiensi darah, lidah pucagt dan agak kering. Kalau kepucatan terutama
terjadi pada sisi lidah, atau dalam kasus yang berat agak jingga, maka biasanya terjadi defisiensi darah hati.
• Merah. Warna merah pada lidah cenderung menandakan adanya panas. Warna merah pada ujung lidah
menandakan panas dalam jantungb. Bila keadaan ini disertai dengan adanya selaput lidah, maka keadaannya adalah panas shi
sedang bila tidak dijumpai selaput lidah menunjukkan adanya panas Xu. Dalam keadaan parah, ujung lidah bengkak dan
terdapat bintik-bintik merah. Jika warna merah itu terdapat pada sisi lidah menunjukkan adanya api dalam hati atau panas
dalam kandung empedu. Bintik-bintik merah yang terlihat pada lidah merah biasanya disebabkan karena papila lidah yang
menonjol, membesar, atau membengkak, dan terlihat sebagai bercak merah pada lidah. Ini semua merupakan tanda adanya
panas dalam tubuh penderita.
• Merah tua. Warna ini lebih gelap dari warna merah, dan seperti halnya warna merah pada lidah, warna merah tua
juga menunjukkan adanya panas , akan tetapi keadaan penderita sudah lebih parah.
• Ungu. Warna ungu selalu menunjukkan adanya stagnasi Qi atau darah, warna yang dimaksud di sini ada dua
macam, yaitu merah ungu atau biru ungu. Merah ungu adalah kelanjutan lidah merah dan berarti adanya panas dan stagnasi
Qi atau darah. Biru ungu adalah kelanjutan lidah pucat, dan berarti adanya dingin dan stagnasi Qi atau darah pada penderita.
• Biru. Arti dari lidah yang biru sama dengan lidah biru keunguan, yaitu adanya dingin di dalam tubuh yang
mangakibatkan statis darah.
Bentuk Otot Lidah
Bentuk lidah memberi indikasi keadaan darah dari Ying Qi tubuh, serta mencerminkan Xu atau Shi dari
penderita.
• Tipis. Lidah yang tipis menunjukkan keadaan defisiensi yang menahun. Lidah tipis dan pucat
menandakan terjadinya defisiensi darah. Lidah tipis, berwarna merah dan tidak ada selaputnya menandakan
defisiensi Yin.
• Bengkak/Gemuk. Lidah bengkak/gemuk dan pucat menandakan retesi lembab yang disebabkan oleh
defisiensi Yang. Bila warnanya merah atau normal menunjukkan retensi panas lembab.
• Kaku. Lidah yang kaku bisa menunjukkan angin dalam.
• Panjang. Lidah panjang menunjukkan kecenderungan panas terutama panas dari jantung
• Pendek. Lidah yang pendek, warnanya pucat dan basah, menandakan dingin dalam. Lidah yang
pendek, berwarna merah dan tidak berselaput menunjukkan keadaan defisiensi Yin yang parah.
• Retak/Belah. Retak/Belah pada lidah menandakan adanya panas dalam tubuh penderita, baik panas
Shi maupun panas karena defisiensi Yin. Retak/Belah pendek yang transversal menunjukkan defisiensi Yin
lambung. Bila retak/belah itu terdapat disisi lidah dekat pertengahan, maka berarti ada defisiensi Qi yang
menahun dari limpa. Retak/belah longitudinal, pada garis tengah lidah yang panjang mendekati ujung lidah
menunjukkan adanya gangguan pada jantung, sedangkan bila retaknya tidak mencapai ujung lidah dan agak
dangkal, menunjukkan adanya Yin Lambung.
Bentuk Otot Lidah
• Tapak gigi. Otot lidah yang tepinya bertapak gigi biasanya
mennunjukkan defisiensi limpa (baik Qi atau Yang limpa atau
keduanya).
• Tremor dan kaku. Menunjukkan adanya angin karena panas.
• Tremor kering dan merah. Menunjukkan adanya angin dalam
karena panas defisien.
• Tremor dan pucat. Menunjukkan defisiensi Qi dan darah yang
menyebabkan angin
• Tertarik ke salah satu sisi. Lidah yang tertarik kesalah satu sisi
menunjukkan adanya PPL (Penyakit Patogen Luar) dan PPD (Penyakit
Patogen Dalam) yang membuat terbentuknya angin.
Badan Lidah
• Badan lidah yang normal berwarna merah muda dan bergerak bebas. Keadaan ini
menunjukkan Yin-Yang-Qi-Xue berada dalam keadaan keseimbangan.
• Lidah pucat menunjukkan sindrom dingin, kelemahan Qi, atau kekurangan
Xue.
• Lidah pucat dan gemuk dengan bekas gigi pada bagian tepi menunjukkan
kelemahan Qi limpa dan Qi-ginjal.
• Lidah berwarna merah menunjukkan sindrom panas dan kelebihan Yang.
• Lidah berwarna merah dan kurus menunjukkan sindrom panas dan
kekurangan Yin.
• Lidah berwarna keungu-unguan atau berbintik-bintik keungu-unguan
menunjukkan sindrom stagnasi darah.
• Lidah pecah-pecah tanpa gejala lain dapat dianggap normal.
• Lidah kaku atau mengalami deviasi menunjukkan sindrom penyakit stroke.
Lapisan Lidah
Lapisan lidah yang normal berwarna putih tipis, cemerlang, dan lembab.
Perkembangan penyakit dapat dilihat dari perubahan pada lapisan lidah. Perubahan lapisan
lidah yang berwarna kuning tebal menjadi putih tipis menunjukkan penyakit menjadi
ringan atau sembuh. Sebaliknya, bila lapisan lidah berubah dari putih tipis menjadi kuning,
tebal, berarti penyakit justru berkembang semakin berat.

• Lapisan lidah tipis menunjukkan sindrom angin-dingin atau normal.


• Lapisan lidah putih tebal menunjukkan sindrom dingin akibat kelemahan Qi tubuh.
• Lapisan lidah putih tebal dan lengket menunjukkan sindrom lembab akibat
kelemahan Qi limpa.
• Lapisan lidah kuning dan kering menunjukkan sindrom panas dan kekurangan Yin.
• Lapisan lidah kuning, tebal, dan lengket menunjukkan sindrom panas-lembab.
• Lapisan lidah yang terkelupas menunjukkan sindrom kekurangan Yin dan Qi dari
lambung.
Gambar lidah patologis

Warna : Merang Tua


Selaput : Kurang Selaput Putih
Bentuk : Berparit, Kasar, dan kering
Analisa : Panas darah beku (statis}
Gambar lidah patologis

Warna : Merah adanya bengkak


Selaput : Tipis
Bentuk : Agak gemuk dan tebal
Analisa : panas dng kelemahan
diperut, patogen lembab dengan limpa
yang lemah.
Warna : Ujung lidah
berwarna merah menyala
Selaput : Putih Tebal
kekuningan di tengah
Bentuk : Agak gemuk
dan tebal
Analisa : Panas, Yang hati
hiperaktif
Warna : Merah Tua
Selaput : Tebal kuning
bercampur hitam
Bentuk : Agak Gemuk, dan
kering
Analisa : Stagnasi darah.
Penyakit mmberat
Warna : Merah Membara
Selaput : Tebal, Kotor dan
susah diangkat
Bentuk : Agak gemuk dan
tebal
Analisa : Angin
menyerang organ jantung /
kesadaran menurun
Warna : Merah tua dengan
warna hitam di tengah dan
bercak hitam pada
area kandung empedu
Selaput : Agak tebal di
daerah ginjal
Bentuk : Agak gemuk dan
tebal
Analisa : Stagnasi darah
karena patogen panas
Warna : Merah Muda
Selaput : Tipis
Bentuk : tipis dengan
parit yang dalam
Analisa : Qi limpa
lambung yang terluka dengan
def. yin
Klasifikasi
No. Warna Lidah Kondisi Penyakit

1. Merah Pucat dengan salutan tipis Normal

2. Keputih-2an (lebih pucat dari normal) Kekurangan Energi Vital & Darah

3. Memerah (lebih merah dari normal) Panas

4. Batang lidah Merah Panas tinggi

5. Biru atau Ungu Darah tersumbat


. Inspeksi Bentuk Lidah

No. Bentuk Lidah Kondisi Penyakit

1. Berbentuk buah plum Kekurangan fungsi vital limpa dan ginjal

2. Tipis dan mengerut Kekurangan Energi Vital & Darah atau panas dalam

3. Kaku Hambatan Saluran dan Kolateral

4. Bengkok ke satu sisi Apopleksi (lumpuh karena pendarahan otak)

5. Bergulung Habisnya cairan tubuh

6. Bergetar Panas dalam dan kekurangan tenaga vital ginjal

7. Licin seperti cermin Kekurangan esens vital lever dan ginjal

8. Berduri dan kering yang disebabkan oleh pembesaran sel-sel kuncup2 perasa. Panas yang tinggi dalam organ dalam

9. Batang lidah kehitaman dan lembab Kedinginan. Faktor-2 Patogen telah mencapai keseluruh organ dari tangan maupun kaki.
Xie xie