Anda di halaman 1dari 49

ANALISIS ALIRAN DAYA

Soal 1:

138 kV
115+j60 MVA
1 3 Generator pada bus 1
8+j32  dengan tegangan 138 kV
mensuplai beban pada
5+j20 
6+j24  bus 2 sebesar (75+j15)
MVA dan beban bus 3
2 sebesar (115+j60) MVA.
75+j15 MVA

Pertanyaan:
 Berapakah tegangan bus 2 dan bus 3.
 Daya yang dibangkitkan oleh generator.
Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I
6/28/2019 Teknik Elektro UB 1
Soal 2:

138 kV
115+j60 MVA
1 3
8+j32  Jika besar tegangan pada
bus 2 dijaga tetap sebesar
5+j20  132 kV dengan cara
6+j24 
menginjeksikan daya
2 reaktif tertentu.
75+j15 MVA
QG2
Pertanyaan:
 Berapakah teg bus 3, sudut fasa teg bus 2, dan QG2
 Daya yang dibangkitkan oleh generator.
Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I
6/28/2019 Teknik Elektro UB 2
Klasifikasi Bus
Berdasar besaran yang diketahui, terdapat tiga jenis bus
dalam analisis aliran daya
No Nama bus Diketahui Dicari contoh

Besar dan sudut Bus 1 dlm Daya P


1 Slack bus
fasa tegangan soal 1 & 2dan Q
Bus 2 & 3
Besar dan
dlm soal 1,
2 PQ bus Daya P dan Q sudut fasa
tegangan bus 3 dlm
soal 2.
Daya Q
Daya P dan Bus 2 dlm
3 PV bus besar tegangan dan sudut soal 2.
fasa teg.
Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I
6/28/2019 Teknik Elektro UB 3
Persamaan Jaringan
Ek
Ik Ibus = Ybus x Ebus
Sistem
Jaringan Ep
(Ybus atau
Zbus)
Ip
Ebus = Zbus x Ibus

Matrik admitansi bus dan matrik impedansi bus


menyatakan hubungan geomatris jaringan.

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 4
Persamaan di Bus

Ep
SISTEM
Ip
JARINGAN
iGp
(Ybus atauZbus )
iLp

Ip = iGp - iLp

Sp = Ep Ip*

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 5
Solusi Aliran Daya-metode Gauss Seidel

Pers. yang digunakan: Ibus = Ybus x Ebus

 I 1  Y11 . . Y1 p . . Y1n   E1  n
.    I p   Y pq E q
    .  q 1
.   .  n
  
 I p   Y p1 . . Y pp .
 
. Y pn   E p  I p  Y pp E p  Y
q 1, q  p
pq Eq
.   . 
    
.   .  E p I  Pp  jQ p
*
p
 I  Yn1 . Ynn   E n 
 n  . . Ynp .

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 6
1  Pp  jQ p n 
Ep     Y pq E q 
 E p 
*
Y pp q 1, q  p

Untuk perhitungan iteratif:

1  P  jQ p 1 n 
E pk 1    k 1
 
p p k
 Y E Y pq q 
E
 E p 
pq q
k *
Y pp q 1 q  p 1 
p  1, 2, . . ., n; p  s

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 7
Daya Yang Mengalir Pada Saluran.
Setelah proses iterasi untuk mengetahui tegangan setiap
bus selesai, daya yang mengalir pada setiap saluran dapat
dihitung.

Ep Eq
ipq zpq iqp

ypq ypq
2 2

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 8
Arus yang mengalir dari bus p ke bus q adalah
y pq
i pq  E p  E q y pq  Ep
2

Daya yang mengalir dari bus p ke bus q adalah

Ppq  jQ pq  E *p i pq
ypq
 E E p  E q y pq  E E p
*
p
*
p
2

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 9
sedangkan daya yang mengalir dari bus q ke bus p adalah

y pq
Pqp  jQ qp  E E q  E p y pq
*
q  E Eq
*
q
2

Rugi-rugi daya pada saluran p-q merupakan jumlah aljabar


dari kedua aliran daya tersebut.

Rugi-rugi daya dalam sistem merupakan jumlah semua


rugi-rugi yang terjadi pada setiap saluran

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 10
Hitung Daya Slack Bus
Daya slack bus dapat dihitung melalui beberapa cara
berikut:
1. Sslack sama dengan Total daya yang diketahui plus
total Rugi-rugi

2. Sslack sama dengan total daya yang mengalir pada semua


saluran yang terhubung dengan slack bus.

3. Metode matrik.

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 11
Perhitungan Untuk PV bus

Perhitungan pada PV bus berbeda dengan perhitungan


pada PQ bus karena daya reaktif tidak ditetapkan pada
bus tersebut, sebaliknya besar tegangan ditetapkan
nilainya. Karena sifat elektris peralatan dan persyaratan
sistem, daya reaktif Qp hanya bisa dibangkitkan pada
interval Qmin
p sampai Q mak . Pada PV bus, daya reaktif
p
dihitung dengan menggunakan persamaan berikut,

p  E p  E q G pq Sin  pq  Bpq Cos  pq 


n
Q hit
q 1

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 12
Pada suatu proses iterasi, ada tiga kemungkinan hasil
perhitungan daya reaktif:

1. Q p  Q p
hit min
tetapkan Q p  Q p
min

bus p dipandang sebagai PQ bus, hitung besar dan sudut


fasa tegangan dengan menggunakan persamaan,

1 
 P  jQ min p 1 n 
k 
  Ypq E q  Ypq E q 
k 1 k 1
Ep 
p p
 k
Ypp  E p q1 q p 1 

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 13
2 . Q hit
p  Q maks
p tetapkan Q p  Q mak
p

bus p dipandang sebagai PQ bus, hitung besar dan sudut


tegangan dengan menggunakan persamaan

 Pp  jQ mp aks p 1 n 
k 
  Y pq E q   Y pq E q 
k 1 1 k 1
Ep   k
Y pp  Ep q1 q p 1 

3. Q min
p  Q Q
hit
p
maks
p

hitung sudut fasa tegangan bus p dengan menggunakan


persamaan,
 1  Pp  jQ hit p 1 n 
k
k 1
 p     Y pq E   Y pq E  
k 1
p
 spek
 Y pp  E p  
q q
q 1 q  p 1

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 14
Diagram Alir Analisis Aliran Daya Metode Gauss Seidel

Baca data jaringan dan bus

Susun matrik jaringan Ybus

Beri nilai 1,0 pu bagi semua tegangan


yang belum diketahui

Perbaiki nilai tegangan

Semua
tegangan Hitung daya slack bus
konvergen
Hitung rugi daya
dalam sistem
Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I
6/28/2019 Teknik Elektro UB 15
Contoh Perhitungan

(1) (2)

(3) (4)

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 16
Data Saluran Transmisi
Antar sal Impedansi Sal 1/2yl
i j R (pu) X(pu) (pu)
1 2 0.06 0.18 0.021
1 3 0.047 0.127 0.039
2 3 0.057 0.157 0.039
2 4 0.033 0.094 0.014
3 4 0.047 0.127 0.039

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 17
Data Pembangkitan dan Beban
Daya Generator
Besar teg Sud Teg Daya Generator Daya Beban
Bus (pu) (rad) PG(pu) QG(pu) PPLD(pu)
(pu Q
QLD(pu)
(pu)
1 1.04 0 0 0
2 1,5 0,5 0,7 0,2
3 0 0 1.5 0.5
4 0 0 1 0.3

Hitunglah berapakah daya yang dibangkitkan oleh


Generator di bus 1

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem
Teknik Elektro UB Daya I-TEUB 18
Langkah-langkah Penyelesaian load flow
dengan metode GS
 Susun matrik Ybus
Dengan menggunakan data jaringan, diperoleh matrik

 4,2297 - 11,8655i - 1,6667  5,0000i - 2,5630  6,9255i 0 


 - 1,6667  5,0000i 7,0348 - 20,0247i - 2,0432  5,6276i - 3,3249  9,4710i 
Ybus 
 - 2,5630  6,9255i - 2,0432  5,6276i 7,1691 - 19,3617i - 2,5630  6,9255i 
 
 0 - 3,3249  9,4710i - 2,5630  6,9255i 5,8879 - 16,3435i 

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 19
 Perhitungan dimulai dengan memisalkan nilai semua
tegangan yang dicari adalah sama dengan 1,0 pu

1,04
 1 
Ebus  
 1 
 
 1 

 Perbaikan tegangan dicari secara berulang dengan


rumus
1  Pp  jQ p n 
Ep     Y pq E q  p  1, 2, . . ., n; p  s
 E p 
*
Y pp q 1, q  p

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 20
Hasil perhitungan setiap iterasi:
1,0400 1,0390 + 0,0296i 0,9831 - 0,0532i 0,9828 - 0,0551i
1,0400 1,0245 - 0,0120i 0,9686 - 0,0832i 0,9649 - 0,0905i
1,0400 1,0136 - 0,0378i 0,9565 - 0,1023i 0,9511 - 0,1128i
1,0400 1,0047 - 0,0542i 0,9472 - 0,1145i 0,9403 - 0,1269i
1,0400 0,9977 - 0,0645i 0,9401 - 0,1222i 0,9321 - 0,1359i
1,0400 0,9923 - 0,0710i 0,9347 - 0,1271i 0,9258 - 0,1416i
1,0400 0,9882 - 0,0752i 0,9306 - 0,1303i 0,9212 - 0,1453i
1,0400 0,9851 - 0,0779i 0,9276 - 0,1323i 0,9177 - 0,1477i
1,0400 0,9828 - 0,0796i 0,9254 - 0,1337i 0,9151 - 0,1493i
1,0400 0,9810 - 0,0807i 0,9237 - 0,1346i 0,9131 - 0,1503i
1,0400 0,9797 - 0,0815i 0,9225 - 0,1352i 0,9117 - 0,1510i
1,0400 0,9788 - 0,0820i 0,9216 - 0,1356i 0,9106 - 0,1515i
1,0400 0,9780 - 0,0823i 0,9209 - 0,1359i 0,9099 - 0,1518i
1,0400 0,9775 - 0,0825i 0,9204 - 0,1361i 0,9093 - 0,1520i
1,0400 0,9771 - 0,0827i 0,9200 - 0,1362i 0,9089 - 0,1522i
1,0400 0,9769 - 0,0828i 0,9198 - 0,1363i 0,9086 - 0,1523i
1,0400 0,9767 - 0,0829i 0,9196 - 0,1364i 0,9084 - 0,1524i
1,0400 0,9765 - 0,0829i 0,9194 - 0,1364i 0,9082 - 0,1524i
1,0400 0,9764 - 0,0830i 0,9193 - 0,1365i 0,9081 - 0,1525i
1,0400 0,9763 - 0,0830i 0,9193 - 0,1365i 0,9080 - 0,1525i
1,0400 0,9762 - 0,0830i 0,9192 - 0,1365i 0,9079 - 0,1525i
1,0400 0,9762 - 0,0830i 0,9192 - 0,1365i 0,9079 - 0,1525i
1,0400 0,9762 - 0,0830i 0,9191 - 0,1365i 0,9078 - 0,1525i
1,0400 0,9761 - 0,0830i 0,9191 - 0,1366i 0,9078 - 0,1525i
1,0400 0,9761 - 0,0830i 0,9191 - 0,1366i 0,9078 - 0,1526i
1,0400 0,9761 - 0,0830i 0,9191 - 0,1366i 0,9078 - 0,1526i
1,0400 0,9761 - 0,0830i 0,9191 - 0,1366i 0,9078 - 0,1526i
1,0400 0,9761 - 0,0830i 0,9191 - 0,1366i 0,9078 - 0,1526i

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 21
Jadi, tegangan akhir yang dihitung dengan metode
gauss seidel adalah

 1,0400 
 
0,9761 - 0,0830i 
E bus 
 0,9191 - 0,1366i 
 
 0,9078 - 0,1526i 

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 22
 Elemen-elemen Ibus yang dihitung dengan

Ibus = Ybus x Ebus


adalah

 1,7774 - 0,6062i 
 0,7878 - 0,3745i 
I bus 
 - 1,5177  0,7695i 
 
 - 1,0173  0,5015i 

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 23
 Elemen-elemen Sbus yang dihitung dengan
Sbus = diag(ebus)*conj(ibus)

adalah
 1,8485  0,6305i 
 0,8001  0,3001i 
S bus 
 - 1,5000 - 0,5000i 
 
 - 1,0000 - 0,3000i 
Jadi daya yang dibangkitkan oleh generator di
bus 1 adalah (1,8485 + 0,6305i) pu
Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I
6/28/2019 Teknik Elektro UB 24
 Rugi-rugi daya merupakan selisih antara jumlah daya yang
dibangkitkan oleh kedua generator dengan total beban,
dan dapat dihitung dengan perintah matlab,

Srugi = sum(Sbus) = (0,1487 + 0,1306i) pu

atau
Srugi = ebus.'*conj(ibus)
= (0,1487 + 0,1306i) pu

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 25
Metode NR pada Analisis Aliran Daya

Masalah aliran daya dapat diselesaikan dengan metode


Newton-Raphson menggunakan sejumlah persamaan
nonlinier yang menyatakan daya aktif dan reaktif sebagai
fungsi tegangan. Persamaan daya pada suatu bus p dapat
ditulis,
n
Pp  jQp  E *p I p  E *p  Ypq E q
q1

pemisahan bagian real dan imajiner, diperoleh persamaan


daya aktif bus p adalah

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 26
 * n 
Pp  Re E p  Ypq E q 
 q1 
dan persamaan daya reaktif bus p

 * n 
Q p  Re- E p  Ypq Eq 
 q 1 

misalkan

E p  e p  jf p Y pq  G pq  jB pq

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 27
maka persamaan daya aktif adalah


Pp   e p e q G pq  f q B pq   f p f q G pq  e q B pq  
n

q 1

n
 e 2pG pp  f p2G pp   e p e q G pq  f q Bpq  f p f q G pq  e q B pq 
q 1
q p

dan persamaan daya reaktif adalah


Qp   f p e q G pq  f q Bpq   e p f q G pq  e q Bpq  
n

q 1
n
 f p2 Bpp  e 2p B pp   f p e q G pq  f q B pq   e p f q G pq  e q B pq 
q 1
q p
Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I
6/28/2019 Teknik Elektro UB 28
Jika bus 1 adalah slack bus, maka didapat sistem
persamaan linier berikut:
 P2 P2 P2 P2 
 e . . . . . . 
en f 2 f n
  P2   . 2 . . .
  e2 
 .   
. 
   . . . .  
 .    . 
   . . . .  
 .   Pn Pn Pn Pn   . 
  Pn   e . . .
en f 2
. . . 
f n  en 
  2  
 Q2   Q2 Q 2 Q 2 Q2   f 2 
 .   e2 en f 2 f n   . 
   . . . .  
 .    . 
 .   . . . . 
. 
    
 Qn   . . . .   f 
 Q n Q n Q n Q n   n 
. . . . . .
 e en f 2 f n 
 2
Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I
6/28/2019 Teknik Elektro UB 29
Secara singkat dapat ditulis sebagai

 P   J 1 J 2  e 
 Q    J J 4   f 
   3

Dengan:

 
Pp  Ppdiket   e p e q G pq  f q B pq   f p f q G pq  e q B pq 
n

q 1


  f p e q G pq  f q B pq   e p f q G pq  e q B pq  
n
Qp  Q diket
p
q 1

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 30
Elemen-elemen matrik J1, J2, J3, dan J4 diperoleh dengan
menurunkan persamaan-persamaan daya aktif dan reaktif
terhadap komponen-komponen tegangan e dan f:

Elemen-elemen off diagonal:

P p Pp
J1   G pq e p  B pq f p J2    e p B pq  f p G pq
e q f q

Q p Q p
J3   f pG pq  e p B pq J4   f pB pq  e p G pq
e q f q

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 31
Elemen diagonal J1:


Pp   e p e q G pq  f q B pq   f p f q G pq  e q B pq  
n

q 1

Pp n
e p
 2e pG pp  f p B pp  f p B pp   eq G pq  f q B pq 
q 1
q p

persamaan arus injeksi untuk bus p adalah


n
 
Ip  cp  jd  G pp  jBpp ep  jf p    Gpp  jBpp e p  jfp 
q 1
q p
Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I
6/28/2019 Teknik Elektro UB 32
yang dapat dipisahkan kedalam komponen riel dan
komponen imajiner:
n
cp  epG pp  f pBpp   eq Gpq  fq Bpq 
q1
q p
n
dp  fpG pp  e pB pp   f qG pq  e qBpq 
q 1
q p
Pp
Oleh karena itu,  e pG pp  f pBpp  cp
ep
Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I
6/28/2019 Teknik Elektro UB 33
Dengan prosedur perhitungan yang sama, didapat elemen-
elemen diagonal pada sub-sub matrik lainnya.

Pp
J2 :  f p G pp  ep Bpp  d p
f p

Q p
J3 :  fp G pp  e pBpp  dp
e p

Q p
J4 :   e p G pp  f p B pp  c p
f p

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 34
Keterangan:
xo= 1,0 ε= 0,0001
x0 = vektor tegangan bus awal
x=xo
X = vektor teg bus pada iterasi tertentu
Hitung f f = vektor selisih daya (power mismatch)
J = Matrik jakobian
ya
lfl< ε Δx = vektor koreksi tegangan

Tdk
teg = x
Susun J

Δx = J-1 f

x = x + Δx

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 35
PV Bus
Karena yang diketahui dalam bus ini adalah daya aktif P
dan besar tegangan lEl, maka persamaan-persamaan
untuk bus ini adalah


Pp   e p e q G pq  f q B pq   f p f q G pq  e q B pq  
n

q 1

dan
2
Ep  e 2p  f p2

Persamaan tegangan ini menggantikan persamaan daya


reaktif
Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I
6/28/2019 Teknik Elektro UB 36
Untuk sistem yang terdiri dari 3 bus dengan bus 1
sebagai slack bus dan 2 bus yang lain sebagai PQ bus,
maka SPL yang menyatakan hubungan perub daya dengan
perub tegangan adalah

 P2     e2 
 P   J1 J2  
e 
 3   3 
 Q2     f 2 
   J3 J4   
 Q3     f 3 

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 37
Sub-sub matrik jakobian J1, J2, J3, dan J4 adalah sbb:

 P2 P2   P2 P2 


 e e3   f f 3 
 2  2
J1    J2   
 P3 P3   P3 P3 
 e e3   f f 3 
 2  2

 Q 2 Q 2   Q 2 Q 2 
 e e3   f
 2  2 f 3 
J3    J4   
 Q3 Q 3   Q 3 Q3 
 e e3   f f 3 
 2  2

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 38
Tetapi, jika bus 3 adalah PV bus bukan PQ bus, sedangkan
dua bus yang lain sama seperti sebelumnya, maka kedua
matrik J1 dan J2 adalah tetap sedangkan matrik J3 dan J4
adalah sebagai berikut:

 Q Q 2   Q Q 2 
 2
  2

 e2 e3   f 2 f 3 
J3    J4   
 2   2 
E  E3
2
E  E3
2
 3   3 
 e2 e3   f 2 f 3 

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 39
ΔQ3 diganti dengan ΔlE3l2 yang dihitung sebagai berikut:

 E3  E3
2
  e
diket 2 2
3  f 32

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 40
Langkah-langkah Penyelesaian Aliran Daya metode
Newton-Raphson ini adalah sebagai berikut:

1. Berikan nilai awal besar tegangan dan sudut tegangan


untuk semua tegangan PQ bus , dan sudut awal bagi
semua sudut tegangan PV bus.

2. Hitung daya aktif dan daya reaktif dan kurangkan ke


daya aktif dan reaktif yang diketahui sehingga diperoleh
vektor kolom perubahan daya. Jika semua elemen vektor
kolom ini memenuhi ketelitian yang diberikan maka
lanjutkan ke langkah 7, jika tidak lanjutkan ke langkah 3.

3. Susun matrik jakobian

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 41
4. Selesaikan persamaan linier untuk memperoleh perub.
besar dan sudut fasa tegangan.

5. Perbaiki tegangan
6. Kembali ke langkah 2.
7. Selesai.

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 42
Contoh soal:

Untuk sistem daya dalam contoh sebelumnya, selesaikan


dengan metode newton-raphson

Penyelesaian:

1. Dengan memulai semua tegangan PQ bus adalah 1,0 pu,


maka daya bus dapat dihitung sebagai berikut:

Ibus = Ybus*Ebus

shit = diag(Ebus(2:4,:))*conj(Ibus(2:4,:))

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 43
Didapat,

 0,8667  0,5740i 
 
shit  - 1,3975 - 0,1060i
 
 - 1,0000 - 0,2470i 

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 44
Matrik Jakobi J adalah

 6,9681 - 2,0432 - 3,3249 20,2987 - 5,6276 - 9,4710


 - 2,0432 7,0666 - 2,5630 - 5,6276 19,7557 - 6,9255

 - 3,3249 - 2,5630 5,8879 - 9,4710 - 6,9255 16,3965
J  
 19,7507 - 5,6276 - 9,4710 - 7,1014 2,0432 3,3249 
 - 5,6276 18,9676 - 6,9255 2,0432 - 7,2716 2,5630 
 
 - 9,4710 - 6,9255 16,2905 3,3249 2,5630 - 5,8879 

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 45
Koreksi tegangan yang diperoleh dari

 e  1 
P 
 f   J   Q 
   

adalah,

 0,0018 - 0,0816i 
 
E   e  if  - 0,0471 - 0,1379i
 
 - 0,0517 - 0,1548i 

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 46
Tegangan bus yang diperbaiki adalah

 1,0018 - 0,0816i 
 
E baru  E lama  E  0,9529 - 0,1379i
 
 0,9483 - 0,1548i 

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 47
Dengan mengulangi perhitungan seperti ini, diperoleh
tegangan-tegangan bus setiap iterasi sebagai berikut:

Iterasi TEGANGAN
Iterasi
Bus 22
Bus Bus 33
Bus Bus 44
Bus
0 1 1 1
1 1,0018 - 0,0816i 0,9529 - 0,1379i 0,9483 - 0,1548i

2 0,9773 - 0,0830i 0,9206 - 0,1366i 0,9097 - 0,1526i

3 0,9761 - 0,0830i 0,9190 - 0,1366i 0,9077 - 0,1526i

4 0,9761 - 0,0830i 0,9190 - 0,1366i 0,9077 - 0,1526i

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 48
Contoh soal:

Untuk sistem daya dalam contoh sebelumnya jika tegangan


bus 2 dipertahankan sebesar 1,0 pu, dapatkan daya reaktif
yang diinjeksikan melalui bus 2 dan tegangan bus 3 dan 4
dengan metode newton-raphson.
Penyelesaian:

1. Dengan memulai semua tegangan PQ bus adalah 1,0 pu,


maka daya bus dapat dihitung sebagai berikut:

Ibus = Ybus*Ebus

shit = diag(Ebus(2:4,:))*conj(Ibus(2:4,:))

Mahfudz Shidiq-Analisis Sistem Daya I


6/28/2019 Teknik Elektro UB 49