Anda di halaman 1dari 12

KROMOSOM

• Istilah kromosom pertama kali di kemukakan


oleh Weldeyer (1888) dan kromosom berasala
dari bahasa latin (chromo = warna , soma =
tubuh, badan). Kromosom merupakan benda-
benda yang halus berbentuk lurus seperti
batang atau bengkok yang berada di dalam
nukleus.
• Kromosom berbentuk batang panjang atau
pendek dan lurus atau bengkok.
Struktur kromosom
Struktur kromosom dibagi 2 :
1. Sentromer
Sentromer merupakan bagan
kepala kromosom berbentu
bulat yang merupakan pusat
kromosom dan membagi
kromosom menjadi 2 lengan.
2. Lengan
Bagian lengan ini
merupakan bagian badan
utama kromosom yang
mengandung kromosom
dan gen.
Susunan kromosom
Susunan kromosom dibagi menjadi 3 bagian
yaitu:
1. DNA
2. RNA
3. Protein
Morfologi Kromosom
• Bentuk kromosom
Bentuk kromosom juga bervariasi.
Berdasarkan letak sentromer pada kromosom.
Maka kromosom dapat dibedakan menjadi 4
bentuk yaitu:
 Kromosom metasentris
 Kromosom submetasentris
 Kromosom subtelosentris (akrosentris)
 Kromosom telosentris
MORFOLOGI KROMOSOM
• Ukuran Kromosom
Kromosom akan dapat
lebih mudah dilihat apabila
digunakan teknik
pewarnaan yang khusu
selama nukleus membelah.
Ukuran kromosom sangat
bervariasi dari satu spesies
ke spesies lainnya.
Panjangnya antara 12-50
mikron sedangkan
diameternya antara 0,2-20
mikron.
Tipe kromosom dan karyothipe
• Autosom • Gonosom atau kromosom
Autosom merupakan kelamin (sex chromosome)
kromosom yang tidak Dua diantara 46 kromosom
berkaitan dengan penentuan manusia merupakan
jenis kelamin. Contohnya kromosom dengan penentuan
jenis kelamin. Pada individu
misalnya lalat buah betina sex kromosom berupa
dorsophyla melanogaster sepasang dan berbentuk
yang mempunyai 8 buah batang serta disimbolkan
kromosom, 6 buah dengan huruf X (kromosom x),
diantaranya adalah autosom. pada individu jantan hanya
dijumpai 1 buah kromosom X
sedangkan 1 buah lagi adalah
kromosom Y yang berbentuk
bengkok.
Jumlah kromosom
Tabel berikut merupakan contoh beberapa jenis spesies
tumbuhan, hewan dan manusia dengan jumlah kromosom
yang di miliki :
No ORGANISME JUMLAH KROMOSOM JUMLAH PANJANG
1. MANUSIA 46 23
2. BAWANG MERAH 16 11
3. JAGUNG 20 10
4. TOMAT 24 12
5. PADI 24 12
6. BUNGA MATAHARI 34 17
7. TEMBAKAU 45 24
8. KENTANG 45 24
9. PEPAYA 18 9
MUTASI KROMOSOM
• Perubahan set (aneuploidi)
merupakan perubahan pada jumlahnya
Menurut kejadian aneuploidi dibedakan
menjadi 2:
Autopoliploidi yaitu gen (n) menggandakan
sendiri. Hal ini dapat terjadi karena gangguan
meiosis.
Alloppliploidi terjadi karena hibrid antara spesies
yang set kromosmnya berbeda.
Kelainan pada kromosom
Ada 4 tipe penyebab kelainan kromosom yaitu:
• Nondisjunction: ada gangguan dalam pelepasan
sepasang kromosom, entah terjadi pada sebagian
atau seluruhnya.
• Translokasi: terjadi penukaran 2 kromosom yang
berasal dari pasangan yang berbeda .
• Mosaik: terjadi salah mutasi pada
mitosis/pemebelahan ditingkat zigot.
• Reduplikasi atau hilangnya sebagian kromosom.
Lanjutan......
Ada 2 jenis kelainan pada kromosom :
1. Kelainan pada jumlah kromosom
Dimana terjadi jumlah kromosom yang berlebih (disebut
dengan trisomy), seperti adanya kromosom yang berjumlah 3
untai (seharusnya hanya 2 untai atau pasangan) atau jumlah
kromosom yang berkurang (disebut dengan monosomi), yaitu
ada kromosom yang jumlahnya hanya satu untai.
2. Kelainan pada struktur kromosom
diantaranya adalah delesi pada kromosom yang menyebabkan
kromosom lebih pendek dari kromosom normal, insersi pada
kromosom yang menyebabkan kromosom lebih panjang dari
normal dan perpindahannya bagian satu kromosom kebagian
kromosom yang lain atau yang disebut dengan translokasi.
kesimpulan
Kromosom adalah suatu struktur makromolekul yang
berisi DNA dimana informasi genetic dalam sel
disimpan. badan kromosom terdiri atas dua bagian,
yaitu sentromer/kinetokor yang merupakan pusat
kromosom berbentuk bulat dan lengan kromosom
yang mengandung kromonema & gen berjumlah dua
buah (sepasang). Bahan penyusun kromosom adalah
benang kromatin yang terdiri dari DNA ( asam
deoksiribonukleat), RNA hasil transkripsi dan protein
(bersifat histon atau asam & non histon atau basa).