Anda di halaman 1dari 22

KARDIOMIOPATI

dr. Boedi Soesetijo Joewono


KARDIOMIOPATI
Istilah kardiomiopati berasal dari kata-
kata Junani :
1. Kardia : jantung
2. Mio : otot
3. Pathi : kelainan

Definisi :
 Menurut WHO kardiomiopati adalah
penyakit yang mengenai miokardium,
disertai gangguan fungsi ventrikel
PEMBAGIAN
Kardiomiopati dibagi menjadi tiga, yaitu :

1. Kardiomiopati dilatatif
2. Kardiomiopati hipertropik
3. Kardiomiopati restriktif
KARDIOMIOPATI DILATATIF

Karakteristik ditandai dengan dilatasi


semua rongga jantung, disertai dengan
menurunnya fungsi ventrikel, baik kiri
maupun kanan.
Manifestasi klinik umumnya berupa gagal
jantung. Bisa juga berupa aritmia,
tromboemboli, dan kematian mendadak.
KARDIOMIOPATI HIPERTROPIK

Karakteristik ditandai dengan hipertrofi


miokardium kiri (atau kanan), yang
asimetrik, dimana interventrikular septum
lebih tebal dari pada miokardium yang lain
Volume ventrikel kiri menjadi lebih sempit.
Manifestasi klinis berupa sesak nafas,
aritmia dan kematian mendadak
KARDIOMIOPATI RESTRIKTIF

Karakteristik ditandai dengan gangguan


pengisian ventrikel kiri (atau kanan)
karena miokardium menjadi restriktif.
Manifestasi biasanya berupa gagal
jantung
CARA PEMERIKSAAN
Foto dada EKG Ekokardiografi

Kardiomiopa Kardiomegali, Non-spesifik Dilatasi


ti dilatatif edema paru rongga-rongga
jantung
Kardiomiopa Normal LVH Penebalan
ti hipertropik terutama pada
IVS
Kardiomiopa Normal Non-spesifik Dilatasi kedua
ti restriktif atrium.
Penebalan
endokard
DIAGNOSA BANDING
Menurut WHO expert committee on
cardiomyopathies 1984, kardiomiopati
hendaknya dibedakan dengan penyakit
otot jantung yang diketahui sebabnya,
atau yang berhubungan dengan sistem
organ tubuh yang lain.
Penyakit ini disebut penyakit jantung
spesifik (spesific heart muscle disease)
HEART MUSCLE DISEASE
Penyakit yang tergolong ini misalnya :
1. Miokarditis
2. Penyakit jantung hipertiroid
3. Penyakit jantung beri-beri
4. Penyakit jantung hemokromatosis
5. Penyakit jantung peripartum
6. Penyakit jantung Chaga, dsb.
PENYULIT
1. Sinkope

2. Gagal jantung

3. Aritmia, dan

4. trombosis
PENATALAKSANAAN/
PENGOBATAN

KARDIOMIOPATI DILATATIF
Karena manifestasi klinis kardiomiopati
dilatatif adalah gagal jantung, maka
pengobatan ditujukan pada gagal jantung
serta pemberian antikoagulan untuk
mencegah trombosis
PENATALAKSANAAN/
PENGOBATAN
KARDIOMIOPATI HIPERTROPIK
Karena manifestasi kardiomiopati
hipertropik biasanya berupa :
A. Aritmia, maka pemberian obat penyekat
beta (beta blocker) dapat diberikan
B. Obstruksi left ventricular outflow tract,
dapat dilakukan pembedahan reseksi
septum interventrikularis parsial
PENATALAKSANAAN/
PENGOBATAN
KARDIOMIOPATI RESTRIKTIF
Karena manifestasi klinis kardiomiopati
restriktif adalah :
A. Gagal jantung, maka pengobatan
ditujukan pada gagal jantungnya
B. Aritmia, maka obat-obatan anti aritmia
dapat diberikan
C. Pembedahan, berupa reseksi endokard
yang menebal (endomiokardiektomi).
TERIMA KASIH

dr. Boedi Soesetijo Joewono