Anda di halaman 1dari 63

INTERPERSONAL SKILL

SUNDAY, FEBRUARY 2009

SIFAT-SIFAT HUBUNGAN ANTAR SESAMA

BEBERAPA TEORI DALAM HUBUNGAN ANTAR SESAMA

NILAI-NILAI DASAR YANG MENGHASILKAN KEBENCIAN DAN KESENANGAN

PARAMETER PENGUKURAN DIRI YANG AKURAT

SYARAT – SYARAT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN INTRAPERSONAL


DAN INTERPERSONAL:
INISIASI
REGULASI
EKSPLORASI
INTERAKSI
INTER5NALISASI

TAHAPAN PERKEMBANGAN MORAL

IDENTIFIKASI ORANG-ORANG SULIT

PERBEDAAN ANTARA DEEBAT DAN DIALOG


INTERPERSONAL SKILL
SUNDAY, FEBRUARY 2009

KIAT MENINGKATKAN KEMAMPUAN INTERPERSONAL:


• KEMAMPUAN BERGAUL
• KEMAMPUAN BERCAKAP-CAKAP
• MENJADI ORANG YABG DISENANGI ORANG
• KEMAMPUAN MENDENGARKAN ORANG LAIN
• KEMAMPUAN MEMASARKAN DIRI

KIAT MEMPERTAHANKAN KEMAMPUAN INTERPERSONAL


. KEMAMPUAN MENJAGA KESEPAKATAN
. KEMAMPUAN BEREMPATI
. KEMAMPUAN BERSAING

KIAT MENGATASI KONFLIK SECARA POSITIF


. KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI
. KEMAMPUAN MENGONTROL DIRI
. KEMAMPUAN MENGATASI KONFLIK

BERMULA DAN BERAKHIRNYA INTERPERSONAL


INTERPERSONAL SKILL
SUNDAY, Maret 2010

DEFINISI INTERPERSONAL SKILL

BEDA ANTARA IMPERSONAL, INTERPERSONAL


SKILL DAN INTERPERSONAL COMMUNICATION

PARAMETER KEMAMPUAN INTERPERSONALL


SKILL

MASLAH DALAM INTERPERSONAL SKILL

KUNCI-KUNCI DALAM KEAHLIAN INTERPERSONAL


KEAHLIAN INTERPERSONAL / INTERPERSONAL SKILL (IS) H-1
SUNDAY, FEBRUARY 2009

TIM MICROSOFT EDUCATION, IS MENCAKUP BEBERAPA KEMAMPUAN :


1. MENGHANGATKAN HUBUNGAN
2. MUDAH MELAKUKAN PENDEKATAN
3. MEMBANGUN HUBUNGAN SECARA KONSTRUKTIF
4. MENGGUNAKAN DIPLOMASI DAN TEKNIK UNTUK MENCAIRKAN SITUASI TEGANG
5. MENGGUNAKAN GAYA YG DAPAT MENGHENTIKAN PERMUSUHAN YANG MERUSAK
SEBUAH HUBUNGAN.

• DALAM PRAKTEKNYA, SELURUH KEMAAMPUAN DIATAS TIDAK LANGSUNG MENYATU


PADA DIRI SESEORANG ATAU DIMILIKI SECARA KESELURUHAN.
. ADA YG TIDAK BISA MEMBUKA DAN TIDAK BISA MEMPERTAHANKAN. ADA YANG
SANGGUP MEMBUKA DENGAN BAGUS DAN BISA PULA MEMPERTAHANKANNYA
. INI SEMUA TERGANTUNG BAGAIMANA SESEORANG MENINGKATKAN KEMAMPUANNYA.

DALAM TEORI KECERDASAN, KEAHLIAN INTERPERSONAL (IS) DIARTIKAN :


SEBAGAI BENTUK KEMAMAPUAN DALAM MEMBACA PERASAAN , DORONGAN, DAN KEINGINAN
ORANG LAIN, BAIK YANG TERUCAPKAN ATAU YANG TAK TERUCAPKAN, DAN BERTINDAK ATAS
DASAR PENGETAAHUAN.
KEAHLIAN ITU MEMILIKI DUA UNSUR PENTING:
PEDULI ATAU PERHATIAN PADA ORANG LAIN YANG KEMUDIAN DIIKUTI OLEH DORONGAN UTK
MELAKUKAN SESUATU PADA ORANG LAIN ( CONCERN AND ACTION )
KEAHLIAN INTERPERSONAL / INTERPERSONAL SKILL (IS) H-1
Tuesday, Mart 2009
THOMAS F MADER DAN DIANE C MADER (1990) :

IMPERSONAL COMMUNICATION
YAKNI KETIKA MASING-2 KITA SALING MEMAHAMI NAMUN SEBETULNYA TIDAK ADA KETERLIBATAN EMOSI SECARA
PRIBADI.
MISALNYA: KEBERADAAN KITA DI JLN RAYA.

INTERPERSONAL COMMUNICATION
PUNYA KUALITAS KEDEKATAN YANG LEBIH TINGGI DARI IMPERSONAL. INTERPERSONAL ADALAH KOMUNIKASI
ANTARA DUA ORANG ATAU LEBIH DIMANA MASING-2 PUNYA KETERLIBATAN EMOSI PERSONAL, KOMITMEN
DALAM MENJALANI HUBUNBGAN ITU.
INTERPERSONAL ADA INVOLVEMENT WITH (ADA KETERLIBATAN) AND COMMITMENT5 TO ( ADA KOMITMEN).
MISALNYA : ORANG TUA ANAK, MITRA BISNIS

INTERPERSONAL SKILL/ KEAHLIAN INTERPERSONAL


KEMAMPUAN SESEORANG DALAM MENJALIN HUBUNGAN DENGAN MANUSIA ATAU ORANG LAIN.
DALAM TEORI KOM[PETENSI ( COMPETENCE AT WORK, 1993), KEAHLIAN INTERPERSONAL DIARTIKAN SEBAGAI
KEINGINAN UTK MEMHAMI ORANG LAIN.
KEMAMPUAN DALAM MENYIMAK SECARA AKURAT ATAU KEMAMPUAN DALAM MEMAHAMI MUATAN PERASAAN
DAN PIKIRAN YANG TIDAK TERUCAPKAN MELALUI MULUT ORANG LAIN ( INDIVIDU/KELOMPOK) SECARA OBYEKTIF.

PETER DRUCKER, KEMAMPUAN INI SANGAT PENTING, YANG MENYATAKAN : “ DALAM BERKOMUNIKASI ADALAH
MENYIMAK SESUATU YANG TAK TERUNGKAPKAN MELALUI MULUT.
SKALA KOMPETENSI - UKURAN KEMAMPUAN INTERPERSONAL

LEVEL RENDAH :
ANDA BARU BISA BERTEMAN DGN ORANG LAIN, BARU BISA MENYENANGKAN ORANG LAIN
ATAU BARU BISA BERCAKAP-=CAKAP DENGAN ORANG LAIN.

LEVEL MENENGAH:
ANDA SUDAH SANGGUP MEMBANGUN HUBUNGAN SECARA KONSTRUKTIF BERDASARKAN BIDANG, PUNYA
HUBUNGAN YANG BERTAHAN LAMA, DAN BISA MENEMPATKAN ORANG DI TEMPATNYA YANG LAYAK.

LEVEL ATAS :
ANDA SDH BISA MEMBERIKAN TOLERANSI, BISA MEMBANGUN DIPLOMASI , BISA M,ENCAIRKAN KETEGANGAN ,
BISA MENEBAR KEDAMAIAN , DAN BISA MEMPERLAKUKAN ORANG SECARA SABAR DAN PENUH HORMAT.

LEVEL TINGGI / AHLI :


ANDA SDH SANGGUP MEMBANGUN HUBUNGAN DENGAN BAGUS, BISA MENGATASI KONFLIK SECARA POSITIF,
DAN BISA MENANGANI “ORANG SULIT” ( TROUBLE MAKER) SECARA EFEKTIF DAN EFISIEN.
CATATAN :
ORANG YG SULIT ADALAH ORANG YG SELALU MENGKRITIK, SELALU MENDEBAT, SELALU INGIN MENGUASAI, SELALU
INGIN MENANG SENDIRI, SELALU INGIN IKUT CAMPUR, SELALU PROTES DAN STERUSNYA.
SKALA KOMPETENSI - UKURAN KEMAMPUAN IMPERSONAL

LIHAT SEJARAH PARA NABI, BELIAU MEMILIKI IS YG SANGAT BAGUS. SANGGUP MENARIK
DUKUNGAN DARI ORANG-2 YG PRO, MELAINKAN JUGA BISA MEMBALIK ORANG-2 BYG KONTRA
LALU MENJADI PRO.

STUDI OLEH PHILLIP HUMBRET (1996):


HAMPIR SEMUA PEMIMPIN /ORANG YG PUNYA PENGIKUT DI DUNIA INI PUNYA IS YG BAGUS.
JUGA ORANG-2 YG PRESTASINYA BAGUS, PUNYA IS YANG BAGUS. MEREKA BISA MENCIPTAKAN
BUKTI-2 YANG MENDUKUNG TERJALINNYA HUBUNGAN DENGAN BAGUS.
MISALNYA :MEREKA MENJAGA KESEPAKATAN, MENJAGA PERASAAN, MENGHORMATI ORANG
LAIN, BISA MENEMAPTKAN ORANG LAIN PADA TEMPATNYA YG BAGUS, BAHKAN MENGGUNKAN
PANGGILAN-2 YANG MENGHORMATI ORANG LAIN.

ABRAHAM MASLOW (1968) “:


CIRI ORANG-2 YG TELAH ATAU SEDANG MENGAKTUALISASIKAN DIRINYA/POTENSINYA
ADALAH :
DEEP LOVING RELATIONSHIP /HUBUNGAN YG MENDALAM, PUNYA PRIVASI TETAPI TDK
ANGKUH, PUNYA HUMOR TINGGI, HUMOR YG MENGANDUNG PELAJARAN, BUKAB HUMOR
MURAHAN.
KUNCI PENENTU UNTUK MEMILIKI HUBUNGAN YG HARMONIS
1. MEMILIKI HUBUNGAN YG HARMONIS DENGAN DIRINYA SENDIRI. STUDI ILMIAH MEMBUKTIKAN
BHW ORANG YG HUBUNGAN KEDALAM BERMASALAH, HUBUNGAN KE LUAR JUGA
BERMASALAH.

2. UMUMNYA ORANG YG SEDANG TERKENA STRESS ATAU DEPRESSI UMUMNYA MENGALAMI


KEMISKINAN EMOSI, TDK BISA MENJALIN HUBUNGAN SECARA HARMONIS DENGAN ORANG
L;AIN, ATAU MUDAH MERASA TERSINGGUNG OLEH ORANG LAIN.

WILLIAM C. SCHUTZ (1997) :


DALAM BUKUNYA UNDERSTANDING PEOPLE, MASALAH ITU ANTARA LAIN :

1. UNDERSOCIAL ATAU OVERSOCIAL


UNDERSOCIAL –ANTI SOSIAL, MASA BODOH DENGAN APA YG DILAKUKAN OLEH ORANG
BANYAK, TDK PEDULI SAMA SEKALI
OVERSOCIAL -- ORANG YG TERLALU BAIK,TERLALU INGIN IKUT CAMPUR, TERLALU INGIN
TERLIBAT , DAN SEJENISNYA. KEDUANYA BU8KABLAH ORIENTASI HUBUBGAN YG BAGUS. JALAN
TENGAHNYA ADALAH INKLUSI YANG BERARTI TDK TERLALU INGIN MENYENDIRI TETAPI JUGA
TDK TERLALU INGIN SOSIAL..

2. ANTARA ABDICRAFT DAN AUTOCRAFT


ABDICRAFT –ORANG YG MAUNYA DI BELAKANG, DI BAWAH, MENOLAK MENJADI ORANG YG
BERTANGGUNG JAWAB, SENJATANYA ASAL SELAMAT, MAUNYA HANYA MENGEKOR, ATAU
INFERIOR.
AUTOCRAFT – ORANG YG MAUNYA MENGUASAI TERUS, MAUNYA MINTA DITELPON, MAUNYA
HARUS DISAPA DULU, ATAU SUPERIOR.
ABDICRAFT MUNCUL KRNA PERASAAN INCOMPETENCE (PEDE RENDAH), SEDANGKAN
AUTOCRAFT KRNA PERASAAN TOO COMPETENCE (PEDE KEBABLASAN). JALAN TENGAHNYA
KONTROLDIRI ATAU DEMOCRAFT (DEMOKRASI) TDK MRSA RENDAH DIRI TTPI JUGA TDK
MERASA PALING SUPER.
DAMPAK BURUK “ OVER PEDE”

OVER PEDE BISA MENIMBULKAN SIKAP DAN PERILAKU YG TDK MENDUKUNG :


1) AROGANSI, KITA MERENDAHLAN ORG LAIN (LOOKING DOWN / HUMILIATE).
2) MERASA PALING BENAR SENDIRI DAN TDK BISA MENERIMA KEBENARAN MILIK ORG LAIN;
3) MENOLAK OPINI/PENDAPAT-SARAN DAN PENGALAMAN ORANG LAIN (STUBBORNESS);
4) MEMILIKI MODEL KOMUNIKASI YG AGRESIF, OTORITER, BERGAYA MEMAKSA TANPA EMPATI.
5) KURANG PERHITUNGAN TERHADAP BAHAYA POTENSIAL/HAL-HAL YG DETAIL.
6) KURANG PERCAYA KAPASITAS ORANG LAIN/ TERLALU PERFEKSIONIS DLM MENILAI ORANG LAIN.
7) PUNYa PENILAIAN DIRI YG OVER, MEMATOK IMBALAN YG TERLALU TINGGI, TERLALU BERTERUS TERANG,
MENUNTUT DIPERLAKUKAN SECARA TERLALU IDEALIS.

3. ANTARA UNDERPERSONAL DAN OVERPERSONAL.


UNDERPERSONAL ORANG YG TIDAK INGIN ADA IKATAN DALAM HUBUNGANNYA, TDK MAU MEILIKI DAN
DIMILIKI, TDK MAU MENSPESIALKAN DAN TDK MAU DISPESIALKAN, MASA BODOH BODOH MAU DISUKAI ATAU
DIBENCI ORANG.

OVERPERSONAL –ORANG YG M,AUNYA HARUS ADA IKATAN YG MENDALAM, MAUNYA HRS MEILIKI, MAUNYA
HRS DISPESIALKAN ATAU HANYA MAU DICINTAI DAN TDK MAU DIBENCI.
JALAN TENGAHNYA ADALAH MENJADI PERSONAL – BISA MENCINTAI DAN BISA MENERIMA KENYATAAN BHWA
DI DUNIA PASTI TDK ADA ORANG YG DICINTAI DAN DIBENCI OLEH SEMUA MANUSIA.
TEORI KESEHATAN MENTAL JUGA MENEMUKAN BUKTI-2 YG SENADA. ORG YG STRESS ATAU (LEBIH-2) DEPRESI
ADALAH ORANG-2 YANG HUBUNGANNYA KEDALAM DENGAN DIRINYA SEDANG BERMASALAH.
ORANG-ORANG YG SEDANG STRESS ATAU DEPRESI

ORANG-2 STRESS /DEPRESI :

ORANG-ORANG YG HUBUNGANNYA KE DALAM DENGAN DIRINYA SEDANG BERMASALAH.


KRNA DI DALAM ADA MASLAH, MAKA DI LUAR PUN ADA MASALAH.
SANGAT RENTAN DENGAN KONFLIK ATAU KETIDAKPUASAN, MUDAH TERSINGGUNG, MUDAH
MENUNTUT, MUDAH CURIGA DAN SEJENISNYA.

ORANG-ORANG YANG BELUM TAHU DIRINYA SANGAT SULIT UNTUK MENGETAHUI TUHANNYA.
ORANG YANG TIDAK MENGETAHUI DIRINYA RATA-RATA BELUM MEMILIKI HUBUNGAN YANG
HARMONIS KEDALAM. KEHARMONISAN HUBUNGAN KE DALAM DISEBUT INTRAPERSONAL.

KEAHLIAN INTRAPERSONAL
KEMAMPUAN SESORANG UNTUK MENGETAHUI DIRINYA ATAU PENGETAHUAN –DIRI ( SELF
KNOWLEDGE).

HOWARD GARDNER, DLM BUKUNYA “FRAMES OF MIND” MENDEFINISIKAN : INTRAPERSONAL


INTELLIGENCE ( SKILL) :
SENSITIVITAS SESORANG TERHADAP PERASAANNYA, KEINGINANNYA, HAL-HAL YANG
MENGANCAM DIRINYA, RIWAYAT HIDUPNYA. TERMASUK DALAM PENGERTIAN INI ADALAH
KESADARAN SESEORANG TERHADAP KEKUATAN, KELEMAHAN, RENCANA DAN TUJUANNYA.
KONSEP “THE BAR-ON MODEL OF EMOTION-SOCIAL INTELLIGENCE (2000),

IS / KI MENCAKUP HAL-2 PENTING:

1. SELF-REGARD : PUNYA PERSEPSI, PUNYA PEMAHAMAN DAN PUNYA PENERIMAAN YANG


AKURAT.

2. EMOTION SELF-AWARENESS: PUNYA KESADARAAN TERHADAP BERBAGAI EMOSI YANG


MUNCUL DI DALAM DIRINYA.

3. ASSERTIVENESS: PUNYA KEMAMPUAN MENGEKSPRESIKAN PERASAAN SECARA


KONSTRUKTIF DAN EFEKTIF.

4. INDEPENDENCE: PUNYA KEMATANGAN DAN KEBERLIMPAHAN EMOSI, BAHAGIA DENGAN


DIRINYA SENDIRI, MANDIRI.

5. SELF-ACTUALIZATION: PUNYA TUJUAN YANG TERUS DIREALISASIKAN DENGAN


MENGEMBANGKAN POTENSINYA.

PENGETAHUAN DIRI INI MENJADI KUNCI. ORANG YANG MENGETAHUI BANYAK HAL, TAPI TIDAK
MENGETAHAUI DIRINYA, SAMA SAJA DENGAN TIDAK MENGETAHUI APAPUN. KALAU ANDA
MENGETAHUI PELUANG, TAPI TIDAK TAHU KEMAMPUAN ANDA DALAM MENGGARAP PELUANG
ITU, KEMUNGKINAN ANDA GAGAL.

CONTOHNYA, KALAU ANDA PUNYA RELASI BANYAK, NAMUN


TIDAK ADA KEUNGGULAN YANG ANDA MILIKI ATAU YANG ANDA KETAHUI DARI DIRI ANDA,
RELASI YANG BANYAK ITU MUBAZIR.
PENTINGNYA MEMPERBAIKI INTERPERSONAL SKILL

1. KEBUTUHAN NALURI
2. INTERPERSONAL DAN DUNIA KERJA

KEBUTUHAN NALURI :

- SECARA NALURI MANUSIA MEMBUTUHKAN MANUSIA LAIN. YG TIDAK BUTUH BERARTI


MENGINGKARI NALURINYA, MANIFESTASI AROGANSI ATAU KESOMBONGAN. NAMUN KITA TIDAK BOLEH
MENGANDALKAN ORANG LAIN.
- MENGANDALKAN ORG LAIN ARTINYA KITA MENGHILANGKAN KEBERADAAN PERANAN DIRI KITA BAGI DIRI
KITA. INI DILARANG OLEH AKAL SHAT, AGAMA DAN OLEH ILMU PENGETAHUAN.
- DARI ASPEK SPIRITUAL, SEMUA ORANG MEMILIKI KEKURANGAN, KALAU TIDAK MAKA KEHIDUPAN INI TIDAK
BERGERAK.BHWA KEMUDIAN KEBUTUHAN ITU DIREALISASIKAN DLM BENTUK KERJASAMA, SALING TOLONG
MENOLONG, DLL TERGANTUNG KEADAAN.
- SEPERTI TELAH DIGARISKAN TUHAN, KITA TDK HANYA MENJADI MAHLUK INDIVIDUAL , TAPI JUGA MAHLUK
SOCIAL.

HORNEY ( ABDUL HAMID MURSI, 1997): KEBUTUHAN MANUSIA DIGOLONGKAN TIGA:


1. BERGERAKI MENDEKATI ORANG BANYAK UTK MERAIH KEBUTUHAN AKAN CINTA.
2. BERGERAK MENJAUHI ORANG BANYAK UTK MERAIH KEBUTUHANNUA AKAN KEBEBASAN DAN KEMANDIRIAN.
3. BERGERAK MENENTANG ORANG BANYAK UTK MEMNUHI KEBUTUHAN AKAN KEKUATAN.

KALAU DIKAITKAN DEGN PERKEMBANGAN DUNIA KERJA, KI MERUPAKAN KEAHLIAN KUNCI


DALAM BERKARIR, BEKERJA ATAU MENEKUNI PROFESI APAPUN.
KARENA ITU, MENGUTIP UCAPAN JIM ROHN, “ JIKA ORANG YANG ANDA KENAL MASIH SAMA,
KEMUNGKINAN BESAR NASIB ANDA MASIH SAMA.
PENTINGNYA MEMPERBAIKI INTERPERSONAL SKILL

SUN TSU (DONALD G. KRAUSE, 1998) MENGGAMBARKAN PENTINGNYA INTRAPERSONAL DAN


INTERPERSONAL SKILL :

“JIKA ANDA MENGETAHUI PARA PENDUKUNG, PARA PESAING, DAN MENGETAHUI DIRI ANDA,
MAKA STRATEGI-2 ANDA TIDAK AKAN GAGAL MESKIPUN ANDA DITANTANG RATUSAN KALI.
JIKA ANDA HANYA MENGETAHUI DIRI ANDA TANPA MENGETAHUI PEMILIH-2 DAN PESIANG-
PESAING ANDA, ANDA DAPAT MENGHARAPKAN KEGAGALAN SEIRING KESUKSESAN ANDA.

JIKA ANDA TIDAK MENGETAHUI DIRI ANDA SENDIRI, DEMIKIAN PULA DENGAN PARA PENDUKUNG
DAN PESAING-PESAING ANDA, ANDA AKAN GAGAL SETIAP WAKTU.”

DLM BHSA AGAMANYA IS INI DISEBUT MA’ANNAS ( INTERAKSI ANTARSESAMA). AGAMA


MENGAJARKAN AGAR KITA MEMILIKI SKILL KUNCI DALAM HIDUP, YAITU BISA BERMUAMALAH SAMA
TUHAN DAN BISA BERMUAMALAH SAMA MANUSIA. DUA HAL INI HARUS BISA DIMAINKAN SECARA
SEIMBANG.

“FORMULA YANG HANDAL BAGI KESUKSESAN SESEORANG ADALAH MENGETAHUI APA DAN
BAGAIMANA BERHUBUNGAN DENGAN ORANG LAIN” Theodore roosevelt.
INTERPERSONAL DAN DUNIA KERJA :
KEBUTUHAN UTK MEMPERBAIKI KI / IS KARENA BEBERAPA ALASAN :

1. UNTUK MENDAPATKAN INFORMASI YG SANGAT PRIBADI YG HANYA DIPEROLEH


DARI MANUSIA YG DIKENAL., INFORMASI YG SIFATNYA UMUM DPT DIPEROLEH
MELALUI MEDIA KOMUNIKASI MASSA ( KORAN, RADIO, TV DAN INTERNET ).
2. UNTUK MENAMBAH POWER. SEMAKIN BANYAK JARINGAN YG DIBANGUN,
SEMAKIN KUAT POWER ANDA. POWER BENTUKNYA MACAM-MACAM—JABATAN,
KEAHLIAN, UANG , KHARISMA DLL. JARINGAN TERMASUK SUMBER POWER.
3. UNTUK MEMPERBAIKI PENGETAHUAN TENTANG DIRI SENDIRI. SEMAKIN BANYAK
ORANG YG KITA KENAL BIASANYA SEMAKIN BANYAK KITA MENGENAAL DIRI
KITA.INI KRNA ORANG LAIN MERPAKAN CERMIN DIRI KITA. KITA BISA MELIHAT
DIRI KITA DARI MELIHAT ORANG LAIN.

DALE CARNEGIE :
SATU-SATUNYA RUMUS PALING PENTING BAGI KESUKSESAN ADALAH
MENGETAHUI BAGAIMANA BERHUBUNGAN DENGAN ORANG LAIN.

KALAU MELIHAT BERBAGAI HASIL KAJIAN DI BIDANG KOMPETENSI, MISALNYA


NATIONAL HIGH PERFORMANCE DEVELOPMENT MODEL ( hpdm) MILIK US
DEPARTMENT OF VETERANS AFFAIRS, ADA SEJUMLAH KEAHLIAN YG
DIUNGGULKAN UNTUK MENGHADAPI ERA GLOBAL YG BISA DIGUNAKAN SEBAGAI
ACUAN PENGEMBANGAN DIRI, TERLEPAS APAPUN PROFESI ANDA.
BEBERAPA KEAHLIAN / KEUNGGULAN UNTUK PENGEMBANGAN DIRI
DI ERA GLOBALISASI

PERTAMA, KEAHLIAN INTERPERSONAL

KEDUA, KEAHLIAN DLM MELAYANI ORANG LAIN/PELANGGAN (CUSTOMER


SERVICE;

KETIGA, KEAHLIAN BERPIKIR ( THINKING SYSTEM );

KEEMPAT, KEAHLIAN DLM MENGHADAPI PERUBAHAN / ADAPTASI;

KELIMA, KEAHLIAN KREATIF;

KEENAM, KEAHLIAN DLM MENGEMBANGKAN DIRI;

KETUJUH, KEAHLIAN TEKNIS


BEBERAPA KEAHLIAN / KEUNGGULAN UNTUK PENGEMBANGAN DIRI
DI ERA GLOBALISASI

PERTAMA, KEAHLIAN INTERPERSONAL.

KEMAMPUAN SESEORANG DLM MEMBANGUN HUBUNGAN, MENJAGA


HUBUNGAN, ATAU MENYELESAIKAN KONFLIK HUBUNGAN SECARA POSITIF.

CIRI UTAMA ORANG YG BISA MEREBUT PELUANG :

-- PUNYA KETAJAMAN INTUISI KRNA SERING MELIHAT KE DALAM DIRINYA


(INTUITIF).
-- PUNYA SKILL BERKOMUNIKASI DGN ORANG LAIN UTK MEMPERLUAS
JARINGAN KERJA ( KOMUNIKATIF).
-- PUNYA MOTIVASI DAN GAIRAH YG KUAT UTK MAJU.
-- PUNYA KECAKAPAN MENGGUNAKAN DLM BAKAT YG DIMILIK (TALENTED).
-- BISA MENGOLAH APA YG LAMA MENJADI BARU ATAU MENEMUKAN
SESUATU YG BARU, -DIFFERENT AND DIFFERENTLY (CREATIVE).
-- INISIATIF, KAYA PRAKARSA TTG KEMAJUAN.
-- PUNYA KESADRAN BERTANGGUNG JAWAB YG LEBIH BESAR UTK
MEMPERBAIKI DIRINYA ( SENSE OF RESPONSIBILITY).
BEBERAPA KEAHLIAN / KEUNGGULAN UNTUK PENGEMBANGAN DIRI

CIRI-2 MEMILIKI KEMAMPUAN INI :

1. EMPATI : BISA BERBAGI DAN PEDULI PADA ORANG LAIN.


2. MENDUKUNG KEMAJUAN ORANG LAIN ( DEVELOPING OTHERS ).
3. BERKOMUNIKASI SECARA EFEKTIF.
4. BISA MENDENGARKAN ORANG LAIN.
5. PUNYA KOMITMEN YG TINGGI DALAM MENAATI JANJI ATAU
KESEPAKATAN.
6. BISA MENGHARGAI ORANG LAIN.
7. BISA MELIHAT SISI POSITIF DAN NEGATIF SECARA OBJEKTIF.

KEDUA, KEAHLIAN DLM MELAYANI ORANG LAIN/PELANGGAN (CUSTOMER


SERVICE:
KEMAMPUAN SESEORANG DLM MENYATUKAN DAN MENJALANKAN STRATEGI
ATAU KESEDIAAN ORANG UTK MELAYANI / MEMBANTU ORANG LAIN.
KEAHLIAN INTERPERSONAL / INTERPERSONAL SKILL (IS) H-1
Tuesday, 13 April 2009

ORANG YG BAGUS DLM HAL INI BIASANYA PUNYA CIRI-2 :


1. MELYANI ORANG LAIN MRUPAKAN KUNCI KEBERHASILAN UTK MERAIH
KESUKSESAN/PRESTASI;
2. PUNYA KOMITMEN YG BAGUS DL;M MELYANI ORANG LAIN;
3. MAMPU MENANGANI KOMPLAIN SCRA EFEKTIF DAN KONSTRUKTIF;
4. BGISA MENDESIGN SISTEM KERJA YG TANGGAP TERHDP KEBUTUHAN ORANG LAIN;
5. PUNYA DATA YG AKURAT TTG KEBUTUHAN ORANG LAIN;
6. PUNYA KESEDIAAN BELAJAR ATAU MENGAMBIL PELAJARAN DARI ORANG LAIN;
7. MENARIK BAGI ORANG LAIN / KEPRIBADIAN YG MENYENAGKAN ORG LAIN;
8. SABAR DLM MENANGANI MASALAH HUBUNGAN;
9. MENYEMPURNAKAN PEKERJAAN, BUKAN ASAL MENYELESAIKAN PEKERJAAN;
10. RINGAN DALAM MEMBANTU ORG LAIN.

KETIGA, KEAHLIAN BERPIKIR ( THINKING SYSTEM ):


KEMAMPUAN SESEORANG DLM MEMAHAMI SITUASI DGN CARA MENGURAIKAN
MASALAH MENJADI BAGIAN-BAGIAN YG LEBIH RINCI/ FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB
MASALAH , MENGAMATI AKIBAT SUATU KEADAAN TAHAP DEMI TAHAP
BERDASARKAN PENGALAMAN MASA LALU.
ORANG YG BAGUS DLM KEMAMPUAN INI BIASANYA PUNYA CIRI-2 :

1. BISA MENGURAIKAN MSLAH MENJADI BAGIAN -2/TUGAS/KEGIATAN


SEDERHANA.;
2. BISA MELIHAT HUBUNGAN MENDASAR, MENGANALISIS HUBUNGAN ANTARA
BEBERAPA BAGIAN DARI PERSOALAN;’
3. BISA MELIHAT HUBUNGAN SEBAB AKIBAT DAN MENGKAJI KEUNTUNGAN DAN
KELEMAHAN SETIAP ALTERNATIF;
4. BISA MEMBUAT PRIORITAS TUGAS BISA MELIHAT HUBUNGAN MENDASAR,
MENGANALISIS HUBUNGAN ANTARA BEBERAPA BAGIAN DARI PERSOALAN;’
5. BISA MELIHAT HUBUNGAN SEBAB AKIBAT DAN MENGKAJI KEUNTUNGAN DAN
KELEMAHAN SETIAP ALTERNATIF;
6. BISA MEMBUAT PRIORITAS TUGAS BERDASARKAN TKT KEPENTINGAN;
7. BISA MELIHAT HUBUNGAN BERTINGKAT, MENGANALISA HUBUNGAN BEBERAPA
BAGIAN DARI SUATU SITUASI ATAU PERMASALAHAN;
8. BISA MEMECAH PERSOALAN MENJADI BAGIAN-2 YG DAPAT DIKELOLA SECARA
SISTIMATIS;
9. MAMPU MEMPREDIKSI KEMUNGKINAN KONSEKUENSI DARI SUATU TINDAKAN;
10. BELAJAR MENGANTISIPASI HAMBATAN DAN SELALU BERPIKIR KE
DEPAN/LANGKAH BERIKUTNYA;
11. BISA MEMBUAT RENCANA ATAU ANALISIS YANG KOMPLEKS;
12. BISA MENGGUNAKAN BEBERAPA TEKNIK UTK MEMILAH PERMASALAHAN DLM
MENCARI SOLUSI.
KEEMPAT, KEAHLIAN DLM MENGHADAPI PERUBAHAN / ADAPTASI

KEMAMPUAN DLM BERADAPTASI DENGAN PERUBAHAN, KEMAMPUAN DLM


MENGATASI MASALAH BARU DAN MENGAKOMODASI HAL-HAL BARU.
CIRI KEMAMPUAN INI :
1. SANGGUP MENJALIN HUBUNGAN DENGAN SIAPAPUN;
2. SANGGUP MEMBRIKAN RESPON YG TEPAT TERHDP SITUASI BARU;
3. DAPT MENANGANI TUGAS SECRA BERSAMA TANPA MENGUARNGI KUALITAS;
4. MEMBUKA DIRI TERHDP IDE BARU DARI BERBAGAI SUMBER;
5. DAPAT BEKERJSAMA DGN ORANG LAIN;
6. BISA BERPIKIR TENANG DAN WASPADA DLM MENGHADAPI SITUASI YG
MENEGANG;
7. DAPAT MENGAKOMODASI SITUASI BARU SEBAGAI WADAH PEMBELAJARAN;
8. DAPAT MENGGUNAKAN SUMBER DAYA YG ADA UTK MENCIPTAKAN KEMAJUAN ,
TANGGUH MENGHADAPI COBAAN DAN PENDERITAAN;
9. BISA MENERIMA PERUBAHAN SBGAI KETEAPAN YG BAKU.
10. MAMPU MEMPELAJARI PROSEDUR BARU ATAU TEKNOLOGI BARU;
11. SELALU MENCARI CARA YG LEBIH BAGUS DLM MENANGANI PEKERJAAN.

*Berpikir Adalah Fungsi Tertinggi Dari Kemampuan Manusiaa– Bob Proctor


*Manusia Yg Paling Sanggup Bertahan Adalah Yg Bisa Beradptasi Dgn
Keadaan-- Darwin
KELIMA, KEAHLIAN KREATIF

KEMAMPUAN SESORANG DLM BERPIKIR DAN BERTINDAK SCRA INOVATIF, BISA


MELIHAT SITUASIYG UNIK DI ANTRA REALITAS YG ADA, BISA MELIHAT PELUANG,
BERANI MENGAMBIL RESIKO DAN MAMPU MENCIPTAKAN SOLUSI ATAS PROBLEM
SECARA EFEKTIF DAN EFISIEN.
CIRI-CIRINYA :
1. MENGHARGAI IDE-2 BARU ATAU PENDEKATAN BARU;
2. BISA MELIHAT SESUATU YG MENCERAHKAN DI BALIK REALITAS;
3. BISA MENCIPTAKAN PEMIKIRAN DAN TINDAKAN KREATIF ( BARU, BERBEDA DAN
BERMANFAAT);’
4. PUNYA KEMAUAN UTK MENGMBIL RESIKO HIDUP;
5. PUNYA KEBERANIAN UTK MELAWAN ASUMSI UMUM
6. BISA MENCIPTAKAN SOLUSI SECARA KREATIF;
7. MEMFASILITASI ORG LAIN UTK MENGGALI KREATIFITASNYA;’
8. MENGINDENTIFIKASI BERBAGQAI PELUANG UTK MENCIPTAKAN KEMAJUAN;
9. BISA MENANGANI KEGAGALAN SBGAI LANDASAN UTK MERAIH PRESTASI ATQAU
KEBERHASILAN;
10. PUNYA SIKAP MENTAL “SAYA BISA” DLM MENGHADAPI TANTANGAN;
11. MEMPRAKTEKAN BERBAGAI CARA UTK MENEMUKAN SOLUSI YANG LEBIH
UNGGUL.
KEENAM, KEAHLIAN DLM MENGEMBANGKAN DIRI

KEMAMPUAN DLM MENYADARI KEKUATAN DAN KELEMAHAN DAN DALAM


MENDORONG PROSES PEMBELAJARAN BAGI DIRINYA.
CIRI-CIRINYA :
1. PUNYA RASA TANGGUNG JAWAB UTK MENGEMBANGKAN DIRI UTK MERAIH
PRESTASI;
2. MAMPU MEMANFAATKAN WAKTU UTK MELAKUKAN REFLEKSI DIRI DEMI
TERCAPAINYA KESEIMBANGAN;
3. BISA MENGELOLA DIRINYA SECARA EFEKTIF / GOOD SELF-MANAGEMENT
4. PUNYA INISIATIF UTK MALKUKAN PROSE PEMBELAJARAN SECRA
BERKJELANJUTAN;
5. SELALU MENCARI INFORMASI UTK MEMPERBAIKI DIRI;
6. MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KEAHLIAN;
7. BISA BELAJAR DARI KEMUNDURAN, KEGAGALAN ATAU PENDERITAAN;
8. MEMPERBAIKI PERENCANAAN DAN MENGEVALUASI LANGKAH-LANGKAH;
9. BERSEDIA BERKORBAN JIWAQ DAN HARETA BVENDA UTK
MENGEMBANGKAN DIRI.

*MUDAH MENGHADIRKAN IDE BARU TETAPI YG SULIT MEMBUANG IDE LAMA>


KETUJUH, KEAHLIAN TEKNIS

KEMAMPUAN SESORANG DLM MENYELESAIKAN PEKERJAAN, KEMAMPUAN DLM


MENGGUNAKAN PENGALAMAN DAN KEMAMPUAN DLM MENGAPLIKASIKAN
PENGETAHUAN DAN KEAHLIAN.
CIRI-CIRINYA :
1. MENDEMONSTRASIKAN SKILL YG VRELEVAN DGN PEKERJAAN;
2. MENGERTI PROSES , PROSEDUR, STANDAR, METODE DAN TEKNOLOGI YG DIBUTUHKAN UTK
SUATU PEKERJAAN;
3. MENDEMONSTRASIKAN PEMAHAMAN TEKNIS YG DIBUTUHKAN PEKERJAAN;
4. SELALU MENGIKUTI PERKEMBANGAN SESUAI DENGAN KEAHLIANNYA;
5. BISA MENJALANKAN PEKERJAAN SECARA CEPAT BERDASARKAN WAKTU YG DIHARPKAN;
6. PUNYA RASA TANGUNG JAWAB YG TINGGI UTK MENJAGA KUALITAS ATAU STANDAR KERJA YG
TINGGI.
ATAU MENURUT UBAEDY, MENYEBUTKQAN BAHWA MODAL PRINSIP UTK
BERPRESTASI MENGHADAPI PERSAINGAN GLOBAL INI MELIPUTI 3K:
-- KEAHLIAN
--KESALEHAN
--KOMUNIKASI
KEAHLIAN INTERPERSONAL / INTERPERSONAL SKILL (IS) H-1
Tuesday, 21 April 2009

INTRAPERSONAL SKILL : Kemampuan Meperbaiki Hubungan kita dengan Diri Sendiri


atau Hubungan ke Dalam. Misalnya orang Stress/Depresi.
SKALA UNTUK MENGUKUR TINGKAT KEMAMPUAN DIRI :
SKALA O :
ANDA MASIH BARU MELIHAT BERBAGAI KELEMAHAN YG ANDA MILIKI. ANDA BERKESIMPULAN
TDK MEMILIKI KELEBIHAN APA-2.
SKALA 1:
ANDA SDH MENCARI ATAU MENGEKSPLORASI BERBAGA POTENSI DAN KELEBIHAN YG
DIMILIKI, TTPI BLM MENEMUKAN/BELUM BERHASIL.
SKALA 2 :
ANDA SDH MENMKAN KELEBIHAN, ,KEKUATAN DAN KEUNGGULAN PERSONAL, TTPI BLM
MENGGUNAKAN SCRA OPTIMAL.
SKALA 3
ANDA SDH MENMUKAN , SDH MENGGUNAKANNYA SCRA OPTIMAL , TTPI BLM PUNYA
KONSISTENSI PERJUANGAN / AKTUALISASI DIRI SECRA BERKELANJUTAN.
SKALA 4: :
ANDA SDH KONSISTEN MENGEMBANGKAN BERBAGAI KEUNGGULAN, NAMUN BLM BISA
MENGTASI MASLAH YG MUNCUL SCRA OPTIMAL BAIK INTERNALL ATAU EKSTERNAL.
SKALA 5 :
ANDA TRS MEREALISASIKAN IDE-2 YG SESUAI DGN KEUNGGULAN PERSONAL ANDA DAN
TRS MENCARI TERBOSAN BARU UTK MENCIPTKAN SOLUSI ATAU MASALAH DAN TRUS
MENJALANKAN PROSES LEARNING DLM BENTUK KARYA, KREASI DAN PRESTASI
SEMAKIN TINGGI PENGETAHUAN DIRI BERARTI SEMAKIN BAGUS KESYUKURANNYA, CIRI-2 ORG YG
BERSYUKUR :
1. BAHAGIA DGN DIRINYA/ BSA MENCIPTAKAN KEBAHAGIAAN DLM DIRINYA.;
2. PUNYA KESIMPULAN POSITIF TERHADP DIRINYA;
3. PUNYA KEPERCAYAAN YG BAGUS THDP KEMAMPUANNYA;
4. BISA MENJALIN HUB-ANPOSITIF DGN ORANG LAIN;
5. BISA MENJALIN HUB-AN YG HARMONIS DGN KENYATAAN, BAIK YG OK ATAUPUN YG TDK OK
6. LANGKAHNYA DINAMIS;
7. PRESTASI HIDUPNYA TRS BERTAMBAH MEMBAIK.

KLAU MELIHAT BERBGAI TEORI PENGEMBANGAN DIRI YG BERBASISKAN LEARNING /


PEMBELANJARAN, SyARAT UTK MENINGKATKAN KEMAMPUAN INTRAPERSONAL DAN
INTERPERSONAL ADALAH :

INISIASI
REGULASI
EKSPLORASI
INTERAKSI
INTERNALISASI

INISIASI
KEMMAPUAN UTK MEMUNCULKAN IDE-2 DAN DORONGAN UTK PERBAIKAN DIRI /BERINISIATIF.
UTK INI MUNCUL DARI DUA SUMBER YAKNI WILL TO ACHIEVE/KEINGINAN UTK MERAIH SESUATU
DAN WILL TO AVOID-= KEINGINAN UTK TERHINDAR ADRI PENDERITAAN.
PETER SENGE, PENGGAGAS KONSEP LEARNING ORGANIZATION, DUA PEMBELANJARAN INI
HARUS DITEMPUH SESUAI KEADAAN, YAKNI:
GENERATIF YAITU KEMAMPUAN UTK MEMUNCULKAN KEINGINAN, TARGET,TUJUAN, ATAU
CITA-2 YG KIRA-2 MENGGUGAH JIWA KITA UTK MERAIHNYA.
ADAPTATIVE LEARNING YAITU KEMAMPUAN UTK MENYIASATI KEADAAN, MASALAH,
PERUBAHAN BURUK, DAN SEMISALNAY UTK PERBAIKAN KEARAH YG POSITIF. ATAU JUGA
MENGGUNAKAN KERUWETAN, KETIDAKPUASAN, KEKECEWAAN DAN LAINNYA SEBAGAI MOTIVATOR PERBAIKAN
DIRI.
KEAHLIAN INTERPERSONAL / INTERPERSONAL SKILL (IS) H-1
Tuesday, 21 April 2009

REGULASI
KEMAMPUAN KITA DALAM MENGATUR EMOSI ATAU MANAJEMEN-DIRI/ SELF-MANAGEMENT.
REGULASI EMOSI TERKAIT DGN BEBERAPA HAL :
APAKH KITA TERMASUK ORG GAMPANG STRES, MUDAH KONFLIK ATAU CEP[AT KEHILANGAN
KENDALI.
SIDNEY MOON (2002), DLM KONFERENSI TAHUNAN TTG BAKAT DI YUNANI, MENYEBUTKAN
BAHWA KEMAMPUAN MENGATUR EMOSI TERMASUK SALAH SATU RUKUN PENTING DLM
MENGEMBANGKAN BAKAT.ADALAH KEMAMPUAN MEMAHAMI DIRI, MEMBUAT KEPUTUSAN HIDUP
YG BAGUS/ BERPIKIR POSITIF, BERAKSI POSITIF DAN MENGATUR EMOSI TTAP POSITIF SERTA
KEMAMPUAN MENTAATI DISIPLIN DIRI / KETEKUNAN, KEGIGIHAN , DST.

DANIEL GOLEMAN /EMOTIONAL INTELLIGENCE- 2001-2005, TOKOH PENTING DI EQ-EMOTIONAL


INTELLIGENCE BAHWA KEMAMPUAN MENGATUR EMOSI INI TERNYATA MENJADI FAKTOR
PENTRING BAGI KESUKSESAN SESORANG. PINTAR TTAPI SUKA NGAMUK APA JADINYA DUNIA.

ORG YG LEMAH DLM MENGATUR EMOSI /EQ RENDAH BIASANYA PUNYA CIRI-2 SBB:
1. MDH TERKENA GIGITAN VIRUS “OVER”—MDH KEBABLASAN –TERLALU HATI-2
2. KRANG MAMPU DLM KERJSAMA, MDH PATAH DLM MENJALIN HUBUNGAN DENGAN
ORANG LAIN.
3. SERING TERPUTRUS HUBNGAN DGN DIRINYA SENDIRI, AKHIRNYA MDH KALAP;
4. MDH TERSERANG VIRUS YG BERNAMA ‘BURN OUT”/ KEHILANGAN MOTIVASI,
KEHILANGAN INSPIRASI.
KEAHLIAN INTERPERSONAL / INTERPERSONAL SKILL (IS) H-1
Tuesday, 21 April 2009
EKSPLORASI
KEMAMPUAN MENGGALI KEKUATAN YG KITA MILIKI ATAU BISA KITA GUNAKAN UTK
MEREALISASIKAN INISIATIF-INISIATIF PERBAIKAN ITU. EKSPLORATIF INI PADA DASARNYA BISA
DIBAGI MENJADI DUA YAKNI EKSPLORASI KEDLM DIRI /INWARD DAN EKSPLORASI KE LUAR-
ORANG LAIN/ OUTWARD.
APA KAITAN ANTARA EKSPLORASI INI DENGAN KEINGINAN KITA UTK MENINGKATKAN
KEMAMPUAN INTRAPERSONAL DAN INTERPERSONAL?
DENGAN EKSPLORASI KITA AKAN TAHU ORANG-ORANG MODEL APA SAJA YG BISA KITA AJAK
UTK BERSINEGRI, BERMITRA, KERJASAMA DAN LAINNYA.

INTERAKSI
KEMAMPUAN MEMBANGUN NETWORK, NETWORK INI BUKAN SEKEDAR MENGENAL ORANG,
BERTUKAR KARTU NAMA, ATAU MENELPON HANYA UTK SAY HELLO, TETAPI UTK
MEMBQNGUN KESALING-PAHAMAN.
INTERAKSI INI JADI PENTING UTK UTK MENINGKATKAN KEMAMPUAN INTERPERSONAL.
KALAU MENGACU PADA SKALA DIMUKA, INTERAKSILAH YG AKAN MEMBUATKITA SEMAKIN
PAHAM POSISI ORANG LAIN DAN POSISI KITA.

INTERNALISASI
KEMAMPUAN UTK MELAKUKAN PENCERNAAN, PENJIWAAN, DAN PELAKSANAAN NILAI-NILAI
KEBENARAN, POKOK-2 AJARAN AGAMA, ATURAN MORALITAS ATAU ETIKA KEMANUSIAAN YG
MENJADI BHASA UNIVERSAL BAGI SEMUA MANUSIA. MISALNYA SAJA, KEJUJURAN, KEBAIKAN,
KERENDAHAN HATI, PENGHARGAAN KPA ORANG LAIN, KOMTMEN DLL.
HAL INI PENTING, KRNA SMUA ORG SDH TAHU KEBENARAN, TTPI HANAYA SEDIKIT ORG YG
MENJALANKAN KEBENARAN.
IBARAT MAKANAN YG KITA MASUKKAN KE MULUT ITU, AKAN MENAMBAH KEKUATAN FISIK KITA. MKANAN YG
MENAMBAH KEKUATAN FISIK KITA ADALAH MAKANAN YG SANGGUP KITA CERNA.BEGITU JUGA DGN KEBENRAN,
HAQNYA KEBENARAN YG KITA CERNA YG AKAN MENAMBAH NILAI PLUS KITA.
CIRI-CIRI ORANG SULIT

1. RAKUS- DORONGAN NAFSU UTK MEMENANGKAN DIRI SENDIRI DGN CARA


MENGALAHKAN ATAU MERUGIKAN ORG LAIN ATAU MENGABAIKAN CARA-CARA YG
BERLAWANAN DENGAN ASAS FAIRNESS.
2. ORANG YG TIDAK BISA MENGONTROL EMOSINYA, MUDAH KEHILANGAN KENDALI DIRI,
ATAU MDAH KEBABLASAN;
3. AROGAN-ORG YG PUNYA PERASAAN SUPERIORITAS DAN ITU DIMANIFESTASIKAN
KEDLM SIKAP YG SUKA MEMKSA, KEPONGAHAN,KECONGKAAN ATAU KEANGKUHAN.
4. KERAS KEPALA-STUBBORNESS.- KEINGINANNYA DIDORONG OLEH EGO-KEBENARAN
SENDIRI ATAU NAFSU UNTK MENUNJUKKAN DIRI. SEDANGKAN ORANG YG
BERKEMAUAN KERAS ADALAH ORANG YG KEINGINANNYA DIGERAKKAN OLEH SUARA
HATI UTK MENJADI YANG LEBIH BAIK.
5. PUNYA KECENDERUNGAN UTK SELALU MENCELA ATAU SELALU MENGKRITIK ORANG
LAIN. HAL INI AKIBAT TDK ADANYA KETIDAKHARMONISAN SESORANG DGN DIRINYA.
6. SELALU INGIN IKUT URUSAN ORANG LAIN;
7. KERDIL, BAKHIL, TAKUT MEMBERIKAN KEBAIKAN KEPADA ORANG LAIN, IRI KPDA
ORANG LAIN, DENGKI DAN PELIT.
8. TERLALU SENSITIF, MUDAH TERSINGGUNG, CURIGA SAMA ORANG LAIN, SMA SEKALI
TDK BISA MEMPERCAYAI ORANG LAIN, MDH KONFLIK DGN ORG LAIN, MENJAUHKAN
DIRI DARI ORG LAIN DAN TDK BISA MEMAAFKAN KESLAHAN KECIL.
9. MASA BODOH, ATAU TDK PEDULI, SERING MENGUCAPKAN PERKATAAN YG
CENDERUNG MENYAKITKAN ORG LAIN, TDK PEDULI PENDERITAAN ORG LAIN ATAU
ENGGAN SALING BERBAGI DGN ORG LAIN.

• Dlm kajian Psikologi istilah Narcissistic personality Disorder (NPD), Psychology Today
(2007) yg disebut narsistik adalah tipenya arogan, congkak, self centred, angkuh atau
tinggi hati.
TAHAPAN PERKEMBANGAN MORAL
Kohlberg’s Stages of Moral Development

TINGKAT PRE-CONVENTIONAL:
NDIKATORNYA :
Bagimana supaya sya terhindar dari hukuman, siksa,, dosa dsr.;
Apa yang akan saya dapatkan?; keuntungan apa yg saya perleh?.
TAHAPAN:
Orientasi pada hukuman (Obedience and punishment);
Orientasi pada ganjaran/kepentingan ( self interest).

TINGKAT CONVENTIONAL:
NDIKATORNYA :
Apakah tindakan saya ini baik atau atau buruk bagi orang lain.
Menaati hukum dan standar Moralitas tertentu.
TAHAPAN:
Menjaga keharmonisan dengan orang lain (interpersonal accord and conformity.
Otoritas dan keteraturan sosial (authority and socialporder)

TINGKAT POST-CONVENTIONAL:
NDIKATORNYA :
Menghormati pendapat dan pendirian orang lain. Menaati nilai-2 universal dengan dengan
alasan yang mendalam.
TAHAPAN:
Kontrak sosial ( social contract).
Etika Universal ( Universal ethical principles).
artinya Etika merpakan study sistematis ttg tabiat
konsep nilai, baik, buruk, harus, benar, salah dan lain
sebagainya dan prinsip-2 umum yg membenarkan
kita untuk mengaplikasikannya atas apa saja.
Dengan demikian, Etika dapat dimaknai sebagai
dasar moralitas seseorang dan disaat bersamaan
juga sebagai filsufnya dalam berperilaku.
Moral :
dari bahasa latin ‘Mos’ jamaknya ‘ Mores’. Berarti
adat dan cara hidup
‘Mores’ dalam bahasa Inggrisnya ;Morality’ :
General name for moral judgment, standards, and
rules of conduct;
Dalam makna lain ‘ a doctrine or system of moral
conduct/particular moral principles or rules of
conduct;.
TERLIHAT BAHWA NORMA MORAL MEMPUNYAI POSISINTERTINGGI
DALAM KOMPOSISI MORAL YANG ADA. MENURUT THOMAS
AQUINAS, BAHWA SUATU HUKUMYANG BERTENTANGAN DENGAN
HUKUM MORAL AKAN KEHILANGAN KEKUATAN DAN SEMUA
NORMA SEHARUSNYA TUNDUK PADA NORMA MORAL.

NORMA
MORAL

NORMA HUKUM

NORMA SOPAN SANTUN


Paradigma baru kerja di Masa Depan
Phillip S Jarvis

1. Berdasar skill dan value bukan kedudukan, jabatan atau


kategori;
2. Orang tdk mutlak membutuhkan “kantor fisik”, trennya
virtual space;
3. Tolok ukur sukses yg kerap dipakai kenaikan
jabatan,kedepan kenaikan skill atau value yang kita miliki.
4. Kontrak dan fee, sistem emploimen yang didasarkan
kontrak. Jadi bukan berdasar gaji bulanan, pegawai tetap,
jam keluar masuk yg tetap.
5. Orientasi kerja kedepan adalah personal freedom and
control ( career security), sementara ini bergantung pada
pekerjaan atau perusahaan.
Bagaimana membuka hubungan

1, Kemampuan bergaul
2. Kemampuan bercakap-cakap
3. Jadilah orang yang disenangi orang lain
4. Kemampuan mendengarkan orang lain
5. Kemampuan memasarkan diri.

1. Kemampuan bergaul:
Dua hal yang perlu diingat :
- Pergaulan itu erat hubungan dengan kemampuan.
- Pergaulan tidak identik dengan banyak ngomong atau
sedikit ngomong.
Teori Liking and Disliking
1. Physical Attractiveness theory-- org akan lebih
menyukai orang yang menarik dari sisi penampilan
fisik.
2. Competency theory-- org akan lebih menyukai orang
yang lebih kompeten, lebih smart.
3. Reciprocal theory --org akan lebih menyukai orang
yang ada imbal baliknya- like attracts like.
4. Similarity and complementary theory-- org akan lebih
menyukai orang yang punya kemiripan/kesamaan.
5. Exchange theory--org akan lebih menyukai orang
yang sama bisa memberikan keuntungan.
6. Reinforcement theory --org akan lebih menyukai
orang lain yang bisa menghargai dirinya.
7. Gain loss theory--org akan lebih menyukai orang
yang dukungan kpda kita cenderung membaik.
KEMAMPUAN BERGAUL (81)

1. Kepedulian;
2. Pengembangan dialog dan suasana.
3. Menghormati “privasi” orang lain.
( wilayah publik, wilayah privat, wilayah pribadi/tdk ingin
ketahui oleh siapapun juga kecualai dirinya/suami-istri).
4. Kemampuan mencontoh orang lain.
5. Kemampuan mengembangkan prestasi..
KEMAMPUAN BERCAKAP-CAKAP

1. Beri tanggapan langsung.


2. Harus relevan
3. Perbanyak bumbu-bumbu humor.
4. Gunakan bahasa atau kalimat yg kira-2 artinya tdk salah
tafsir.
5. Memberi dan menerima kesempatan utnuk bicara.
6. harus efisien.
7. Tunjukkan ketulusan.
menurut Harry A. Mills/the art of winning:
model pertanyaan yg mengganggu:
model pertanyaan yg mengganggu:

1. menuduh atau menyalahkan


2. Menegur seperti layaknya seorang atasan menegor
bawahan;
3. Menjebak/ memasukkan perangkap;
4. Memaksa;
5. Meremehkan/ menyinggung.
JADILAH ORANG YANG DISENANGI ORANG LAIN

1. Terlalu diam atau terlalu ramai, idelanya berikan


kesempatan kepada orng lain.
2. Terlalu ikut campur atau terlalu cuek. Idealnya berikan
adalah me,berikan perhatian/care atau share feeling pada
saat dibutuhkan/empati.
3. Terlalu tertutup atau terlalu terbuka. Idealnya kita perlu
membuat penjelasan diri tentang hal-2 yg perlu dijelaskan
dan perlu tdk menjelaskan hal-2 yg tdk perlu.
Dlm literaur keilmuan ada istilah self-disclosure
pengungkapan diri hal-2 yg signifikan bagi diri dan orng
lain. Dan bukan self description.
Beberapa point cacatan pribadi
1. Perlu berpikir realistis yg berdasarkan pada akal sehat. Tdk mungkin
ada orang yg disenangi semua orang dan sebaliknya.
2. Jangan menjadikannya sebagai tujuan.Tapi lakukan hal-2
positif,berkepribadian dan bersikap positip.
3. Tdk hanya pada level disenangi, tetapi yg penting dipercaya orng lain.
4. Jangan menjadikan sbagai bungkus/triks- sok “baik”…, tetapi sebagai
karakter atau sifat yang tdk sesaat.
5. Dimulai dari diri sendiri dulu. Yakni ingin disenangi orng lain ttpi kurang
senang dgn orng lain.
Kemampuan mendengarkan orang lain

Skaranga kita cek kemampuan kita..96


Ada beberapa pendekatan utk melatih kemampuan dlm mendengarkan :
1. Pahami lebih dulu bahwa di dunia ini tdk ada materi yg
kurangmenarik. Usahakan menemukan sesuatu yg menar
ik.
2. Jangan curiga dulu, ttpi saling mempercayai,
3. Belajar utk menjadi objektif.
4. Dengarkan ide pokoknya,
5. Jangan seperti patung, ttpi perlu fleksibel dan kreat if utk
hangatkan dan suburkan hubungn.
6. Tunjukkan dgn isyarat yakni ekspresi muka atau kontak
mata atau grakan bhwa anda mendengarkan dgn baik.
7. Tolak distraksi/ sesuatu yg mengganggu konsentrasi.
Kemampuan memasarkan diri

1. Hindari berbohong.
2. Belajar menjadi asertif. Bagaimana kita mengkomunikasikna menurut
Connie Podesta (2005) menyebutkan : Assertive, aggressive, passive
dan passive aggressive.
Assertive : gaya dan model komunikasi yg paling sehat. Krna memiliki
alasan, pandangan dan bukti yg mendukung. Disampaikan dgn cara
yg sopan, dan bhasa yg tdk berpotensi menyakiti, menyinggung,
mengancam atau merendahkan org lain. Dismpaikn dgn tdk
mengganggu orng lain.
Aggressive: menggunakan teknik, trik Dan taktik yg manipulatif.
Pasif. Biasanya dialkukan org yg minder blm PD, “Jaim”, malu atau
takut yg tdk jelas alasannya.
Passive=-Aggressive : tdk berkronfrontasi dgn orng lain ttpi juga tdk
melirik orng, ttpi hanya ide kita sendiri.
3 Tunjukkan motivasi plus, hindari motivasi minus ( donah Zohar dan Ian
Marshall,2004).
Dalam memakertingkan diri, perlu jga memperhatikan hal-2 yg spiritual
agar muncul motivasi positif , dpt dijelaskan sbb :
a. Niatkan utk eksplorasi diri /gali utk meningkatkan prestasi
(motivasi plus), bukan utk menonjolkan diri, sombong dan
arogan ( motivasi minus);
b. Niatkan utk sosialisasi dan kooperasi (sinergi atau kerjsama),
bukan utk mensubordinasi atau memarahi norng lain.
c. Niatkan utk meningkatkan penguasaan (skill, kompetensi, dst)
bukan melarikan diri dari ketakutan.
d. Niatkan utk memperluas wilayah pengabdian/ memberi
manfaat pada orng lain. Bukan memanfaatkan orng lain.
BAGAIMANA MEMPERTAHANKAN HUBUNGAN

Orang mengatakan bahwa menjaga hubungan lebih berat ketimbang


membuakanya. Beberapa kemampuan umum yg bisa dibutuhkan agar
hubungan tsb tetap bertahan:
1. Kemampuan menjaga kesepakatan;
2. Kemampuan berempati;
3. Kemampuan bersaing.
1.Kemampuan menjaga kesepakatan;beberapa cara al:
-Jangan main-2, jika sdh membuat kespakatan, peganglah dgn tanggung jawab.
-Ingatlah apa yg tlah disepakati
-Ukurlah kemampuan anda, jangan terlalu banyak bikin kespakatan dgn orng
lain.
-Buatlah sejelas munglkin kespakatan. Gunakan patokan 5W1H
-Lihatlah dgn siapa anda bersepakat.
-Renegosiasi. Sering kita menemui kesulitan,/hambatan yg sulit diatasi , jangan
biarkan/terbengkalai, tapi perlu kesepakatan ulang.
-Mdah diakses dan mengakses.
BAGAIMANA MEMPERTAHANKAN HUBUNGAN

2. Kemampuan berempati;
Kapasitas seseorang utk bisa berbagai dgn yg lain yg disemangati oleh rasa peduli.
Dlm ajaran agama , ditekankan adanya dua penekanan yakni ucapan dan tindakan.
Tingakatan empati—hal 132.
Skala 0 –anda tdk sensitif dan tdk punya pengertian yg dibutuhkan orng ,ain.
Skala 1– anda memahami isi pesan verbal dan emmahami perasaan
Skala 2 – mengerti emosi/ memahami persaan dan isinya
Skala 3 – anda memahami orng lain dgn penuh pengertian,perasaan
Skala 4– memahami isu-2 dibalik suatu percakapan/ permasalahan.dan mengerti dan
mampu menunjukkan pandangan seimbang ttg kekuatan dan kelemahan spesifik
seseorang.
Skala 5-- memahami isu-2 kompleks dibalik suatu percakapan/ permasalahan. Mengerti
dan dan mampu menunjukkan permasalahan dan sebab yang kompleks.
Empati : kemampuan kita utk memahami apa yang dirasakan oleh orng lain tanmpa
kehilangan diri kita.
Kemampuan ini bisa kita tingkatkan dgn cara :
Lebih banyak mendengarkan orng lain, meningkatkan kepedulian kita dng memberi apa
yg kita miliki (giving), berkorban utk orang lain tanpa menjadi korban, gunakan bahasa,
ungkapan dan kalimat yg sopan namun kuat jika bicara dgn orng lain, serta fleksibel dlm
berhubungan dgn orng lain.
Daniel Goleman ( managing with emotional Intelligence, 2001),
menyatakan beberapa langkah untuk meningkatkan empati :
- Cepat menangkap isi perasaan dan pikiran orng lain
( understanding others);
- Memberikan pelayanan yg dibutuhkan oleh orng lain
( service orientation)
- Memberikan masukan-2 positif atau membangun orng lain
( developing others);
- Mengambil manfaat dari perbedaan, bukan menciptapkan
konflik dari perbedaan ( leveraging diversity).
- Memahami aturan main yg tertulis atau yg tdk tertulis dlm
hubungan kita dgn orng lain ( political awareness).
3. Kemampuan bersaing:
Kemampuan bersaing penting utk mempertahankan
hubungan?
Pemahaman yang yg kurang singkron- bahwa kompetisi sama
dgn Kongkurensi ( memukul mundur utk menghancurkan),
kongkurensi adalah efek dari penyakit batin batin yg kerap
disebut dgn istilah SMOS ( senang melihat org susah dan
susah melihat org senang).
Kompetisi (Marriam Webster’s) menjelaskan bahwa kompetisi
artinya berada dalam perlomabaan atau persaingan ( be in a
state of rivalry).
Kamus Advance, Kompetisi adalah aktifitas dimana seseorang
terlibat dlm perlombaan. Ini berarti tdk ada pengertian
munculnya prilaku yg menodai manusia.berbeda dgn
pengertian kongkurensi. Hasil Kompetisi utk menjadi” the
best.” ( Stephen Covey).
Bagaimana melatih kemampuan berkompetisi:
1. Tumbuhkan niat atau kesadaran utnuk belajar
( learning);
2. Bertanya dan mendengarkan;
3. Hindari memuji atau mengkritik yg berlebiohan;
4. Cerna dan refleksi diri;
5. seleksi, pelajaran yg dapt kita dapatkan , lalu kita
terapkan utk memperbaiki diri. Hanya dengan
demikain maka dorongan kompetsi muncul.
MENGATASI KONFLIK
Dalam komunikasi konflik itu sebagai konsequensi dari hubungan.Yang penting
babagaimana smua maslah dikomunikasikan.
Harmonis dan tdk harmonis ada konflik atau tdk ada konflik ditentukan oleh
keinginan dan kemampuan dlm menemukan
cara-2 untuk mengatasi konflik secara positif.
Berbagai Kemampuan al :
1. Kemampuan Berkomunikasi
2. Kemampuan Mengontrol diri
3. Kemampuan mengatasi konflik

1. Kemampuan Berkomunikasi:
Komunikasi yg paling baik Asertif
Menurut Dr. Dilip Abayasekara, ada beberapa proses
pembelajaran yng disebut sebagai pondasi asertif:
1) Kemampuan menggali dari dalam diri. Jadi dalm berkomunikasi ,
pikirkan dulu bagaimana baiknya, kalaimat-2nya enak dan tujuan jelas.
2) Sikap dan penilaian berperan menentukan ke-asertif-an seseorang.
3) Kepercayaan diri ( Pede)-/ self =confidence ( Spencer). Keyakinan
seseorang dalam kababilitasnya menjalankan tugas.
4) Pertimbangan waktu dan tempat juga menjadi faktor penting.
5) Pengetahuan, Pemahaman dan komitmen menjadi penting.
2. Kemampuan Mengontrol diri
Orang reaktif akan sangat berpotensi melakukan tindakan nekad yang
menimbulkan peneyesalan.
Kemampuan yg bagus akan membuat kita proaktif. Yakni orng yang keputusannya atau
tindakannya sdh dilakukan proses berpikir, berdasarkan pada nilai-2 yg benar ( apa yg
benar, baik dan bermanfaat). Yang berpotensi melqahirkan tekad-2 positif utk meraih
sasaran yg positif.
Untuk mengontrol kemampuan anda dpt kita cek….hal 128.

Kemampuan mengontrol emosi tsb, walaupun yg penting adalah kemauannya.


Sebagiuan cara tsb :
1) belajarlah untuk memunculkan emosi kedua yg positif dan konstruktif/
berakibat baik. Emosi pertama : jengkel, kecewa, marah atau stress.
2) Lakukan puasa atau rutinitas lain tertentu yg bisa memperbaiki kemampuan
dlm mengendalikan diri.
3) Ikutilah berbagai kegiatan yg melibatkan orng banyaqk dan membutuhkan
energi tinggi. Agar meosi kita terdidik seiring dengan tingkat kematangan.
( butuh proses yakni kesediaan kita memperbaiki diri dari berbagai gesekan,
konflik, kesepakatan, kerjasama dan pergaulan).
4) Tingkatkan krprduliaannya pada orng lain, terutama yg dekat dengan kita.
5) Tumbuhkan kesadaran yg lebih kuat. Yakni menyadari bahwa hanya diri kita
dan hanya dari kita perbaaikan emosi itu akan terjadi.
3. Kemampuan mengatasi konflik.
Kamus merriam Webster dan advance, konflik :
1. Perlawanan mental sbagi akibat dari kebuthan,
dorongan, keinginan atau tuntutan yg
berlawanan.
2. Tindakan perlawanan karena ketidakcocokan
/ketidakserasian.
3. Berkelahi, berperang atau baku hantam.
Dalam Encyclopedia of professional
management, tingkat an konflik :
1. Unvisible konflic, konflik yg masih ada di bathin
kita.
2) The perceived/experienced conflict. Konflik yg
sdh diketahui, kita alami atau sdh tampak.
3) the Fighting. Konflik perl;awanan fisik,baku hantam,
perkelahian dll.
Berdasar kasus yg terjadi, Konflik disebabkan,
anatar lain:
1. Perlakukan yg mendiskreditkan / ada pihak yg
merasa tdk dihargai, tretama pada momen-2 yg
sensitif.
2. Managejen gagal dlm mendefinisikan peranan
dan tugas maisng-2 orng atau bagian scra jelas,
sehingga terjadi tumpang tindih.
3) komunikasi yng lemah/ keputsan yg tdk jelas.
4) kegaglan dlm mengontrol diri atau kehilangan
kendali ( losing temparement).
5) Kurang pengalaman dlm menduduki posisi
tertentu atau peranan tertentu.
6) kurang pengalaman dlm memimpin orng yg
bermacam-2 latarbelakang
Berdasar studi, konflik akan produktif/konstruktif,
ketika:
1. Fokus konflik adalah kepentingan,
kebutuhan,pencapaian

2) Mengunakan cara-2 yng terbuka ( open);

3) Masing-2 pihak masih menjaga hub,


kemanusiaan atau masih punya perpektif positif
kpada lawannya.

4) mendorong keduanya untuk memacu diri dlm


sasaran yg diinginkan.

5) Mendorong kreatifitas utk menemukan cara-2 yg


lebih baik.
Konflik yg sdh Destruktif, antara lain :
1) Konfliknya adalah orang, apalagi masing-2
merasa benar.

2) Konflik sdh merpakan bentuk penyerangan


terhadap kepribadian, gaya, atau diri seseorang.

3) dorongan utk yg menjadi alasan adanya


dorongan mempertahankan egoisme-kebenaran
sendiri.

4) Konflik sdh menghancurkan sendi-2 hubungan


anatr manusia atau permusuhan lahir dan batin.

5) solusi jangka pendek utk menyelesaikan


problem yg berjangka lama/abadi.
Menurut Hasil Kajian Hawk Williams (1996), konflik
destruktif muncul :

1. ada problem yg kita jumpai pada diri orng lain.

2) Kita membiarkan/tdk menunjukkan problem itu kpada


orng yg punya maslah dgn kita.

3)Problem itu tetap muncul atau terus bertambah;

4) Perasaan negatif terus menggunung/mengakumulasi.

5)kita kehilangan perspekti ttg orng lain/ pokoknya kita


venci, ingin dia pergi, dts.
Menurut Hasil Kajian Hawk Williams (1996), konflik destruktif muncul :
1. ada problem yg kita jumnpai pada diri orng lain.
2) Kita membiarkan/tdk menunjukkan problem itu kpada orng yg punya maslah
dgn kita.
3)Problem itu tetap muncul atau terus bertambah;
4) Perasaan negatif terus menggunung/mengakumulasi.
5)kita kehilangan perspekti ttg orng lain/ pokoknya kita venci, ingin dia pergi,
dts.
Pertanyaan lalu siapa yg membikin konflik itu produktif dan tdk.—jika
mengharap pada konfliknya dan orng lain sangat jauh, olah krna itu, adalah
KITA SENDIRI. Yakni kemampuan/kompetensi yg diperlukan adalah
manajemen diri ( self management)– Solusi personal

Salah satu cara adalah 3C -- Catch, Change dan Create.


Catch : kita tahu persis dan sadar bahwa emosi kita lagi bermasalah.
Kendalikan.
Change : Ushakan utk utk mengganti dgn dgn yg lebih positif, spya ledakan
emosi tsb tdk menimbulkan konflik.
Create : penciptaan perspektif, penyikapan, tindakan yg tdk memperkeruh
suasana.
itu semua SOLUSI PERSONAL yg mungkin dapat
dilakukan,sdngkan solusi ORGANISASIONAL :
1) Biasakan menyelesaikan maslah yg sdh muncul/problem
solving.
2) Biasakan melihat maslah secara proporsional– tdk
membesar-2kan, tdkmengada--ada, tdk meremehkan
(smoothing)
3) Mintalah pada yg sdh punya otoritas lebih tinggi( refering to
higher authority) sbagi penengah, peredam atau pemberi
solusi.
4) Antisipasi hal-2 yang bisa menimbulkan konflik dlm praktek
hubungan kita. Kita tetap kekeh mempertahankan posisi
defensifnya.
5) Berkompromi ( compromise). Berkompromi belajar utnuk
menjadi soft/fleksibel, tdk keras/hard-keras bagaikan kayu.
HOW TO WIN FRIENDS & INFLUENCE PEOPLE
BY : DALE CARNEGIE

Fundamental Techniques in handling people:

1.If you want to gather honey, don’t kick over the beehive
- don’t criticize, condemn or complain.

2.The big secret or dealing with people


– give honest and sincere appreciation

3. He who can do this has the whole world with him, he


who
cannot walks a lonely way.
-- Arouse in the other person an eager want.
SIX WAYS TO MAKE PEOPLE LIKE YOU

1. Do this and you’ll be welcome anywhere


--Become Genuinely Interested in other people.
2, A simple way to make a good first impression
-- smile
3. If you don’t do this, you are headed for trouble
-- Remember that a person’s name is to that person the sweetest
and the most important sound in any language.

4. An easy way to become a good conversationalist


-- Be a good listener, encourage others to talk about themselves.
5. How to interest people
-- Talks in terms of the other person’s interests.
6. How to make people like you instantly -- Make the other person feel
important- and do it sincerely.
HOW TO WIN PEOPLE TO YOUR WAY OF THINKING

1. You can’t win an argument --The only way to get the best of
an argument is to avoid it.

2. A sure way of making enemies and how to avoid it -- Show


respect for the other person’s opinions, never say , “you are
wrong.”

3. If You are wrong admit it -- If you are wrong, admit it quickly


and emphatically.

4. A drop of honey -- Begin in friendly way.

5. The secret of Socrates --Get the other person saying “yes,


yes immediately.

6. The safety valve in handling complaints -- Let the other


person do a great deal of the talking.
HOW TO WIN PEOPLE TO YOUR WAY OF THINKING

7. How to get cooperation -- Let the other person


feel that the ideas his or hers.
8. A Formula that will work wonders for you -- Try
honestly to see things from the other person’s
point of view.
9. What everybody wants -- Be sympathetic with
the other person’s ideas and desires.
10. An appeal that everybody likes -- Appeal to the
nobler motives.
11. The movies do it, TV does it, why don’t you
do it ? --Dramatize your ideas.
12. When nothing else works , try this -- Throw
down a challenge.
BE A LEADER :
HOW TO CHANGE PEOPLE WITHOUT GIVING OFFENSE OR
AROUSING RESENTMENT

A leader’s job often includes changing your people’s attitudes


And behavior . Some suggestions to accomplish this :
1. If you must find fault, this is the way to begin
--Begin with praise and honest appreciation.
2. How to criticize and not be hated for it
--Call attention to people’s mistakes indirectly.
3. Talk about your own mistakes first
-- Talk about your own mistakes before criticizing the other
person.
4. No one likes to take orders ;( Example : do this /do don’t, do
that /do don’t, you might consider that, what do you think of
this)
--Ask questions instead of giving direct orders.
BE A LEADER :
HOW TO CHANGE PEOPLE WITHOUT GIVING OFFENSE OR
AROUSING RESENTMENT
5. Let the other person save face. -- Let the other person save
face.
6. How to spur people on to success .
--Praise the slightest improvement and praise every
improvement . Be “hearty in your approbation and lavish
in your praise.”
7. Give a dog a good name.
--Give the other person a fine reputation to live up to.
8. Make the fault seem easy to correct. -- Use encouragement .
Make the fault seem easy to correct.
9. Making people glad to do what you want .
--Make the other person happy about doing the thing you
suggest.
SUMBER BUKU :

1. Ubaedy;Interpertsonal Skill, Bee Media Indonesia,


Jakarta, 2008,

2. Ernest G. Bormann, William S. Howel, Ralph G.


Nicholas, George L Shapir; Interpersonal
Communication in the Modern Organization, Prentice-
Hall, INC, Englewood Cliffws, New Jersey, 1969.

3. Dale Carnegie, How to win Friends,New York, 1982.

4. M. Hariwijaya, Drs, Ssi; Strategi Bernegosiasi, Oryza,


yogya,2008.

Anda mungkin juga menyukai