Anda di halaman 1dari 41

Manajemen Perawatan

Spiritual Pada Pasien


Kanker Serviks Stadium
Lanjut
Dr. Kemala Rita Wahidi SKp, Sp.Kep.Onk., ETN., MARS
Rumah Sakit Kanker Dharmais (RSKD)
Himpunan perawat Onkologi Indonesia (HIMPONI)
Disampaikan pada
Seminar Nasional FIK. Universitas Muhammadiyah
Jakarta 5 Januari 2019
Curriculum Vitae
•Nama : Dr. Kemala Rita, Wahidi SKp, Sp.Kep.Onk., ETN., MARS
• Status : Menikah dengan dua Putra
• A l a m at : Jln . Alvania IV/No 3 Komplek Pertamina
Pondok Ranji Ciputat – Jkt Selatan
• Telf : (021) 7408552, HP : 0815 998 6984,
• E-mail : kemalarita@gmail.com kemalarita@gmail.com
• NIRA : 31740128217 kemalarita@gmail.com

Pendidikan :
• Akademi Perawatan DepKes RI,
• Program Studi Ilmu Keperawatan – FK - UI
• Magister Administrasi Rumah Sakit, FKM – UI
• Program Doktor FK UGM

Pekerjaan :
• Kepala Seksi Keperawatan Rawat Jalan RSKD (1998-2001)
• Kepala Bid Kep RSKD (2001-2010)
• Kepala Bagian Diklat RS. Kanker Dharmais Jakarta (2010-Jan 2014)
• Ketua Komite Keperawatan RSKD (2014-2016)
• Ketua Supervisor Tehnis keperawatan RSKD, (2017-Saat ini)
• Koordinator Pengajar Manajemen Pelayanan Keperawatan di Magister
Administrasi RS. PS Manajemen RS Univ. Esa Unggul.
Jakarta
• Surveyor Nasional Akreditasi RS (KARS) RI
• Pengajar Pakar pada Magister Kep, PSIK UMY, PSIK - UGM
• Koordinator Tim pengajar Keperawatan Palliative Care di Univ Esa
Unggul Jakarta
• Pembicara Seminar & Worksop Keperawatan

Organisasi:
• President of Indonesia Oncology Nurses Association /Himpunan
Perawat Onkologi Indonesia (HIMPONI / IONA)
• Excecutive Board Member of Asian Oncology Nurses Society (AONS)
• Chief of Education and Training Departement, Asian Oncology Nurses
Society (AONS)
• Member of International Society Nurses for Cancer Care (ISNCC)
• Reviewer of Asian Pacific Journal of Oncology Nursing (APJON)
• Wakil.Ketua Kolegium Keperawatan Onkologi Indonesia
• Anggota Bidang Pengabdian Masyarakat MPI Pusat
• Ketua Bidang Pelayanan Masyarakat Paliatif Indonesia (MPI) Cabang
DKI Jaya
• Anggota Kompartemen Keperawatan Persatuan Rumah Sakit Vertikal
Indonesia (ARVI)
• Anggota Pengembangan IMRS PERSI
Pendahuluan
• Di negara berkembang lebih dari 270.000
kematian wanita karena kanker serviks
setiap tahunnya (WHO, 2014).
• Sebuah survey terbaru mengenai penyakit
kanker serviks  40.000 kasus baru
kanker serviks / tahun di Asia Tenggara
dan 22.000 diantaranya meninggal dunia
(Rasjidi, 2010).
Kasus Baru Kanker Tahun 2016
di RSKD PKN
Ca. Endometrium Lymphoma Non Hodgkin's
Ca. Paru 3% 3%
Ca.Ovary
6% 3%
Ca. Colon Ca. Recti
Ca. Nasopharynx 6% 5%
6% Lain-lain
Ca.Thyroid
12%
Gland
7%

Ca. Cervix
14%
Ca. Mammae
35%

Ca. Mammae Ca. Cervix Ca.Thyroid Gland

Ca. Nasopharynx Ca. Paru Ca. Colon

Ca. Recti Ca. Endometrium Lymphoma Non Hodgkin's

Ca.Ovary Lain-lain
Pendahuluan…..
• Masalah penanganan kanker di Indonesia
menjadi semakin kompleks  > 60%-80%
kasus, Ke RS. dengan kondisi lanjut (RM, RSKD 2017)
• Apa yang dapat dilakukan???

• Meningkatkan Quality of life


• (bio-psicho-sosio-spiritual care)

• PERAWATAN PALIATIF
Kanker merenggut segalanya dalam
kehidupan…..
Pendahuluan…

Penigkatan
QoL
Cancer Care Continuum
Kanker Serviks  > 60-80% kasus
lanjut
Masalah kompleks

Masalah Fisik :
-Nyeri, perdarahan , eksudat Masalah Psiko-Sosio-Spiritual:
-malodor, mual, muntah, diare, -gambaran diri
Stomatitis
Cepat lelah, Asites -cemas
Sesak napas -takut
Kaheksia -depresi
Sulit tidur
Depresi sel2 darah -- malu, isolasi sosial
dll - biaya
-- Hambatan dalam ibadah

-
PERAWATAN HOLISTIK
Holistic Nursing Care

• Holistic nursing is
a care provided to
patients
comprehesnively
within the scope of
physiologic,
psychological,
sosiocultural, and
spiritual
Holistic Nursing 
view a patient as a multi dimention

mind body
connection

spirit
Body Tubuh
• Kondisi penyakit
yang diderita
• Respon fisik
akibat penyakit
• Tindakan terapi
dll
Mind Pola fikir
Membangun jiwa yang sehat juga
merupakan suatu proses.
Kuncinya adalah :
1. Mengambil sikap berfikir yang positif.
2. Menemukan sesuatu diluar diri sendiri
untuk dijadikan fokus hidup
3. Berusaha untuk selalu berbahagia
dalam segala hal.
Spirit
• Spirit  bernapas (bahasa latin
spiritus pemberi kehidupan
• Spirit / bernapas adalah sesuatu
yang memberi kehidupan bagi jiwa
dan raga seseorang
•  ketaatan beribadah
Spiritual Well Being
Makna dan tujuan dalam hidup.
Keterkaitan dan harmoni dengan diri dan
dunia sekitar kita.
Hubungan dengan dunia spiritual/ (e.g
kristen Islam, Hindu,Budha, dll)
Agama dan keyakinan berhubungan erat
tetapi tidak sama
Kerangka kepercayaan yang dianut
seseorang yang mengungkapkan
spiritualitas/ keyakinan
Why Spritual Care ??
Hasil Penelitian (Amerika)
•  Penurunan angka mortalitas pada
pengidap penyakit yang hidup dalam
nuansa religi penuh spirit

• Penurunan angka kematian penyakit


jantung 53%
• Penurunan angka kematian penyakit
kanker hepar 74%
• Penurunan angka kematian bunuh diri 53%
Hasil Penelitian…
• Claudia. A, et all (2013): Penelitian Coping Spiritual pada
pasien kanker  :
• Individuals who would like to receive spiritual support and
who participate in support groups for cancer patients, on
the other hand, use coping positively.  the study
reinforces that religious/spiritual coping is an important
strategy for coping with cancer,
• Hasnani F. (2012) :
• Penderita kanker serviks yang memiliki tingkat spiritualitas
rendah cenderung lebih depresif dari pada penderita
kanker serviks dengan tingkat spiritualitas tinggi
Sehat & Spiritual
• Sehat (WHO,1984)  bio-psikho-sosio-spiritual
• Hawari agama dalam kesehatan lebih berperan
dalam pencegahan penyakit dan Agama
merupakan suatu spiritual nourishment (gizi
rohani).
• Penyebab terjadinya ketidak seimbangan
penerapan dimensi spiritual dalam pelayanan 
persepsi tenaga kesehatan yang keliru 
menerapkan dimensi spiritual bukan merupakan
tanggung jawabnya.
• Vance dalam penelitian  173 perawat di
Midwestern Community Nursing,  hanya 34,6%
yang mendukung perawatan spiritual.
Quality of Life ????
(Loge & Kaasa , 2003)

• Mengurangi gejala, / symptom (bio)


• Meningkatkan fungsi organ tubuh ,
• Kesejahteraan psikho-sosio-spiritual.

• Harus diupayakan tenaga kesehatan /


Perawat
Spiritualitas

• Lebih tenang
• Konsentrasi meningkat
• Berfikir positif
• Perasan Hidup sejahtera
• Pengurangan kadar hormon adrenalin
dan kortison serta meningkatkan
kadar dopamin, endorfin, oksitoksin,
Why Psycho-socio-spiritual Care??
• Respon pasien & Keluarga
• Masalah psikhososial ps & kel 
penanganan lebih komplek dari pd masalah
fisik
• Pengkajian masalah psikho-sosio-spiritual,
pengobatan, perawatan dan suport paliative
care sangat berbeda dg ps stadium dini
waktu penatalaksanaan sangat singkat
dan penekanan berbeda baik dari sisi
pasien dan sisi provider
. Spiritualitas Relegion
• Makna dan tujuan dalam
hidup. • Kerangka
• Keterkaitan dan harmoni kepercayaan yang
dengan diri dan dunia dianut seseorang
sekitar
yang mengungkapkan
• Hubungan dengan dunia
spiritualitas/keyakinan
spiritual/Ultimate Reality
(e.g God, Islam, yang dianut
Shiva,,Budha dll)
• Agama dan keyakinan
berhubungan erat tetapi
tidak sama
Kebutuhan Spiritual (Hamid,A, 2008)
• Kebutuhan untuk mencari arti dan
tujuan hidup,
• Kebutuhan untuk mencintai dan dicintai
serta rasa keterikatan,
• Kebutuhan untuk memberi dan
mendapatkan maaf.
Dalam rangka memenuhi kebutuhan
spiritual ada 4 (empat) karakteristik spiritual
• hubungan dengan diri sendiri,
• hubungan dengan alam,
• hubungan dengan orang lain
• dan hubungan dengan Allah.
• Pemahaman individu terlihat dari dua
domain spiritual yaitu semangat dan
harapan hidup. (Burkhardt & Jacobson;
Stoner dalam Mauk & Schmidt)
Spiritual well being
Hubungan dengan diri sendiri
• Terkadang ia
berpikir sedih pada
dirinya sendiri. . . . .
• ‘Mengapa saya..?’
• Kenapa saya . . . .
• ‘Dimana saya…?’
• Dan kadang ia tidak
cukup tau apa yang
ia pikirkan . .
Pengkajian Spiritual
Apakah ps. menggunakan
agama/spiritualitas untuk
mengatasi penyakit, atau
 sumber stres ?
Apakah pasien Menganut
agama yg jelas & taat ??
Apakah pasien mempunyai
pertanyaan spiritual dan
kekhawatiran ?
Apakah pasien memiliki
keyakinan spiritual yang
dapat mempengaruhi
perawatan medis
Respon Pasien  Spiritual
Apakah hidup saya
mempunyai makna dan
nilai ?

Mengapa saya menderita


sekarang ?

Apakah saya dimaafkan


atas segala perbuatan
salah saya ?

Apa yang akan terjadi


setelah saya mati ?

Saya tidak ingin


meninggalkan orang
yang saya cintai.
Perawatan Spiritual
Perawatan Spiritual
• Memberikan support spiritual dan
menyertakan kalimat spiritual dalam
setiap intervensi keperawatan
• Berzikir
• Berdoa
• Sholat Tahajud
• Berpuasa
• Dukungan jemaat, Kebaktian
• Cara-cara Ritual agama lainnya
Pengaruh Ketaatan Beragama
– Berkurangnya depresi
– Peningkatan kualitas hidup
– Mengurangi ketakutan menghadapi
kematian
– Peningkatan daya tahan tubuh
• Perlu Layanan Spiritual HPK
• (13). Menjalankan ibadah sesuai agama
atau kepercayaan yang dianutnya selama
hal itu tidak mengganggu pasien lainnya.
Cara Terapi Spiritual
• Respon Relaksasi ( Bensons)
• Pilih kalimat spiritual zikir. dll
• Duduk / tidur dengan rileks
• Tutup mata
• Kendurkan otot-otot
• Bernapas alamiah, mulai
membaca kalimat spiritual,
Lakukan 10-20 menit
• Akhiri secara bertahap duduk,
istirahat
Al-Quran
Al-Rad (13:28) Allah berfirman :
• Orang-orang yang beriman dan hati
mereka manjadi tenteram dengan
mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan
mengingati Allah-lah hati menjadi
tenteram.
• At-Taubah 40 :
• ….La tahzan Innalaha Ma’ana, ”janganlah
kamu bersedih sesugguhnya Allah
berserta kita”
Allah ta’ala berfirman :
• Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami
akan menguji kamu dengan keburukan dan
kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya).
Dan hanya kepada Kamilah kamu
dikembalikan. (QS. al-Anbiya`: 35)
• Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:
“Sungguh unik perkaranya orang mukmin,
sesungguhnya seluruh perkaranya baik, dan itu
tidaklah dimiliki kecuali oleh orang mukmin. Apabila
ia diberi nikmat, ia bersyukur, dan ini baik baginya
dan apabila ditimpa musibah, dia bersabar, dan ini
baik pula baginya.” (HR. Muslim)
Allah ta’ala berfirman:(QS. al-Hadid: 22-23)
• Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan
(tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis
dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami
menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu
adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang
demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita
terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu
jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-
Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap
orang yang sombong lagi membanggakan diri.
Kompetensi Perawat Onkologi

• Kemampuan Intelektual (knowledge)


• Kemampuan Tehnikal (skill)
• Kemampuan Interpersonal (attitude)
Penutup

• Apa Yang Dapat Dilakukan Perawat / Tenaga


Kesehatan Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas
Hidup Ps. Kanker serviks stadium lanjut?

Meningkatkan Peran & Fungsi


Perawat Onkologi
Memberikan Asuhan Secara Holistik
PENUTUP….
 Tujuan utama perawatan kanker serviks stadium
lanjut adalah meningkatkan kualitas hidup
  Perlu peningkatan peran dan fungsi perawat
secara profesional  mandiri / kolaborasi tim 
Asuhan yang holistikbio-psikho-sosio-spiritual
 Asuhan spiritual pasien kanker harus menjadi
bagian penting perawat dalam penatalaksanaan
keperawatan
 Aspek Spiritual dapat menjadi mekanisme
koping dan faktor yang berkontribusi penting
terhadap proses pemulihan klien / meninggal
dengan damai
Sekian , Terima kasih

“We all have passion,


something we love doing
more than anything”

Beri Nilai