Anda di halaman 1dari 22

RANCANGAN DAN PELAKSANAAN AKTUALISASI

PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL

A. Rancangan Aktualisasi

Rancangan aktualisasi merupakan dokumen kertas kerja sebagai salah satu


produk pembelajaran aktualisasi yang dihasilkan oleh peserta Pelatihan Dasar CPNS.
Rancangan aktualisasi memuat aktivitas peserta dalam hal: 1) mengidentifikasi,
menyusun dan menetapkan isu atau permasalahan yang terjadi dan harus segera
dipecahkan, 2) mengajukan gagasan pemecahan isu/masalah dengan menyusunnya
dalam daftar rencana, tahapan, dan output kegiatan, 3) mendeskripsikan keterkaitan
antara isu dan kegiatan yang diusulkan dengan substansi persfektif mata pelatihan
Manajemen ASN, Pelayanan Publik, dan Whole of Government, secara terpisah atau
keseluruhan mata pelatihan, baik secara langsung ataupun tidak langsung, 4)
mendeskripsikan rencana pelaksanaan kegiatan dan konstribusi hasil kegiatan yang
didasari aktualisasi nilai-nilai dasar PNS, serta 5) mendeskripsikan prediksi hasil
kegiatan yang akan dilandasi oleh substansi mata pelatihan agenda nilai-nilai dasar
PNS terhadap pencapaian visi, misi, tujuan organisasi, dan penguatan nilai-nilai
organisasi.

Dalam menyusun rancangan aktualisasi selama masa off campus, peserta


dapat menggunakan formulir alat bantu berikut ini untuk menuangkannya dalam
dokumen kertas kerja rancangan aktualisasi.

Rancangan Aktualisasi

• Unit Kerja : .................................................................................................

• Jabatan : .................................................................................................

• Pekerjaan/Uraian Tugas : .................................................................................................

• Identifikasi Isu/List Isu : .................................................................................................

• Isu yang Diangkat : .................................................................................................

• Gagasan Pemecahan Isu : .................................................................................................

EKO 2019
1
Kontribusi
Keterkaitan Penguatan
Tahapan Output/ Terhadap
No. Kegiatan Substansi Mata Nilai
Kegiatan Hasil Visi-Misi
pelatihan Organisasi
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7

Penjelasan :

• Unit Kerja : Diisi dengan identitas unit kerja tempat melaksanakan


aktualisasi;

• Jabatan : Identitas jabatan peserta di unitkerja;

• Pekerjaan/Uraian Tugas : Diisi dengan pekerjaan/uraian tugas yang bersumber


dari SKP, Penugasan Atasan, atau inisiatif peserta sendiri
yang telah mendapat persetujuan Atasan;

• Identifikasi Isu/List Isu : Diisi dengan rumusan isu/list isu dari tugas jabatannnya;

• Isu yang Diangkat : Diisi dengan rumusan isu yang akan diusulkan dan
didasarkan atas pertimbangan sesuai dengan lingkup
pekerjaan peserta dan secara realistis dapat dilaksanakan
selama masa aktualisasi di tempat kerja dengan
persetujuan atasan peserta;

• Gagasan Pemecahan Isu : Diisi dengan gagasan kreatif pemecahan isu dalam bentuk
kegiatan yang didasarkan atas dukungan mata
manajemen ASN, pelayanan publik, dan whole of
government, atau salah satu mata pelatihan dengan
pertimbangan sesuai lingkup pekerjaan peserta dan
secara realistis dapat dilaksanakan selama masa
aktualisasi ditempat kerja dengan persetujuan atasan
peserta.

Diisi nomor urut kegiatan yang diusulkan untuk memecahkan isu.


Nomor urut kegiatan ini tidak saja dapat diartikan sebagai urutan
Kolom 1 :
pelaksanaan kegiatan, karena dalam kondisi tertentu dimungkinkan
ada kegiatan yang dilaksanakan secara paralel.

Diisi dengan gagasan pemecahan masalah dalam bentuk jenis kegiatan


atau aktivitas yang akan dilakukan dan diprediksi dapat
Kolom 2 : menyelesaikan isu atau memecahkan permasalahan yang ditetapkan.
Sumber kegiatan dapat bersumber dari SKP, penugasan atasan, atau
inisiatif peserta sendiri yang telah mendapat persetujuan atasan.

EKO 2019
2
Kegiatan tersebut harus mengedepankan munculnya gagasan kreatif
yang kemudian menjadi pembeda dengan kegiatan yang selama ini
dilakukan.

Diisi dengan uraian tahapan kegiatan berdasarkan nama dan sumber


kegiatan yang telah diisi dari kolom 2.
Kolom 3 : Pada tahapan kegiatan ini, Peserta menandai dan mendeskripsikan
tahapan kegiatan tertentu sebagai hasil inisiasi/gagasan kreatif yang
telah mendapatkan persetujuan atasan.

Diisi dengan uraian target capaian kegiatan atau target capaian pada
Kolom 4 : setiap tahapan kegiatan, dan mendeskripsikan keterkaitan kualitas
capaian target kegiatan dalam penyelesaian isu yang telah ditetapkan.

Diisi dengan uraian hasil pelaksanaan kegiatan yang dilandasi


Kolom 5 :
substansi mata pelatihan yang relevan.

Kolom 6 : Diisi dengan uraian tentang kontribusi kualitas hasil kegiatan


terhadap visi, misi dan/atau tujuan organisasi.

Diisi dengan uraian tentang kontribusi hasil kegiatan tersebut


Kolom 7 :
terhadap penguatan nilai organisasi.

Dengan menggunakan formulir di atas, hasil isian dari kolom 2 sd 7,


merupakan esensi rancangan aktualisasi, karena pada kolom-kolom tersebut, peserta
akan memberikan uraian atau deskripsi yang penuh makna terhadap rencana
pelaksanaan aktualisasi dalam rangka memecahkan isu atau masalah yang diangkat.

Selanjutnya sebagai gambaran berikut ini disajikan contoh Rancangan


Aktualisasi dalam bentuk narasi :

• Unit Kerja :
Seksi Kurikulum SMA, Bidang Pembinaan Pendidikan SMA, Dinas Pendidikan
Provinsi Jawa Timur.

• Jabatan :
Pelaksana Pengelola Kurikulum Siswa SMA, Seksi Kurikulum SMA, Bidang
Pembinaan Pendidikan SMA, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

• Identifikasi Isu :

Pekerjaan :
1. Menyusun pedoman teknis peningkatan tata krama bagi siswa satuan pendidikan
SMA;

EKO 2019
3
2. Melakukan penyajian data siswa baru SMA yang diterima di masing-masing
sekolah;
3. Menyusun ketentuan mutasi siswa;
4. Melakukan evaluasi belajar siswa satuan pendidikan SMA
5. dst.

List isu :
Berdasarkan pengalaman bekerja selama 4 bulan membantu pimpinan dirasakan
adanya hal yang bisa diperbaiki/disempurnakan/ditingkatkan, dalam pelaksanaan tugas
jabatan sebagai berikut :
1. Pedoman teknis peningkatan tata krama bagi siswa satuan pendidikan SMA belum
responsif;
2. Masih lambatnya pengiriman data siswa baru SMA yang diterima di masing-
masing sekolah;
3. Masih belum adanya ketentuan mutasi siswa;
4. Pelaksanaan Monev belajar siswa satuan pendidikan SMA yang bervariasi;
5. dst.

Langkah selanjutnya adalah menetapkan isu yang akan diangkat dengan


menggunakan teknik USG, sebagai berikut :

Kriteria Penilaian Total


No. Isu / Masalah
U S G Score
Pedoman teknis peningkatan tata krama bagi
1. siswa satuan pendidikan SMA belum 5 5 5 15
responsif
Masih lambatnya pengiriman data siswa baru
2. 5 4 4 14
SMA yang diterima di masing-masing sekolah
3. Masih belum adanya ketentuan mutasi siswa 4 4 4 12
Pelaksanaan Monev belajar siswa satuan
4. 4 4 3 11
pendidikan SMA yang bervariasi

Keterangan :
• ’USG’ yaitu : tingkat Urgency (Kegawatan), Seriousness (Mendesak) dan Growth
(Pertumbuhan);
• Perhitungannya menggunakan Skala Likert : 1 = sangat kecil/rendah pengaruhnya, 2 = kecil
pengaruhnya, 3 = sedang/cukup pengaruhnya, 4 = besar/tingi pengaruhnya, dan 5 = sangat
besar/tinggi pengaruhnya.

EKO 2019
4
Berdasarkan pendekatan analisis teknik USG tersebut di atas, maka kesimpulan yang
diperoleh mengarah pada isu : “Pedoman teknis peningkatan tata krama bagi
siswa satuan pendidikan SMA belum responsif”.

• Isu Yang Diangkat :


Berdasarkan list isu dan dengan menggunakan pendekatan teknik USG, maka
dapat disimpulkan bahwa : “Pedoman teknis peningkatan tata krama bagi
siswa satuan pendidikan SMA belum responsif”, dengan analisis dampak jika
isu itu tidak segera dipecahkan akan menyebabkan :
1. Menurunnya tata krama siswa dapat mengancam upaya pembangunan
generasi penerus bangsa;
2. Siswa kurang sopan dan tidak mempunyai tata krama terhadap guru, orang
tua maupun masyarakat;
3. Sulitnya untuk mengetahui siswa yang kurang disiplin dan tata kramanya yang
tidak baik;
4. Tidak adanya alat kontrol sebagai masukan dalam mengetahui kondisi siswa,
sehingga sulit untuk mengetahui hal-hal apa saja yang harus ditingkatkan.

• Gagasan Pemecahan Isu :


Peningkatan tata krama bagi siswa satuan pendidikan SMA pada Seksi Kurikulum
SMA, Bidang Pembinaan Pendidikan SMA, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur
merupakan tugas yang harus dilaksanakan sebagaimana dimaksud dalam pasal 8
ayat (1) huruf o Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 81 Tahun 2016 tentang
Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas
Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Sebenarnya ketentuan mengenai tata krama bagi siswa satuan pendidikan SMA
telah diatur dalam Peraturan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur
tentang Pedoman Teknis Peningkatan Tata Krama bagi Siswa Satuan Pendidikan
SMA, namun terdapat beberapa klausul yang perlu mendapatkan penyempurnaan
dan penekanan untuk menyesuaikan dengan ketentuan Peraturan Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi
Pekerti.

Sehubungan dengan itu maka gagasan pemecahan isu yang diusulkan adalah
Penyempurnaan Peraturan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur

EKO 2019
5
tentang Pedoman Teknis Peningkatan Tata Krama bagi Siswa Satuan
Pendidikan SMA.

Disadari bahwa core issue ini bersifat complicated atau tidak bersifat tunggal,
sehingga diusulkan beberapa kegiatan pemecahan masalah sebagai satu
rangkaian kegiatan besar, Kegiatan yang diusulkan untuk memecahkan isu adalah
sebagai berikut :

1. Melakukan telaahan atas Peraturan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa


Timur tentang Pedoman Teknis Peningkatan Tata Krama bagi Siswa Satuan
Pendidikan SMA.
Kegiatan ini penting dilakukan untuk mengidentifikasi kelebihan dan
kekurangan dari kebijakan yang ada saat ini, sehingga dapat dipetakan usulan
penyempurnaan kebijakan agar terjadi keterpaduan antara kebijakan dan
kejelasan/keterukuran proses peningkatan tata krama bagi siswa satuan
pendidikan SMA dapat terwujud, hal ini sejalan dengan subtansi mata
pelatihan agenda yang telah dipelajari yaitu: WoG secara mikro yang menitik
beratkan pada pentingnya sinergitas, koordinasi, dan kolaborasi antara
kebijakan dengan sistem layanan yang terpadu sehingga dapat meningkatkan
efektivitas pelayanan yang diberikan, dan Pelayanan Publik yang menitik
beratkan pada kejelasan dan keterukuran proses pelayanan….. dst.
Pada saat pelaksanaan menelaah Peraturan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi
Jawa Timur tentang Pedoman Teknis Peningkatan Tata Krama bagi Siswa
Satuan Pendidikan SMA saya akan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar yang
telah dipelajari pada Agenda II dengan memperhatikan aspek ketelitian, detail,
akurat, dan bertanggung jawab sebagai aktualisasi dari mata pelatihan
Akuntabilitas, sehingga akan menjawab tuntutan seluruh pemangku
kepentingan dengan mengedepankan kepentingan umum dan dituangkan
melalui telaahan staf yang ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia yang
baik dan benar (baku) sebagai aktualisasi dari mata pelatihan Nasionalisme.
Telaahan staf yang ditulis merupakan simpulan dari kebijakan yang ada saat
ini dan disarankan untuk adanya penyempurnaan yang berorientasi mutu
sehingga menggambarkan adanya efektifitas proses dan efisien waktu layanan
sebagai aktualisasi dari mata pelatihan Komitmen Mutu. Secara subtansi
penyempurnaan yang diusulkan secara terbuka, jujur, dan mencerminkan
kepedulian dalam pelaksanaan tugas jabatan atas

EKO 2019
6
berbagai keluhan yang selama ini muncul, hal tersebut merupakan aktualisasi
nilai dasar pada mata pelatihan anti korupsi. Pada saat melakukan telaahan,
pada dasarnya diakui tidak bisa dilakukan mandiri, oleh karena itu saya akan
bertanya dan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait dengan sopan dan
ramah sebagai aktualisasi nilai dasar pada mata pelatihan Etika Publik
sehingga banyak infomasi yang dapat diperoleh.
Media yang digunakan untuk mengaktualisaikan nilai-nilai dasar sebagai mana
dijelaskan di atas, dilakukan pada tahapan-tahapan kegiatan sebagai berikut:
a. Meminta dokumen Peraturan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur
tentang Pedoman Teknis Peningkatan Tata Krama bagi Siswa Satuan
Pendidikan SMA;
b. Melakukan telaahan dokumen Peraturan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi
Jawa Timur tentang Pedoman Teknis Peningkatan Tata Krama bagi Siswa
Satuan Pendidikan SMA;
c. Mengumpulkan informasi tentang kebijakan dan harapan atas peningkatan
tata krama bagi siswa satuan pendidikan SMA kepada pimpinan dan kolega
pada Seksi Kurikulum SMA, serta stakeholders terkait;
d. Melakukan telaahan tentang kebijakan dan harapan atas peningkatan tata
krama bagi siswa satuan pendidikan SMA dikaitkan dengan informasi yang
dikumpukan pada tahap ke 3;
e. Menyusun draft Peraturan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur
tentang Pedoman Teknis Peningkatan Tata Krama bagi Siswa Satuan
Pendidikan SMA dan perangkat kerja pelaksananya.
Dengan melakukan telaahan Peraturan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa
Timur tentang Pedoman Teknis Peningkatan Tata Krama bagi Siswa Satuan
Pendidikan SMA, maka kualitas pelaksanaan kerja akan teridentifikasi dengan
baik sehingga mendukung pencapaian Visi & Misi Dinas Pendidikan Provinsi
Jawa Timur yaitu : “Terwujudnya insan yang cerdas, berakhlak,
professional dan berbudaya”.
Penelaahan Peraturan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tentang
Pedoman Teknis Peningkatan Tata Krama bagi Siswa Satuan Pendidikan SMA
bertujuan sebagai langkah awal untuk memahami kebijakan pelayanan

EKO 2019
7
penyelenggaraan Satuan Pendidikan SMA yang selama ini dianggap kurang
responsif terhadap kebutuhan seluruh pemangku kepentingan sehingga
menjadi jelas dan terukur akan menguatkan nilai-nilai organisasi Dinas
Pendidikan Provinsi Jawa Timur yaitu cerdas, berakhlaq, profesional, dan
berbudaya.
2. Mengusulkan draft pedoman teknis peningkatan tata krama bagi siswa satuan
pendidikan SMA pada Seksi Kurikulum SMA, Bidang Pembinaan Pendidikan
SMA, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur;
3. Melakukan sosialisasi draft pedoman teknis peningkatan tata krama bagi siswa
satuan pendidikan SMA pada Seksi Kurikulum SMA, Bidang Pembinaan
Pendidikan SMA, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur;
4. Melakukan uji coba teknis peningkatan tata krama bagi siswa satuan
pendidikan SMA pada Seksi Kurikulum SMA, Bidang Pembinaan Pendidikan
SMA, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur;
5. Melakukan review hasil uji coba teknis peningkatan tata krama bagi siswa
satuan pendidikan SMA pada Seksi Kurikulum SMA, Bidang Pembinaan
Pendidikan SMA, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur;
6. Melakukan telaahan efektivitas kegiatan teknis peningkatan tata krama bagi
siswa satuan pendidikan SMA pada Seksi Kurikulum SMA, Bidang Pembinaan
Pendidikan SMA, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, dengan
membandingkan pada sistem kerja yang berjalan selama ini;

7. Menyusun laporan kegiatan;


8. Pengusulan proses pedoman teknis peningkatan tata krama bagi siswa satuan
pendidikan SMA pada Seksi Kurikulum SMA, Bidang Pembinaan Pendidikan
SMA, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, melalui perubahan Peraturan
Kepala Dinas.

Kedelapan kegiatan tersebut digambarkan dalam diagram alur sebagai berikut:

EKO 2019
8
PENYEMPURNAAN PERATURAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR
TENTANG PEDOMAN TEKNIS PENINGKATAN TATA KRAMA BAGI SISWA SATUAN
PENDIDIKAN SMA

TelaahanPedoman Teknis Peningkatan Tata


Krama bagi Siswa Satuan Pendidikan SMA

Mengusulkandraft Pedoman Teknis Peningkatan


Tata Krama bagi Siswa Satuan pendidikanSMA Dikoreksi
dan
disetujui
Seluruh Sosialisasi draft Pedoman Teknis Peningkatan
pelaksana Tata Krama bagi Siswa Satuan pendidikanSMA

Uji coba Review hasil uji coba

Telaahan efektivitashasil ujicoba dibandingkan


denganyang berjalan selama ini Laporan kegiatan

Pengusulan hasil kegiatan melalui perubahan Peraturan


Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur

Kegiatan kegiatan tersebut akan dilakukan selama masa off campus dengan jadwal sebagai
berikut:

Bulan
No. Kegiatan
1 2 3 4
1 Melakukan telaahan atas pedoman teknis peningkatan tata
krama bagi siswa satuan pendidikan SMA
2 Mengusulkan draft pedoman teknis peningkatan tata krama bagi
siswa satuan pendidikan SMA
3 Melakukan sosialisasi draft pedoman teknis peningkatan tata
krama bagi siswa satuan pendidikan SMA
4 Melakukan uji coba teknis peningkatan tata krama bagi siswa
satuan pendidikan SMA
5 Melakukan review hasil uji coba teknis peningkatan tata krama
bagi siswa satuan pendidikan SMA
6 Melakukan telaahan efektivitas kegiatan teknis peningkatan tata
krama bagi siswa satuan pendidikan SMA
7 Menyusun laporan kegiatan
8 Pengusulan proses pedoman teknis peningkatan tata krama bagi
siswa satuan pendidikan SMA pada Seksi Kurikulum SMA, Bidang
Pembinaan Pendidikan SMA, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa
Timur, melalui perubahan Peraturan Kepala Dinas.

EKO 2019
9
Dari contoh diatas, Anda dapat lebih memahami bagaimana melakukan
penetapan isu yang terjadi ditempat kerja dalam pelaksanaan tugas jabatan.
Langkah-langkah disusun secara sistematis sehingga menggambarkan satu
kemampuan berpikir kritis yang inovatif tanpa harus melampaui kewenangan Anda
sebagai CPNS di lingungan kerjanya.

Coba simak usulan kegiatan terakhir, kegiatan tersebut dirasakan tidak


mampu dikerjakan tanpa dukungan organisasi, namun peserta tersebut tetap
mengusulkan gagasannya untuk mengembangkan dan menyempurnakan desain
Peraturan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tentang Pedoman Teknis
Peningkatan Tata Krama bagi Siswa Satuan Pendidikan SMA.

Pada bagian akhir dari contoh di atas, dengan mudah dapat dikenali
rumusan sintesa keterkaitan materi mata pelatihan agenda kedudukan dan peran
PNS dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan konteks isu yang
diangkat dengan tahapan kegiatan yang diusulkan.

B. Sistematika Proposal Rancangan Aktualisasi


Setelah peserta menyelesaikan rangkaian aktivitas dalam merancang
aktualisasi sebagaimana dijelaskan di atas, maka langkah selanjutnya adalah
menuangkannya dalam bentuk Proposal Rancangan Aktualisasi, dengan sistematika
sebagai berikut :

HALAMAN COVER
LEMBAR PERSETUJUAN RANCANGAN
AKTUALISASI
KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Tujuan dan Manfaat Aktualisasi
C. Ruang Lingkup Aktualisasi

BAB II GAMBARAN LEMBAGA / INSTITUSI


A. Deskripsi Organisasi
B. Kedudukan, Tugas dan Fungsi Unit Kerja
C. Struktur / Susunan Organisasi
D. Uraian Tugas Jabatan (Peserta)

EKO 2019
10
BAB III RANCANGAN AKTUALISASI
A. Identifikasi, Penetapan Isu, dan Gagasan Pemecahan Isu
B. Diagram Alur Kegiatan Pemecahan Isu
C. Matrik Rencana KegiatanAktualisasi

Penjelasan Sistematika Proposal Rancangan Aktualisasi tersebut di atas,


dapat dipelajari pada Sub Bab D Sistematika Laporan Pelaksanaan Aktualisasi.

Kemudian setelah menyelesaikan Proposal Rancangan Aktualisasi, peserta


diwajibkan untuk mempresentasikannya dalam bentuk bahan tayang pada forum
seminar dihadapan Coach, Penguji, dan Mentor.

Dalam seminar rancangan aktualisasi, setiap peserta diberi kesempatan


selama 10 menit untuk mempresentasikan rancangan aktualisasinya, pertanyaan dan
masukan dari Mentor dan Penguji masing-masing selama 10 menit, serta komentar
dari Coach selama 5 menit, dan tanggapan penyaji selama 10 menit.

Komponen utama yang harus dipresentasikan peserta adalah:


1. Argumentasi terhadap core issue yang dipilih bersifat aktual didukung konsep
pokok mata pelatihan pada agenda kedudukan dan peran PNS dalam NKRI yang
melandasi pemilihan core issue dengan menggunaan teknik berpikir kritis analitis
dan penetapan gagasan pemecahan core isu yang dipilih, serta prediksi level
dampak (individu, unit kerja, atau cakupan yang lebih luas) pemecahan core isu
tersebut;
2. Jumlah usulan-usulan inisiatif baik berupa pikiran konseptual dan/atau kegiatan
beserta pentahapan kegiatan yang mengandung unsur kreatif sehingga
menghasilkan ouput kegiatan dalam rangka memecahkan core isu dengan
mengaktualisasikan agenda nilai-nilai dasar PNS;
3. Keberlangsungan inisiatif (proses dan kualitas) dengan mengelola dan
menjalankan inisiatif;
4. Kontribusi hasil kegiatan atau pemecahan isu terhadap pencapaian visi, misi, dan
tujuan organisasi;
5. Kontribusi hasil kegiatan atau pemecahan isu terhadap penguatan nilai-nilai
organisasi; dan
6. Komitmen menyelesaikan seluruh kegiatan dalam rangka pemecahan isu

EKO 2019
11
C. Pelaksanaan Aktualisasi
Setelah berada di tempat kerja, peserta dituntut untuk segera melaksanakan
kegiatan-kegiatan yang telah direncanakan dengan penuh disiplin dan tanggung
jawab, sesuai dengan jadual yang juga telah direncanakan. Apabila terjadi perubahan
jadwal atau perubahan kegiatan yang disetujui mentor, maka peserta wajib
menyampaikan perubahan-perubahan tersebut kepada Coach. Coach dan Mentor
berkewajiban memandu dan mengawasi pelaksanaan kegiatan, ketepatan aktualiasi
substansi materi pokok mata pelatihan, kualitas capaian hasil kegiatan, kontribusi
hasil kegiatan terhadap visi, misi, dan tujuan organisasi, dan kontribusi hasil
kegiatan terhadap penguatan nilai organisasi, untuk kegiatan-kegiatan yang
mengalami perubahan.

Terdapat tiga hal mendasar yang perlu dilakukan peserta Pelatihan Dasar
Calon PNS pada saat off campus yaitu :

1. Melakukan pendalaman terhadap core issue yang dipilih (jika berubah/


bertambah), dan dukungan konsep pokok mata pelatihan yang melandasi
pemilihan core issue dan penetapan inisiatif pemecahan core issue yang dipilih,
2. Melakukan penerapan terhadap usulan-usulan inisiatif baik berupa pikiran
konseptual dan/atau aktivitas-aktivitas dalam rangka memecahkan core issue
tersebut, dan proses dan kualitas mengelola dan menjalankan inisitaif,
3. Melakukan analisis terhadap dampak hasil inisiatif, (dampak yang terjadi baik
pada level individu, unit, atau organisasi), dan menjaga keberlangsungan inisiatif
yang telah dilakukan.

Untuk memastikan proses aktualisasi berjalan dengan lancar, maka Coach


dan Mentor akan mengendalikan setiap peserta bimbingannya. Coach dan Mentor
mengendalikan pembelajaran aktualisasi peserta dengan menggunakan format
berikut ini :

• Nama : .................................................................................................
• NIP : .................................................................................................
• Unit Kerja : .................................................................................................
• Jabatan : .................................................................................................
• Isu : .................................................................................................

EKO 2019
12
Kegiatan 1 : .................................................................................................

Paraf Coach/
Penyelesaian Kegiatan Catatan Coach/Mentor
Mentor
Tahapan Kegiatan
Output kegiatan terhadap pemecaha isu
Keterkaitan Substansi Mata pelatihan
Kontribusi Terhadap Visi-Misi Organisasi
Penguatan Nilai Organisasi

Kegiatan 2 : ................................................................................................. (dst)

Paraf Coach/
Penyelesaian Kegiatan Catatan Coach/Mentor
Mentor
Tahapan Kegiatan
Output kegiatan terhadap pemecaha isu
Keterkaitan Substansi Mata pelatihan
Kontribusi Terhadap Visi-Misi Organisasi
Penguatan Nilai Organisasi

Pada saat melaksanakan pembelajaran aktualisasi di tempat kerja selama


masa off campus, peserta menyusun atau membuat laporan aktualisasi harian atau
mingguan atau periode tertentu sesuai kesepakatan bimbingan dengan Coach dan
Mentor dengan memanfaatkan berbagai media komunikasi yang dapat diakses untuk
mempermuah proses pembimbingan. Pelaksanaan pembimbingan aktualisasi
dimulai dari peserta kembali ke tempat kerja hingga peserta kembali ke tempat
Pelatihan dengan menggunakan format yang sederhana dan komunikatif di bawah
bimbingan Coach.

D. Sistematika Laporan PelaksanaanAktualisasi


Setelah merampungkan rangkaian kegiatan pelaksanaan aktualisasi di tempat
kerja, maka selanjutnya peserta menuangkannnya dalam bentuk Laporan
Pelaksanaan Aktualisasi.

Adapun Sistematika Laporan Pelaksanaan Aktualisasi adalah sebagai berikut:

EKO 2019
13
HALAMAN JUDUL
LEMBAR PERNGESAHAN LAPORAN AKTUALISASI
BERITA ACARA SEMINAR AKTUALISASI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Tujuan dan Manfaat Aktualisasi
C. Ruang Lingkup Aktualisasi

BAB II GAMBARAN LEMBAGA / INSTITUSI


A. Deskripsi Organisasi
B. Kedudukan, Tugas dan Fungsi Unit Kerja
C. Struktur / Susunan Organisasi
D. Uraian Tugas Jabatan (Peserta)

BAB III RANCANGAN AKTUALISASI


A. Identifikasi, Penetapan Isu, dan Gagasan Pemecahan Isu
B. Diagram Alur Kegiatan Pemecahan Isu
C. Matrik Rencana KegiatanAktualisasi

BAB IV PELAKSANAAN AKTUALISASI


A. Deskripsi Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi
B. Hasil Capaian Kegiatan Aktualisasi
C. Analisis Dampak

BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran

LAMPIRAN

EKO 2019
14
Muatan Laporan Pelaksanaan Aktualisasi adalah deskripsi core issue yang
terjadi dan strategi pemecahannya, proses menerapkan inisiatif gagasan kreatif yang
telah dirancang yang didukung dengan dukungan bukti-bukti pembelajaran baik
berupa dokumen, notulensi, foto, rekaman, video, dsb, serta mendeskripsikan
analisis terhadap dampak yang ditimbulkan.

Setelah merampungkan Laporan Pelaksanaan Aktualisasi, peserta Pelatihan


Dasar Calon PNS dituntut untuk mempresentasikan hasil aktualisasi tersebut dalam
suatu forum seminar. Tujuan presentasi ini adalah untuk mendapatkan penilaian atas
aktualisasi yang telah dilakukan dan mendapatkan masukan agar ke depan kualitas
aktualisasi dapat dilanjutkan dalam pelaksanaan tugas dan jabatannya.

Dalam seminar pelaksanaan aktualisasi, setiap peserta diberi kesempatan


selama 10 menit untuk mempresentasikan rancangan aktualisasinya, pertanyaan dan
masukan dari Mentor dan Penguji masing-masing selama 10 menit, serta komentar
dari Coach selama 5 menit, dan tanggapan penyaji selama 10 menit.

Komponen utama yang harus dipresentasikan peserta adalah:


1. Konsistensi pelaksanaan kegiatan dalam rangka pemecahan isu dan aspek
kreatifnya dalam pelaksanaan kegiatan;
2. Tingkat kemanfaatan pelaksanaan kegiatan dalam rangka pemecahan isu dengan
mengaktualisasikan mata-mata pelatihan yang diakui oleh stakeholder dan/atau
pimpinannya dengan didukung bukti-bukti belajar yang relevan;
3. Pemikiran konseptual kaitan aktualisasi mata-mata pelatihan dalam penyelesaian
isu terhadap pencapaian visi, misi, dan tujuan organisasi, serta penguatan
terhadap nilai-nilai organisasi; dan
4. Khusus bagi CPNS Golongan III menyampaikan pemikiran konseptual terkait
“analisis dampak” jika nilai-nilai dasar PNS tidak diaplikasikan dalam pelaksanaan
tugas dan jabatannya.

Penjelasan Sistematika Laporan Pelaksanaan Aktualisasi

URAIAN KETERANGAN

HALAMAN JUDUL Lihat Contoh

LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN


Lihat Contoh
AKTUALISASI

BERITA ACARA SEMINAR AKTUALISASI Lihat Contoh

EKO 2019
15
KATA PENGANTAR Cukup Jelas

DAFTAR ISI Cukup Jelas

DAFTAR TABEL Cukup Jelas

DAFTAR GAMBAR Cukup Jelas

BAB I PENDAHULUAN

• Latar belakang aktualisasi dilakukan,


berangkat dari kondisi ideal atau normatif
yang akan dicapai dan permasalahan yang
A. Latar Belakang dihadapi. Identifikasi permasalahan sangat
penting untuk menentukan fokus kegiatan
aktualisasi.
• Menjelaskan tentang tujuan aktualisasi yg akan
dicapai;
B. Tujuan dan Manfaat Aktualisasi • Manfaat aktualisasi dalam mendukung
reformasi birokasi dan perbaikan kinerja serta
kualitas pelayanan publik yang menjadi
tanggung jawab instansinya
• Kegiatan kegiatan penting yang akan dilakukan
C. Ruang Lingkup Aktualisasi
dalam pelaksanaan aktualisasi.

BAB II GAMBARAN LEMBAGA/INSTITUSI

• Merupakan gambaran makro tentang profil


A. Deskripsi Organisasi organisasi, disertai visi, misi, nilai-nilai dan
program kebijakan organisasi.

B. Kedudukan, Tugas dan Fungsi Unit


Cukup Jelas
Kerja

C. Struktur / SusunanOrganisasi Cukup Jelas

• Bersumber dari SKP, Penugasan Atasan, atau


D. Uraian Tugas Jabatan (Peserta) inisiatif peserta sendiri yang telah mendapat
persetujuan Atasan.

BAB III RANCANGAN AKTUALISASI

• Proses perumusan isu berdasarkan list isu;


sehingga menghasilkan satu rumusan isu yang
akan diusulkan yang memuat fokus dan lokus
A. Identifikasi, Penetapan Isu, dan atas pertimbangan sesuai dengan lingkup
Gagasan Pemecahan Isu pekerjaan peserta dan secara realistis dapat
dilaksanakan selama masa aktualisasi di
tempat kerja dengan persetujuan mentor.

B. Diagram Alur Kegiatan Pemecahan


Lihat Contoh
Isu

EKO 2019
16
C. Matrik Rencana Kegiatan Aktualisasi Lihat Contoh

BAB IV PELAKSANAAN AKTUALISASI

A. Deskripsi Pelaksanaan Kegiatan • Gambaran pelaksanaan kegiatan aktualisasi di


Aktualisasi tempat kerja secara kronologis dan berurutan.

• Merupakan hasil nyata dari Target Rancangan


B. Hasil Capaian Kegiatan Aktualisasi Aktualisasi pada tahap pelaksanaan kegiatan
aktualisasi di tempat kerja.
• Mendeskripsikan analisis dampak jika nilai-
nilai dasar PNS tidak diterapkan dalam
C. AnalisisDampak
pelaksanaan tugas jabatannya terkait dengan
gagasan pemecahan isu yang diangkat.

BAB IV PENUTUP

• Berisi tentang keberhasilan pelaksanaan


aktualisasi di tempat kerja, (bukan ringkasan)
• Penjelasan tentang status pelaksanaan
A. Kesimpulan aktualisasi per tanggal Seminar Aktualisasi
(kegiatan mana yang sudah dan belum selesai)
termasuk penjelasan tentang kendala apa yang
akan dihadapi ke depan.
• Penjelasan tentang saran-saran untuk
menyelesaikan pelaksanaan aktualisasi hingga
tercapai tuntas. Dalam saran-saran tsb
B. Saran kemungkinan dapat berupa usulan untuk
memodifikasi langkah-langkah kegiatan
selanjutnya berdasarkan pengalaman
melaksanakan aktualisasi.

• Berisikan bukti-bukti dalam pelaksanaan


aktualisasi kegiatan, dapat berupa foto-foto
LAMPIRAN kegiatan, notulen rapat, surat-surat/dokumen
terutama yang berkaitan dengan kegiatan yang
diaktualisasikan.

Catatan :
1. Kertas HVS berat 80 gram; Ukuran kertas A4
2. Ketukan 7 (mulai alinea/baris baru); Spasi 1.5 ; Huruf arial 12
3. Halaman cover atas logo Jawa Timur Huruf Judul Cambria 20, Huruf yang dibawah 16
4. Margin kiri 4, atas 3, kanan 2,5 dan bawah 3
5. No. Halaman ditulis di sudut kanan bawah.

EKO 2019
17
Contoh Halaman Judul

LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI

JUDUL AKTUALISASI

Disusun Oleh :

.............................................................
.................................................

PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN ... ANGKATAN ... TAHUN ....


PROVINSI JAWA TIMUR

EKO 2019
18
Contoh Lembar Pengesahan
Laporan Aktualisasi

LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI

JUDUL AKTUALISASI

Telah disempurnakan berdasarkan masukan dari Coach, Mentor, dan Penguji


pada Seminar Aktualisasi, hari ................... tanggal .................
Di Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Jawa Timur

......................................., ....................................

Coach, Mentor

Dr. ................................................. ..................................................


Widyaiswara Ahli Utama ................................
NIP : 19............................. NIP .........................................

EKO 2019
19
Lampiran 8

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR


BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
Jl. Balongsari Tama Tandes – Telp. 7412278 - 7412279
SURABAYA(60186)

BERITA ACARA
SEMINAR PRESENTASI LAPORAN AKTUALISASI
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN ... ANGKATAN ... TAHUN ....

Pada hari ................. tanggal ............................, telah dilaksanakan Presentasi


Laporan Aktualisasi bagi peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan .... Angkatan .... Tahun ....
Pemerintah Provinsi Jawa Timur :

Nama : .........................................................................

NDH : ...................................

Judul : ............................................................................................................
............................................................................................................
............................................................................................................

Demikian Berita Acara ini dibuat dengan sebenarnya dan ditanda-tangani oleh :

Coach, Peserta,

Dr. ................................................ ..................................................


Widyaiswara Ahli Utama ................................
NIP : NIP .........................................
19...........................................
Mentor, Penguji,

.................................................. ..................................................
................................ ................................
NIP ......................................... NIP .........................................

EKO 2019
20
Contoh Lembar Persetujuan
Rancangan Aktualisasi

LEMBAR PERSETUJUAN
RANCANGAN AKTUALISASI

JUDUL RANCANGAN AKTUALISASI

Telah disempurnakan berdasarkan masukan dari Coach, Mentor, dan Penguji pada
SeminarRancangan Aktualisasi, hari ................... tanggal .................
Di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur

......................................., ....................................

COACH MENTOR

Dr. ................................................... ..................................................


Widyaiswara Ahli Utama ................................
NIP : NIP .........................................
19...................................

EKO 2019
21
E. Penutup
Tahapan pembelajaran aktualisasi Pelatihan Dasar Calon PNS yang telah
diuraikan di atas merupakan langkah nyata untuk mewujudkan PNS Profesional
berkarakter sebagai pelayan masyarakat melalui aktualisasi substansi materi pokok
yang telah dipelajari pada setiap tahap pembelajaran, sehingga yang awalnya bersifat
konseptual, inivisible menjadi nyata, visible atau terlihat. Sebagai bagian dari
pembelajaran, tentulah pembelajaran aktualisasi tersebut belumlah cukup untuk
menghasilkan karya yang sempurna. Langkah-langkah nyata ini membutuhkan
konsistensi yang dilengkapi dimensi afektif atau kepekaan dan kepedulian terhadap
masalah yang terjadi, baik berasal dari kinerja individu/ unit kerja/ organisasi.

Peserta Pelatihan Dasar Calon PNS dituntut untuk peka terhadap lingkungan
organisasinya, perlu dibiasakan untuk melihat, mengamati, merefleksi, dan
menemukan gagasan-gagasan kreatif dalam berbagai praktik dan hasil-hasil
penyelenggaraan kegiatan di unit/organisasi khususnya dalam konteks pelayanan
publik.

Perenungan-perenungan yang bersumber dari fakta di sekeliling Anda pada


gilirannya akan terus menerus menjadi inspirasi untuk mengaktualisasikan materi-
materi yang diperoleh selama mengikuti Pelatihan Dasar Calon PNS. Perpaduan
antara dimensi kognitif, dan dimensi afektif inilah yang dapat menjadikan aktualisasi
lebih hidup dan kaya makna.

Selanjutnya, bagaimana memiliki motivasi yang tinggi untuk menerapkan


kompetensi tersebut, tentunya sangat tergantung pada diri Anda. Memang di instansi
Anda telah dibangun suatu sistem agar setiap pegawai menerapkan kompetensi
tersebut melalui mekanisme reward/imbalan dan punishment/hukuman. Tetapi
sistem ini belumlah cukup. Dalam diri Anda, juga perlu dibangun suatu sistem untuk
memunculkan motivasi atau kesadaran dari dalam.

Untuk membangun sistem ini, Anda perlu mengolah dan memperdalam


pengetahuan pada dimensi kognitif, mengolah dan memperdalam rasa pada dimensi
afektif. Hal tersebut sudah sesuai dengan profesi Anda sebagai PNS yaitu sebagai
pelayan masyarakat dimana kepentingan masyarakatlah yang menjadi tujuan utama
Anda bekerja.

EKO 2019
22