Anda di halaman 1dari 34

STRATEGI KORPORAT :

Diversifikasi dan Multi


- Bisnis
Oleh
Kelompok 3
FITRIYATI (02420182021)
FITRIADI (02420182029)
STRATEGI TINGKAT PERUSAHAAN
(KORPORAT)
• Strategi tingkat perusahaan (corporate level
strategy) adalah tindakan yang diambil untuk
mendapatkan keunggulan bersaing melalui
pemilihan dan pengelolaan sejumlah bisnis/usaha
yang bersaing dalam beberapa industri atau pasar
produk.
• Pendekatan utama untuk strategi tingkat
perusahaan adalah diversifikasi, strategi
diversifikasi mengharuskan eksekutif
perusahaan membuat suatu strategi
multibisnis
4 pertimbangan manajemen puncak dalam
mempersiapkan strategi diversifikasi perusahaan
1. Memilih industri yang baru untuk dimasuki serta
memutuskan dengan cara apa perusahaan akan
masuk ke industri tersebut. Bisa dengan 3 cara yaitu
akuisisi, internal development dan joint venture.
2. Mencari segala peluang untuk mengoptimalkan
hubungan mata – rantai nilai lintas usaha serta
kesesuaian strategi ke dalam keunggulan kompetitif;
3. Memilih prioritas investasi dan mengandalkan sumber
daya perusahaan ke dalam unit bisnis yang paling
atraktif;
4. Memulai aktivitas – aktivitas untuk meningkatkan
kinerja bisnis – bisnis perusahaan.
TINGKAT DAN JENIS DIVERSIFIKASI
• Tingkat diversifikasi rendah :
 Bisnis Tunggal (Lebih 95% penerimaan berasal dari bisnis
tunggal)
 Bisnis dominan (Antara 70% dan 95% penerimaan berasal dari
bisnis tunggal).
• Tingkat diversifikasi moderat sampai tinggi :
 Berhubungan-terbatas (kurang dari 70% penerimaan berasal
dari bisnis dominan dan seluruh bisnis berbagi produk,
teknologi dan rangkaian distribusi),
 Berhubungan campuran dan tidak berhubungan (kurang dari
70 % penerimaan berasal dari bisnis dominan, dan hanya ada
hubungan terbatas antar bisnis).
• Tingkat diversifikasi sangat tinggi :
 Diversifikasi tidak berhubungan (kurang dari 70% penerimaan
berasal dari bisnis dominan, dan tidak ada hubungan umum
antar bisnis).
3 Alasan Diversifikasi
1. Motif peningkatan nilai
2. Motif nilai netral
3. Motif devaluasi
1. Motif peningkatan nilai :
 Lingkup ekonomis : Berbagi aktifitas, transfer
kompetensi inti.
 Kekuatan pasar : Persaingan multipoint,
integrasi vertical
 Keuangan yang ekonomis : Alokasi modal
internal yang efisien, pengurangan risiko antar
bisnis, restrukturisasi bisnis.
2. Motif nilai netral
• Insentif pajak
• Regulasi anti thrust
• Arus kas masa yang akan datang, yang tidak
menentu
• Pengurangan resiko perusahaan
3. Motif devaluasi
• Diversifikasi risiko pekerjaan manajerial
• Peningkatan kompensasi manajerial.
Motif, Insentif dan Sumber Daya
untuk Diversifikasi

Motif untuk peningkatan


Strategic competitiveness
Sumber daya Economic of scope
Market power
Financial economies
Insentif

Motif manajerial

7/4/2019 9
Motif, Insentif dan Sumber Daya
untuk Diversifikasi

Insentif dan Sumber Daya


Sumber daya dengan efek netral
Strategic competitiveness

Peraturan Anti-Trust
Insentif Hukum Pajak
Kinerja rendah
Aliran kas yang tidak pasti
Firm Risk Reduction
Motif manajerial Sumber daya tampak
Sumber daya tak tampak

7/4/2019 10
Motif, Insentif dan Sumber Daya
untuk Diversifikasi

Sumber daya

Insentif Motif manajerial menyebabkan


pengurangan nilai

Motif manajerial Diversifikasi risiko tenaga kerja


Manajerial

Meningkatkan kompensasi
manajerial.

7/4/2019 11
Rangkuman Model Hubungan antara Kinerja
Perusahaan dan Diversifikasi

Sumber daya

Insentif Strategi diversifikasi

Motif manajerial

7/4/2019 12
4 Syarat Perusahaan Dapat Dianggap Layak
Untuk Melakukan Diversifikasi
• Bila perusahaan melihat peluang – peluang untuk
mengembangkan bisnis ke industri – industri yang
baik produk maupun teknologinya dapat melengkapi
bisnis yang ada saat ini;
• Bila perusahaan mampu mengoptimalkan semua
sumber daya yang ada serta kemampuannya, hingga
keduanya dapat menjadi aset yang berdaya saing
andal;
• Bila dengan melakukan diversifikasi ke bisnis yang
berbeda membuka jalan untuk mengurangi biaya,
misalnya dengan melalui sharing biaya lintas – lintas
dengan mengoptimalkan pemanfaatan semua
sumber daya dan kemampuan perusahaan.
• Bila perusahaan memiliki merk yang kuat yang dapat
ditransfer kepada lini usahanya yang lain.
Kapan Perlu Melakukan Diversifikasi
1. Industri berada di
fase mature dengan growth yang terbatas
dan market yang turun;
2. Perubahan selera pembeli; atau
3. Peningkatan intensitas persaingan.
Strategi Diversifikasi

• Dua tipe diversifikasi:


1. Diversifikasi terkait (concentric)
2. Diversifikasi tak terkait (konglomerat)
TIPE DIVERSIFIKASI
Diversifikasi perusahaan dapat
dilakukan dengan cara
• Menyalurkan keahlian, pengetahuan, atau aset penting
lain dari suatu value chain bisnis ke bisnis lain;
• Sharing cost antar bisnis dengan mengkombinasikan
aktivitas value chain yang berhubungan dalam satu
operasi tunggal;
• Memanfaatkan penggunaan brand name yang
terkenal;
• Sharing resources lain yang mendukung value chaing
activities antar bisnis;
• Melibatkan kolabirasi cross – business dan knowledge
sharing untuk membuat resources dan capabilites baru
yang berharga.
6 langkah untuk mengevaluasi strategi diversifikasi perusahaan
dan menentukan aksi yang diambil untuk meningkatkan
performa perusahaan :
• Menilai daya tarik industri atau seberapa atraktif industri yang ingin
dimasuki untuk diversifikasi, secara individual dan group;
• Menilai kekuatan unit bisnis dan menggambar 9 kolom matrix untuk
menggambarkan tingkat atraktif industri dan kekuatan unit bisnis;
• Mengevaluasi sejauh mana cross-business strategic fit di
dalam value chain perusahaan yang memiliki berbagai unit bisnis;
• Memeriksa apakah resources perusahaan memenuhi kebutuhan
unit-unit bisnis;
• Memberikan peringkat prospek perfoma bisnis dari yang terbaik ke
terburuk dan menentukan prioritas perusahaan induk dalam
mengalokasikan resources di tiap bisnis;
• Membuat strategi baru untuk meningkatkan performa koroprasi
secara keseluruhan
Perusahaan dengan Diversifikasi memiliki
Dua Tingkat Strategi Bisnis
1. Strategi pada tingkat bisnis (strategi kompetisi)
Bagaimana menciptakan keunggulan kompetiitf di setiap
bisnis bagi perusahaan yang bersaing.
- Biaya rendah.
- Diferensiaasi.
- Biaya rendah.
- Biaya rendah terfokus.
- Diferensiasi terfokus.
2. Strategi tingkat korporat (companywidw strategy)
Bagaimana menciptakan nilai untuk perushaan secara
keseluruhan.
Pertanyaan Kunci Strategi Korporat

1. Bisnis apa yang seharusnya dimasuki


perusahaan?
2. Bagaimana seharusnya kantor pusat
perusahaan mengelola kesatuan anak
perusahaan?

Strategi Korporat : What makes the corporate


whole add up than the sum of its bisiness unit
parts.
7/4/2019 20
Menambah Nilai dengan Diversifikasi

• Mengembangkan economies of scope antar


unit bisnis dalam perusahaan yang bisa
menghasilkan keuntungan sinergis.
• Mengembangkan market power yang
menyebabkan penghasilan lebih besar.
Strategi Diversifikasi Alternatif

Strategi diversifikasi
Strategi diversifikasi
yang tak
yang berhubungan
berhubungan
• Berbagi aktivitas. • Alokasi pasar modal
• Mentransfer internal yang
kompetensi inti. efisien.
• Restrukturisasi
Strategi Diversifikasi Alternatif
Berbagai Aktivitas

Karakteristik Kunci
• Berbagi aktivitas seringkali menurunkan biaya atau
meningkatkan diferensiasi.

• Berbagi aktivitas bisa menurunkan biaya jika:


- Mencapai skala ekonomis.
- Ada dorongan efisiensi penggunaan.
- Helps move more rapidly down learning curve.

• Berbagi aktivitas dapat meningkatkan potensi atau mengurangi


biaya diferensiasi.

• Harus melibatkan aktivitas yang sangat penting untuk


keunggulan kompetitif.
Asumsi:
• Ciri khas perusahaan kuat.
• Misi korporat yang jelas menekankan pentingnya
integrasi unit bisnis.
• Sistem insentif yang memberikan penghargaan
lebih dari sekedar kinerja unit bisnis.
Strategi Diversifikasi Alternatif
Mentransfer Kompetensi Inti

• Karakteristik Kunci
•Memanfaatkan hubungan antar divisi.
•Mulai dengan analisis Value Chain
1. identifikasi kemampuan transfer keterampilan di
antara value chains yang sama.
2. memanfaatkan kemampuan untuk transfer
aktivitas.
ASUMSI

Mentransfer kompetensi inti menghasilkan


keunggulan kompetitif hanya jika kesamaan antar
unit bisnis memenuhi syarat:
Aktivitas yang terlibat dalam bisnis berupa berbagi
keahlian.

Transfer keterampilan melibatkan kegiatan yang penting


untuk keunggulan kompetitif.

Transfer keterampilan mewakili sumber daya keunggulan


kompetitif yang signifikan untuk unit yang akan dicapai.
Strategi Diversifikasi Alternatif
Alokasi Pasar Modal Internal yang Efisien

Karakteristik Kunci:
Perusahaan sering kali mengusahakan strategi ini dengan diversifikasi lewat
akuisisi.
• Mengakuisis perusahaan yang menarik dan sehat.
• Unit yang diakuisis adalah otonom.
• Perusahaan pengakuisisi memasok modal yang dibutuhkan.
• Manajer portfolio mentransfer sumber daya dari unit yang menghasilkan
kas ke unit yang berpotensi membutuhkan kas.
• Menambah manajemen profesional dan kontrol ke sub unit.
• Kompensasi manajer sub unit berdasarkan hasil unit.

7/4/2019 27
Asumsi
• Manajer memiliki pengetahuan lebih tentang
perusahaan dari pada investor luar.
• Firm need not risk competitive edge by disclosing
sensitive competitive information to investors.
• Perusahaan dapat mengurangi risiko dengan
mengalokasikan sumber daya di antara bisnis
yang terdiversifikasi, meskipun pemegang saham
secara umum bisa mendiversifikasikan dengan
lebih hemat.
Strategi Diversifikasi Alternatif
Restrukturisasi

Karakteristik Kunci:
• Mencari industri atau organisasi yang tidak berkembang, tidak
sehat atau terancam kelangsungan usahanya.
• Perusahaan induk (pengakuisisi) melakukan intervensi dan
seringkali:
- merubah tim manajemen sub unit.
- merubah strategi.
- Memasukan teknologi baru.
- meningkatkan kedisiplinan dengan merubah sistem kontrol.
- menjual bagian tertentu perusahaan.
• Sering menjual unit setelah melakukan perubahan ketika induk
tidak bisamenambah nilai untuk melangsungkan usahanya.

7/4/2019 29
7/4/2019 30
7/4/2019 31
7/4/2019 32
7/4/2019 33