Anda di halaman 1dari 14

TEHNIK BERKOMUNIKASI SECARA

ILMIAH DAN STUDI SKILL

VIVIN PUSPASARI
1820332010
OUTLINE
1. Komunikasi Ilmiah
2. Perubahan sistem Komunikasi Ilmiah
3. Sarana dan Teknik berpikir ilmiah
4. Karangan Ilmiah
5. Ciri Karangan Ilmiah
6. Tata Bahasa yang Mesti Diperhatikan
7. Jenis Karya Ilmiah
8. Susunan atau Bagan Karangan Ilmiah
1. KOMUNIKASI ILMIAH
Komunikasi Ilmiah
Komunikasi Ilmiah Formal
Informal
• dilakukan melalui media • dilakukan melalui media
formal (misal majalah, informal (misal kontak
disertasi) pribadi, korespondensi)
• terdapat komunikasi • invisible college : kelompok
formal antara pencetus komunikasi informal yang
dengan penerima melakukan pertukaran
informasi informasi secara langsung.
• bentuk komunikasi formal
dinyatakan dalam: daftar
kepustakaan, rujukan,
kutipan
2. PERUBAHAN SISTEM KOMUNIKASI ILMIAH

DAHULU
• Hubungan telepon
• Berkunjung ke laboratorium lain
• Artikel jurnal

SEKARANG
• Email
• Listserve (ada kelemahan: terbatas bagi anggota)
• Data elektronik

Perubahan komunikasi yang disebabkan inovasi teknologi:

• Invisible college lebih mudah diakses


• Hasil riset tersedia lebih cepat
• Artikel dan data lebih mudah disebarkan dibanding jurnal
• Pengarang menjadi penerbit langsung melalui WWW page
• Batasan antara komunikasi formal dan informal menjadi kabur
3. SARANA DAN TEKNIK BERKOMUNIKASI ILMIAH

I. Pendahuluan
 Untuk memperoleh pengetahuan
 Untuk menyampaikan hasil pikiran
Perlu sarana komunikasi
Sarana Komunikasi :
 Bahasa : Lisan dan Tulisan
Yang dimaksud bahasa disini ialah bahasa ilmiah yang merupakan sarana komunikasi
ilmiah yang ditujukan untuk menyampaikan informasi yang berupa pengetahuan,
syarat-syarat : · bebas dari unsur emotif · reproduktif · obyektif · eksplisit
 Matematika : sarana berpikir deduktif sifat · jelas, spesifik dan informatif · tidak
menimbulkan konotasi emosional · kuantitatif
 Statistika : pengetahuan sebagai sarana berpikir induktif sifat : · dapat digunakan
untuk menguji tingkat ketelitian · untuk menentukan hubungan kausalitas antar
faktor terkait

 Menelusuri kepustakaan suatu teori


 Perlu membaca berbagai literatur
 Memerlukan kemampuan penguasaan bahasa
 Ilmu yg diperoleh tdk berarti tanpa komunikasi & diamalkan
orang lain
 Utk menyampaikan ilmu perlu ditulis dlm karangan ilmiah
 Karangan ilmiah berbeda dgn jenis penulisan lain
 Karangan ilmiah

Reproduktif

Pengertian informasi tdk berobah & tdk bias

Mencegah diskomunikasi

Salah presepsi
4. KARANGAN ILMIAH
1.Karangan & tulisan yg ditulis berdasarkan kenyataan ilmiah
 Karangan Ilmiah :
○ Masalah
○ Data ttg masalah
○ Analisa/ pembahasan masalah
○ Kesimpulan dan saran
- Hal baru
- Memperkuat teori lama
2. Menguasai cara ilmiah & mengikutinya dgn jujur,
Berdasarkan Kenyataan, harapan, fakta ilmiah yang sudah
diterima dan asumsi/dugaan.
3. Karya ilmiah : bersifat tanpa tekanan
4. Menghargai pendapat orang lain dengan cara beri
kutipan/cantumkan sumbernya
5. Menguasai tata bahasa & perbendaharaan
5. CIRI KARANGAN ILMIAH
1. Data /fakta & analisa hrs objektif sesuai dgn data/fakta yg
ditemukan hindari saya simpulkan/menurut pendapat saya
2. Sopan & rendah hati, jangan mencela pendapat orang ,jangan hanya
membenarkan pendapat/temukan kita sendiri kemukakan
kelemahan temuan kita
3. Kejujuran ilmiah
Sebutkan sumber pendapat/teknik/metoda orang lain bila tidak
“ scientific crime “ cegah plagiat
4. Bahasa yg digunakan harus :
○ Akurat
○ Jelas
○ Benar
○ Singkat/sederhana bisa kabur isi bila banyak anak kalimat
○ Teliti
5. Kompak, kontinyu dan lancar pendahuluan penutup
6. TATA BAHASA YG MESTI DIPERHATIKAN
a. Gaya bahasa ilmiah
b. Pemilihan kata
c. Pemakaian huruf besar sesuai tata bahasa
d. Akronim sesuai kelaziman & tata bahasa
e. Huruf miring
f. Penulisan angka & Bilangan angka arab & romawi
g. Penggunaan tanda baca
- Spasi
- Tanda hubung
h. Struktur kalimat S-P-O-K ditambah kata depan & kata
penghubung
i. Paragraf satu unit informasi
7. JENIS KARYA ILMIAH
1. Disertasi - Data primer
- Pustaka pendukung
- Temuan baru/Hub. Fenomena baru
- Doktor/S3
- Dibimbing promotor
2. Tesis - Penelitian mandiri
- Di indonesia utk S2

3. Skripsi - Sumber data


- Pustaka data primer
- Karangan ilmiah utk akhir S1

4. Makalah - Karya ilmiah utk kepentingan ttt (seminar,ilmiah,


Diskusi
- Hasil penelitian pustaka
- Isi : permasalahan pembahasan kesimpulan +/-
6. Artikel Asli Laporan Penelitian
7. Laporan khusus Laporan tertulis satu kasus khas
8. Abstrak/ ringkasan saripati dr suatu karya ilmiah
9. Naskah berkala refrat/term paper sumber pustaka agar mhs
dpt belajar sendiri dr membaca.
10. Tinjauan kepustakaan karya ilmiah hasil penelusuran
kepustakaan.
11. Textbook - Berisi teori
- Karangan ilmiah yg berisi teori yg sudah berlaku
umum

12. Handbook -Manual


-Memberi petunjuk praktis
8. SUSUNAN ATAU BAGAN KARANGAN ILMIAH
 Berbagai bentuk disetiap institut.
 Namun prinsip berisi :
a) Pre Eliminari
- Sampul muka
- Halaman judul
- Kata pengantar
- Ucapan terima kasih
- Daftar isi
- Daftar tabel/gambar
- Abstrak
b) Naskah
- Pendahuluan ( masalah, tujuan, cara pengumpulan informasi )
- Induk karangan
- Penutup/kesimpulan
c) Pelengkap
- Referensi berbagai tipe
- Ringkasan
- Indek
- Lampiran
 Daftar Pertanyaan