Anda di halaman 1dari 22

FITOTERAPI

Obat Herbal Anti Hiperurisemia

Kelompok 3 :
 Desy Puspita Sari
 Jamilah
 Muhammad Sega Maulana
 Tommy Winahyu Puri
Obat Herbal (Tradisional)

Obat tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang


berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan
sarian (galenik), atau campuran dari bahan tersebut yang secara
turun temurun telah digunakan untuk pengobatan, dan dapat
diterapkan sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat
Hiperurisemia

Penyakit hiperurisemia adalah jenis rematik yang sangat


menyakitkan yang disebabkan oleh penumpukan kristal pada
persendian, akibat tingginya kadar asam urat di dalam tubuh,
Kadar normal asam urat untuk wanita adalah 2,4 – 5.7 mg/dl dan
untuk pria 3.4 – 7 mg/dl.
Obat Herbal Anti Hiperurisemia
HERBATHUS

Herbathus diformulasikan dari


beberapa herbal alami pilihan yang
masing-masing mempunyai khasiat
nyata dan berkerja sinergi saling
mendukung, sehingga menghasilkan
produk herbal denhan khasiat yang
optimal untuk membantu pengobatan
asam urat, pegal linu, dan nyeri sendi.
Manfaat Utama Herbathus
• Menurunkan kadar asam urat yang berlebih
• Mengatasi bengkak dan nyeri karena asam urat
Komposisi Herbathus

Dibuat dari bahan herbal alami pilihan yang diformulasikan untuk


membantu penderita asam urat, nyeri sendi, pegal linu, dan batu
ginjal.
• Temu putih (Curcuma zedoaria) 200mg
• Meniran (Phyllanthus niruri L.) 100mg
• Pegagan (Centella asiatica) 200mg
Pengujian Masing - Masing Kandungan
Dalam Sediaan Herbathus
Temu Putih (Curcuma Zedoaria)
Temu putih merupakan
tanaman semak dengan tinggi
hampir mencapai 2 m dengan
batang semu berwarna hijau yang
di dalam tanah membentuk
rimpang.
Ciri khas dari tanaman ini adalah
adanya warna ungu di sepanjang
ibu tulang daun.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek
menurunkan kadar asam urat dari pemberian rimpang
temu putih (Curcuma zedoaria). Penelitian dilakukan
pada kelinci dengan kadar asam urat darah,
sebelumnya diinduksi dengan kalium bromat dengan
dosis 111 mg/1,5 kg bobot badan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa,
perbedaan dosis perlakuan memberikan efek yang
sangat berbeda terhadap penurunan kadar asam urat
kelinci. Dosis antara 0,9 – 3,6 g/1,5 kgBB
memberikan efek menurunkan kadar asam urat yang
sangat nyata dibandingkan kontrol negatif.
Sedangkan, perlakuan dengan dosis 3,6 g/1,5
kgBB memiliki efek yang jauh lebih besar daripada
kontrol positif (Allopurinol) sehingga perlu
dipertimbangkan kemungkinan toksisitasnya.
Meniran (Phyllanthus niruri L.)
Herba meniran merupakan
tanaman obat asli Indonesia yang
mengandung senyawa kimia turunan
lignan, alkaloid, flavonoid, triterpenoid,
saponin, tannin dan kandungan kimia
lainnya (Mangunwardoyo et al., 2005;
Samali et al., 2011)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek dari
ekstrak Meniran dalam penurunan volume urin pada hewan uji
(Mencit) hiperurisemia.
Hasil menunjukkan bahwa ekstrak herba meniran 200
mg/kgBB dapat meningkatkan volume urin pada mencit (mencit
tidak hiperurisemia) namun tidak dapat meningkatkan volume
urin saat mencit mengalami hiperurisemia. Hal tersebut didukung
dengan pernyataan bahwa jika diuresis terjadi pada kondisi
hiperurisemia tanpa mengalami urikosuria dapat memperparah
kondisi hiperurisemia (Brest et al., 1964).
• Kontra Indikasi : Ibu hamil
• Efek Samping : Tekanan darah turun, kadar
gula darah turun, gangguan keseimbangan elektrolit.
• Interaksi : -
Pegagan (Centella asiatica)
Pegagan (Centella asiatica)
merupakan tanaman liar yang banyak
tumbuh di perkebunan, tepi jalan, di
daerah persawahan, di sela-sela
rumput, di tanah yan agak lembab
ataupun agak ternaungi, dan dapat
ditemukan di dataran rendah sampai
dataran tinggi.
Pada penelitian ini, pengujian
dilakukan untuk mengetahui aktivitas anti
hiperurisemia ekstrak etanol herba pegagan
pada hewan uji (mencit) yang diinduksi kafein.
Mekanisme diuji melalui hewan uji itu sendiri
yang dibandingkan dengan kelompok kontrol
positif yaitu menggunakan Allopurinol.
Hasil menunjukkan bahwa, kelompok
hewan uji (III, IV, V) yang diberikan ekstrak
etanol pegagan memiliki aktivitas anti
hiperurisemia yang sebanding dengan kelompok
yang diberi perlakuan Allopurinol (VI). Ekstrak
etanol herba pegagan yang menunjukkan
penurunan kadar asam urat yang paling efektif
yaitu pada dosis 100 mg/kg BB.
• Kontra Indikasi : Ibu hamil, ibu menyusui, dan
alergi.
• Efek Samping : Gangguan saluran cerna, mual.
• Interaksi : Obat anti diabetes, obat anti
kolesterol, obat anti depresan, dan alkohol.
Perhitungan Konversi Dosis dari Hewan Uji ke Manusia
Sekian & Terima Kasih