Anda di halaman 1dari 24

TEKNIK PEMERIKSAAN RADIOGRAFI

ANTEBRACHI PADA KASUS FRAKTUR


DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD
UNGARAN

Disusun oleh :
Silfiyani
1701069 / kelas B
LATAR BELAKANG
 Pemeriksaan antebrachii adalah salah satu
pemeriksaan radiologi tanpa menggunakan media
kontras. Ossa Antebrachi terdiri dari dua tulang yaitu
os ulna dan os radius. Dimana keduanya memiliki
ujung atas, batang, dan ujung bawah. Indikasi pada
antebrachii yang sering terjadi adalah fraktur.
 Fraktur adalah Patah tulang, biasanya disebabkan oleh
trauma atau tenaga fisik.
 Dalam buku referensi, proyeksi yang digunakan pada
pemeriksaan Ossa Antebrachi adalah AP dan Lateral.
(Botrager,2010)
RUMUSAN MASALAH

1. Bagaimana teknik pemeriksaan Antebrachi


dengan kasus fraktur di Instalasi Radiologi RSUD
Ungaran?

2. Apakah dengan dibuatnya proyeksi PA dan


Lateral lurus/tanpa Fleksi dapat menegakkan
diagnosa fraktur yang terjadi pada antebrachi ?
TUJUAN PENULISAN
 1. Untuk memenuhi tugas PKL 1
 2. Untuk mengetahui teknik pemeriksaan
Antebrachi pada kasus fraktur di Instalasi
Radiologi RSUD Ungaran.
 3. Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan
menggunakan proyeksi PA dan Lateral tanpa
fleksi pada pemeriksaan Antebrachi dengan kasus
fraktur.
ANATOMI
Antebrachi terdiri dari dua tulang panjang
yaitu radius dan ulna, selain objek inti yang
kita foto, kedua persendian tulang harus
tampak yaitu tulang carpal dan 1/3 distal
humerus.
1. Radius

Radius adalah tulang


di sisi lateral lengan
bawah. Tulang
radius terdiri dari
ujung atas radius,
batang radius, dan
ujung bawah radius.
2. Ulna
Ulna atau tulang hasta
adalah sebuah tulang pipa
yang mempunyai sebuah
batang dan dua ujung.
Tulang itu adalah tulang
sebelah medial dan lengan
bawah dan lebih panjang
dari radius atau tulang
pengumpil. Kepala ulna
ada di sebelah ujung
bawah. Tulang ulna terdiri
dari ujung atas ulna,
batang ulna, dan ujung
bawa ulna.
3. Carpal
Tulang carpal terdiri atas delapan tulang
tersusun dalam dua baris, terdapat empat tulang
dalam setiap baris.
Baris atas tersusun dari luar ke dalam adalah
berikut, scapoid , lunatum , triqentrum dan psiform.
Baris bawah adalah trapezium, trapezoid, kapitatum,
hamatum.
4. 1/3 distal humerus
Ujung bawah humerus lebar dan agak pipih. Pada
bagian paling bawah terdapat permukaan sendi yang
di bentuk bersama tulang lengan bawah (antebrachi).
Trokhlea yang terletak di sini sebelah dalam
berbentuk gelondong-benang tempat persendian
dengan ulna, dan di sebelah luar terdapat kapitulum
yang bersendi dengan radius.
Pada kedua sisi persendian ujung bawah humerus
terdapat dua epikondil, yaitu epikondilus medialis di
sebelah dalam dan epikondilus lateralis di sebelah
luar.
TEKNIK PEMERIKSAAN ANTEBRACHI
1. Proyeksi Antero Posterior ( AP )
A. Posisi Pasien :
 Posisi pasien duduk menyamping meja pemeriksaan,
dengan sisi yang sakit menempel dengan meja.
B. Posisi obyek :
 - Letakkan lengan pada meja pemeriksaan dan Posisi
tangan dan lengan lurus dalam satu garis.
 - Atur lengan bawah sehingga tepat berada di
pertengahan lapangan penyinaran.
 - berilah arahan kepada pasien untuk dalam keadaan
rileks untuk menghindari pergerakan.
C. Central Ray : Vertikal tegak lurus terhadap kaset
D. FFD : 100 cm
E. Faktor eksposi : 50-55 kvp, 5-6 mAs Non Grid
F. Central Point : Pada mid antebrachii
2. Proyeksi Lateral
A. Posisi pasien :
 Posisi duduk menyamping di meja pemeriksaan
dengan sisi yang sakit dekat dengan meja pemeriksaan.
B. Posisi obyek :
 - Fleksikan lengan 90o pada meja pemeriksaan dan atur
lengan bawah sehingga tepat berada di pertengahan
lapangan.
 - Letakkan lengan bawah secara miring diatas kaset pada
sisi ulna. Ibu jari berada di atas dan menempel pada
telapak tangan, supaya posisi benar-benar true lateral.
Posisi tangan dan lengan dalam satu garis lurus.
 - Atur lengan bawah dan lengan atas pada dalam satu
bidang datar.
 - Berilah arahan kepada pasien untuk dalam keadaan
rileks untuk menghindari pergerakan.

C. Central Ray : Vertikal tegak lurus terhadap kaset


D. FFD : 100 cm
E. Central Point : Pada mid antebrachii
PAPARAN KASUS
 Identitas pasien
Nama : TN. XX
Umur : 15 Tahun
Alamat : Jl.Udowo Timur
Permintaan foto : Antebrachi sinistra
No. Radiologi : 243514
Diagnosa : Suspek Fraktur Antebrachi Sinistra
ILUSTRASI PASIEN

Pasien datang ke ruang Instalasi Radiologi


RSUD Ungaran pada tanggal 7 November 2018
atas rujukan dari dokter IGD dengan dugaan
fraktur. Dokter menyarankan agar dilakukan
pemeriksaan di Instalasi Radiologi RSUD Ungaran.
PROSEDUR PEMERIKSAAN
Pada pemeriksaan antebrachi tidak
dibutuhkan persiapan khusus hanya
memastikan tidak terdapat benda yang
dapat menimbulkan artefak pada
gambaran daerah antebrachi.
PERSIAPAN ALAT DAN BAHAN
A. Unit pesawat rontgen dengan klasifikasi :
 Merk : SIEMENS MULTIX SWING
 kV : 50 - 55 kV
 mAs max : 5– 6 mAs
B. Imaging Plate ukuran 28x35 cm
C. Reader Fujifilm Carestream dengan seperangkat
computer
D. Printer merk Fujifilm Drypix Plus Carestream
TEKNIK PEMERIKSAAN
 Proyeksi Postero Anterior
 Posisi Pasien : Pasien duduk menyamping di
meja pemeriksaan
 Posisi Objek : - lengan lurus dan telapak tangan
menghadap meja pemeriksaan
-Posisikan mid antebrachi ditengah
kaset
 Central Ray : Vertikal tegak lurus teradap kaset
 Central Point : Pada mid antebrachi
 FFD : 100 cm
 Imaging Plate : 28x35 cm
 Faktor eksposi : 46 kVp dan 6 mAs
 Proyeksi Lateral
 Posisi pasien : Posisi duduk menyamping meja
pemeriksaan.
 Posisi obyek :
- Lengan lurus di atas kaset dengan tepi ulnaris
menempel kaset.
- Atur lengan bawah dan lengan atas dalam satu
bidang datar.
- Beri arahan kepada pasien untuk dalam keadaan
rileks untuk menghindari pergerakan.
 Central Ray : Vertikal tegak lurus terhadap kaset
 Central Point : Pada mid antebrachii
 FFD : 100 cm
HASIL RADIOGRAF
PENGOLAHAN FILM
Pengolahan film di Instalasi Radiologi RSUD
Ungaran menggunakan CR (computer
radiograf). Pertama, input data pasien beserta
proyeksi yang digunakan pada CR. Setelah itu
masukkan kaset yang sudah terekspose
kedalam reader. Setelah gambaran dari kaset
tersebut sudah masuk ke computer 1, gambar
radiograf dikirim ke computer 2. Setelah itu
buat gambaran menjadi 100% atau sampai
gambaran objek masuk dan tidak terpotong.
Selanjutnya beri marker dan lambang
radiografer. Kemudian pilih ukuran film lalu
klik print. Film radiograf akan keluar dari
printer yang dipilih.
PEMBAHASAN
1. Bagaimana teknik pemeriksaan Antebrachii dengan
kasus fraktur di Instalasi Radiologi RSUD Ungaran?

Teknik pemeriksaan ossa antebrachi adalah pemeriksaan


secara radiologi dengan menggunakan sinar-X untuk mendiagnosa
adanya kelainan pada ossa antebrachi. Fraktur antebrachi
merupakan suatu istilah untuk patah tulang radius dan ulna
atau salah satunya yang biasanya terjadi pada bagian proximal
(condylus), atau persendian pergelangan tangan, yang biasa
disebabkan oleh benturan maupun faktor patologi tulang.
Prosedur pemeriksaan ossa antebrachi pada kasus fraktur
di Instalasi Radiologi RSUD Ungaran yang pernah penulis jumpai
dilakukan dengan proyeksi PA dan Lateral lurus dengan
menggunakan IP ukuran 28x35 cm. Pada pemeriksaan ini pasien
di posisikan duduk menyamping meja pemeriksaan dengan elbow
lurus, telapak tangan menghadap ke meja pemeriksaan. IP dibagi
menjadi 2 objek dengan posisi PA dan Lateral. Objek diposisikan
PA pada IP sisi sebelah kiri dan IP sebelah kanan ditutup
menggunakan PB. Atur CP pada pertengahan antebrachi. Setelah
itu, dibuat proyeksi Lateral disebelah sisi kanan IP, dengan elbow
lurus sejajar dengan antebrachii, telapak tangan tegak miring
terhadap kaset. Atur CP pada mid antebrachi. Setelah selesai,
film diproses menggunakan CR.
2. Apakah dengan dibuatnya proyeksi PA dan
Lateral tanpa Fleksi dapat menegakkan diagnosa
fraktur yang terjadi pada antebrachi ?

Dengan proyeksi ini dianggap sudah bisa


memberikan informasi diagnostik oleh dokter radiologi
pada kasus fraktur antebrachi, dan apabila di curigai
adanya fraktur bagian proximal maka elbow di buat
fleksi. Menentukan diagnosa dan melihat gambaran
anatomi antebrachi pada radiograf dengan hasil bacaan
radiolog fraktur disertai displacement fragmen distal ke
dorsal pada 1/3 distal os radius sinistra dan fraktur
stiloedeus os ulna sinistra.
KESIMPULAN
1. Pada pemeriksaan fraktur antebrachi di
Instalasi Radiologi RSUD Ungaran
Menggunakan proyeksi PA dan Lateral lurus.

2. Pada pemeriksaan radiologi antebrachi di


Instalasi Radiologi RSUD Ungaran menggunakan
proyeksi PA dengan Lateral lurus dianggap sudah
dapat menegakkan diagnosa pada kasus fraktur.
SARAN
1. Sebaiknya dalam setiap pemeriksaan
antebrachi untuk proteksi radiasi pada pasien
memakai apron.

2. Untuk pemeriksaan antebrachi lebih baik


dibuat dengan posisi AP agar tulang
Epicondylus tidak saling super posisi dan
Proyeksi Lateral Fleksi agar akroneon
kelihatan.