Anda di halaman 1dari 13

by_ Five Two Team

Mursyad
Erwin
Hj. Sry Yanti
Sinar Mustika
Murni
Ria Febriana Muhtar
Apa itu PSC... ?
PSC merupakan unit penanganan pertama kegawatdaruratan sehari-hari
dimasyarakat yang diharapkan menjamin respon cepat dan tepat untuk
mencegah kecacatan dan menyelamatkan jiwa.
Prinsip PSC 119
• Time Saving is Life Saving
• Responce Time sesingkat mungkin
• The Right Patient to The Right Place in The Right Time
Maksud dan Tujuan PSC 119
Maksud
Menjamin terlaksananya pelayanan gawat darurat sehari hari.
Tujuan
 Mempercepat response time penanganan korban kegawatdaruratan Pra
Rumah Sakit
 Mempercepat proses evakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat
 Mencegah kecacatan dan kematian akibat kegawatdaruratan
PSC 119 KABUPATEN PINRANG

PSC 119 Pinrang merupakan layanan cepat


tanggap darurat kesehatan , yang dibentuk
oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang.
Berdiri sejak 2016 namun mulai efektif bekerja
di tahun 2017 dengan beberapa instansi
seperti SAR dan BNPB.
Landasan Hukum

• Deklarasi Makassar Tahun 2000


• Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 882 Tahun 2009 Tentang Pedoman
Penanganan Evakuasi Medik;
• Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1529 Tahun 2010 tentang Pedoman
Umum Pengembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif;
• Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 301 Tahun 2012 Tentang Tim
Pengembangan Safe Community dan SPGDT;
• Berdasarkan Keputusan Bupati Pinrang No.440/457/2017 Tentang
Pembentukan Pusat Pelayanan Keselamatan Terpadu ( Public Safety Center
(PSC 119 ))
Visi dan Misi PSC 119
Visi Misi
Pelayanan gawat darurat medis yang cepat dan 1. Melayani kegawatdaruratan pra rumah sakit
profesional baik di jalan maupun di rumah
2. Menyiapkan SDM dan ambulance yang siaga
24 jam
3. Menjalin kerjasama dengan lintas sektor dan
swasta
Jejaring PSC 119
Kegiatan PSC 119
Kecelakaan Lalu Lintas Kegawatdaruratan di Rumah
Bencana Alam Kegiatan Sosial
Evaluasi
Setelah 5 siklus

Jika tidak ada nadi karotis, lakukan kembali


komperensi dan ventilasi 30:2

Jika nadi teraba dan napas tidak ada, berikan


bantuan napas sebanyak 10x /menit dan monitor
nadi setiap 2 menit

Jika naditeraba dan napas ada, beri posisi


mantap (recovery position)