Anda di halaman 1dari 22

KEBERATAN

• Keberatan adalah suatu proses dalam


hukum pajak yang bermaksut
memberikan keadilan kepada WP
maupun otoritas pajak sebagai
pemungutan pajak dalam menyelesaikan
sengketa pajak.

*** KUP pasal 25


SKEMA KEBERATAN

• SKEMA
Syarat Pengajuan Keberatan
1. Di ajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia.
2. Mengemukakan jumlah pajak yang terutang atau jumlah pajak
yang dipotong atau dipungut atau jumlah rugi menurut
perhitungan WP disertai alasan-alasan menjadi dasar
perhitungan.
3. 1 Surat Keberatan diajukan hanya untuk 1 Surat Ketetapan
Pajak (SKP), untuk 1 pemotongan pajak atau 1 pungutan
pajak.
4. WP telah melunasi pajak yang masih harus dibayar paling
sedikit sejumlah yang telah di setujui WP dalam pembahasan
akhir pemeriksaan.
5. Di ajukan dalam jangka waktu 3 bulan sejak tanggal dikirim
SKP atau sejak tanggal pemotongan atau pemungutan pajak oleh
pihak ketiga kecuali WP dapat menunjukan bahwa jangka waktu
tersebut tidak dapat dipenuhi karena keadaan di luar kekuasaan
WP ( Force Majeur ).
6. Surat Keberatan ditandatangani oleh WP, dan dalam hal Surat
Keberatan ditandatangani bukan oleh WP, surat keberatan
tersebut harus dilampiri dengan kuasa khusus.
PERLUNASAN PAJAK TERUTANG

• Sebagai salah persyaratan dalam


pengajuan keberatan , yaitu harus
melunasi terlebih dahulu sejumlah
kewajiban perpajakan yang telah di
setujui WP pada saat pembahasan akhir
pemeriksaan,
Proses/Penanganan Keberatan
• DJP meminta keterangan, data atau informasi
tambahan WP.
• WP menyampaikan alasan tambahan atau penjelasan
tertulis untuk melengkapi atau memperjelas Surat
Keberatan yang telah disampaikan, baik atas
kehendak WP yang bersangkutan maupun dalam rangka
memenuhi permintaan DJP dalam no 1.
• DJP melakukan pemeriksaan untuk tujuan lain dalam
rangka keberatan untuk mendapatkan datau atau
informasi yang objektif yang menjadi dasar dalam
mempetimbangkan keputusan keberatan.
KEPUTUSAN KEBERATAN
1. Mengabulkan seluruhnya atau sebagian
2. Menolak
3. Menambah besarnya jumlah pajak yang masih harus
di bayar.

*** Bila jangka waktu penyelesaian keberatan terlampaui


dan DJP tidak menerbitkan Surat Keputusan
Keberatan (SKB). Maka keberatan WP Dianggap
dikabulkan dan DJP wajib menerbitkan Surat
Keputusan Keberatan (SKK) sesuai dengan
keberatan WP.
PENGERTIAN BANDING
• Apabila WP tidak menyetujui atas
keputusan keberatan, WP dapat
mengajukan banding ke Pengadilan
Pajak (PP) sebagai upaya hukum dalam
menyelesaikan perselisihan/sengkata
dibidang perpajakan.

### dasar hukum KUP Pasal 27 UU Nomor


28 Tahun 2007.
Pengajuan dan Syarat Banding (1)
1. WP dpt mengajukan permohonan banding hanya kepada badan
peradilan pajak atas Surat Keputusan Keberatan (SKB).
2. Putusan Pengadilan Pajak merupakan keputusan pengadilan
khusus di lingkungan peradilan tata usaha negara.
3. Permohonan banding diajukan secara tertulis dalam bahasa
Indonesia dgn alasan yang jelas paling lama 3 bulan sejak
surat keberatan di terima dan dilampiri dengan salinan Surat
Keputusan Keberatan. Untuk keperluan pengajuan permohonan
banding DJP berkewajiban memberikan keterangan secara
tertulis hal yang menjadi dasar penerbitan Surat Keputusan
Keberatan, tetapi terlebih dahulu WP mengajukan permintaan
keterangan tsb.
Pengajuan dan Syarat Banding (2)
4. Terhadap WP yang mengajukan banding, jangka waktu
perlunasan pajak atas jumlah pajak yang belum
dibayar pada saat pengajuan keberatan menjadi
tertangguhkan sampai dengan 1 bulan sejak tanggal
penerbitan putusan banding.

5. Bila permohonan banding di tolak atau dikabulkan


sebagian WP akan dikenai sangsi administrasi
berupa denda sebesar 100 % dari jumlah pajak
berdasarkan putusan banding dikurangi dgn
pembayaran pajak.
BANDING
• Upaya hukum yang dapat dilakukan WP
atau penangung pajak terhadap sesuatu
keputusan yang dapat dilakukan Banding,
berdasarkan peraturan perudangan
perpajakan yang berlaku.
Syarat Pengajuan Banding
1. Banding dapat diajukan oleh WP.
2. Terhadap satu keputusan di ajukan 1 surat banding.
3. Banding diajukan dengan disertai alasan-alasan yang jelas dan
dicantumkan tanggal terima surat keputusan yang dibanding.
4. Pada surat banding dilampiri salinan keputusan yang dibanding.
Pengertian salinan ini termasuk fotocopy atau lembar lainnya.
5. Banding hanya dapat diajukan apabila jumlah yang terutang di
maksud telah dibayar 50 %.
6. Dapat terjadi selama proses Banding, ternyata pemohon banding
meninggal dunia, maka banding dapat diajukan oleh ahli warisnya,
atau pengampunan dalam hal pemohon banding pailit.
7. Selama proses Banding pemohon Banding melakukan penggabungan,
peleburan/pemekaran usaha, atau likuidasi, pemohon banding dapat
diajukan oleh pihak yang menerima pertanggung jawaban karena
penggabungan, peleburan/pemekaran usaha atau likuidasi.
Tata Cara Pengajuan Banding
• Surat Banding di ajukan dalam bahasa
Indonesia.
• Banding di ajukan dalam waktu 3 bulan.
• Jangka waktu 3 bulan dihitung sejak dari
tanggal Surat Keputusan Keberatan
yang diterima sampai dengan tgl Surat
Banding dikirim oleh pemohon Banding.
BADAN PERADILAN PAJAK
• Badan yang menyelanggarakan persidangan atas
sengketa perpajakan,
• Sidang Peradilan Pajak prinsip dilaksanakan secara
terbuka (bisa juga tertutup utk kepentingan WP).
• Tenaga hakim mempunyai keahlian khusus di bidang
perpajakan dan berizasah Sarjana Hukum atau
Sarjana Lainnya.
• Sengketa yang di proses dalam Pengadilan
Pajak khusus menyangkut sengketa perpajakan.
• Putusan Pengadilan Pajak memuat penetapan
besarnya pajak terutang dapat berupa
mengabulkan sebagian, seluruhnya atau
menambah jumlah pajak yang masih harus dibayar.
KESIMPULAN BANDING DAN
KEBERATAN
SYARAT KEBERATAN:
• Pengajuan paling lama 3 bulan sejak Surat Keputusan Pajak.
• Paling sedikit membayar yang disetujui oleh WP.
• Ditolak atau dikabulkan sebagian Denda Adm sebesar 50 % (jika
naik banding ke pengadilan pajak denda tak perlu dibayar).

SYARAT BANDING:
• Pengajuan paling lama 3 bulan Sejak Keputusan Keberatan di
terima.
• Bayar minimal 50 % dari jumlah pajak terutang. KUP PASAL 36
Ayat (4).
• Ditolak atau dikabulkan sebagian denda administrasi 100 % dari
jumlah putusan banding.
KEDUDUKAN dan TEMPAT SIDANG
PENGADILAN PAJAK

• Pengadilan Pajak berkedudukan di ibukota


negara.
• Pelaksanaan sidang pengadilan Pajak ini
dilakukan di tempat kedudukannya. Namun
didasarkan atas pertimbangan untuk
memperlancar dan mempercepat penanganan
Sengketa Pajak, tempat sidang dapat
dilakukan di tempat lain. Hal ini sesuai
dengan prinsip penyelesaian perkara yang
dilakukan dengan sederhana, cepat dan biaya
ringan. Tempat sidang ditetapkan oleh ketua.
Syarat Menjadi Hakim
• WNI
• Berumur paling rendah 45 tahun.
• Bertakwa pada Tuhan YME.
• Setia pada Pancasila dan UUD 1945.
• Tidak pernah menghianat pada NKRI.
• Berwibawa, jujur, adil dan kelakuan tak tercela
• Berizasah Sarjana Hukum dan keahlian
dibidang perpajakan.
• Tidak pernah di pidana kejahatan.
• Sehat Jasmanih dan Rohani.
Pemberhentian sebagai Hakim
• Dalam hal Ketua, Wakil Ketua, dan Hakim
di berhentikan oleh jabatannya oleh
presiden atas usul Menkeu setelah
persetujuan dengan MA
• Permintaan sendiri.
• Sakit jasmani dan Rohani
• Telah berumur 65 tahun.
• Ternyata tidak cakap dalam menjalankan
tugas.
Hakim dapat diberhentikan dengan
tidak hormat dengan alasan
• Dipidana karena melakukan tindak pidana
kejahatan, pengertiannya paling singkat 3 tahun.
• Melakukan perbuatan tercela.
• Terus menerus melalaikan kewajiban dalam
menjalankan tugas dan pekerjaannya.
• Melanggar sumpah dan janji jabatan.
• Melanggar larangan bagi Hakim yang tak boleh
merangkap antara lain menjadi pelaksana
putusan Pengadilan Pajak.
Syarat menjadi Kuasa Hukum
• WNI
• Mempunyai pengetahuan yang luas dan
keahlian tentang peraturan perundang-
undangan perpajakan.
• Persyaratan yang ditetapkan MenKeu.
Proses Pengadilan Pajak
• Persiapan Persidangan.
• Pelaksanaan Persidangan.
• Pemeriksaan dangan acara biasa.
• Pemeriksaan dengan acara tepat.
• Pembuktian.
• Putusan.
• Pelaksanaan Putusan.
Putusan Pengadilan Pajak

• Merupakan putusan akhir dan mempunyai


kekuatan hukum tetap.
• PP juga mengeluarkan putusan sela atas
gugatan berkenan permohonan agar
tindak lanjut pelaksanaan pajak di tunda
selama pemeriksaan Sengketa Pajak
sedang berjalan sampai terdapat putusan
PP.
Keputusan Pengadilan Pajak
• Menolak
• Mengabulkan sebagian atau seluruhnya.
• Menambah pajak yang harus di bayar.
• Tidak Dapat Diterima.
• Membetulkan Kesalahan Tulis atau
Kesalahan Hitung.
• Membatalkan