Anda di halaman 1dari 23

SEMINAR KERJA PRAKTEK

TINJAUAN PELAKSANAAN PEKERJAAN STRUKTUR


B A L O K , KO L O M , DA N P E L AT L A N TA I PA DA
A S R A M A / P E N G I N A PA N L P M P S U L A W E S I T E N G A H
TAHAP II

Pembimbing I:

KARTINI RADLIAH PRATIWI F 111 15 016 Ir. Hj. Hajatni Hasan, M.Si

RIZKY ARIF RAHMAN ILYAS F 111 15 058 Pembimbing II:

FERRA CLAUDIA MASOSO F 111 15 116 A n d i A r h a m A d a m , S T. , M . S c , P h . D


LOKASI PROYEK

JL. Dr. Sutomo No. 4, Palu, Sulawesi Tengah


DATA UMUM PROYEK

1. Pekerjaan: :Proyek Pembangunan dan


Renovasi Gedung
Asrama/Penginapan Tahap II
LPMP Sulawesi Tengah
2. Lokasi Pekerjaan : Jl. Dr. Sutomo No. 4 Palu
3. Sumber Dana : APBN
4. Tahun Anggaran : 2018
5. No. Surat Perjanjian / Kontrak : 1989/D7.26/LK/2018
6. Tanggal Kontrak : 03 Agustus 2018
7. Nilai Kontrak : Rp. 11.627.735.00,-
8. Jangka Waktu Pelaksanaan : 150 Hari Kalender
9. Konsultan Perencana : CV. Ikbatek_04
10. Kontraktor Pelaksana : PT. Wahana Mitra Kontrindo
11. Konsultan Pengawas : CV. Art Nouveau
ALUR PELAKSANAAN PROYEK

PEMBERI TUGAS (OWNER)


LPMP Provinsi Sulawesi Tengah

KONSULTAN PENGAWAS KONSULTAN PERENCANA


CV. ART NOUVEAU CV. IKBATEK_04

PELAKSANA
SUPPLIER
PT. WAHANA MITRA KONTRINDO

SUB KONTRAKTOR
STRUKTUR ORGANISASI KONTRAKTOR
DIREKTUR

ADMINISTRASI &
KEUANGAN
PROJECT
MANAGER

LOGISTIK

SITE
SITE ENGINER
MANAGER

Pelaksana Pelaksana Pelaksana Pelaksana Pelaksana


struktrur Plumbing Juru Gambar Elektrikal Pengawas

Mandor Tukang
Juru Ukur
Batu/Bata/Beton

Tukang Tukang Besi Tukang Cor Tukang Plester Tukang Tukang Cat
Pasang Beton Pasang
Keramik Pondasi
PELAKSANAAN PEKERJAAN
SITE WORK
a. Pekerjaan persiapan
b. Pekerjaan Pembersihan Lahan dan Removal
c. Pekerjaan Tanah
PEKERJAAN STRUKTURAL
Struktur Lantai 1 Aula Struktur Lantai 2 Aula
 Pekerjaan Kolom 50x50 - KL1a  Pekerjaan Plat Lantai 2
 Pekerjaan Kolom 60x60 - KL1b  Pekerjaan Balok 30x60 – BL2a
 Pekerjaan Balok 45x70 – BL2c
 Pekerjaan Kolom 30x30 - KL1c
 Pekerjaan Balok 30x50 – BL2d
 Pekerjaan Kolom 15x50 - KL1d  Pekerjaan Balok 20x40 – BL2e
 Pekerjaan Kolom Praktis – KP1  Pekerjaan Kolom 50x50 – KL1a
 Pekerjaan Balok Latai – BLT  Pekerjaan Kolom 60x60 – KL1b
 Pekerjaan Tangga Beton  Pekerjaan Kolom 30x30 – KL1c
 Pekerjaan Kolom 15x50 – KL1d
 Pekerjaan Portal Entrance
 Pekerjaan Kolom Praktis – KP1
 Pekerjaan Meja Beton
 Pekerjaan Balok Latai – BLT
 Pekerjaan Tangga Beton
Struktur Lantai 2 Gedung Asrama
 Pekerjaan Plat Lantai 2 Area Mezanine
– PLTZ
 Pekerjaan Kolom 50x50 - KL2a
 Pekerjaan Kolom 15x80 - KL2d Struktur Lantai 3 Gedung Asrama
 Pekerjaan Kolom 15x30 - KLZ Area
Mezanine  Pekerjaan Plat Lantai 3
 Pekerjaan Kolom Bundar – KLB
 Pekerjaan Kolom Praktis – KP2  Pekerjaan Balok 30x60 – BL3a
 Pekerjaan Balok 15x30 – BLZ1 Area  Pekerjaan Balok 20x30 – BL3b
Mezanine
 Pekerjaan Balok 15x20 – BLZ2 Area  Pekerjaan Balok 15x30 – BL3c
Mezanine
 Pekerjaan Balok Dudukan Curtain Wall  Pekerjaan Kolom 50x50 – KL3a
- BLJ  Pekerjaan Kolom 15x30 Area
 Pekerjaan Sunscreen – PLS
 Pekerjaan Balok Latai - BLT Mezanine
 Pekerjaan Tangga Beton
 Pekerjaan Meja Beton
 Pekerjaan Dinding Beton (Core Lift)
PEKERJAAN LAIN-LAIN
 Pekerjaan Arsitektural
 Pekerjaan Mekanikal
 Pekerjaan Elektrikal
 Pekerjaan Fasilitas Luar Ruangan
DETAIL PEKERJAAN
Pengendalian Mutu (Quality Control)
PEMERIKSAAN MUTU BETON
• Slump Test
Pemeriksaan mutu beton cair di
lapangan dapat dilakukan
dengan cara slump test. Slum test
dilakukan untuk mengetahui
kekentalan dari adukan beton
yang akan dicor. Proyek
Pembangunan dan Renovasi
Gedung Asrama/Penginapan
Tahap II LPMP Sulawesi Tengah,
nilai slump yang dipakai yaitu 10
± 2 cm.
• Tes kuat tekan beton

Pemeriksaan karakteristik
mutu beton yang dihasilkan
dapat dilakukan daengan
cara uji tekan beton apakah
sesuai dengan yang
direncanakan.

Tes kuat tekan beton pada


proyek ini dilakukan di
Laboratorium Dinas Bina
Marga Provinsi Sulawesi
Tengah.
• Pengendalian Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
Program-program yang
dilaksanakan demi menunjang
K3 antara lain:
- Zero accident
- Safety induction
- Safety inspection
- Security plan
- Fasilitas Pendukung K3
Pengawasan Pekerjaan Struktur Lantai
Pengawasan pekerjaan struktur
lantai 2 terdiri dari beberapa
kegiatan antara lain adalah
persiapan, pabrikasi tulangan,
pabrikasi bekesting, pengukuran,
pemasangan tulangan kolom,
pemasangan bekisting, pengecoran,
pembongkaran bekisting,
pengecekan, dan perawatan beton
yang dilakukan pada elemen-
elemen struktur atas seperti kolom,
balok, dan pelat lantai.
Pengawasan Pekerjaan Struktur Lantai
Kolom
Proyek Pembangunan dan
Renovasi Gedung
Asrama/Penginapan Tahap II
LPMP Sulawesi Tengah memiliki
5 tipe kolom yang
membedakan adalah dimensi
dan jumlah tulangan yang
digunakan.

Kolom yang digunakan


sebagian besar berbentuk
persegi Panjang dan terdapat
juga kolom bundar.
Pengawasan Pekerjaan Struktur Lantai
Balok
Terdapat 5 tipe balok dengan
dimensi dan jumlah tulangan
yang berbeda. Tipe tersebut
berkaitan dengan fungsi ruangan
diatas balok tersebut,
dikarenakan fungsi ruangan akan
mempengaruhi beban yang akan
disalurkan pada balok.

Bentang antar kolom juga


mempengaruhi dimensi balok,
dikarenakan semakin besar
bentang antar kolom maka
semakin besar beban yang akan
didistribusikan ke balok.
Pengawasan Pekerjaan Struktur Lantai
Pelat Lantai
Terdapat 2 tipe yang memiliki
ketebalan dan jumlah tulangan
yang berbeda. Seperti halnya
balok, fungsi ruangan diatas
pelat sangat mempengaruhi
ketebalan dan jumlah tulangan
pelat.

Untuk membuat kolom dan


pelat monolit maka pengecoran
harus dilakukan secara
bersamaan.
Pengawasan Pekerjaan Struktur Lantai
Pengecoran Beton
Setelah selesai pemasangan bekisting dan pembesian untuk kolom, balok
dan pelat lantai, maka dilanjutkan dengan pengecoran. Mutu beton yang
digunakan untuk kolom adalah K-350.

Pengecoran dilakukan dengan menggunakan alat concrete bucket dan pipa


tremie sehingga dapat memenuhi persyaratan bahwa tinggi jatuh adukan
beton maksimal 1m.

Adukan beton yang berasal dari mixer truck dilakukan pengecoran uji
slump dengan batas toleransi slump beton 10 ± 2 cm, dan pembuatan
kubus beton yang berjumlah enam untuk uji pada hari ke 7, 14, 21, dan 28
hari.

Adukan beton dipindahkan ke concrete bucket secara bertahap dikarenkan


muatan concrete bucket pada satu kali pengangkutan adalah 0,8 m3.
Perawatan Beton dan Perbaikan Beton

Perawatan beton yang


dilakukan setelah 8 jam
adalah dengan memberi air
di atas lapisan yang dicor
sehingga diharapkan suhu
beton tetap konstan.

Jika beton mengalami


kerusakan pada
permukaannya maka akan
dilakukan penambahan pada
bagian yang rusak. Jika beton
berrongga maka akan
dilakukan grotting yaitu air
semen yang disuntikan pada
bagian yang berrongga.