Anda di halaman 1dari 26

Persiapan dan Kesiapan

UN, UKK, dan USBN SMK Tahun Pelajaran 2016/2017

Dr. Junus Simangunsong, S.Si, MT


Kasi Penilaian - Direktorat Pembinaan SMK

Direktorat Pembinaan SMK


Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
AGENDA

1 3 PERSIAPAN PELAKSANAAN
PERSIAPAN PELAKSANAAN UJIAN
UJIAN SEKOLAH BERSTANDAR
NASIONAL
NASIONAL

TANGGAL PENTING
2 PERSIAPAN PELAKSANAAN 4 PELAKSANAAN
UJIAN KOMPETENSI KEAHLIAN UJIAN NASIONAL DAN UJIAN
KOMPETENSI KEAHLIAN

Direktorat Pembinaan SMK


Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
1
PERSIAPAN PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL

Direktorat Pembinaan SMK


Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
3
Kebijakan tentang Ujian Nasional, Ujian Kompetensi
Keahlian dan Ujian Sekolah SMK
• Tahun 2017 Ujian Nasional tetap dilaksanakan seperti tahun 2016, sesuai PP 19/2005, PP 32/2013, dan PP
13/2015. Ditetapkan dalam Permendikbud No 3/2017 (20 Januari 2017)
• Ujian Kompetensi Keahlian adalah Ujian Nasional yang terdiri atas Ujian Teori Kejuruan dan Ujian Praktik
Kejuruan
• Hasil UN digunakan untuk pemetaan mutu, pertimbangan seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya,
dan pembinaan satuan pendidikan. (sesuai PP No 13/2015)
• Bagi sekolah yang sudah siap infrastukurnya, UN tahun 2017 dilaksanakan dengan UNBK. Sekolah yang
belum memiliki infrastruktur dapat mengikuti UNBK di sekolah pelaksana UNBK.
• Pada tahun 2017 Ujian Sekolah ditingkatkan mutunya menjadi Ujian Sekolah Berstandar Nasional
(USBN) untuk beberapa mata pelajaran.
• Soal USBN dibuat oleh guru melalui MGMP dengan mengacu pada kisi-kisi yang dikeluarkan oleh BSNP.
• Pemerintah memberikan pelatihan bagi guru agar dapat membuat ujian sekolah yang semakin
berkualitas.
• Pemerintah menitipkan 20-25% soal sebagai anchor/pembanding kualitas USBN.
Keterkaitan Standar Nasional Pendidikan*
KI dan KD dalam struktur
2 kurikulum mengacu pada
SKL, SI, S. Proses dan S. SKL dan SI
Penilaian menjadi acuan Kuriku-
pengembangan kurikulum
lum

1 3
Empat Buku teks mengacu
SNP Buku pada KI, KD, dan lingkup
Pendidikan Teks materi.
Berbasis
Standar
Pemerintah melakukan 5 4
Penilaian melalui National Guru melakukan penilaian
Assessment (Ujian Ujian melalui Classroom Assessment
Nasional Guru
Nasional) Satuan pendidikan melakukan
penilaian melalui School
Assessment

*) PP 19 Tahun 2005 dan perubahannya 5


Mata Pelajaran UN, UKK, dan USBN SMK

UN UKK USBN
Bahasa Indonesia Teori Kejuruan Pendidikan Agama dan Budi Pekerti

Pendidikan Kewarganegaraan/Pendidikan
Bahasa Inggris Praktik Kejuruan
Pancasila dan Kewarganegaraan

Keterampilan Komputer (KKPI, Simulasi


Matematika
Digital)

Ujian Kompetensi
Keahlian (UKK)
Persiapan Pelaksanaan UN SMK
• Untuk meningkatkan efisiensi, mutu, reliabilitas, integritas, dan kehematan UN
diupayakan memaksimalkan penggunaan UNBK

• Jadwal UN jenjang SMK, SMA/MA, dan SMP/MTs tidak bersamaan sehingga


komputer dapat digunakan bergantian (resource sharing)
• Sekolah/Madrasah dengan jumlah komputer lebih dari 20 buah dan lebih dari 1/3
jumlah siswa kelas akhir serta memiliki server dapat ditetapkan menjadi tempat
pelaksanaan UNBK
• Siswa SMA/MA dari sekolah yang belum memiliki infrastruktur UNBK dapat
mengikuti ujian di SMK atau SMP/MTs pelaksana UNBK, demikian pula sebaliknya
• Dinas Provinsi/Kabupaten (Sesuai kewenangan) menetapkan tempat ujian bagi
siswa dari sekolah yang belum memiliki fasilitas berdasar kedekatan jarak antar
sekolah
Peta jumlah dan lokasi UNBK SMK*

*) http://spasial.data.kemdikbud.go.id/unbk per tanggal 31 Januari 2017


Tugas Provinsi
• Menetapkan panitia UN daerah
• Menetapkan sekolah pelaksana UNBK
• Menetapkan sekolah yang akan menginduk dan tempat
menginduk UNBK
• Memverifikasi dan menetapkan Tempat Uji Kompetensi untuk
Ujian Praktik Kejuruan
• Mensosialisasikan Pelaksanaan UN, UKK, dan USBN
• Menggandakan soal teori kejuruan yang berbasis kertas
• Memindai LJUN Teori Kejuruan
• Mengumpulkan dan mengirimkan hasil UKK
2
PERSIAPAN PELAKSANAAN
UJIAN KOMPETENSI KEAHLIAN

Direktorat Pembinaan SMK


Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
10
Sikap
Proses Uji Kompetensi Keahlian
KD
Keterampilan

KOMPETENSI
ESENSIAL

Penyusunan Instrumen Uji


• Pemahaman
TEORI • Aplikasi
Pengetahuan KEJURUAN • Penalaran dan
Logika
Pelaksanaan Uji Penerbitan
Kompetensi 4C SKL-UKK Kompetensi Sertifikat
Keahlian Kompetensi
• Pekerjaan Spesifik
PRAKTIK
KEJURUAN • Operasional Dasar
• Kualiti Kontrol
Langkah-langkah Penyusunan Kisi-kisi dan Soal

KOMPETENSI DASAR MATERI INDIKATOR SOAL

KAIDAH-KAIDAH PENULISAN SOAL

PERAKITAN BANK SOAL

07/07/2019
Mekanisme Penyelenggaraan UKK
• Menyiapkan skema dan MUK sesuai
kompetensi utama
• Menyiapkan Penguji/Asesor
• Melaksanakan uji kompetensi
• Menyiapkan ruang ujian • Menandatangani sertifikat
• Menyiapkan infrastruktur UNBK
• Menyiapkan peralatan dan bahan
• Melaksanakan ujian
• Menyusun kisi-kisi
• Mengirim hasil ujian
• Menyiapkan Penguji/Asesor
• Memfasilitasi TUK
• Melaksanakan uji kompetensi
• Menandatangani sertifikat

• Memverifikasi dan menetapkan


• Menyiapkan infrastruktur UNBK
TUK
• Menyusun kisi-kisi
• Menetapkan pengawas
• Menyusun pedoman dan perangkat uji
• Menggandakan naskah
• Melakukan perakitan naskah UNBP dan
• Mendata peserta UN • Mengirimkan naskah
digitalisasi soal UNBK
• Menetapkan sekolah UNBK • Melakukan skoring
• Mengirimkan naskah
• Melatih proktor dan teknisi
• Melakukan simulasi UNBK
• Mengirimkan soal UNBK
PROSES BISNIS – UJIAN KOMPETENSI KEAHLIAN
Pusat Daerah
UTK
Perakitan Penggandaan Pengiriman
Penyusuna Soal Pengiriman UTK
Kisi-kisi Naskah Naskah
n Soal Digitalilsai Naskah
Soal

Nilai TK Penskoran
30%
TK
Persyaratan
Nilai Pengumuman Kelulusan dan
Kelulusan, UKK =
UKK 70 Penerbitan Sertifikat Kompetensi
70%
PK

Nilai PK Penskoran UPK

Penyusunan
Pengiriman Penggandaan Pengiriman
Kisi-kisi Pedoman dan Verifikasi TUK
Naskah Naskah Naskah
Perangkat Uji

UPK
Jadwal Pelaksanaan Ujian Teori Kejuruan
- Ujian Utama

No Bentuk Tanggal Pelaksanaan Waktu

Shift 1: 07.30 – 09.30


1 Ujian Berbasis Komputer 6 April 2017 Shift 2: 10.30 – 12.30
Shift 3: 14.00 – 16.00
2 Ujian Berbasis Kertas dan Pensil 6 April 2017 10.30 – 12.30

- Ujian Susulan

No Bentuk Tanggal Pelaksanaan Waktu

1 Ujian Berbasis Komputer 19 April 2017 10.30 – 12.30

2 Ujian Berbasis Kertas dan Pensil 19 April 2017 10.30 – 12.30

Catatan: Pelaksanaan ujian teori kejuruan, baik ujian yang berbasis komputer maupun berbasis kertas mengacau pada
Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor: 0043/P/BSNP/I/2017 tentang Prosedur Operasional
Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2016/2017
Skema Pelaksanaan Ujian Kompetensi Keahlian
• Kerja sama dengan Institusi Pasangan, dalam hal ini dunia usaha dan dunia industri
(DUDI) atau Asosiasi Profesi: SMK terakreditasi dan institusi pasangan melakukan uji
kompetensi secara bersama-sama dan berorientasi pada standar kualifikasi
kompetensi institusi pasangan;
• LSP Pihak Kesatu (LSP-P1): LSP yang didirikan oleh lembaga pendidikan dan atau
pelatihan dengan tujuan utama melaksanakan sertifikasi kompetensi kerja terhadap
peserta pendidikan/pelatihan berbasis kompetensi dan /atau sumber daya manusia
dari jejaring kerja lembaga induknya, sesuai ruang lingkup yang diberikan oleh BNSP;
• LSP Pihak Kedua (LSP-P2) : LSP yang didirikan oleh industri atau instansi dengan tujuan
utama melaksanakan sertifikasi kompetensi kerja terhadap sumber daya manusia
lembaga induknya, sumber daya manusia dari pemasoknya dan /atau sumber daya
manusia dari jejaring kerjanya, sesuai ruang lingkup yang diberikan oleh BNSP;
• LSP Pihak Ketiga (LSP-P3) : LSP yang didirikan oleh asosiasi industri dan/atau asosiasi
profesi dengan tujuan melaksanakan sertifikasi kompetensi kerja untuk sektor dan
atau profesi tertentu sesuai ruang lingkup yang diberikan oleh BNSP;
• UKK Mandiri : SMK terakreditasi yang melakukan uji kompetensi secara mandiri
dengan melibatkan institusi pasangan dan berorientasi pada standar kompetensi
lulusan.
Penilaian dan Penskoran Ujian Praktik Kejuruan
• Penguji melakukan penilaian dengan menggunakan lembar penilaian yang telah disediakan;
• Penguji melakukan penilaian sesuai karakteristik Kompetensi Keahlian didasarkan atas unjuk
kerja/kinerja/produk yang dihasilkan oleh peserta uji;
• Penguji memberikan skor untuk setiap komponen penilaian dalam bentuk angka mulai dari 0
sampai 10, kemudian dikonversi ke dalam skala 0 – 100 berdasarkan bobot setiap komponen
penilaian;
• Penguji dapat menambahkan indikator capaian dan komponen penilaian lebih tinggi dari
yang telah ditetapkan oleh Pelaksana Ujian Nasional Tingkat Pusat;
• Penguji dapat melaksanakan ujian remedial bagi peserta didik untuk komponen yang belum
mencapai standar sampai batas tanggal ujian terakhir
• Penguji dari LSP pada saat uji kompetensi tetap menyiapkan dan memberikan skor untuk setiap
komponen penilaian dalam bentuk angka mulai dari 0 sampai 10, kemudian dikonversi ke
dalam skala 0 – 100 berdasarkan bobot setiap komponen penilaian;
• Penguji menyerahkan nilai hasil ujian peserta uji dalam skala 0 – 100 kepada Pelaksana Ujian
Nasional Tingkat Satuan Pendidikan dan menjaga kerahasiaannya;
• Pelaksana Ujian Nasional Tingkat Satuan Pendidikan mengirimkan rekapitulasi penilaian hasil
ujian Praktik Kejuruan ke Pelaksana Ujian Nasional Tingkat Provinsi paling lambat 25 April 2017.
• Pelaksana Ujian Nasional Tingkat Satuan Pendidikan mengirimkan rekapitulasi penilaian hasil
ujian Praktik Kejuruan ke Pelaksana Ujian Nasional Tingkat Provinsi paling lambat 28 April 2017.
Penerbitan Sertifikat Kompetensi
• Pelaksana Ujian Nasional Tingkat Satuan Pendidikan berkoordinasi dengan dunia
usaha/industri/asosiasi profesi atau institusi pasangan yang terlibat dalam ujian Praktik Kejuruan
menyiapkan penerbitan sertifikat kompetensi;
• Format, redaksi dan substansi yang tertuang dalam blangko sertifikat kompetensi dapat
disesuaikan berdasarkan masukan dari dunia usaha/dunia industri atau institusi pasangan;
• Secara umum bentuk sertifikat kompetensi dibagi menjadi 3 yaitu :
• Sertifikat berlogo Garuda Pancasila yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi,
• Sertifikat berlogo kombinasi logo Tut Wuri Handayani dengan logo mitra industri
penyelenggara uji kompetensi,
• Sertifikat berlogo Tut Wuri Handayani.
• Isi sertifikat kompetensi minimal memuat identitas peserta uji, nama kompetensi keahlian, dan
daftar kompetensi/unit-unit kompetensi yang telah diujikan dan dinyatakan kompeten;
• Sertifikat kompetensi hanya diberikan kepada peserta uji yang lulus ujian UKK;
• Sertifikat kompetensi diterbitkan oleh dunia usaha/industri/asosiasi profesi atau institusi pasangan
yang terlibat dalam ujian UKK atau Satuan Pendidikan terakreditasi dan ditandatangani oleh
Penguji;
• Bagi peserta uji melalui Lembaga Sertifikasi Profesi yang terlisensi, maka penerbitan sertifikat
dilakukan oleh LSP yang bersangkutan;
• Setiap sertifikat kompetensi yang terbitkan harus memenuhi kaidah mampu telusur.
3
PERSIAPAN PELAKSANAAN
UJIAN SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL

Direktorat Pembinaan SMK


Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
19
Persiapan Pelaksanaan USBN SMK
• Mata pelajaran USBN:
• Pendidikan Agama dan Budi Pekerti,
• Pendidikan Kewarganegaraan/Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
• Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi/Simulasi Digital

• Naskah USBN:
• Naskah USBN mengacu pada kisi-kisi USBN;
• Bentuk soal USBN berbentuk pilihan ganda dan uraian;
• Sebanyak 20% - 25% butir soal USBN disiapkan oleh Kementerian;
• Sebanyak 75% - 80% disiapkan oleh MGMP di bawah koordinasi dinas pendidikan sesuai dengan kewenangannya;
• Khusus 75% - 80% butir soal mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti penyusunan soal dilakukan oleh MGMP atau
para guru mata pelajaran agama yang relevan di bawah koordinasi Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota atau Kantor
Wilayah Kementerian Agama Provinsi sesuai kewenangannya;
• Naskah soal USBN dirakit oleh MGMP sejumlah paket yang ditentukan untuk masing-masing mata pelajaran;
• Khusus untuk Pendidikan Agama dan Budi Pekerti perakitan soal dilakukan oleh MGMP atau guru mata pelajaran yang relevan
dikoordinasikan oleh Kanwil Kementerian Agama/Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota;
• Naskah soal USBN beserta kelengkapannya yang disiapkan meliputi naskah soal USBN uatama, cadangan dan susulan;
• Penggandaan naskah soal USBN beserta kelengkapannya dilakukan oleh sekolah;
• Master soal digandakan dengan menggunakan sumber dana dari APBD atau Biaya Opersional Sekolah atau sumber lainnya;
• Jumlah soal 40 butri soal pilhan ganda dan 5 uraian.
Skema Pelaksanaan USBN
Catatan:
• Penanggung jawab penyelenggaraan
Kemendikbud, Kebijakan
USBN adalah
Kemenag 1. Dinas Provinsi untuk USBN SMA/SMK
BSNP 2. Kantor Wilayah Kementerian Agama
Standar
untuk USBN MA
POS
Kisi-kisi Ujian/
• Bank Soal  20-25% soal 3. Dinas Pendidikan Kab/Kota untuk
sebagai anchor
Kompetensi Dasar • Fasilitasi instrumen/sistem USBN SD dan SMP
Monev • Pembinaan
• Konsolidasi hasil 4. Kantor Kementerian Agama tingkat
Dewan Pend. Provinsi, Kabupaten/Kota untuk USBN MI dan
Lembaga Kemasyarakatan UPT Kemendikbud MTs
bidang Pendidikan Dinas Provinsi/
Kanwil dan Kemenag
Kemenag • Koordinasi USBN
• Pelaksana Utama USBN adalah guru

Menetapkan soal
• Pengawasan

Internal
Fungsi Pengawasan

Fungsi Pelaksanaan
Dewan Pend. Kab/Kota, dan Kepala Sekolah
Lembaga Kemasyarakatan Dinas Kab/Kota, • Pengawasan Internal dilakukan oleh
bidang pendidikan Kantor Kemenag
Pengawas Sekolah, dan UPT
Fungsi Pemantauan
Eksternal
Kemendikbud dan Kemenag
Sekolah/ KKG/ • Pemantauan Eksternal dilakukan oleh
Madrasah MGMP Dewan Pendidikan
PELAKU • Pelaksana USBN • Mengembangkan soal Provinsi/Kabupaten/Kota, dan
• Pengawas USBN secara • Pengolahan hasil
UTAMA silang Lembaga Kemasyarakatan bidang
USBN 21
Pendidikan
ALUR PENYUSUNAN SOAL USBN
PUSPENDIK BSNP
20%-25%
soal 1 Standar
1 & Kisi-kisi
standar

2
KKG/MGMP 3
Menyusun soal bersama PAKET SOAL
Digunakan untuk Catatan:
Ujian Sekolah  SD dilakukan KKG gugus Kecamatan
Berstandar Nasional (bila terlalu besar dibagi dalam beberapa gugus)
Butir-butir
Soal
1 1 1  SMP dilaksanakan MGMP level Kecamatan
(bila terlalu besar dibagi dalam beberapa gugus)

 SMA/K dilaksanakan MGMP level


GURU DARI
Kabupaten/Kota (bila terlalu besar dibagi dalam
BERBAGAI SEKOLAH
beberapa gugus)
KKG = Kelompok Kerja Guru (SD)
MGMP = Musyawarah Guru Mata Pelajaran (SMP/SMA/SMK)
MKKS = Musyawarah Kerja Kepala Sekolah

22
Mapel dan Jadwal Pelaksanaan USBN

No Hari dan Bulan Waktu Mata Pelajaran


Senin, 20 Maret 2017 (Utama)
1 07.30 – 09.30 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
Senin, 27 Maret 2017 (Susulan)
Pendidikan Kewarganegaraan (Kurikulum
Selasa, 21 Maret 2017 (Utama)
2 07.30 – 09.30 2006)/Pendidikan Pancasila
Selasa, 28 Maret 2017 (Susulan)
Kewarganegaraan (Kurikulum 2013)
Keterampilan Komputer dan Pengelolaan
Rabu, 22 Maret 2017 (Utama)
3 07.30 – 09.30 Informasi (Kurikulum 2006)/Simulasi
Rabu, 29 Maret 2017 (Susulan)
Digital (Kurikulum 2013)

Catatan: Sekolah yang memiliki fasilitas memadai dan aplikasi serta operator dapat melaksanakan USBN berbasis komputer.
Pelaksanaan USBN diatur lebih lanjut dalam POS USBN tahun Pelajaran 2016/2017.
4
TANGGAL PENTING PELAKSANAAN
UJIAN NASIONAL DAN UJIAN KOMPETENSI KEAHLIAN

Direktorat Pembinaan SMK


Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
24
Tanggal Penting Pelaksanaan UN dan UKK SMK
No Kegiatan Tanggal
A. Pengumpulan Data Peserta
1 Pengumpulan dan Entri Data UN 22 Desember 2016 – 25 Januari 2017
2 Pencetakan Daftar Calon Peserta (DCP) 22 Desember 2016 – 25 Januari 2017
3 Cetak, Validasi dan Verifikasi Daftar Nominasi Sementara (DNS) Paling lambat 25 Januari 2017
4 Cetak dan Distribusi Daftar Nominasi Tetap (DNT) Paling lambat 31 Januari 2017
5 Cetak dan Distribusi Kartu Peserta Ujian Paling lambat 24 Maret 2017
B. Bahan Ujian
6 Pengiriman Soal Praktik Kejuruan ke Provinsi 1 Februari 2017
7 Distribusi Soal Praktik ke sekolah 1 – 5 Februari 2017
8 Serah Terima Master Soal Berbasis Kertas Teori ke Provinsi 1 Maret 2017
9 Pencetakan Naskah Soal Berbasis Kertas 20 – 25 Maret 2017
10 Distribusi Soal Berbasis Kertas ke Sekolah 27 – 31 Maret 2017
C. Pelaksanaan dan Pengumpulan Nilai Praktik Kejuruan
11 Pelaksanaan Ujian Praktik Kejuruan 20 Februari – 18 Maret 2017
12 Pengiriman nilai dari sekolah ke kab/kota Paling lambat 17 April 2017
13 Pengumpulan Nilai dari Kab/Kota ke Provinsi Paling lambat 25 April 2017
14 Pengumpulan Nilai dari Provinsi ke Pusat Paling lambat 28 April 2017
D. Jadwal UN SMK dan Pengolahan Nilai
15 UNBK dan UNBP 3 – 6 April 2017
16 UN Susulan 10 – 13 April 2017
17 Pemindaian/Pengkoreksian Ujian Berbasis Kertas 4 – 9 April 2017 (Utama)
17 – 20 April 2017 (Susulan)
18 Batas akhir pengiriman nilai kompetensi 21 April 2017
19 Batas akhir pengiriman hasil pemindaian ke Panitia Pusat UN 21 April 2017 (Utama)
21 April 2017 (Susulan)
20 Skoring 11 – 26 April 2017
21 Pengiriman Hasil Data Hasil UN ke Provinsi 27 April 2017
22 Pengumuman Kelulusan dari Satuan Pendidikan 2 Mei 2017
Terima kasih

Direktorat Pembinaan SMK


Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
www.ditpsmk.kemdikbud.go.id