Anda di halaman 1dari 10

PENYULUHAN

“TATALAKSANA DIABETES MELITUS"


SAAT PUASA RAMADHAN

PROFESI NERS
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
Pengertian Diabetes
Melitus

Diabetes melitus (DM) atau yang dikenal


masyarakat luas dengan sebutan kecing manis
merupakan suatu kelompok penyakit dengan
karakteristik kadar gula darah tinggi
Tanda dan Gejala
Diabetes Melitus

1. Berat badan menurun


2. Banyak makan banyak minum
3. Banyak kencing
4. Cepat lelah & mengantuk
5. Kesemutan pada jari
6. Penglihatan kabur
Penderita Diabetus Mellitus
Yang Tidak Boleh Berpuasa

1. Diabetes tipe 1 yang sulit terkendali


2. Diabetes yg menggunakan suntikan insulin >2x
sehari
3. Diabetes tipe 1 atau 2 yg gula darahnya tidak
terkendali
4. Diabetes yg pernah mengalami koma.
5. Diabetes yg sedang hamil
Penderita Diabetus Mellitus
yang Boleh Berpuasa

1. Kadar gula darah terkontrol (


Gula darah puasa 80-126 mg/dl, 2
jam setelah makan 80-180 mg/dl)
2. Tidak menggunakan suntikan
insulin >2x sehari
Pengaturan Pola Makan
Saat berbuka
Boleh minum teh manis dengan gula diet,
atau makan salad buah, jus/smoothies
pisang-stroberi, atau ta'jil, seperti kurma
atau kolak pisang dengan gula diet.

Setelah shalat magrib


Anda bisa menyantap hidangan
utama, yang terdiri dari 100-150
gram nasi, sayuran, protein
hewani seperti daging 50-60 gram,
dan protein nabati 50 gram.
Usai tarawih
Antara pukul 21.00-22.00, sebaiknya makan
camilan yang mengenyangkan misalnya sandwich,
singkong rebus, atau ubi rebus. Dengan jadwal
makan seperti ini, diharapkan kalori masuk secara
bertahap sehingga keseimbangan gula darah tidak
akan melonjak drastis.

Pada saat sahur


Selain hidangan utama seperti
nasi dan lauk-pauk, jangan lupa
menyantap buah. Hindari ketan
dan mi, juga sayuran yang
mengandung gas seperti kol.