Anda di halaman 1dari 18

JOURNAL READING

ACUTE LITHUM INTOXICATION AND FACTORS CONTRIBUTING TO ITS


MORBIDITY: A 10-YEARS REVIEW
INTOKSIKASI LITIUM AKUT DAN FAKTOR YANG BERPERAN DALAM TERJADINYA
MORBIDITAS: SEBUAH KAJIAN SELAMA 10 TAHUN
.
International Journal Of Medical Toxicology And Forensic Medicine, 2016; 6 (1): 1-6

ADVISER
Dr. Ika , Sp.KJ

REVIEWER
DOKTER MUDA FKUWKS 2016-E
Pendahuluan

Post-Traumatic Stress Disorder merupakan suatu


keadaan yang melemahkan fisik dan mental secara
ekstrem yang timbul setelah seseorang melihat,
mendengar, atau mengalami suatu kejadian trauma
yang hebat dan atau kejadian yang mengacam
kehidupannya

2
Tujuan Penelitian

Mengetahui perubahan jumlah pasien


rawat jalan baru dan pasien dengan acute
stress disorder (ASD), post-traumatic
stress disorder (PTSD), gangguan
penyesuaian, dan depresi pasca bencana
Fukushima

3
Metode Penelitian

Jenis Penelitian
Retrospective Study

Waktu Penelitian
Tahun 2013

Tempat Penelitian

40 klinik psikiatri di Perfektur Fukushima

4
Metode Penelitian
Kriteria Inklusi
Pasien pria dan wanita yang mengunjungi klinik
psikiatri rawat jalan untuk pertama kali pada hari
rabu (atau selasa bila hari rabu libur) antara
tanggal 12 Maret – 15 Juni pada tahun 2010,
2011, 2012 yang didiagnosa 3 gangguan berikut:
(a) ASD atau PTSD, (b) gangguan penyesuaian
(c) episode depresi atau gangguan mood lainnya.

Kriteria Eksklusi

Pasien yang tidak didiagnosis dengan 3 gangguan


berikut: (a) ASD atau PTSD, (b) gangguan
penyesuaian, (c) episode depresi atau gangguan 5
mood lainnya
Metode Penelitian

Statistik Penelitian

o Pengumpulan data menggunakan kuesioner


o Jenis Penelitian Cross Sectional Studi, dengan Retrospective
o P value < 0.1 menunjukan suatu signifikansi

6
Alur Penelitian

Populasi

kuesioner

Dikirim ke 77 klinik psikiatri rawat jalan

Dianalisis dalam bentuk kuesioner menggunakan tes binominal pada hari yang
ditentukan di setiap periode survey

7
Alur Penelitian

Data Penelitian

Hasil Penelitian

8
Hasil Penelitian

9
Diskusi Penelitian
Penelitian Ini Penelitian Lain
Prevalensi PTSD dan depresi di antara 1355
penduduk 30 bulan setelah gempa Haiti 2010
masing-masing 36,75% dan 25,98%.
(Cénat JM et al,2014)

a. Angka pasien psikiatri baru Setelah gempa Wenchuan di China, prevalensi


meningkat dari 771 di tahun PTSD 2 bulan setelah bencana adalah 58,2%,
2010 menjadi 1000 pada tahun dibandingkan dengan 22,1%, 19,8%, 19,0%, 8,0%
2011 namun kembali ke 733 pada 8, 14, 26, dan 44 bulan Kemudian
(Guo J, et al, 2014)
pada tahun 2012 postdisaster
PLTN Fukushima. Rasio kematian bunuh diri standar di Prefektur
b. Tidak ditemukan perubahan Fukushima, kenaikan serupa terjadi pada bunuh diri
sekuensial yang signifikan diamati 3 tahun setelah gempa Hanshin-Awaji 1995
dalam jumlah pasien yang (Ohto H, et al, 2015)
didiagnosis dengan gangguan
Durasi terjadinya intoksikasi sebelum dibawa ke RS
penyesuaian selama periode
dan daya tahan tiap individu juga berpengaruh
survei. (Ivkovic dan Stern, 2014)

Terdapat peningkatan angka mortalitas seiring


ditemukannya penyakit kardiovaskuler, BMI, 13
tekanan darah, kolesterol, HDL, kebiasaan
olahraga, merokok, alkohol pada pasien Skizofrenia
Kesimpulan
Saran

Penelitian ini semestinya mencamtumkan metode


penelitian

Kritik
Latar belakang masalah dalam jurnal ini tidak terdapat
landasan teori padahal idealnya sebuah penelitian
harus mempunyai landasan teori karena landasan
teori tersebut merupakan penguatan dari statement
dari penulis
14
VIA
Judul Artikel : “Psychiatric Outpatiens After the 3.11 Complex Disaster in
Fukushima,Japan”
Penulis Utama : Arinobu Hori, MD , Hiroshi Hoshino, MA, Itaru Miura, MD, PhD,
Masaki Hisamura, MD, PhD, Akira Wada, MD, PhD, Shuntaro Itagaki
, MD, PhD, Yasuto Kunii, MD, PhD, Junya Matsumoto, MD, PhD,
Hirobumi Mashiko, MD, PhD, Craig L. Katz, MD, Hirooki Yabe, MD,
PhD, Shin-Ichi Niwa, MD, Ph

15
VALIDITY
Apakah fokus penelitian ini sesuai dengan tujuan penelitian?
Fokus Penelitian ini menilai perubahan berurutan pada jumlah pasien rawat jalan baru dan pasien dengan
gangguan stres akut (ASD), gangguan stres pasca trauma (PTSD), gangguan penyesuaian, dan depresi Ya
setelah bencana Fukushima.

Apakah subjek penelitian ini diambil dengan cara yang tepat?


Peneliti tidak menjelaskan bagaimana pengambilan sampel pada penelitian ini, hanya disebutkan jika
Tidak
sampel diambil sebanyak 771, 1000, dan 733 pasien baru masing-masing pada tahun 2010, 2011 dan
2012.
Apakah data yang dikumpulkan sesuai dengan tujuan penelitian?
Data dari 39 institusi dimasukkan dalam analisis akhir. Jumlah pasien rawat jalan dan pasien baru Ya
dengan ASD atau PTSD, gangguan penyesuaian, dan episode depresi atau gangguan mood lainnya
Apakah penelitian ini mempunyai jumlah subjek yang cukup untuk
meminimalisir kebetulan? Tidak
Peneliti mengaku keterbatasan penelitian ini terletak pada minimnya sampel yang diambil, sehingga
peluang terjadinya ketidakvalidan data tinggi
Apakah analisis data dilakukan dengan cukup baik?
Peneliti menggunakan sistem prosentase dan juga penyajiannya dalam bentuk tabel sehingga Ya
meningkatkan kualitas hasil penelitian
VIA

IMPORTANCY
Apakah penelitian ini penting?
Kurang penting karena penelitian ini hanya fokus kepada prevalensi saja karena Ya
ASD,PTSD,gangguan penyesuaian, dan depresi setelah kejadian fukushima jepang

APPLICABILITY
Apakah penelitian ini dapat diterapkan?
Penerapan untuk para klinisi sulit dievaluasi sebab isi jurnal tidak mengacu pada kondisi
Tidak
pasien secara langsung melainkan hanya pada angka kejadian setelah terjadinya bencana di
fukushima jepang

17
TERIMA KASIH