Anda di halaman 1dari 16

PERENCANAAN PEMBELAJARAN

z
MODEL DAN
METODE
PEMBELAJARAN
z
MODEL PEMBELAJARAN

 Model pembelajaran adalah pola atau rencana yang


dapat digunakan untuk mengoperasikan kurikulum.

 Model pembelajaran berfungsi pula sebagai


pedoman bagi para perancang pembelajaran dan
para guru dalam merencanakan aktivitas belajar
mengajar.
z 1. Model Pembelajaran Kooperatif
(Cooperative Learning)

Langkah-Langkah penerapan C.L :


Menurut Sofan Amri & Iif Khoiru Ahmadi,  Menyampaikan tujuan (Akademik
dan sosial) dan memotivasi siswa
ini merupakan model pengajaran dimana serta aturan main

siswa belajar dalam kelompok kecil yang  Menyajikan informasi: demonstrasi


memiliki tingkat kemampuan berbeda.  Organisasikan siswa dalam
Dalam menyelesaikan tugas kelompok, kelompok kooperatif

setiap anggota saling kerjasama dan  Bimbing melakukan


kegiatan/berkooperatif
membantu untuk memahami suatu bahan
 Kuis/evaluasi
pembelajaran.
 Penghargaan
z
2. Model Pembelajaran Langsung
(Direct Instruction)

Model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) merupakan salah satu model

pengajaran yang dirancang khusus untuk mengembangkan belajar siswa tentang

pengetahuan prosedural dan pengetahuan deklaratif yang terstruktur dengan baik dan

dapat dipelajari selangkah demi selangkah (Sofan Amri & Iif Khoiru Ahmadi, 2010:39).
Langkah-langkah
z dalam penerapan model pembelajaran langsung :
• Menyampaikan orientasi pelajaran dan tujuan pembelajaran kepada siswa.
• Melakukan review pengetahuan serta keterampilan pra-syarat, terkait
pengetahuan dan keterampilan yang sudah dikuasai siswa.
• Menyampaikan materi pelajaran, berupa penyampaian materi dan
informasi serta memberikan berbagai contoh dan sebagainya.
• Melaksanakan bimbingan, berupa memberikan siswa kesempatan untuk
bertanya mengenai materi yang belum difahami dan menilai tingkat
pemahaman peserta didik dan mencoba untuk mengoreksi kesalahan
konsep yang ada.
• Memberi kesempatan untuk siswa agar terus berlatih.
• Menilai kinerja masing-masing siswa dan memberinya umpan balik.
• Memberikan latihan mandiri.
z
3. Model Pembelajaran Terpadu

Menurut Sugianto (2009:124)

Model pembelajaran Terpadu pada hakikatnya merupakan suatu pendekatan


pembelajaran yang memungkinkan siswa baik secara individual maupun
kelompok aktif mencari, menggali, dan menemukan model yang mencoba
memadukan beberapa pokok bahasan. Melalui pembelajaran terpadu siswa
dapat memperoleh pengalaman langsung, sehingga dapat menambah
kekuatan untuk menerima, menyimpan, dan memproduksi kesan-kesan
tentang hal-hal yang dipelajarinya.
Langkah-Langkah penerapannya :

 z sebuah tema yang sesuai.


Menentukan

 Libatkan semua siswa di kelas agar mendiskusikan kemungkinan tema yang akan diangkat dalam pembelajaran.

 Menentukan fokus pembelajaran.

 Memberikan aktivitas-aktivitas pembelajaran yang beraneka macam yang berkaitan dengan tema yang akan jadi
fokus pembelajaran.

 Mengembangkan strategi-strategi untuk menggunakan sumber daya yang tersedia.

 Membentuk suasana belajar yang rileks tapi tetap serius.

 Membagi informasi-informasi yang dimiliki pada tema yang akan dipelajari.

 Mengajak siswa mencermati dan menentukan tujuan-tujuan pembelajaran personal (afektif)

 Mendorong demokrasi dalam belajar, kreatif, penemuan, dan kooperatif.

 Mendorong siswa untuk berbagi pengalaman dan informasi.

 Melibatkan berbagai narasumber yang mungkin dapat membantu seperti pustakawan, para profesional, orang tua
siswa, hingga relawan.

 Membantu dan mengajak siswa menyajikan hasil kerja dan hasil belajar mereka.

 Memberi penekanan pada teknik-teknik reflektif dan tanggung jawab untuk evaluasi mandiri.
z
4. Model Pembelajaran Berbasis Masalah
(Problem Based Learning)

Langkah-langkah dalam penerapan


Model Pembelajaran Berbasis masalah model pembelajaran ini :

(PBL) menurut Sugianto (2009:151) • Orientasi siswa kepada masalah


otentik
dirancang untuk membantu mencapai
• Mengorganisasi siswa untuk belajar
tujuan-tujuan seperti meningkatkan
• Membimbing penyelidikan
keterampilan intelektual dan investigative, individual/kelompok

memahami peran orang dewasa, dan • Mengembangkan dan menyajikan


hasil karya
membantu siswa untuk menjadi pelajar
• Menganalisis dan mengevaluasi
yang mandiri. proses pemecahan masalah
z 5. Model Pembelajaran CIRC
(Cooperative Integrated Reading and
Composition)

Langkah-langkah dalam penerapan model


Model pembelajaran Cooperative pembelajaran CIRC :
• Membentuk kelompok yang anggotanya 4
Integrated Reading and
orang siswa secara heterogen.
Composition-CIRC (Kooperatif • Guru memberikan wacana/kliping sesuai
Terpadu Membaca dan Menulis) dengan topik pembelajaran.
• Siswa bekerja sama saling membacakan
merupakan model pembelajaran
dan menemukan ide pokok dan memberi
khusus Mata pelajaran Bahasa tanggapan terhadap wacana/kliping dan
Indonesia dalam rangka ditulis pada lembar kertas.
• Mempresentasikan/membacakan hasil
membaca dan menemukan ide
kelompok.
pokok, pokok pikiran atau,tema • Guru dan siswa membuat kesimpulan
sebuah wacana/kliping. bersama.
• Penutup
z
6. Model Pembelajaran Missouri
Mathematics Project (MMP)

Model Missouri Mathematics Project ( MMP ) merupakan suatu program yang di

desain untuk membantu guru dalam hal efektivitas penggunaan latihan – latihan

agar siswa mencapai peningkatan yang luar biasa. Latihan – latihan yang

dimaksud yaitu lembar tugas proyek, dimana pada saat kegiatan belajar

mengajar guru memberikan tugas proyek kepada siswa agar siswa dapat

mengerjakan soal – soal tersebut dengan tujuan untuk membantu siswa agar

lebih mudah memahami materi yang dijelaskan oleh Guru.


Langkah –zLangkah Penerapan MMP :

 Review, meninjau ulang pelajaran lalu terutama yang berkaitan dengan materi yang akan dipelajari
pada pembelajaran tersebut, membahas soal pada PR yang dianggap sulit oleh siswa serta
membangkitkan motivasi siswa.

 Pengembangan, dilakukan berupa penyajian ide baru dan perluasan, diskusi, serta demonstrasi
dengan contoh konkret. Kegiatan ini dapat dilakukan melalui diskusi kelas.

 Latihan terkontrol, siswa berkelompok merespon soal dengan diawasi oleh guru. Pengawasan ini
berguna untuk mencegah terjadinya miskonsepsi pada pembelajaran.

 Seat work/kerja mandiri, Pada langkah ini siswa secara individu atau kelompok belajar merespon
soal untuk latihan atau perluasan konsep yang telah dipelajari pada langkah pengembangan.

 Penugasan/Pekerjaan Rumah (PR), PR tidak perlu diberikan kecuali guru yakin siswa akan berlatih
menggunakan prosedur yang benar.Tugas PR harus memuat beberapa soal review.
z
METODE PEMBELAJARAN

 Metode pembelajaran adalah cara atau jalan yang ditempuh oleh guru

dalam mengadakan hubungan dengan siswa pada saat berlangsungnya

proses pembelajaran.

 Metode pembelajaran digunakan dalam konteks pendekatan secara

personil antara guru dengan siswa supaya siswa tertarik dan menyukain

setiap materi yang diajarkan, karena suatu proses pembelajaran tidak

akan berhasil apabila tidak ada antusiasme dari siswa.


Jenis-Jenis Metode Pembelajaran
z
Metode Ceramah Metode Tanya Jawab
Metode ceramah adalah suatu cara meng Metode tanya jawab dapat juga diartikan
ajar yang digunakan untuk menyampaikan sebagai metode mengajar yang
keterangan atau informasi atau uraian memungkinkan terjadinya komunikasi
tentang suatu pokok persoalan serta langsung yang bersifat dua arah sebab
masalah secara lisan. Metode ini akan pada saat yang sama terjadi dialog
berhasil baik apabila didukung oleh metode- antara guru dan siswa. Guru bertanya
metode yang lain, misalnya metode tanya siswa menjawab atau siswa bertanya guru
jawab, latihan dan lain-lain. menjawab.

Metode Diskusi Metode Metode Demonstrasi


metode pembelajaran berbentuk tukar Metode demonstrasi adalah metode meng
menukar informasi, pendapat dan unsur- ajar yang cukup efektif
unsur pengalaman secara teratur dengan sebab membantu para siswa untuk mem
maksud untuk mendapat pengertian yang peroleh jawaban dengan mengamati suatu
sama, lebih jelas dan lebih teliti tentang proses atau peristiwa tertentu.
sesuatu atau untuk mempersiapkan dan
merampungkan keputusan bersama.
Metode Eksperimen Metode Latihan (Drill)

Metode eksperimen adalah cara penyajia Metode latihan adalah suatu teknik mengajar
pelajaran, dimana siswa yang mendorong siswa untuk
melakukan percobaan dengan mengalami melaksanakan kegiatan latihan agar memil
dan membuktikan sendiri sesuatu yang iki ketangkasan atau keterampilan yang
dipelajari. lebih tinggi dari apa yang dipelajari.

Metode Pemberian Tugas (Resitasi) Metode Karyawisata

Metode karyawisata (Field-trip), karyawisata


Metode resitasi adalah metode penyajian di sini berarti kunjungan di luar kelas. Jadi
karyawisata di atas tidak mengambil tempat
bahan di mana guru memberikan tugas yang jauh dari sekolah dan tidak memerlukan
tertentu agar siswa melakukan kegiatan waktu yang lama. Karyawisata dalam waktu
yang lama dan tempat yang jauh
belajar. disebut study tour.
Metode Sistem Regu (Team Teaching) Metode Sosiodrama
Metode yang digunakan untuk mengajarkan nila
Metode sistem regu (team teaching), i-nilai dan memecahkan masalah-
merupakan metode mengajar dua orang guru masalah yang dihadapi dalam hubungan sosial
dengan orang-
atau lebih bekerjasama mengajar sebuah
orang di lingkungan keluarga, sekolah maupun
kelompok siswa, jadi kelas dihadapi masyarakat. Dalam
beberapa guru. pelaksanaannya siswa diberikan peran tertentu
dan melaksanakan peran tersebut serta
mendiskusikannya di kelas.

Metode Simulasi

Metode simulasi dalam metode mengajar


dimaksud sebagai cara untuk menjelaskan
sesuatu (bahan pelajaran) melalui proses
tingkah laku imitasi atau bermain peran
mengenai suatu tingkah laku yang dilakukan
seolah-olah dalam keadaan yang
sebenarnya.