Anda di halaman 1dari 37

• Doa menjadi bagian yang esensial

dalam kehidupan manusia. Doa


memegang peranan penting untuk
kelangsungan dan perjalanan hidup
manusia, untuk itu hampir disetiap
perjalanan hidup manusia beragama,
ia akan berdoa agar memperoleh
selamat dan sejahtera.
Doa adalah....
• Menurut Kamus Besar BI: Permohonan (harapan,
permintaan, pujian) Kepada Tuhan.
• Menurut pendapat orang Kristen:
→Doa adalah nafas kehidupan
→ Doa merupakan komunikasi 2 arah ada saatnya kita
berkata-kata, adanya saatnya kita mendengar
→ Doa merupakan sarana bagi Tuhan untuk melakukan
mujizatNya
→ Permohonan yang disertai dengan harapan dan
pujian kepada Tuhan
• Salah satu kelemahan generasi zaman ini adalah tidak
memiliki komitmen untuk bertahan dalam jangka
panjang.
• Binatang tercepat di bumi ini menurut para ilmuwan
adalah macan tutul Afrika. Kecepatanya berlari
mencapai tujuh puluh mil perjam. Namun ada satu
kelemahan pada binatang ini, dia memiliki jantung yang
kecil sehingga ia cepat lelah. Jadi jika ia tidak cepat
menangkap mangsanya, ia tidak dapat bertahan.
• Ada banyak orang Kristen memiliki hati seperti macan
tutul Afrika ini dalam berdoa. Mereka tidak memiliki
ketekunan untuk terus berdoa dalam waktu yang
panjang. Mereka memang meledak-ledak dalam doa,
namun tidak memiliki kesabaran untuk menantikan
jawaban Tuhan.
• Tuhan tidak mengharapkan umat-Nya
memiliki hati macan tutul, namun Tuhan
mengharapkan kita memiliki hati burung
rajawali, “tetapi orang-orang yang
menantikan Tuhan mendapat kekuatan
baru: Mereka seumpama rajawali yang
naik terbang dengan kekuatan sayapnya;
mereka berlari dan tidak menjadi lesu,
mereka berjalan dan tidak menjadi
lelah.” (Yesaya 40:31).
I. Kepada siapa doa itu disampaikan?

• Doa disampaikan kepada Bapa, oleh Roh


Kudus dalam nama Yesus (Roma 8:15-16)
Bapa yang kekal (Maz.93 :2; Yes 40:28)
Bapa Yang Maha Kuasa (Maz 21:2; 62:12)
Bapa Yang Maha Tahu (Kej 3:5; 1 Sam 2:3)
Bapa Yang Setia (Maz 146:6)
Bapa Yang Maha Kasih (2 Sam 24:14)
Bapa Yang Panjang Sabar (Maz 15:8)
II. Posisi Dalam Berdoa
 Berdiri dalam doa (Mark. 11:25)
Duduk di dalam doa ( 1 Taw 17:16-27)
Tunduk di dalam doa ( Kel 34:8)
Berlutut di dalam doa (1 Raj 8:54; Luk 22:41)
Dengan muka diantara dua lutut (1 Raj 18:42)
Ada 3 penghalang doa yaitu :
• 1. Karena ada dosa
Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan
orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia dan
jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan
diampuni. Karena itu hendaklah kamu saling mengaku
dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Doa orang benar, bila dengan yakin di doakan, sangat
besar kuasanya”. ( Yakobus 5:15-16)
2. Niat Jahat
Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentu Tuhan
tidak mau mendengar. (Maz.66:18)
• 2. Bersungut-sungut
Sungut-sungut adalah dosa yang tidak bekenan
di hadapan Tuhan. Sama seperti orang Israel
yang mengingat masa lalu mereka ketika di
Mesir. (Bilangan 11:4-6 )
Tuhan mengingatkan bahwa apapun yang kita
miliki, syukurilah. Ketika Tuhan memberikan
perkara kecil, percayalah ketika kita bersyukur
maka Ia akan memberikan perkara besar. Luk
16:10
• 3. Kekuatiran
“ Karena itu aku berkata kepadamu : Janganlah kuatir akan
hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan
janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak
kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting daripada makanan
dan tubuh itu lebih penting daripada pakaian? ( Matius 6:25 )
 Dalam doa jangan ada keraguan. Karena di dalam keraguan
tidak ada iman. Percayalah kepada Tuhan dengan segenap
hati dan jangan bersandar kepada pengertian sendiri.
Percayalah bahwa Dia sanggup melakukan perkara yang besar.
Secara kasat mata memang tidak mungkin tetapi bagi Dia
tidak ada yang mustahil. Mintalah hikmat kepada Tuhan,
berdirilah teguh dalam kepercayaan bahwa doa kita pasti
dijawab tepat pada waktunya.
4. Pemberontakan kepada Allah
Rat 3:42-44 Bangsa Yahuda memberontak
kepada Allah sehingga Allah menimbulkan
malapetaka : kelaparan, saling membunuh.
Allah menyelubungi diriNya dengan awan
5. Motivasi yang salah
Kamu berdoa, tetapi kamu tidak menerima apa-
apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang
kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk
memuaskan hawa nafsumu (Yak 4:3)
Hasil doa dipakai untuk hal positif : kemuliaan
Tuhan, memberkati orang lain
6. Sombong rohani
Orang Farisi dan pemungut cukai yang berdoa di
Bait Allah. Dalam doanya orang Farisi
menyombongkan diri karena merasa melakukan
aturan dalam hukum taurat, serta rajin dalam
beribadah (Luk. 18:11-12)
Barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan,
dan barangsiapa merendahkan diri akan
ditinggikan (Luk. 18:14)
Syarat doa yang dikabulkan Tuhan
1. Berdoa dalam nama Tuhan Yesus
Sampai sekarang kamu belum meminta
sesuatupun dalam namaKu. Mintalah maka
kamu akan menerimanya (Yoh 16:24)
2. Penuh Iman/Percaya
Apa saja yang kamu minta dlm doa dengan
penuh kepercayaan kamu akan menerimanya
(Mat 21:22)
3. Merendahkan diri di hadapan Tuhan
Kita menyadari bahwa kita orang yang berdosa,
diselamatkan hanya karena anugerah Tuhan.
Pemungut cukai berdiri jauh, menengadah ke
langit...kasihanilah aku orang berdosa ini (Luk
18:13)
4. Bertekun
Contoh : Janda yang selalu datang kepada hakim
untuk membela haknya
Allah akan membenarkan orang pilihanNya yang
siang malam berseru kepadaNya (Luk 18:1,7)
5. Sesuai dengan kehendak Tuhan
Ia mengabulkan doa kita jikalau kita meminta
sesuatu kepadaNya menurut kehendakNya ( 1
Yoh 5:14)
6. Sepakat
Jika dua orang dari padamu sepakat meminta
apapun, permintaan mereka akan dikabulkan
oleh BapaKu yang di sorga (Mat 18:19) berarti
ada kesatuan hati
7. Melakukan perintah Tuhan
Dan apa saja yang kita minta, kita
memperolehnya, karena kita menuruti
perintahNya dan berkenan kepadaNya (1 Yoh
3:22)
DOA YANG BERKUASA (THE POWER OF PRAYER)
Yohanes 15:1-8
• Jika kita belajar Alkitab kita akan menemukan banyak contoh
mengenai kuasa doa, contohnya:
(1) Eliezer, hamba Abraham berdoa supaya Tuhan menuntunnya untuk
mendapatkan jodoh bagi Ishak dan Tuhan menjawab doanya, Tuhan
memberikan Ribka kepada Ishak, Kej. 24.
(2) Ketika bangsa Israel ditindas di Mesir, mereka berseru-seru minta
tolong supaya dibebaskan dari perbudakan oleh bangsa Mesir,
dan Tuhan menjawab doa merekadengan memberikan Musa, Kel.
2:23-25.
(3) Doa yang berkuasa itu seperti doa nabi Elia yang dapat
mempengaruhi cuaca (1 Raja-raja 17:1; 1 Raja-raja 18: 20-46) --- Elia
di Gunung Karmel.
(4) Doa yang berkuasa adalah doa Ester yang berpuasa selama tiga hari
untuk menyelamatkan bangsanya. Doa yang berkuasa membutuhkan
ketekunan dan terus bertahan hingga sesuatu terjadi.
(6) Ketika Petrus dipenjara dan siap menunggu untuk dibunuh
oleh Herodes seperti yang telah dilakukan kepada
Yakobus, jemaat berdoa dan Petrus dengan cara Tuhan
keluar dari penjara dan tidak jadi dibunuh, Kis. 12:5.
(7) Ketika Paulus dan Silas dipenjara mereka berdoa dan
akhirnya Tuhan membebaskan mereka dari penjara, Kis.
16:25-26

• Setiap orang Kristen harus tahu bahwa ada kuasa dalam


doa, tetapi yang menjadi masalah adalah bagaimana
supaya hal itu nyata di dalam kehidupan kita.

• Dalam Yoh. 15:1-8, jika kita ingin supaya doa kita


berkuasa maka doa kita harus berjalan bergandengan
(tidak dapat dipisahkan) dengan Firman Tuhan.
• Mengapa doa harus berjalan bergandengan atau tidak dapat
dipisahkan:
1. Jika (Firman Allah) tinggal di dalam kita, maka doa kita akan
selaras dengan kehendak Allah dan sudah pasti doa kita
dijawab, Yoh. 15:7
2. Jika kehidupan doa kita dibentuk Firman Allah maka kita dapat
berdoa dengan keyakinan, 1 Yoh. 5:14-15.
Kita berdoa dengan keyakinan karena doa kita sesuai dengan
kehendak Tuhan, kerena Firman Allah ada didalam hati kita.
Ini alasannya mengapa Paulus mengatakan “Hendaklah
perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara
kamu,…sambil menyanyikan mazmur dan puji-pujian dan
nyanyian rohani kamu mengucapsyukur kepada Allah dalam
hatimu (Kol. 3:16).
3. Jika kita mengabaikan Firman maka doa kita
merupakan kekejian dihadapan Tuhan,
Ams.28:9
Melalui Firman Tuhan dan doalah, persekutuan
kita dengan Allah terpelihara. Jika kita dengan
sengaja melalaikan dan tidak mentaati Firman
Allah, maka doa kita yang seharusnya berkenan
kepada Allah, sebaliknya akan menjadi suatu
kebencian bagi-Nya.
4. Melalui Alkitab kita belajar mengenai apa
yang Allah ingin kita lakukan dan kemudian
menjadikannya sebagai doa kita dihadapan
Allah
Allah ingin kita merenungkan Firman-Nya
dengan bergairah/bersukacita, (Maz. 1:2).
Allah ingin kita tidak melanggar Firman-Nya
melainkan menyimpannya di dalam hati kita,
(Ayub. 23:12)
Berdoa untuk
diri sendiri
PEMULIHAN
• Kata “pemulihan” berasal dari kata dasar “pulih” yang artinya
(1) kembali baik, sehat sebagai semula,
(2) sembuh atau baik kembali berkatian dengan luka, sakit,
kesehatan,
(3) menjadi baik atau baru lagi.
• Sedangkan “pemulihan” berarti proses, cara, perbuatan
memulihkan. Jadi berkaitan dengan upaya kita atau apa yang
harus kita lakukan supaya kita pulih.

Jadi jika kita mengalami pemulihan, maka kita akan


mengalami berkat; berkat Tuhan atas pembebasan, atas
belenggu dosa, belenggu kemiskinan, belenggu sakit penyakit,
belenggu kegagalan, dll.
DENGAN SIAPA KITA DIPULIHKAN SUPAYA
MENGALAMI BERKAT TUHAN?

1. Hubungan kita dengan Allah harus dipulihkan

Alkitab mengatakan bahwa akibat dosa hubungan manusia


dengan Allah menjadi rusak bahkan manusia senantiasa
diperhadapakan dengan maut (kematian kekal). Hal ini dimulai di
Taman Eden, oleh ketidaktaatan Adam dan Hawa terhadap
perintah Allah, Kej. 2:15-17; 3:1-6; Rm. 3:23; Rm. 6:23

Rusaknya hubungan manusia dengan Allah mengakibatkan


manusia mengalami berbagai hal yang buruk, mulai dari sakit
penyakit, kemelaratan, kegagalan demi kegagalan dalam banyak
hal, bahkan pada akhirnya adalah kematian kekal di nereka.
• Tapi syukur kepada Allah oleh karena kasihNya
yang besar Ia mengaruniakan AnakNya yang
tunggal supaya setiap kita yang percaya
kepadaNya tidak binasa melainkan beroleh hidup
yang kekal, Yoh. 3:16
Ketika kita percaya kepada Tuhan Yesus, hubugan
kita dengan Allah dipulihkan bahkan kita dijadika
Anak, Yoh. 1:12

Sebagai anak, kita berhak menerima dan


mengalami janji-janji Allah, Rm. 8:16-17
2. Hubungan kita dengan diri sendiri harus dipulihkan
Dosa juga mengakibatkan hubungan manusia dengan
dirinya sendiri mengalami gangguan. Itu sebabnya
kadangkala ada seseorang yang tidak bisa menerima
diriya sendiri dia ingin menjadi seperti orang lain, padahal
Allah mencipatakan kita masing-masing unik. Istilah lain
mereka mengalami gambar diri yang rusak

Jika kita ijinkan Yesus lahir dan menguasai hati kita maka
kita dimampukan untuk menerima diri kita apa adanya
sehingga oleh anugerah Allah kita memiliki percaya diri
dimana pun kita berada. Dan sikap ini akan membawa
kita kepada kesuksesan dan keberhasilan hidup.
3. Hubungan kita dengan sesama harus
dipulihkan.

Akibat dosa, hubungan manusia dengan


sesamanya juga mengalami gangguan, maka
timbullah iri, benci, dendam yang kerapkali
berujung pada pembunuhan. Itulah yang
dilakukan oleh Kain terhadap adiknya Habil. Dan
ini terus terjadi sampai hari ini, 2 Tim. 3:1-5

Jadi hubungan kita dengan sesama harus


dipulihkan supaya kita mengalami kemenangan
4. Pemulihan dalam Keluarga
• Keluarga adalah ciptaan Tuhan. Kita semua rindu agar
keluarga kita mengalami pemulihan.
• Kejadian 1:26-28“Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita
menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita,
supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan
burung-burung di udara dan atas ternak dan atas
seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang
merayap di bumi.” 27 Maka Allah menciptakan
manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar
Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan
diciptakan-Nya mereka. 28 Allah memberkati mereka,
lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah
dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan
taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan
burung-burung di udara dan atas segala binatang yang
merayap di bumi.”
• Rancangan Allah untuk keluarga adalah keluarga
yang diberkati untuk memuliakan Tuhan dan
menjadi berkat. Sebagai contoh: sebuah keluarga
yang amburadul (kacau) sudah mengalami banyak
tekanan, problem, konflik bahkan terancam
dalam perceraian kemudian menjadi baik seperti
semula. Pemulihan terjadi.
• Sejak awal Allah merancangkan dan membentuk
keluarga agar menjadi berkat dan seluruh bumi
penuh dengan kemuliaan-Nya. Namun rancangan
baik ini hancur karena kegagalan Adam dan Hawa
dan kita keturunannya seringkali juga mengalami
kegagalan. Oleh karena itu kita rindu kembali
pada rancangan Allah semula.
• 5 Hubungan kita dengan Alam harus dipulihkan

Dosa jugalah yang mengakibatkan hubungan dengan


manusia dengan alam mengalami kerusakan. Sikap
manusia yang semena-mena terhadap alam dan
isinya seperti pembalakan liar terhadapa hutan,
buang sampah sembarangan, dsb mengakibatkan
kadang kala alam murka. Itu sebanya terjadi banjir,
longsor.
Akibatnya manusia juga yang mengalami
penderitaan, kerugian. Jadi perlu ada pumulihan
hubugan dengan alam semesta. Dengan cara
menjaga kelestariannya.
BAGAIMANA SUPAYA PEMULIHAN TERJADI?
2 Taw. 7:13,14
• Ini merupakan Firman Tuhan kepada Raja salomo dan bangsa
Israel, setelah Raja Salamo selesai membangun Bait Allah dan
menabiskannya.
• Dikatakan oleh Tuhan ketika sesuatu yang tidak baik dialami
oleh bangsa Israel sebagai akibat dosa, maka Tuhan berjanji
untuk memulihkan keadaan Israel.
1. Bagaimana supaya pemulihan terjadi?
Menyebut nama Tuhan, berarti kita harus percaya dengan
segenap hati kita, tidak ada kebimbangan sama sekali
terhadap FirmanNya
2. Merendahkan diri berarti mengakui kesalahan, tidak
sombong, merasa diri lebih hebat dari Tuah dan dari sesama
3. Berdoa atau mencari wajah Tuhan, Mat. 7:7-11
4. Berbalik dari jalan- jalan yang jahat berarti
tidak lagi melakukan kejahatan dan selanjutnya
melakukan apa yang Firman Tuhan katakan, Jika
seorang tahu bagaimana harus berbuat baik, tetapi
tidak melakukannya ia berdosa (Yak. 4:17)

Jika kita menyebut nama Tuhan, merendahkan diri,


berdoa , dan berbalik dari jalan-jalan yang jahat,
maka terjadilah pemulihan yang membawa kepada
kemenangan.
• Supaya kita mengalami berkat Tuhan, maka
kita harus dipulihkan dalam hal hubungan kita
dengan Allah, dengan diri sendiri, dengan
keluarga, dengan sesama, dan dengan alam.
Supaya terjadi pemulihan kita harus percaya
dengan segenap hati kita, mengakui
kesalahan, berdoa mencari wajah Tuhan, dan
tidak lagi melakukan kejahatan dan
selanjutnya melakukan apa yang Tuhan
Firmankan
GOD BLESS