Anda di halaman 1dari 20

BAB 1

PROGRAM KIA

Bab 1 Program KIA 1


TUJUAN SESI
Pada akhir sesi Peserta diharapkan memahami:

• Integrasi Imunisasi dalam KIA


• Program Kesehatan Ibu
• Program Kesehatan Anak (Balita)

Bab 1 Program KIA 2


Integrasi Program Imunisasi ke
dalam Program KIA
• Banyak penyakit pada bayi, balita & ibu dapat
dicegah dg Imunisasi  Imunisasi merupakan
komponen penting dalam Program KIA
• Program Imunisasi harus dilaksanakan secara
terpadu pada setiap pelayanan kesehatan ibu
dan Anak pada proses:
– Perencanaan
– Penggerakan Pelaksanaan
– Monev dan supervisi fasilitatif

Bab 1 Program KIA 3


Integrasi Program Imunisasi ke
dalam Program KIA
• Perencanaan:
– Identifikasi masalah dan kebutuhan
pelayanan KIA termasuk imunisasi

– Mengusulkan kegiatan pada waktu


Musyawarah Perencanaan Pembangunan
Desa (Musrenbangdes) dan Perencanaan di
tingkat puskesmas

Bab 1 Program KIA 4


Integrasi Program Imunisasi ke
dalam Program KIA
• Penggerakan pelaksanaan:
– Integrasi disetiap pelayanan KIA atau
sebaliknya (kunjungan rumah, Pusling dll)

– Terpadu pada pendataan sasaran KIA atau


Imunisasi

– Terpadu pada saat pelayanan KIA atau


imunisasi

Bab 1 Program KIA 5


Integrasi Program Imunisasi ke
dalam Program KIA

• Monev dan Supervisi fasilitatif:


– Terpadu dalam mini lokakarya

– Terpadu pada saat supervisi fasilitatif/suportif

Bab 1 Program KIA 6


Program Utama Kesehatan Ibu
1. Pelayanan antenatal berkualitas sesuai
gambaran penyakit setempat (penyuluhan &
pemeriksaan Laboratorium), dilaksanakan
minimal 4 kali: triwulan I  1 X, triwulan II  1
X, triwulan III  2 X (P4K dg Stiker)

2. Pertolongan persalinan dengan Manajemen


Aktif Kala III (APN), menyusu dini, diarahkan
untuk dapat bersalin di fasilitas kesehatan dan
kemitraan “bidan-dukun”

Bab 1 Program KIA 7


Program Utama Kesehatan Ibu
3. Pelayanan Nifas bagi ibu nifas & bayinya
dilaksanakan minimal 3 kali: hari ke 0 – 7 hari 
1 x, hari ke 7 – 14  1 x, dan hari ke 28 – 40 
1 x, termasuk program ASI Ekslusif

3. Penanganan komplikasi  jenis komplikasi


adalah perdarahan, eklamsia, infeksi, partus
lama, komplikasi abortus dll.
Dapat dilaksanakan di Poskesdes, Puskesmas,
Rumah Sakit milik pemerintah dan swasta

Bab 1 Program KIA 8


Program Utama Kesehatan Ibu
5. Pelayanan Keluarga Berencana  diutamakan
bagi ibu pasca-persalinan menggunakan
kontrasepsi yang tidak mengganggu produksi
ASI dan ibu dengan “4 Terlalu” serta program
Kontrasepsi darurat.
Kontrasepsi darurat adalah kontrasepsi yang
digunakan pada paska senggama dalam waktu
72 jam  gunakan pil KB kombinasi dg dosis
2-4 pil setiap 12 jam (hanya 2 kali).

Bab 1 Program KIA 9


P4K dengan Stiker
(Program Unggulan)

Tujuan:
• Terdatanya semua ibu hamil dan terpasangnya
stiker P4K dirumah ibu hamil agar diketahui:
a. Lokasi tempat tinggal ibu hamil.
b. Identitas ibu hamil.
c. Taksiran persalinan.
d. Penolong persalinan, pendamping persalinan
dan fasilitas tempat persalinan.
e. Calon donor darah , transportasi yang akan
digunakan serta pembiayaan.

Bab 1 Program KIA 10


P4K dengan Stiker
(Program Unggulan)

• Adanya Perencanaan Persalinan termasuk


rencana pemakaian KB pasca persalinan yang
sesuai indikasi dan disepakati Ibu hamil &
suami.

• Terlaksananya pengambilan keputusan yang


cepat dan tepat bila terjadi komplikasi selama
kehamilan, persalinan dan nifas.

• Adanya dukungan dari tokoh masyarakat, kader


dan dukun.
Bab 1 Program KIA 11
Pelaksanaan P4K
di Tk. Desa & Kelurahan

 Mendata semua ibu hamil di wilayah


desa/kelurahan dengan bantuan kader atau
dukun bayi

 Pasang dan isi Stiker P4K, yang dilaksanakan


oleh kader/dukun atau langsung diberikan oleh
petugas kesehatan kepada ibu hamil pada
waktu mendapat pelayanan antenatal baik di
posyandu atau fasilitas kesehatan
Bab 1 Program KIA 12
Pelaksanaan P4K
di Tk. Desa & Kelurahan
 Semua ibu hamil yang tercatat harus mendapat
pelayanan antenatal dan membuat kesepakatan
dengan suami/keluarga tentang Amanah
Persalinan dan isi (melengkapi) stiker, bila perlu
kunjungan ke rumah

 Catat hasil pelayanan kesehatan ibu pada:


Kartu ibu,
Kohort ibu (tinggal di fasilitas kesehatan) dan,
 Buku KIA (dibawa oleh ibu hamil).
Bab 1 Program KIA 13
Pelaksanaan P4K
di Tk. Desa & Kelurahan

• Pantau secara intensif kondisi/kesehatan ibu,


terutama terhadap tanda-tanda persalinan dan
tanda bahaya kehamilan

• Pastikan semua ibu hamil mendapat


pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan,
pelayanan nifas dan pelayanan keluarga
berencana sesuai standar

Bab 1 Program KIA 14


Pelaksanaan P4K
di Tk. Desa & Kelurahan
 Diskusikan dengan kepala desa/tokoh
masyarakat tentang dukungan masyarakat
terhadap pelaksanaan Tabulin, Donor Darah dan
Transportasi untuk rujukan

 Mencatat semua hasil pelayanan kesehatan ibu


termasuk kematian ibu dan kematian bayi baru
lahir di wilayah desa/kelurahan (termasuk dokter
dan bidan praktek swasta).

 Melaporkan hasil tersebut setiap bulan ke


Puskesmas. Bab 1 Program KIA 15
Nama Ibu :
Taksiran persalinan : - - 200
Penolong persalinan :
Tempat persalinan :
Pendamping persalinan :
Transportasi :
Calon pendonor darah :

Menuju Persalinan Yang Aman dan Selamat


Bab 1 Program KIA 16
Tugas Bidan dlm Penurunan
Angka Kecacatan & Kematian Neonatal

Saat lahir 1-7 hari 8-28 hari


• Resusitasi • Konseling perawatan • Konseling perawatan
• Perawatan tl pusat bayi baru lahir, ASI bayi baru lahir, ASI
• Inisiasi menyusu eksklusif eksklusif (6 bln)
dini • Vit K 1 injeksi (bila • Kunj Neonatal 2
• Cegah hipotermi belum) • MTBM
• Cegah infeksi dg • Hep B 0 injeksi (bila • Penanganan dan
salep mata belum saat lahir) rujukan kasus
• Vit K inj (paha ki) • Kunj Neonatal 1 • Deteksi intervensi TK
• HB 0 inj (paha ka) • MTBM • AMP
• Penanganan gawat • Penanganan dan
darurat neonatal rujukan kasus
• Rujukan kasus • AMP
• AMP
Keluarga: Buku KIA Keluarga: Buku KIA Keluarga: Buku KIA
Perawatan neonatus Perawatan neonatus
Bab 1 Program KIA Stimulasi 17
Manajemen Terpadu Balita Muda
• Pemeriksaan dan penanganan kejang, gangguan
nafas, hipotermia, infeksi bakteri, ikterus,
gangguan saluran cerna, berat badan rendah,

• Manajemen ASI,

• Pemberian imunisasi Hep B0 (bila lewat 7 hari,


tunggu sampai 2 bulan pada saat DPT/HB1),

• Penyuluhan tentang perawatan neonatus di


rumah menggunakan Buku KIA
Bab 1 Program KIA 18
Vitamin K1
• Vit K1 yang digunakan Pythomenadion 1 mg
dosis tunggal untuk :
– mencegah Perdarahan akibat Defisiensi Vit K
(PDVK)
– menurunkan angka kesakitan dan kecacatan
akibat PDVK
– menurunkan angka kematian bayi akibat PDVK

• Harus diberikan segera saat bayi dilahirkan


mengingat kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI)

Bab 1 Program KIA 19


TERIMA KASIH

Bab 1 Program KIA 20