Anda di halaman 1dari 22

Kelompok 8

Agung Dwi Aryansyah 03031181722008


Dyra Laksmi Prabaswara 03031281722040
Hanifah Kurniati 03031181722018
Indah Statiska 03031181722028
M. Daffa Umar Syauqi 03031181722006
Nabilah Putri Fakhirah 03031281722042
Rika Komala Sari 03031281722032
Vania Riana Rumenta 03031181722020
Yasmin Novelia Sigalingging 03031281722062

2
1. Definisi
Bahan bakar diesel (light gas oil) adalah salah satu jenis
bahan bakar yang dihasilkan dari proses pengolahan
minyak bumi berupa campuran dari hidrokarbon yang
telah di distilasi setelah bensin dan minyak tanah dari
minyak mentah.
2. Sejarah

(Rudolf Christian Karl Diesel, (Mesin diesel pertama kali yang


1894) dipamerkan di Expo Paris 1900)

4
3. Karakteristik
• Tidak memiliki warna
• Berwujud liquid
• Tidak akan menguap pada temperatur normal
• Memiliki kandungan sulfur yang lebih tinggi
jika dibandingkan dengan bensin dan kerosen
• Memiliki flash point (titik nyala) sekitar 40°C
sampai 100°C
• Terbakar spontan (fire point) pada temperatur
300°C
• Menimbulkan panas yang tinggi sekitar 10.500
kcal/kg
• Mempunyai berat jenis 0,82-0,9 gr/cm3

5
4. Jenis-jenis
1. Automotif Diesel Oil (ADO)

Biasa dikenal sebagai solar,


merupakan bahan bakar yang digunakan untuk mesin
diesel dalam kategori putaran tinggi (high speed diesel
engine) ; >1000rpm, terbagi menjadi :

• Solar kategori I: memiliki angka CN minimum 48 dengan


kandungan sulfur maksimum adalah 5000 ppm.
• Solar kategori II: memiliki CN minimum 52 dengan
kandungan sulfur maksimum adalah 300 ppm.
• Solar kategori III: memiliki CN minimum 54 serta bebas
kandungan sulfur.

6
Jenis-jenis
2. Industrial Diesel Oil (IDO)

Atau minyak diesel,


merupakan bahan bakar yang digunakan untuk mesin yang
termasuk dalam kategori putaran rendah (low speed diesel
engine) dengan kecepatan putaran mesin sedang atau lambat
(300-1000 rpm).

Bahan bakar ini biasa disebut dengan Marine Diesel Fuel


(MDF) yang pada umumnya digunakan untuk dapur-dapur
indutri dan pembangkit listrik tenaga diesel dengan
kapasitas per unitnya lebih besar dari 3 MW.

7
5. Contoh Bahan Bakar Diesel di
Indonesia
1. Solar
Bahan bakar ini memiliki angkata cetana 48.
Solar memiliki kandungan sulfur 3500 ppm,
sehingga tergolong kepada solar golongan I.

2. Dexlite
Memiliki angka cetana 51 dan mengandung
sulfur sebanyak 1200 ppm didalamnya. Hal ini
membuat dexlite menjadi solar golongan II.

3. Pertamina Dex
Merupakan bahan bakar diesel berkualitas
tinggi dengan kadar sulfur yang rendah
(dibawah 300 ppm) dan memiliki angkat cetana
53.
8
Karakteristik Bahan Bakar Diesel di Indonesia
Solar 48 Dexlite (Solar 51) Pertamina Dex (Solar 53) Minyak Diesel
Karakteristik
Min Max Min Max Min Max Min Max
Angka Cetana 48 - 51 - 53 - 35 -
Indeks Cetana 45 - 48 - - - - -
Densitas pada 15 C (kg/m3) 815 870 820 860 820 860 - 900
Viskositas pada 40 C 2 5 2 4.5
2 4.5 2.5 11
(mm2/s)
Kandungan Sulfur (%m/m) - 0.35 – - 0.05
- 0.05 - 1.5
0.005
Titik Nyala (C) 52 - 55 - 55 - 60 -
Titik Tuang (C) - 18 - 18 - 18 - 18
Residu Karbon (%m/m) - 0.1 - 0.3 - 0.3 - 0.5
Kandungan Air (mg/kg) - 500 - 500 - - - -

Sumber : Pertamina
9
6. Proses Pengolahan
Blending Treating
(Penambahan Zat
03 1. Hidrocracking
Aditif) 04 2. Hidrodesulfurisasi
• Metil Ester Nitrat
• Senyawa 2-etil heksil
nitrat (EHN) dan
ditersier butil peroksida Destilasi
(DTBP) bertingkat

Pencarian Minyak 01
Bumi & Eksplorasi
02 Pemisahan (Distilasi)

10
6. Proses Pengolahan

11
6. Proses Pengolahan

12
6. Proses Pengolahan

13
6. Proses Pengolahan

14
6. Proses Pengolahan
BLENDING

1. Penambahan zat aditif peningkat angka cetana


- Metil Ester Nitrat
- Senyawa 2-etil heksil nitrat (EHN) dan ditersier
butil peroksida (DTBP)

2. Penambahan zat aditif pewarna bahan bakar

15
17
1. Apa yang menjadi materi pembahasan oleh kelompok kami,
kecuali…
a. Light oil
b. Solar
c. Dark oil
d. Diesel

2. Siapa penemu kata Diesel pertama kali di tahun 1894?


a. Rudolf Christian Karl
b. Ralph Christoper Karl
c. Rudolf Karl Chirstian
d. Ralph Christian Karl

18
3. Kesamaan antara bensin dan solar adalah…
a. Flash Point
b. Berasal dari minyak bumi
c. Kesamaan warna
d. Nilai cetane

4. Bilangan cetane pada solar memiliki definisi…


a. bilangan yang menunjukkan kemampuan solar mengalami
pemanasan di dalam mesin
b. bilangan yang menunjukkan kemampuan solar mengalami
pembakaran saat dipanaskan
c. bilangan yang menunjukkan kemampuan solar mengalami
pemanasan saat pembakaran
d. bilangan yang menunjukkan kemampuan solar mengalami
pembakaran di dalam mesin

19
5. Fraksi solar dengan titik didih yang benar adalah…
a. 1050C - 3400C
b. 1050C - 3600C
c. 1050C - 3800C
d. 1050C - 4000C

6. Berikut adalah karakteristik bahan bakar solar :


A. Tidak berwarna E. Menguap pada suhu 300C
B. Berwarna F. Flash point solar 40-1000C
C. Berfase gas G. Memiliki berat jenis 0,87-0,89 gr/cm3
D. Berfase liquid H. Kandungan sulfur nya tinggi
Dari pernyataan di atas, manakah yang paling benar dan sesuai…
a. A, D, G, H
b. A, D, F, H
c. B, D, E, F
d. B, C, F, G

20
7. Berikut adalah kategori Automotif Diesel Oil (ADO) dengan angka cetane
yang tepat adalah…
a. Solar kategori III : CN56
b. Solar kategori II : CN50
c. Solar kategori II : CN48
d. Solar kategori I : CN48

8. Dari opsi dibawah ini, hasil paling berat dibawah ini adalah…
a. Gas
b. Nafta
c. Bahan bakar diesel
d. Gasoline

21
9. Beberapa produk bahan bakar diesel yang umum dikenal di Indonesia
antara lain, kecuali…
a. Dexlite
b. Pertamina Mini
c. Pertamina Dex
d. Solar

10. Dasar-dasar proses permurnian modern adalah, kecuali…


a. Pemisahan
b. Penyulingan
c. Konversi
d. Upgrading

22