Anda di halaman 1dari 14

PERANCANGAN ALAT PROSES

TANGKI TANPA TUTUP (Open top tank)

KELOMPOK 2:
RATIH PRATIWI 160405012 DWI NUR RAMADHANI 160405028
SISKA PARDEDE 160405013 DIAN KESUMA SITORUS 160405033
SATRIA MULIYA PUTRA 160405017 DEA RAHMADHANI 160405036
M. JODI ALFAYED 160405020 HADI SUFYAN 160405037
NIDA ALFAIZAH MA’RUF 160405021 M. DAFIN RAMADHAN 160405051
ELVI SUNDARI 160405024
[OPEN TOP TANKS]

Tangki jenis ini tidak memiliki


atap. Tangki jenis ini tidak boleh
digunakan untuk produk minyak
bumi (bahan yang memiliki
volatilitas tinggi) tetapi mungkin
digunakan untuk air panas / air
pendingin. Produk ini terbuka
untuk atmosfer; maka itu
merupakan sebuah tangki
atmosfer.

Open top tank biasanya digunakan


sebagai setting tank, clarifier,
decanter, reactor, reservoir dan
lain-lain.
1. Air sungai yang dialirkan ke bak pengendapan berbahan beton kedap air
dengan laju alir sebesar 3687,1416 kg/jam akan diendapkan selama 1,5 jam.
Bak ini didesain dengan perbandingan panjang:lebar = 4:1 dengan over flow
rate sebesar 500 gal/jam.ft2. Asumsikan tinggi bak pengendapan sebesar 7 ft
dan over design (toleransi) sebesar 10 % Tentukan lah berapa panjang dan
lebar dari desain bak pengendapan tersebut.
3,7162

(ft2 )
4t
2. Sebuah clarifier dengan bahan konstruksi carbon steel SA-212, Grade B yang
digunakan untuk memisahkan endapan ( flok-flok) yang diakibatkan karena
penambahan alum dan soda abu kedalam air. Dimana laju massa air yang
masuk sebesar 38788,67756 kg/jam, laju massa alum sebesar 1,93943
kg/jam dan laju massa soda abu sebesar 1,04729 kg/jam. Asumsikan
kedalaman air sebesar 5 m dengan waktu pengendapan selama 1 jam.
Rancang lah desaian clarifier jika perbandingan tinggi silinder dengan
diameter tangki = 4:3 dan tinggi kerucut banding diameter kerucut = 1:2
dengan toleransi sebesar 20 %
Clarifier
Fungsi:
Memisahkan endapan (flok-flok) yang
terbentuk karena penambahan alum dan
soda abu.
Jenis:
External Solid Recirculation Clarifier
Jumlah:
1 unit
Bahan konstuksi:
Carbon Steel SA-212, Grade B
Data:
• Laju massa air (F1) = 38.788,67756 kg/jam
• Laju massa Al2(SO4)3 (F2) = 1,93943 kg/jam
• Laju massa Na2CO3 (F3) = 1,04729 kg/jam
• Laju massa total, m = 38791,66423 kg/jam
=10,77546 kg/s
• Densitas Al2(SO4)3 = 2710 kg/m3 (Perry, 1999)
• Densitas Na2CO3 = 2533 kg/m3 (Perry, 1999)
• Densitas air = 996,24 kg/m3
(Geankoplis, 1997)

Reaksi koagulasi:
Al2(SO4)3 + 3 Na2CO3 + 3 H2O → 2 Al(OH)3 +3 Na2SO4 + 3CO2

Diameter dan tinggi clarifier:


Dari Metclaft, 1984., untuk clarifier tipe upflow diperoleh:
Kedalaman air = 3-10 m
• Settling time = 1-3 jam
• Dipilih : kedalaman air (h) = 5 m,
• waktu pengendapan = 1 jam
• Diameter dan Tinggi clarifier
• 38791,66429
Densitas larutan, 𝜌 = 38788,67756 +
1,93943 1,04729 = 996,28782 𝑘𝑔/𝑚
+
3
996,24 2710 2533
𝑘𝑔
38791,66429𝑗𝑎𝑚𝑥 1 𝑗𝑎𝑚
• Volume cairan, 𝑉 = 996,28782 𝑘𝑔/𝑚3
= 38,9362 𝑚3

• Faktor kelonggaran = 20%


• Volume clarifier = 1,2 x 38,9362 m3 = 46,72344 m3
• Volume clarifier = 1,2 x 38,9362 m2 = 46,72344
m2
• Diameter dan tinggi clarifier
Volume silinder clarifier 𝑽𝑺 = 𝑉𝑆 =
𝜋𝐷2 𝐻5
(Brownell & Young, 1959)
4

Perbandingan tinggi silinder dengan


diameter tangki (H5 : D) = 4:3

𝜋𝐷3
𝑉𝑆 =
3
Volume alas clarifier kerucut (VS)
𝜋𝐷2 𝐻5
𝑉𝑆 = ……......(Perry, 1999)
12

Perbandingan tinggi kerucut dan diameter


kerucut (H5 : D) = 1 : 2
𝜋𝐷3
• 𝑉𝑐 =
24

~ Volume clarifier (V)

3𝜋𝐷 3
V= Vs + Ve =
8
46,72344 m3 = 1,178097 D3
D = 3,41024 m
= 11,1883 ft
Hs = (4/3) D
= 4,54698 m
b. Diameter dan tinggi kerucut

Perbandingan tinggi kerucut dengan diameter clarifier


= (Hh : D) = 1 : 2

Diameter tutup = diameter tangki = 3,41024 m

3,41024 𝑚
Tinggi tutup =
2
= 1,70512 m

Tinggi total clarifier= 4,54698 m + 1,70512 m


= 6,2521 m