Anda di halaman 1dari 43

| 



   

   
|  
 
     
|
    
       
    

     
 
|
|
KODOK NGOREK
Kodok ngorek kodok ngorek
Ngorek pingir kali
Sami nderek sami nderek
Nderek amemuji

Tuhan Allah Maha Kuasa


Nyiptakan dunia
Karna cinta seisinya untuk manusia
Manusia diciptakan agar
memuliakan--Nya
memuliakan
Diberkati sampai kini masuk
sanubari

Komunitas komunitas doa


kevikepan
Mempersatu--mempersatu
Mempersatu
Doa agar maju
mTuhan, ajarilah kami berdoam

Menjelajahi doa
dan
metodenya
MACAM-MACAM DOA
MACAM-
KATOLIK
Doa harian
Doa Ibadat Harian (brevir)
Doa devosional
Doa meditasi
Doa dengan Kitab Suci
Doa dalam ibadat
CARA BERDOA
ï  


ï     
 
  
|  |!"  " #

"  " "   "
  "   
" "
 " 
ï 
SIKAP BATIN DALAM
BERDOA
¢ 




$ 
 
$ 

 


$ 

 
ï
 
%
 
 
 
 
ISI DOA
MEMUJI
MENGELUH ATAU MERATAP
MEMOHON
BERSYUKUR
PASRAH
IMAN KEPERCAYAAN
TOBAT
DEVOSI
Kï &K  '(ï &(
    "   "
  
"
" 
"
ï &  

      
  
       
 ï   "
 &
   
 
   
    
Munculnya Devosi
Praktek devosi dalam Gereja Katolik mulai berkembang
pada abad pertengahan. Pada abad VIII Liturgi Ritus
Romawi dengan bahasa Latinnya diberlakukan di
seluruh Eropa. Pada abad XVI, Konsili Trente
menyeragamkan Liturgi Gereja Katolik secara tegas dan
kaku. Umat awam semakin merasa terasing dari liturgi
resmi gereja. Keterasingan dan ketidakterlibatan umat
dalam liturgi menyebabkan kerinduan umat akan bentuk-
bentuk pengungkapan iman yang lebih mudah,
sederhana dan memuaskan kebutuhan afeksi mereka.
Maka, lahirlah berbagai macam praktek devosi.
ï  
 
   
 
 ï        
ï           
 
         
        
        
  
 
        
       
ï       
  
       

         


ï    
     

    
! "
        

# 
       
! $  
Ô 
    

V ï    
   
%     
 
  
        
V ï     
 
      
  
 
V ï      &  
  
    
   
    
  
MACAM--MACAM DEVOSI
MACAM
ï ¢ ) ¢|*+|,ï,
-'+ ')
+ *+
.)¢
ï* )*$ï,+ï|¢)
¢) ,+//'|,ï,
%* ,
¢ ,ï,
$¢ +  + 
_ mMintalah, maka akan diberikan kepadamu;
carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah,
maka pintu akan dibukakan bagimu. 8 Karena
setiap orang yang meminta, menerima dan setiap
orang yang mencari, mendapat dan setiap orang
yang mengetok, baginya pintu dibukakan. 9 Adakah
seorang dari padamu yang memberi batu kepada
anaknya, jika ia meminta roti, 10 atau memberi ular,
jika ia meminta ikan? 11 Jadi jika kamu yang jahat
tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-
anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan
memberikan yang baik kepada mereka yang
meminta kepada-Nya.m (Mat _ _-11)
[1 Berjaga-jagalah dan
 
, supaya kamu
jangan jatuh ke dalam
pencobaan roh memang
penurut, tetapi daging lemah.m
(Mat 26 [1)
25 Dan jika kamu berdiri untuk
 , ampunilah dahulu
sekiranya ada barang sesuatu
dalam hatimu terhadap
seseorang, supaya juga Bapamu
yang di sorga mengampuni
kesalahan-kesalahanmu.m
(Mrk 11 25)
12 Pada waktu itu pergilah
Yesus ke bukit untuk  
dan semalam-malaman Ia
  kepada Allah.
(Luk 6 10)
[[  
     
  
 
   
   [   
      
     
  

        



    
   

     
  [ 
 
       
          


  
! [[["
˜  
  



    
 
      
 

     
    


     

   
     

   
  
   
 
  
 
    

 
   
   
#$%& '( )
è 
V 
 
  
V      !"#è
!"#è
V !  
     
    
   
V  $  
      
 
 %,,¢
V Doa merupakan ungkapan syukur dan
kegembiraan kepada Allah karena karya
agung--Nya.
agung
V Segala yang baik berasal dari Allah. Inilah
dasar dari syukur dan pujian kita.
V Kita menjadi pribadi yang mpositive thinkingm
V Hidup penuh syukur dapat menjadi
penangkal terhadap tantangan hidup yang
penuh suka-
suka-duka.
 * ï¢+
V Doa adalah mencari kehadiran Allah
secara sadar.
V Doa merupakan kesadaran bahwa Allah
hadir.
V Kesadaran akan hadirat Allah membuat
kita lebih teguh dan hati-
hati-hati dalam
menjalani kehidupan.
V Secara sadar kita memberi ruang bagi
Allah agar hadir di dalam hidup kita.
[|*|)+ "|*+0¢)"
|*+/* ,
V Berdoa berarti mengungkapkan keinginan
dan kebutuhan kita akan Allah.
V Yang kita inginkan adalah kehadiran,
pertolongan, perhatian, dukungan,
hiburan, peneguhan, dsb.
V Kita percaya bahwa Allah adalah Bapa
kita, yang peduli pada kebutuhan kita.
D|*+ï*+/¢+
V ï
    

V ï   
 
  
 
 "
         
V  
   
     "  "
  

V  
 
     
 
 
‰¢ $+ï+$*+%* '+
V Doa merupakan ratapan kita kepada Allah
pada saat kita sedih dan menderita.
V Doa adalah ungkapan penyesalan kita
kepada Allah pada saat kita merasa
berdosa.
V Iman yang mendasari doa kita adalah
Iman akan Allah yang menolong,
menghibur dan mengampuni.
_|*+/+/ ï+
|*|*/+/
V Doa adalah mengangkat dan memegang
sesama kita yang butuh doa untuk dibawa
kepada Allah.
V Misalnya, kisah orang lumpuh yang
digotong empat temannya dan dibawa
kepada Yesus.
V Ada banyak orang butuh doa kita. Kasih
dan perhatian kita pada orang lain terwujud
dalam kesediaan mendoakan dia.
º|*+/) ï+|*'*$ +
V Berdoa merupakan keikutsertaan kita pada
tindakan Allah berkarya.
V Petrus diberi kuasa untuk mengikat dan
melepaskan (Mat 16 19). Demikian pula doa kita
mempunyai kuasa untuk mengubah.
V Kuasa doa kita bukan dimaksudkan untuk
menentang kuasa Allah, tetapi menyelaraskan
kehendak kita dengan kehendak-
kehendak-Nya.
V Kita mendoakan apa yang baik menurut kita. Kita
percaya Tuhan akan mengabulkannya, jika itu
selaras dengan kehendak-
kehendak-Nya.
Ñ !"#$%˜!&

· Berdoa menurut ajaran Yesus memuliakan


Allah dan memohon.
· Permohonan konkrit disertai dengan
kepercayaan akan kehendak Allah yang baik.
· Ada kesediaan untuk mengampuni sesama
seperti juga Tuhan telah mengampuni kita.
· Mohon agar dijauhkan dari pencobaan dan
dari yang jahat.
*'!+ #$%& 
è *¢ï  *+ï)¢)
V Ada doa bersama, ada doa pribadi. Kita
perlu menyediakan waktu untuk berdoa
sendiri, berkomunikasi secara pribadi
dengan Tuhan. Bdk. Mat 6 6; 1[ 23.
V Pilihlah waktu dan tempat yang tepat.
V Tidak ada yang perlu kita sembunyikan di
hadapan Tuhan. Dia sudah tahu, dan Dia
menginginkan kita memperbincangkannya
dengan Dia.
èè'(ï)"'("")("!*"+

V ˜
 
  
   %
   % % 
V     
  
! %     

  è#

V 
   
%   
è*¢ï |*+//,++
)+ï¢) 
·  1 
  
"    " 
  " 
· ï    1
   
  
,‰!D
· ) 
 
"  
   


è  

 
  
Î ï/  " 
      
 
Î /
/    

 
  
Î /     
   
   " 
 
è 

 
 
 |  
   
 
/  1 

   
  
  
!'  /  
  

 "  
 |       

15. BERDOA MENGGUNAKAN
RASA DAN BAU
· -       
 |  "
    
¢
 
% 
 
    
 

·   
| 

  
 
è  

 


 

 

      
     
   
  ,      ! 
 -         
   
   
!       

   
   
   
 
 
     
  
 
 
   ,  
  
è  #$%& !#+**(++

 
 
 
  
   
  

       
 
 


     
    % 
   
%   
%   
&    
è #$%& !#+**(++
'!.'+-'
 #   
    
        

 
  
        
       
 

 
       

-  '  
    
      
 
   !   
  
    
 

 
  
  
    

è 

 

 

å Ô '   (   )  


  
    
  *    
  
  %  %
  % %
å         
       
  
   
     

%    

   
 *¢ï |*+//,++¢* )) 

V    


&
 
V / 
 

 1 & 


 

V $ $  |
  

 
  
    
  
V     "