Anda di halaman 1dari 15

METALLURGICAL

ENGINEERING

Diagram Chaudron
Anggota Kelompok 4 (Pagi):
Rina Oktapiani 3334122206 (04)
Herda Bagaskara 3334150003 (13)
Nafis Setiabudi 3334150057 (28)

Metallurgical Thermodynamics
METALLURGICAL
ENGINEERING

Outline SLIDE 2
Pendahuluan Reaksi Dalam Fungsi DiagramAplikasi Dalam Kesimpulan
Diagram Chaudron Chaudron Bidang Metalurgi

1 2 3 4 5

• Definisi • Reaksi yang • Fungsi Diagram • Aplikasi dalam • Kesimpulan


• Bagian-Bagian Terjadi Dalam Chaudron secara Termodinamika Presentasi
Diagram Diagram Chaudron umum Metalurgi
• Diagram Chaudron • Reduksi dengan • Aplikasi Dalam
Pada Berbagai reduktor CO dan Proses Reaksi
Variasi Mineral H2 Reduksi di Blast
Oksida Furnace

Metallurgical Thermodynamics
METALLURGICAL
ENGINEERING

Pendahuluan

Apa Itu Diagram Chaudron?


Section
01
Diagram Chaudron
“Diagram yang menunjukkan berbagai variasi rasio tekanan parsial dari campuran gas (CO + CO2 dan H2 +
H2O) yang berada dalam kesetimbangan dengan mineral oksida (i.e., Fe2O3,ZnO,WO2)”

4
Metallurgical Thermodynamics
METALLURGICAL
ENGINEERING

Pendahuluan SLIDE 5
Bagian-Bagian Diagram
1. Sumbu x: Temperatur (Celcius)
Fe3C 2. Sumbu y: Tekanan gas parsial (H2/H2O+ H2 atau
CO/CO2+CO)
3. Garis Kesetimbangan
1. Garis Kesetimbangan Reaksi Boudouard
• C(s) + CO2(g) → 2 CO(g)
2. Garis kesetimbangan reaksi reduksi oksida
• Fe3O4(s) + CO→ 3FeO(s) + CO2
• FeO(s) + CO → Fe + CO2
• Fe3O4(s) + H2→ 3FeO(s) + H2O
• FeO(s) + H2 → Fe + H2O

Metallurgical Thermodynamics
METALLURGICAL
ENGINEERING

Pendahuluan
Diagram Chaudron Pada Berbagai Variasi Mineral
SLIDE 6
Oksida

Diagram chaudron di atas menunjukan kesetimbangan berbagai sistem oksida logam yaitu:
Zn-ZnO, W-WO2, MoO2 – Mo, NiO – Ni, PbO – Pb, dan SnO2 - Sn
Metallurgical Thermodynamics
METALLURGICAL
ENGINEERING

Reaksi Dalam Diagram Chaudron SLIDE 7


Reaksi Yang terjadi
3 1. Reaksi Carbon Deposition
Fe3
C
1 2[CO] → (C) + [CO2]
2. Reaksi reduksi Magnetite → Wustite
2
Fe3O4(s) + CO→ FeO(s) + CO2
Fe3O4(s) + H2→ FeO(s) + H2O
3. Reaksi reduksi Wustite → Iron
FeO(s) + CO → Fe + CO2
FeO(s) + H2 → Fe + H2O

Metallurgical Thermodynamics
METALLURGICAL
ENGINEERING

Reaksi Dalam Diagram SLIDE 8


Chaudron
Reduksi dengan reduktor CO dan H2
Fe3 • Pada daerah 1, reduktor CO membutuhkan energi
C aktivasi yang lebih rendah dibanding reduktor H2
sedangkan pada daerah 2 reduktor H2 membutuhkan
1 2 energi aktivasi yang lebih rendah dibanding reduktor CO
• Kekuatan reduksi campuran H2/H2O meningkat lebih
tinggi ketika terjadi peningkatan temperatur dan
berbanding terbalik dengan campuran CO/CO2

Metallurgical Thermodynamics
METALLURGICAL
ENGINEERING

Fungsi Diagram Chaudron SLIDE 9


1. Menentukan komposisi fasa gas pereduksi dan
temperatur yang dibutuhkan untuk mereduksi
sebuah oksida (i.e., Fe2O3,ZnO,WO2)
2. Dapat menentukan temperatur & komposisi reduktor
untuk terjadinya proses disosisasi CO
3. Menentukan kekuatan gas reduktor untuk mereduksi
sebuah oksida pada temperatur tertentu
4. Menentukan jumlah konsumsi kokas & temperatur
yang dibutuhkan agar terjadi cost efficiency dari hot
metal production

Metallurgical Thermodynamics
METALLURGICAL
ENGINEERING

Aplikasi Dalam Bidang Metalurgi SLIDE 10

• Aplikasi Dalam Termodinamika Metalurgi


Thermodinamika menjawab apakah suatu reaksi di dalam proses seperti reduksi bijih besi dapat
berlangsung atau tidak, sedangkan diagram Chaudron menunjukan suatu reaksi reduksi sebuah mineral
oksida dapat berlangsung pada komposisi fasa gas pereduksi & temperatur tertentu

Metallurgical Thermodynamics
METALLURGICAL
ENGINEERING

Aplikasi Dalam Bidang Metalurgi SLIDE 11


Aplikasi Diagram Chaudron pada proses reaksi blast furnace

• 1. Temperatur & reaksi reduksi yang terjadi pada • 2. Zona reaksi reduksi di blast furnace pada
setiap zona dalam blast furnace diagram chaudron
Metallurgical Thermodynamics
METALLURGICAL
ENGINEERING

Aplikasi Dalam Bidang Metalurgi SLIDE 12


Chemical Reserve Zone
• Chemical reserve zone (zona 2) adalah zona ketika
terjadi kesetimbangan FeO dengan fasa gas pereduksi
CO sehingga tidak terjadi reaksi reduksi FeO menjadi Fe

• Chemical reserve zone berada di temperatur ≈


950−1,000°C

Metallurgical Thermodynamics
METALLURGICAL
ENGINEERING

Aplikasi Dalam Bidang Metalurgi SLIDE 13


Direct Reduction Zone
• Direct reduction zone (zona 2) adalah zona ketika FeO
direduksi dengan CO, tetapi pada zona ini terdapat
regenerasi dari gas pereduksi CO oleh reaksi boudouard
• Zona regenerasi gas pereduksi CO adalah zona ketika
terjadi nya produksi gas pereduksi CO sehingga pada
zona ini reaksi reduksi FeO lebih cepat terjadi
dikarenakan konsentrasi CO meningkat
• Direct reduction zone terjadi pada temperatur
>1,000−1,050°C. Temperatur persis reaksi boudouard
dapat terjadi bergantung derajat reaktivitas dari kokas.

Metallurgical Thermodynamics
METALLURGICAL
ENGINEERING

KESIMPULAN SLIDE 14
1. Diagram Chaudron adalah diagram yang menunjukkan berbagai variasi rasio
tekanan parsial dari campuran gas (CO + CO2 dan H2 + H2O) yang berada dalam
kesetimbangan dengan mineral oksida (i.e., Fe2O3,ZnO,WO2)
2. Menentukan komposisi fasa gas pereduksi yang dibutuhkan untuk mereduksi
sebuah oksida (i.e., Fe2O3,ZnO,WO2)
3. Aplikasi Diagram Chaudron pada metalurgi adalah dalam proses pembuatan Hot
Metal pada Blast furnace

Metallurgical Thermodynamics
METALLURGICAL
ENGINEERING

REFERENSI SLIDE 15
1. Vignes, Alain. 2011. Extractive Metallurgy 3 , Processing
Operation and Routes. London: Wiley
2. Vignes, Alain. 2011. Extractive Metallurgy 2, Metallurgical Reaction
Processes. London : Wiley
3. Coudurier, Lucien. 1985. Fundamentals Of Metallurgical Processes
Second Edition. Oxford : Pergamon Express
4. Sanchez, M. 2004. Management Of Copper Pyrometallurgical
Slags : Giving Additional Value of Copper Mining Industry. Chile :
Universidad de Concepcion
5. Tsalapatis, John. 2000. Application of An Online Heat and Mass
Balance to an Ironmaking Blast Furnace. Australia : University Of
South Australia
Metallurgical Thermodynamics

Anda mungkin juga menyukai