Anda di halaman 1dari 32

WELCOME

PENGANTAR BISNIS
NAMA
KELOMPOK

MATERI

NEXT
Group 1

Leader : M. Fajrul Nurul.I (8105132198)


Member : - Arline Tri Ulina (8105132182)
- Mila Kamelia (8105132214)
- Patimah Zahro (8105132215)
Class : Pend. Ekonomi ‘C’ reguler

PREVIOUS NEXT
MENILAI
KONDISI
EKONOMI

MENILAI
KONDISI
GLOBAL

PREVIOUS NEXT
Permintaan
Pertumbuhan
Ekonomi akan produk
Pendapatan
perusahaan Perusahaan

Laba Nilai
Tingkat Perusahaan Perusahaan
Bunga

Beban
Perusahaan
Inflasi
Kondisi ekonomi dapat memengaruhi pendapatan atau beban dari suatu bisnis
dan dapat memengaruhi nilai dari bisnis. Demikian juga kebijakan pemerintah
dapat memengaruhi kondisi ekonomi.

Maka perusahaan harus mempertimbangkan beberapa hal yaitu :

1. Bagaimana pertumbuhan ekonomi memengaruhi pendapatan dan beban


yang terkait dengan layananannya. Bagaimana inflasi akan memengaruhi
pendapatan dan beban yang terkait dengan layanannya.

2. Bagaimana tingkat bunga memengaruhi pendapatan dan beban yang terkait


dengan layanan.

3. Bagaimana kebijakan pemerintah yang saat ini memengaruhi pendapatan


dan beban yang terkait dengan layanan.
Dampak Pertumbuhan Ekonomi terhadap Kinerja Bisnis

 Pertumbuhan ekonomi : mencerminkan perubahan dalam tingkat


aktivitas ekonomi secara umum

 Pertumbuhan ekonomi kuat : total tingkat pendapatan dari para


pekerja cukup tinggi sehingga berakibat volume pengeluaran yang tinggi
untuk barang dan jasa.
Karena permintaan barang dan jasa cukup tinggi maka pendapatan
tinggi.

 Pertumbuhan ekonomi yang lemah : Pertumbuhan ekonomi yang


lemah mengakibatkan rendahnya permintaan akan barang dan jasa,
sehingga dapat mengurangi pendapatan perusahaan. Efeknya laba
menurun
 Indikator Alternative
 1.Pengangguran Friksional (Frictional Unemployment) : disebut juga pengangguran alamiah

 Orang-orang yang sedang berganti pekerjaan, mereka mempunyai beberapa keahlian.

 2.Pengangguran Musiman (Seasonal Unemployement) : Orang-orang yang jasanya tidak


dibutuhkan dalam musim-musim tertentu. Contohnya : instruktur ski selama musim panas
menanggur.

 3.Pengangguran Siklus (Crylical Unemployment): Orang-orang yang menganggur karena


kondisi perekonomian yang buruk.

 4.Pengangguran Struktural (Structural Unemployment): Orang-orang yang menganggur


karena mereka tidak memiliki keahlian yang memadai (pendidikan terbatas).
Inflasi
Inflasi : Kenaikan dalam tingkat harga barang dan jasa secara umum selama periode
waktu tertentu.

Tingkat inflasi dapat diestimasikan dengan mengukur prosentase perubahan dalam indeks
harga konsumen yang mengindikasikan harga dari besar produk konsumen.
Inflasi dapat memengaruhi beban operasi suatu perusahaan untuk menghasilkan produk
dengan meningkatkan harga dari perlengkapan dan bahan baku.

Pendorong Inflasi

o Biaya : situasi dimana harga yang lebih tinggi dikenakan oleh perusahaan sebagai akibat
dari biaya (produksi) yang lebih tinggi.

o Permintaan (Demand puel inflation) : situasi dimana harga produk dan jasa ditarik ke
atas karena permintaan konsumen yang kuat.
Tingkat Inflasi

14
12
10
Pasar

8
6
4
2
0
77 79 81 83 85 87 89 91 93 95 96 97 98 99 100 101 102
Tah u n
Dampak Tingkat Bunga

Tingkat bunga dapat memengaruhi kinerja perusahaan karena


memengaruhi beban atau pendapatan perusahaan.

1. Dampak terhadap beban perusahaan


Ketika tingkat bunga naik, biaya pinjaman perusahaan meningkat, dan
beban perusahaan jadi meningkat. Labanya jadi menurun.
Tingkat bunga yang tinggi juga dapat mencegah pelanggan untuk
membeli produk secara kredit, dan ini memengaruhi pendapatan
perusahaan, tingkat permintaan rendah, pendapatan turun.
Beban Bunga Tahunan

100

80

60

40

20

0
87 89 91 93 95 96 98 101 103 104
Tahun

Laba Tahunan

100

80
60

40
20

0
-20 87 89 91 93 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104

Tahun
Skedul Permintaan untuk suatu Produk
Permintaan akan suatu produk dapat ditunjukkan dengan skedul
permintaan (demand schedule) atau suatu skedul yang
mengindikasikan kuantitas dari produk yang akan diminta. Jika harga
relatif tinggi, maka jumlah yang diminta pelanggan relatif rendah.
Skedul Penawaran
Skedul yang mengindikasikan kuantitas suatu produk yang akan
ditawarkan (diproduksi) pada setiap harga yang mungkin. Ketika harga
produk tinggi, maka perusahaan akan memproduksi sejumlah besar
barang, dan akan memperoleh laba yang tinggi. Di sisi lain, jika harga
produk rendah, perusahaan akan memproduksi sedikit barang.
Surplus
Situasi dimana kuantitas yang ditawarkan oleh perusahaan melampaui
kuantitas yang diminta oleh pelanggan.
Kelangkaan
Situasi dimana kuantitas yang ditawarkan oleh perusahaan lebih
sedikit dibandingkan dengan kuantitas yang diminta oleh pelanggan.
Harga Keseimbangan
Harga dimana kuantitas produk yang ditawarkan oleh perusahaan
setara dengan kuantitas produk yang diminta oleh pelanggan.
• Faktor-Faktor yang Memengaruhi Harga Pasar
• 1) Penghasilan Pelanggan
• Ketika kondisi perusahaan kuat, tingkat penghasilan tinggi, maka
permintaan akan barang dan jasa tinggi, pendapatan perusahaan meningkat.
• Sebaliknya ketika tingkat penghasilan pelanggan turun, maka
permintaan akan produk dan jasa menjadi lebih sedikit, pendapatan
perusahaan menurun.

• 2) Preferensi Pelanggan
• Ketika preferensi (selera) pelanggan berubah, maka kuantitas
permintaan akan produk juga berubah.
• Contoh : perusahaan pakaian yang sudah tidak diminati oleh
pelanggan akan dijual dengan harga diskon untuk menghilangkan surplus
yang terjadi.

• 3) Beban Produksi
• Ketika perusahaan menghasilkan beban yang lebih rendah, maka
perusahaan mau memproduksi lebih banyak pada harga apa pun sehingga
mengakibatkan terjadinya surplus produk, dan memaksa perusahaan untuk
menurunkan harga supaya produk dapat terjual.
• Kebijakan Moneter
• Pemerintah Federal memengaruhi kondisi ekonomi makro dengan
memberlakukan kebijakan moneter atau fiskal.
• Kebijakan moneter perusahaan memengaruhi jumlah dana yang
tersedia di bank-bank komersial dan lembaga keuangan lainya dan
memengaruhi tingkat bunga.

• Kebijakan Fiskal
• Keputusan mengenai bagaimana pemerintah federal sebaiknya
menetapkan tarif pajak dan membelanjakan uang.

• Pajak khusus : pajak yang dikenakan oleh pemerintah untuk


produk-produk tertentu.

• Defisit Anggaran
• Dimana jumlah pembelanjaan pemerintah melebihi jumlah pajak
dan pendapatan lainnya yang diterima oleh pemerintah.
Defisit Anggaran
Perorangan dan
Perusahaan Pendapatan
Pajak sebesar
700 M
Pemerintah Belanja pemerintah $900 Miliiar
Federal
Pinjaman dari
masyarakat sebesar
$ 200 Miliar
Investor

Bagaimana Kebijakan Pemerintah Memengaruhi


Kinerja Bisnis
Pertumbuhan
ekonomi Pendapatan
(pengeluaran)
Beban
Kebijakan Operasi
Moneter

Kebijakan Fiskal Beban


Bunga

Laba

Taruf penghasilan
badan Pajak

Laba setelah
Pajak
Perkiraan Kondisi Ekonomi Perkiraan
Keputusan
Dampak

Peningkatan dalam Peningkatan dalam permintaan Bersiap-siap untuk menaikan


pertumbuhan ekonomi akan produk produksi

Penerimaan dalam pertumbuhan Penurunan dalam permintaan Bersiap-siap untuk mengurangi


ekonomi akan produk produksi

Peningkatan Biaya bahan baku Pembelian bahan baku sebelum


dalam inflasi yang lebih tinggi harga naik

Peningkatan dalam Biaya pendanaan yang lebih Mengunci pendanaan sebelum


tingkat bunga tinggi tingkat bunga naik

Kebijakan ekspansi pemerintah Peningkatan dalam permintaan Bersiap-siap untuk menaikan


akan produk produksi

Kebijakan restriktif pemerintah Penurunan dalam permintaan Bersiap-siap untuk mengurani


akan produk produksi

PREVIOUS
PREVIOUS
FINISH

THANK YOU

PREVIOUS
PERTANYAAN