Anda di halaman 1dari 40

Eva Supriatin,S.Kp.,M.

Kep

1
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
Latar Belakang
Proses
Profesionalisme
Tuntutan Keperawatan
UU Keperawatan
Masyarakat (Nilai, legislasi,
standar praktik,
akuntabilitas

Upaya-upaya untuk
meningkatkan Kualitas
Asuhan Keperawatan

Derajat
Kepuasan
Kesehatan
Pasien

2
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
MODEL ASUHAN KEPERAWATAN
PROFESIONAL

3
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
Sistem (struktur, proses dan nilai-nilai profesional)
yang memungkinkan perawat profesional mengatur
pemberian asuhan keperawatan termasuk lingkungan
untuk menopang pemberian asuhan keperawatan
tersebut.

PENGERTIAN 4
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
Fungsional

Manajemen
Kasus Kasus

Metode Penugasan
Asuhan
Keperawatan

Tim Primer
5
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
Tingkat
ketergantungan
pasien

Memberikan
kepuasan kerja
Visi dan misi
bagi
pelaksananya

Kriteria
Pemilihan

Jumlah &
kwalitas Costly –
pelaksana effective
asuhan
Kualitas
asuhan &
kepuasan
konsumen

6
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
BAGAIMANA METODE
PENUGASAN DI R.
RAWAT INAP RS SARTIKA
ASIH

7
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
• Suatu model asuhan yang dilaksanakan oleh suatu team
terhadap satu atau sekelompok klien/pasien
• Team dipimpin oleh seorang perawat yang secara klinis
kompeten, mempunyai kemampuan yang baik dalam
komunikasi, mengorganisasi, dan memimpin
• Dalam model ini, team dapat terdiri dari pelaksana asuhan
dengan level kemampuan yang berbeda tetapi semua aktifitas
team harus terkoordinasi secara baik

Team Nursing 8
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
• Semua anggota team harus paham terhadap
permasalahan klien – intervensi dan dampaknya
– karenanya dibutuhkan case conference secara
periodik dan berkesinambungan

Dalam proses asuhan, dibutuhkan


kesinambungan antar team untuk setiap shift
dinas (P- S – M) Dokumentasi akurat,
timbang terima berbasis pasien

Team….. 9
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
Charge Nurse RN

Team Team
Leader RN Leader RN

RN LVN NA RN LVN NA

Group of Group of
Patients Patients

Team Nursing 10
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
Primary Nursing
• Tenaga kep profesional  4-5 klien
• Bertanggung jwb thd kondisi klien, semua kebutuhan
& koordinasi dgn tim kes lain
• Bertg-jwb mulai klien masuk sampai pulang, pada saat
tidak bertugas PN lain bertindak sbg associate PN yg
libur/tdk jaga

11
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
Keuntungan
Increased communication
with physician & other
healthcare providers Autonomy
Primary Nurse

+++++++
Increase patient rapport +++++++ Motivation
+++++++
+

Work with professional Advantages Holistic Care


staff
12
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
Kelemahan
RN may not wait
Costly for the agency
24-hour
Primary Nurse
responsibility

-------
------- RN may be
------- inexperienced &
lack of autonomy
Disadvantages

13
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
• Metode modular : variasi dari metode keperawatan primer, perawat
profesional dan perawat vokasional bekerja sama dalam memberikan
asuhan keperawatan, (Gillies, 1994)
• Dalam memberikan asuhan keperawatan dengan menggunakan
metode modifikasi primer, satu tim terdiri dari 2 hingga 3 perawat
memiliki tanggung jawab penuh pada sekelompok pasien berkisar 8
hingga 12 orang (Arwani & Supriyatno, 2005).
• Penelitian dengan judul “Pengaruh Penerapan Metode Penugasan
Modifikasi Tim Primer Terhadap Kinerja Perawat Pelaksana Di
Ruang Rawat Inap RS.Bhayangkara Kediri” (Apin Setyowati, 2012)
didapatkan hasil terdapat peningkatan kinerja perawat melalui
metode penugasan modifikasi tim primer.

METODE MODULAR 14
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
• Metode ini dipimpin oleh perawat register (Ners).
• Idealnya 2-3 perawat memberikan asuhan
keperawatan terhadap 8-12 pasien.

Syarat metode penugasan modular


15
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
1. Kepala perawat
• Memfasilitasi pelaksanaan pemberian asuhan keperawatan pasien.
• Memberikan motivasi pada staf perawat.
• Melatih perawat untuk bekerjasama dalam pemberian asuhan.

2. Ketua tim modular


• Memimpin, mendukung dan menginstruksikan perawat non profesional untuk
melaksanakan tindakan perawatan.
• Memberikan asuhan keperawatan pasien meliputi: mengkaji, merencanakan,
melaksanakan dan menilai hasil asuhan keperawatan.
• Memberikan bimbingan dan instruksi kepada perawat partner kerjanya.

3. Anggota tim
• Memberikan asuhan keperawatan sesuai dengan yang ditugaskan ketua tim.

Tugas dan Tanggung Jawab 16


Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
Gambaran Komunikasi Pelaksanaan
Metode Tim dan Primer
Physician

Patient
Head Nurse

Team Leader

Primary Primary
Nurse Physician
Team Member

Primary Nursing
Team Nursing 17
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
Metode pemberian asuhan keperawatan
modifikasi metoda keperawatan primer

Kepala Ruangan

PP 1 PP 2 PP 3

PA PA
PA
Pagi PA PA PA

PA PA PA
Sore
PA PA
Malam PA

Libur PA PA
PA
PA PA
Cuti PA
9-10 9-10
Pasien Pasien 9-10 Pasien18
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
Tahap Persiapan
1. Pembentukan tim
2. Rancangan Penilaian mutu :
 Kepuasan pasien/keluarga
 Kepatuhan perawat terhadap standar
(dokumentasi keperawatan)
 Lama hari rawat
 Angka kejadian infeksi RS/ HAIs

LANGKAH-LANGKAH
IMPLEMENTASI MAKP 19
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
3. Presentasi MAKP
4. Penetapan tempat Implementasi MAKP :
Pertimbangan :
 Staf baru/fresh graduate
 Ruang rawat role model
5. Identifikasi jumlah klien berdasarkan derajat
ketergantungan klien
6. Menentapkan jumlah tenaga perawat
7. Menetapkan jenis tenaga
8. Pengembangan standar rencana asuhan
keperawatan
9. Penetapan format dokumentasi keperawatan
10. Identifikasi fasilitas

Lanjutan….. 20
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
IDENTIFIKASI JUMLAH KLIEN
KLASIFIKASI TINGKAT KETERGANTUNGAN
(METODE DOUGLAS)

A. PERAWATAN B. PERAWATAN
MINIMAL PARSIAL
1. Kebersihan diri, 1. Kebersihan diri dan
mandi, ganti pakaian makan minum dibantu
dilakukan sendiri 2. Observasi TTV tiap 4
2. Makan dan minum jam
dilakukan sendiri 3. Ambulasi dibantu,
3. Ambulasi dengan pengobatan lebih dari
pengawasan sekali
4. Observasi TTV 4. Folly chateter, Intake
output dicatat
dilakukan setiap shif
5. Klien dipasang infus,
5. Pengobatan minimal persiapan pengobatan
memerlukan prosedur

21
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
C. PERAWATAN TOTAL
1. Semua kebutuhan dibantu
2. Posisi yang diatur, Observasi TTV tiap 2 jam
3. Makan melalui NGT, Terapi Intravena
4. Pemakaian Suction
5. Gelisah atau disorientasi

KLASIFIKASI ……………… 22
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
Jumlah KLASIFIKASI KLIEN
Klien
MINIMAL PARSIAL TOTAL

PAGI SORE MALM PAGI SORE MALM PAGI SORE MALM

1. 0.17 0.14 0.07 0.27 0.15 0.10 0.36 0.30 0.20

2. 0.34 0.28 0.14 0.54 0.30 0.20 0.72 0.60 0.40

3. 0.51 0.42 0.21 0.81 0.45 0.30 1.08 0.90 0.60

Dst

PENETAPAN TENAGA KEPERAWATAN 23


Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
PENETAPAN JENIS TENAGA KEPERAWATAN

KEPALA RUANG

C.C.M

PP 1 PP 2

PAGI: PA, PA PAGI: PA, PA


SORE: PA SORE: PA

MALAM: PA MALAM: PA

LIBUR: 1, CUTI: 1 LIBUR: 1, CUTI: 1

9-10 KLIEN 9-10 KLIEN 24


Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
1. MENGATUR JADWAL DINAS
2. MENGATUR&MENGENDALIKAN KEBERSIHAN&KETERTIBAN
3. MENGADAKAN DISKUSI DENGAN STAF UTK MEMECAHKAN
MASALAH RUANGAN
4. MEMBIMBING MAHASISWA
5. MELAKUKAN KEGIATAN ADMINISTRASI&SURAT MENYURAT
6. MENCIPTAKAN HUB KERJA HARMONIS
7. MEMERIKSA KELENGKAPAN STATUS STIAP HARI
8. MERENCANAKAN&MEMFASILITASI FASILITAS YANG
DIBUTUHKAN
9. MELAKSANAKAN PEMBINAAN TERHADAP PP DAN PA
10. MEMANTAU&MENGEVALUASI PENAMPILAN KERJA
11. MEMBUAT PETA RESIKO DIRUANG RAWAT
12. MERENCANAKAN&MENGEVALUASI MUTU ASKEP BERSAMA
CCM

TUGAS&TANGGUNG JAWAB KEPALA


RUANG 25
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
1. MEMBIMBING PP&PA TTG
IMPLEMENTASI MPKP (RONDE)
2. MEMBERI MASUKAN SAAT DISKUSI
KASUS PADA PP&PA
3. BEKERJA SAMA DENGAN KEPALA
RUANG
4. MENGEVALUASI PENKES YANG
DILAKUKAN PP
5. MENGEVALUASI IMPLEMENTASI MPKP

TUGAS&TANGGUNG JAWAB CLINICAL


CARE MANAGER (CCM) 26
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
1. MELAKUKAN KONTRAK DENGAN KLIEN&KELUARGA
2. MELAKUKAN PENGKAJIAN THDP KLIEN BARU/MELNGKAPI HASIL
DARI PA
3. MENETAPKAN RENCAN ASKEP&MENJELASKAN PADA PA
(PRECONFERNCE)
4. MENETAPKAN PA YANG BERTANGGUNG JAWAB PADA KLIEN
5. MELAKUKAN BIMBINGAN&EVALUASI PADA PA DLM MELAK TIND.
KEP.
6. MEMONITOR DOKUMENTASI YANG DILAKUKAN PA
7. MENGATUR PELAKSANAAN KONSUL&LAB
8. MEMBANTU&MEMFASILITASI TERLAKSANANYA KEGIATAN PA
9. MELAKUKAN KEGIATAN SERAH TERIMA KLIEN
10. MENDAMPINGI VISIT TEAM MEDIS
11. MELAKUKAN EVALUASI ASKEP&MEMBUAT CATATAN
PERKEMBANGAN KLIEN STIAP HARI
12. MEMBERIKAN PENKES PADA KLIEN & KELUARGA
13. MEMBUAT RENCANA PULANG
14. BEKERJA SAMA DENGAN CCM

TUGAS&TANGGUNG JAWAB PERAWAT


PRIMER (PP) 27
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
1. MEMBACA RENCANA PERAWATAN YANG TELAH DITETAPKAN
PP
2. MEMBINA HUBUNGAN TERAPEUTIK DENGAN
KLIEN&KELUARGA
3. MENERIMA DELEGASI PERAN PP, BILA PP TIDAK ADA
4. MELAKUKAN TINDAKAN KEP. BERDASARKAN RENPRA
5. MELAKUKAN EVALUASI THD TIND. YANG TELAH
DILAK.&MENDOKUMENTASIKAN
6. MEMERIKSA KERAPIHAN&KELENGKAPAN STATUS KEP.
7. MENGKOMUNIKASIKAN SMUA MASALAH KEPADA PP
8. MENYIAPKAN KLIEN UNTK PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK, LAB,
PENGOBATAN DAN TIND. KEP.
9. BERPERAN SERTA DALAM MEMBERIKAN PENKES
10. MELAKUKAN INVENTARISASI FASILITAS
11. MEMBANTU TIM LAIN YANG MEMBUTUHKAN

TUGAS&TANGGUNGBJAWAB
PERAWAT ASSOCIATE (PA) 28
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
1. Pelatihan MAKP
2. Bimbingan pada PP dalam melakukan konferensi
3. Memberi bimbingan pada PP dalam melakukan ronde keperawatan
dengan PA
4. Memberi bimbingan kepada PP dalam membuat kontrak/ orientasi dengan
klien/keluarga
5. Memberi bimbingan kepada PP dalam melakukan presentasi kasus/ ronde
keperawatan
6. Memberikan bimbingan CCM dalam membimbing PP dan PA
7. Memberi bimbingan kepada tim tentang dokumentasi keperawatan

Tahap Pelaksanaan 29
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
1. KONFERNSI DILAKUKAN SETIAP HARI SEGERA SETELAH
DILAKUKAN PERGANTIAN DINAS
2. DIHADIRI OLEH PP&PA DALAM TIMNYA MASING-MASING
3. PENYAMPAIAN PERKEMBANGAN DAN MASALAH KLIEN
BERDASARKAN HASIL EVALUASI KEMARIN DAN KONDISI KLIEN
YANG DILAPORKAN OLEH DINAS SEBELUMNYA
4. HAL-HAL YANG DISAMPAIKAN OLEH PP:
a. Keadaan umum klien,
b. Keluhan klien,
c.TTV&kesadaran,
d. Hasil pemeriksaan lab/diagnostik terbaru,
e. masalah keperawatan,
f. Rencana kep. Hari ini,
g. Perubahan terapi medis,
h. Rencana medis

PANDUAN PP DALAM KONFERENCE 30


Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
1. PP MENENTUKAN KLIEN YANG AKAN DIBUAT
RONDE
2. KLIEN DENGAN PERAWATAN KHUSUS&KOMPLEKS
3. RONDE DILAKUKAN TIAP HARI SAAT KONDISI
MEMUNGKINKAN
4. WAKTU KURANG LEBIH 1JAM (2-3 KLIEN)
5. PA MEMPRESENTASIKAN KONDISI KLIEN DAN
TINDAKAN YANG TELAH DILAKUKAN
6. PP MEMBERI MASUKAN&PUJIAN
7. MASALAH YANG SENSITIF SEBAIKNYA TIDAK
DIDISKUSIKAN DIHADAPAN KLIEN.

PANDUAN PP DALAM RONDE DENGAN PA


31
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
1. ORIENTASI DILAKUKAN SAAT PETAMA KALI KLIEN
DATANG (24 JAM PETAMA) DAN KONDISI SUDAH
TENANG
2. ORIENTASI DILAKUKAN OLEH PP, BILA PP TDK ADA,
DILAKUKAN OLEH PA KEMUDIAN DILENGKAPI OLEH
PP
3. ORIENTASI DIBERIKAN KEPADA KLIEN DAN
DIDAMPNGI OLEH KELUARGA
4. SETELAH ORIENTASI, BERIKAN DAFTAR TIM PADA
KLIEN / KELUARGA
5. ORIENTASI DIULANG KEMBALI MINIMAL DUA HARI
OLEH PP
6. PADA SAAT BERGANTIAN DINAS, INGATKAN NAMA
PERAWAT YANG BERTUGAS SAAT ITU

PANDUAN PP DALAM KONTRAK/ORIENTASI


PADA KLIEN/KELUARGA 32
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
C0NTOH:

RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN


TGL DIAGNOSA TUJUAN TINDAKAN KEP. KET

Intoleransi aktifitas bd: Klien mampu ( )Monitor TTV pre/pos


( )Ketdkseimb. Antara beraktifitas aktifitas
O2 yg ( )Catat respon jantung,
dipakai&dibutuhkan Kreteria Evaluasi: paru thd aktift
( )Kelemahan ( )Kesadaran ( )Monitor faktor penyebab
( )Bedrest yg lama hingga CM kelelahan
( )Imobilitas ( )Aktifitas ( ) Evaluasi adanya
meningkat hingga perkembangan aktifts yang
minimal tdk toleran thd klien
Data Penunjang:
( )Mobilitas mandiri ( )Bantu klien melakuakan
( )Kesadaran….. aktifitas yg tdk toleran klien
( )Aktifitas……… ( )Kekuatan otot
maksimal ( )Pertahankan
( )Mob. Min/max keseimbangan antara
( )TTV stabil
( )TTV…………. pre/pos aktifitas aktifitas&istirahat
( )Kekuatan otot ( )Libatkan kelurga
Lain-lain………… ( )Berikan O2 sesuai p

33
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
Nama:……..Bag:……Reg:……Berlaku 24 Jam mulai
tgl……..Pukul……………

Bunyi Intruksi: Kolf Isinya Mulai Paraf Laporan


Pukul Perawat
Oleh dr:……..

Ke-1

Ke-2

dst

DAFTAR INFUS SEHARI 34


Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
CATATAN PERKEMBANGAN
NAMA:…….REG:……..RUANG RAWAT:…….
TANGGAL PERKEMBANGAN TANDA
TANGAN

35
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
JADWAL KEGIATAN DINAS PAGI
JAM PERAWAT PRIMER JAM PERAWAT
(PP) ASOSIET(PA)
6.45-7.00 -Melihat jadwal dinas pagi siapa 6.45-7.00 -Operan (Hanya pasien yang
PA dalam tim dirawat oleh tim)
-Operan (hanya pasien yang
dirawat oleh tim)
7.15-11.00 -Merapikan tempat tidur (pasien 7.15- -Merapikan tempat tidur
tertentu) 11.00 -Konference antara PP dan PA
-Konference antara PP dan PA -Implementasi sesuai renpra:
-Mengidentifikasi Px Memandikan pasien yg perlu
diagnostik/lab
Monitor TTV
-Mengidentifikasi/mengatur
konsul pasien Membantu makan pagi
-Mengevaluasi/membuat rencana Memberi obat
kep./membaca status Mengambil PX lab
-Diskusi dengan dokter tentang Perawatan Infus
11.30- perkemb. Pasien Medikasi dll
12.30 -Istirahat bergantian dg PA 11.30- -Istirahat bergantian
-Monitoring pelaks. 12.30 -Implementasi lanjutan
Tindk&membbg PA 36
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
JAM PERAWAT PRIMER JAM PERAWAT ASOSIET

12.30- -Membuat laporan 12.30- -Implementasi lanjutan,


13.30 perkembangan pasien 13.30 termasuk merapikan
(SOAP) pasien
13.30- -Operan siang 13.30- -Operan siang(Dilakukan
14.00 -Penkes bagi pasien dan klg 14.00 oleh PA didampingi PP)
-Mengarahkan PA Sore -Berpartisipasi dalam
14.15- penkes
14.30

LANJUTAN DINAS PAGI 37


Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
ORIENTASI RUANG MODEL ASUHAN KEPERAWATAN PROFESIONAL
(MAKP) KEPADA DOKTER & NAKES LAIN

Assalamu’alaikum Wr.Wb.
1. Ruang …………. ini adalah ruang percontohan untuk implementasi
MAKP yang dimulai sejak bulan…tahun…dengan SK Direktur…
2. Implementasi MAKP bertujuan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan
di Rumah Sakit DR Salamun
3. Oleh karena itu diruangan ini setiap pasien dirawat oleh sekelompok
perawat (Satu Tim) yang memahami secara rinci kondisi pasien sehingga
dapat memberikan informasi yang akurat kepada dokter/nakes lainnya.
4. Tim ini diketuai oleh seorang Ketua Tim yang disebut Perawat Primer
(PP) dan Anggota Tim disebut Perawat Asosiet (PA). Untuk ruangan ini
terdapat 3 tim atau 3 PP, sehingga bila dokter/nakes lainnya ingin
mendapat informasi tentang Asuhan Kep. Setiap pasien sebaiknya
melalui PP/tim yang bersangkutan.
5. Informasi tentang PP/Tim bagi setiap pasien dapat dilihat pada papan
yang ada pada Nurses Station
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Terima Kasih
Kepala Ruang …………
38
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
TAHAP EVALUASI
1. Memberikan instrumen kepuasan klien/keluarga
2. Mengevaluasi kepatuhan perawat terhadap standar yang
dinilai berdasarkan dokumentasi
3. Penilaian angka kejadian infeksi RS/ PPI
4. Penilaian rata-rata hari rawat
5. Penilaian kepuasan kerja perawat

39
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019
ALHAMDULILLAHIROBBIL’ALAMIN.
SEMOGA BERMANFAAT

40
Disampaikan pada workshop RS Sartika Asih 25 Mei 2019