Anda di halaman 1dari 26

Biodata Narasumber

 Nama : Baihaki, SSi.,MM.


 Pendidikan : S-2 MB IPB (2009)
 Pengalaman PBJ : Praktisi PBJ ( 2003 sd 2018)
Pendampingan instansi pemerintah
(Kementerian/PEMDA/RS/RSUD/BUMN dll)
Penyusun Buku Informasi Perpres 16/2018
 Pelatihan Pengadaan : Tkt Dasar (2006)
Tkt Menengah (2010)
Tkt Internasional/IPSCM (2012)
Instruktur Tk Dasar LKPP (2009)
Instruktur Tk Menengah LKPP (2011 & 2012)
Instruktur Ahli Kontrak PBJ (2018)
 Kontak Person : 08159979206, 081212812857
baihaki.uki@gmail.com

2
Pengertian Pengadaan
Barang/Jasa Pemerintah

• “Kegiatan Pengadaan Barang/Jasa oleh


Kementerian/Lembaga/Perangkat
Daerah yang dibiayai oleh APBN/APBD
yang prosesnya dimulai dari identifikasi
kebutuhan, sampai dengan serah
terima hasil pekerjaan”

Pasal 1 angka 1 3
Cara Pelaksanaan PBJ
Cara memperoleh barang/jasa yang
dikerjakan sendiri oleh Kementerian/
Lembaga/ Perangkat Daerah, Kementerian /
Lembaga/ Perangkat Daerah lain, organisasi
Swakelola kemasyarakatan, atau kelompok masyarakat

Cara memperoleh barang/jasa yang


disediakan oleh Pelaku Usaha berdasarkan
Kontrak
Penyedia

Pasal 1 angka 23 & 28,


Pasal 3 ayat 3 5
Metode Pemilihan B/PK/JL
E-Purchasing  Katalog elektronik

Pengadaan Langsung  Nilai s.d 200 Juta

 Keadaan Tertentu
Penunjukan  konferensi mendadak  Benih dan Pupuk
Langsung  bersifat rahasia  Sarpas utk masyarakat
 Pertahanan negara tdk mampu
 Satu kesatuan konstruksi  Hak Paten
 Hanya 1 pelaku usaha yg mampu  Tender ulang gagal

Tender Cepat  Spek & volume pekerjaan sudah ditentukan rinci


 Pelaku terkualifikasi dalam SIKaP Pelelangan
Sederhana
Tender  Jika tidak dapat menggunakan metode lainnya

Pasal 38 6
7

PENGADAAN LANGSUNG
Pengadaan Langsung Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya adalah metode
pemilihan untuk mendapatkan Penyedia Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya
yang bernilai paling banyak Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah).

Pengadaan Langsung Jasa Konsultansi adalah metode pemilihan untuk mendapatkan


Penyedia Jasa Konsultansi yang bernilai paling banyak Rp.100.000.000,00 (seratus juta
rupiah).
8
PENGADAAN LANGSUNG

1. Barang/Jasa Lainnya : sd Rp. 50 juta

PPK Menetapkan Spek Pejabat Pengadaan


Penyedia dan PPK
dan HPS (kecuali < Rp. melakukan pemesanan
melakukan Serah
10 juta), Rancangan penyedia yang di yakini
Terima
Bukti Pembelian/Kuitansi mampu

Penyedia
menyerahkan bukti
pembelian/kuitansi
kepada PPK
9

PENGADAAN LANGSUNG

1. Barang/Jasa Lainnya : diatas Rp. 50 juta sd Rp. 200 juta


2. Pekerjaan Konstruksi : sd Rp. 200 juta
3. Konsultansi : sd Rp. 100 juta

Pejabat Pengadaan Pejabat Pengadaan


PPK menetapkan mencari dan mengundang calon
Spek/kak, HPS dan membandingkan harga penyedia yang di yakini
rancangan SPK dan kualitas, min dari mampu
2(dua) sumber Informasi

Pejabat Pengadaan
Pejabat Pengadaan melakukan evaluasi,
PPK membuat SPK melaporkan kepada klarifikasi dan negosiasi
PPK berdasarkan HPS
Penunjukan Langsung
Pelaksanaan penunjukan langsung dilaksanakan dengan
mengundang 1 pelaku usaha yang dipilih dengan disertai
negosiasi teknis maupun harga.

B/PK/JL JK

 Keg. mendadak (komitmen internasional)


 1 pelaku usaha yang mampu
 Rahasia (kepentingan Negara)
 Pemegang hak cipta
 Satu kesatuan konstruksi  Konsultan hukum yang
 Hanya 1 pelaku usaha yg mampu segera dan tidak bisa ditunda
 Benih dan Pupuk  Repeat order (maks 2 kali)
 Sarpras utk masyarakat tdk mampu
 Hak Paten
 Tender ulang gagal

Pasal 38 ayat 5 10
11

PENUNJUKAN LANGSUNG

Pokja/PP melakukan
PPK menetapkan Pokja/PP mengundang
evaluasi, klarifikasi dan
Spek/kak, HPS dan calon penyedia yang di
negosiasi berdasarkan
rancangan SPK yakini mampu
HPS

Pokja/PP melaporkan
PPK membuat SPK
kepada PPK
SWAKELOLA
Cara memperoleh barang/jasa yang dikerjakan
sendiri oleh Kementerian/ Lembaga/ Perangkat
Daerah, Kementerian/Lembaga/ Perangkat Daerah
lain, organisasi kemasyarakatan, atau kelompok
masyarakat

12
Contoh Jenis Pekerjaan yang dapat di swakelola

1. Barang/jasa yang dilihat dari segi nilai, lokasi, dan/atau sifatnya tidak diminati
oleh Pelaku Usaha
contoh : renovasi rumah tidak layak huni, pembangunan di daerah terpencil,
Pemeliharaan sarana dan prasarana umum

2. Jasa penyelenggaraan penelitian dan pengembangan, pendidikan dan/atau


pelatihan, kursus, penataran, seminar, lokakarya atau penyuluhan

3. Penyelenggaraan sayembara atau kontes

4. Barang/jasa yang dihasilkan oleh usaha ekonomi kreatif dan budaya dalam
negeri untuk kegiatan pengadaan festival, parade seni/budaya
contoh : pembuatan film/tarian/musik/olahraga

5. Jasa sensus, survei, pemrosesan/pengolahan data, perumusan kebijakan publik,


pengujian laboratorium dan pengembangan sistem, aplikasi, tata kelola, atau
standar mutu tertentu

13
Contoh Jenis Pekerjaan yang dapat di swakelola (lanjutan)

6. Barang/jasa yang masih dalam pengembangan sehingga belum dapat disediakan


atau diminati oleh Pelaku Usaha

7. Barang/jasa yang dihasilkan oleh Ormas, Kelompok Masyarakat, atau


masyarakat, contoh : produk kerajinan masyarakat, bibit tanaman

8. Barang/jasa yang pelaksanaan pengadaannya memerlukan partisipasi


masyarakat contoh : pembangunan jalan desa, pemberian makanan penambah
gizi balita

9. Barang/jasa yang bersifat rahasia dan mampu dilaksanakan oleh


Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah yang bersangkutan
contoh : pembuatan soal ujian

14
Pelaksanaan Swakelola Tipe I
PA/KPA

PENYELENGGARA
SWAKELOLA :
PjPHP/
- Tim Persiapan PPK UKPBJ/PP
- Tim Pelaksana PPHP
- Tim Pengawas
Ditetapkan oleh PA/KPA

a. PA/KPA dapat menggunakan pegawai K/L/PD dan/atau tenaga ahli


b. Penggunaan tenaga ahli tidak boleh melebihi 50% dari jumlah tim pelaksana
c. Dalam hal dibutuhkan alat, bahan & material melalui Penyedia,
pengadaannya dilaksanakan sesuai ketentuan dalam Perpres
d. PjPHP/PPHP melakukan pemeriksaan administratif terhadap hasil pekerjaan
Swakelola yang akan diserahterimakan

Pasal 47 ayat 1
15
Pelaksanaan Swakelola Tipe II
KESEPAKATAN
PA/KPA KERJASAMA K/L/PD
K/L/PD Penanggung
Pelaksana Swakelola
Jawab Anggaran

KONTRAK
PENYELENGGAR
PjPHP/ SWAKELOLA TIM
UKPBJ/ A SWAKELOLA : UKPBJ/
PPK
PP - Tim Persiapan PPHP PELAKSANA PP
- Tim Pengawas

Ditetapkan
oleh PA/KPA

1. Dalam hal dibutuhkan alat, bahan & material melalui Penyedia, pengadaannya
dilaksanakan sesuai ketentuan dalam Perpres
2. Dalam hal pelaksana swakelola type II tidak mampu melaksanakan PBJ maka
dapat dibuat kontrak terpisah dengan PPK

Pasal 47 ayat 2
16
Pelaksanaan Swakelola Tipe III
PA/KPA KESEPAKATAN
K/L/PD Penanggung KERJASAMA
Pimpinan Ormas
Jawab Anggaran

KONTRAK
PENYELENGGAR PiPH SWAKELOLA
UKPBJ/ A SWAKELOLA :
PP - Tim Persiapan P/PP PPK Pengurus Ormas (selaku
- Tim Pengawas HP Penerima Kuasa)
Ditetapkan
oleh PA/KPA

1. Dalam hal dibutuhkan alat, bahan & material melalui Penyedia, pengadaannya
dilaksanakan sesuai ketentuan
2. Dalam hal pelaksana swakelola type III tidak mampu melaksanakan PBJ maka
dapat dibuat kontrak terpisah dengan PPK

Pasal 47 ayat 3
17
Pelaksanaan Swakelola Tipe IV
PA/KPA KESEPAKATAN
K/L/PD Penanggung KERJASAMA Penanggungjawab
Jawab Anggaran Pokmas

KONTRAK
SWAKELOLA
UKPBJ/ PjPHP/ Pimpinan Pokmas
PP PPHP PPK

TIM TIM TIM


PERSIAPAN PELAKSANA PENGAWAS

1. Dalam hal dibutuhkan alat, bahan & material melalui Penyedia,


pengadaannya dilaksanakan sesuai ketentuan
2. Dalam hal pelaksana swakelola type IV tidak mampu melaksanakan PBJ
maka dapat dibuat kontrak terpisah dengan PPK

Pasal 47 ayat 4
18
Pelaksanaan Swakelola

Untuk pelaksanaan Swakelola tipe II, tipe III


dan tipe IV nilai pekerjaan yang tercantum
dalam Kontrak sudah termasuk kebutuhan
barang/jasa yang diperoleh melalui Penyedia.

Pasal 47 ayat 5
19
Pembayaran Pelaksanaan Swakelola

Pembayaran Pembayaran Pengadaan Pengadaan


Tenaga Kerja Tenaga Ahli Peralatan/ Bahan/
Suku Material
Cadang

Pembayaran Swakelola sesuai dengan ketentuan dalam


peraturan perundang-undangan.

Pasal 48
20
Pengawasan

• Mengecek dan mengukur kemajuan


pelaksanaan swakelola
• Menganalisa status perkembangan swakelola
• Mengambil tindak lanjut terhadap kejadian,
isu-isu dan kesempatan dalam
menyelesaikan swakelola

21
Pertanggungjawaban (1)

• Pelaporan secara berkala dibutuhkan


terutama terhadap kemajuan pelaksanaan
pekerjaan dan penggunaan keuangan

• Pelaporan dari pekerjaan dan biaya yang


direncanakan terhadap aktual realisasi fisik,
waktu dan penggunaan keuangan swakelola

Lanjutan … >>

22
Pertanggungjawaban (2)

• Penyerahan hasil pekerjaan dapat


dilaksanakan setelah seluruh
pekerjaan dalam kontrak telah selesai
dilakukan 100%.

• Tim Pelaksana menyerahkan hasil


pekerjaan Swakelola kepada PPK
dengan Berita Acara Serah Terima.

23
Skema Pengawasan dan
Pertanggungjawaban

Kemajuan Pelaksanaan & Penggunaan Keuangan


Laporan
Tim Berkala
Pelaksana PPK

Hasil Pekerjaan Swakelola

BAST
Tim
PPK
Pelaksana

Pelaksanaan Swakelola diawasi oleh Tim Pengawas secara berkala

Pasal 49 24
Serah Terima Administrasi Hasil PBJ

Serah Terima Administrasi Hasil Pekerjaan Swakelola

BAST
PPK PA/KPA

PA/KPA menugaskan PjPHP/PPHP untuk melakukan pemeriksaan administratif terhadap


hasil pekerjaan Swakelola yang akan diserahterimakan

Pasal 25
58
Terimakasih
26