Anda di halaman 1dari 12

 PENDAHULUAN

Kopling sentrifugal biasanya dimasukkan dalam puli motor. Terdiri dari


sejumlah sepatu didalam tromol puli seperti pada gambar. Permukaan luar
sepatu yang ditutupi dengan bahan gesek. Sepatu ini dapat bergerak secara
radial pada spider. Poros penggerak memutar spider menyebabkan sepatu
kopling yang bermassa menghasilkan gaya sentrifugal menarik pegas. Karena
sepatu kopling meregang menyebabkan bagian permukaan sepatu
menggesek tromol sehingga keduanya ikut berputar bersama memutar poros
penerus.
Begitu juga pada sebaliknya, ketika putaran melambat maka gaya sentrifugal
berkurang menyebabkan cengkraman kopling berkurang dan tromol terlepas dari
gesekan dengan permukaan sepatu kopling.
Pada kopling sentrifugal diperlukan prosedur untuk menetukan berat
sepatu, ukuran sepatu, dan dimensi pegas. Prosedur berikut dapat diikuti
untuk mendesain sebuah kopling sentrifugal.
a) Massa sepatu
satu sepatu kopling sentrifugal seperti pada gambar,
m = massa dari tiap sepatu kopling
n = jarak dari pusat gravitasi sepatu ke pusat spider (apabila kelonggaran
antara permukaan sepatu dengan tromol c, maka jarak pusat massa ke pusat
spider menjadi r1 = r + c).
R = jari-jari dalam tromol puli.
ω = kecepatan operasi puli (rad/s).
2𝜋𝑁
= 60
ω1 = kecepatan sudut dimana sepatu mulai bergesekan.
𝜇 = koefisen gerak
Gaya sentrifugal yang bekerja tiap sepatu pada kondisi kecepatan operasi,
Pc = m. ω2 . r
Karena sepatu mulai akan bergesekan pada ¾ kecepatan operasi, maka gaya
tarik pegas terhadap sepatu adalah
3 9
Ps = m. (ω1)2 . r = m. (4)2 . r = 16 𝑚. ω2 . 𝑟
Selisih dari gaya sentrifugal dengan gaya pegas merupakan gaya tekan sepatu
terhadap kontrol yang saling bergesekan.

Gaya gesek yang bekerja pada tiap sepatu akibat tangensial adalah,

Torsi gesek pada tiap sepatu,

Sehingga torsi gesek atau torsi kopling yang di transmisikan


b) Ukuran sepatu

I = panjang kontak sepatu


b = lebar sepatu
R = jari jari kontak sepatu atau sama dengan jari-jari dalam tromol puli
𝜃 = sudut panjang sepatu terhadap pusat spider
p = intensitas tekanan sepatu (sekitar 0,1 N/𝑚𝑚2
Karena gaya tekan sepatu sama dengan dengan selisih antara gaya sentrifugal
dengan gaya pegas,

dari persamaan diatas maka lebar sepatu (b) dapat diperoleh.

c) Dimensi pegas
gaya pada pegas berasal dari persamaan berikut,
Kopling sentrifugal dirancang untuk meneruskan daya 15kW pada 900rpm. Sepatu
kopling berjumlah empat. Kecepatan pada saat sepatu menempel adalah ¾
kecepatan operasi. Jari-jari dalam tromol puli 150mm. Permukaan sepatu berbahan
ferrodo dengan koefisien gesek 0,25. Tentukan :
a. Massa sepatu kopling,
b. Dimensi sepatu kopling
c. Gaya pegas
Penyelesain,
a)Massa sepatu
kecepatan sudut pada putaran operasi,

Karena kecepatan pada saat sepatu mulai menempel adalah ¾ kecepatan


operasi maka,
Dengan asumsi jarak dari pusat massa sepatu ke pusat spider 120mm (30mm kurang
dari R).

Gaya Tarik pegas terhadap sepatu,

Torsi yang diteruskan pada putaran operasi,


Torsi yang di teruskan sama dengan torsi kopling,

b) Dimensi sepatu
karena ada empat sepatu, anggap bahwa tiap sepatu memiliki sudut 𝜃= 600 .
panjang sepatu kopling,

Luas kontak permukaan sepatu,


dengan asumsi tekanan pada permukaan bahan sepatu 0,1 N/𝑚𝑚2 , maka gaya tekan
sepatu terhadap tromol puli,

Gaya tekan sepatu terhadap tromol puli sama dengan selisih gaya sentrifugal

Sehingga gaya tekan sepatu dapat diperoleh dari substitusi persamaan di atas,

c) Gaya pegas
gaya tiap pegas sepatu kopling,