Anda di halaman 1dari 18

KESETIMBANGAN KIMIA

Bahan Ajar Mata Pelajaran Kimia


Kelas XI Semester I

KD+Indikator Materi Evaluasi Referensi

Oleh:
Erlinda Eka Kurniawati
Standar Kompetensi dan Kompetensi
Dasar
Kompetensi Dasar
3.8 Menentukan hubungan antara pereaksi dengan
hasil reaksi dari suatu reaksi kesetimbangan dan
melakukan perhitungan berdasarkan hubungan
tersebut
4.8 Mengolah data untuk menentukan nilai tetapan
kesetimbangan suatu reaksi.
Indikator
3.8.1 Menganalisis demonstrasi analogi reaksi reversibel dan
kesetimbangan dinamis (model Haber)
3.8.2 Menjelaskan reaksi reversibel dan reaksi kesetimbangan
3.8.3 Menganilisis reaksi kesetimbangan dinamis yang terjadi
berdasarkan hasil pengamatan
3.8.4 Menentukan perhitungan berdasarkan hubungan antara pereaksi
dengan hasil reaksi dari suatau reaksi kesetimbangan.
4.8.1Mengolah data untuk menentukan harga tetapan kesetimbangan
berdasarkan data hasil percobaan
4.8.2. Mengolah data untuk menentukan komposisi zat dalam keadaan
setimbang, derajat disosiasi (α), tetapan kesetimbangan (Kc
dan Kp) dan hubungan Kc dengan Kp
Kesetimbangan Kimia
Untuk reaksi kimia umum

Jika A dan B dicampurkan bersama, suatu


keadaan dimana kecepatan reaksi pada kedua arah
sama dan tidak mengahasilkan perubahan sistem
lebih lanjut – kesetimbangan
Kesetimbangan Dinamis

Kesetimbangan Dinamis adalah keadaan


dimana laju reaksi ke kanan (pembentukan
hasil reaksi) sama besar dengan reaksi ke
kiri (pembentukan kembali pereaksi)
Pada kondisi ini secara makroskopis tidak
terjadi perubahan, tetapi secara mikroskopis
reaksi terus berlangsung.
Reaksi Satu Arah (Irreversible)
• Reaksi irreversible berlangsung satu arah,
artinya zat-zat hasil tidak dapat saling bereaksi
kembali menjadi zat pereaksi.
Contoh :
NaOH (aq) + HCl (aq) → NaCl (aq) + H2O (l)
Reaksi Dua Arah (Reversible)
• Reaksi reversible dapat berlangsung dua arah,
artinya zat-zat hasil reaksi dapat saling
berinteraksi untuk membentuk zat pereaksi
kembali.
• Contoh :
N2 (g) + 3H2 (g) → 2NH3 (g)
Sebaliknya, 2NH3 (g) → N2 (g) + 3H2 (g)
Kedua reaksi dapat digabung menjadi :
N2 (g) + 3H2 (g)  2NH3 (g)
Tetapan Kesetimbangan
Tetapan Kesetimbangan Konsentrasi
• Untuk reaksi kesetimbangan:
mA + nB  pC + qD

Berlaku rumusan
[ C ] p .[ D ] q
Kc =
[ A ] m.[ B ] n
Contoh
Untuk reaksi setimbang berikut :
2 SO2(g) + O2(g)  2 SO3(g)
rumusan Kc adalah :

2
[ SO3 ]
Kc = 2
[ SO2 ] [O2 ]
Contoh Soal:
Dalam wadah bervolume 2 liter terdapat 0,2 mol
gas N2, 0,3 mol gas H2 dan 0,2 mol gas NH3 dalam
kesetimbangan, maka harga Kc untuk keadaan
setimbang itu adalah :
Pada reaksi setara berlaku hal-hal sebagai berikut:
- Untuk reaksi A + B ↔ C + D, harga Kc adalah:
[C ].[ D]
Kc1 =
[ A].[ B]

- Jika reaksi dibalik C + D ↔ A + B, maka harga Kc adalah:


[ A].[ B] 1
Kc2 = Kc1 =
[C ].[ D] Kc2
- Jika reaksi dikali 2, 2A + 2B ↔ 2C + 2D, maka harga Kc
adalah:
[C ]2 .[ D]2 Kc3 = Kc1
2
Kc3 = 2 2
[ A] .[ B]
Tetapan Kesetimbangan Tekanan

• Untuk reaksi kesetimbangan gas


2 A(g) + B(g) ↔ 2C(g)
maka tetapan kesetimbangan tekanannya :
2
P(C )
Kp =
P( A) 2 .P( B)
Hubungan Antara Kc dan Kp

Berdasarkan hukum gas ideal:


PV = nRT
Maka
nRT

?
P=
V
P = MRT

Karena
P(C ) 2
Kp =
P( A) 2 .P( B)
Evaluasi
1. Apakah pengertian dari kesetimbangan
dinamis?
2. Mengapa pada kesetimbangan tidak terjadi
perubahan makroskopis?
3. Berikan masing-masing satu contoh reaksi
reversibel dan irreversible dalam kehidupan
sehari-hari !
Evaluasi
4. Tentukan apakah kesetimbangan berikut
tergolong kesetimbangan homogen atau
heterogen :
a. 3Fe(s) + 4 H2O(g) Fe3O4(s) + 4H2(g)
b. 4NH3 (g) + 5O2 (g) 4NO(g) + 6H2O(g)
c. CH3COO-(aq) + H2O(l) CH3COOH(aq) + OH-(aq)
Evaluasi
5. Tuliskan persamaan tetapan keseimbangan
untuk reaksi-reaksi berikut:
a. N2O4(g)  2 NO2(g)
b. 2 SO2(g) + O2(g)  2 SO3(g)
c. 3 Fe(s) + 4 H2O(g)  Fe3O4(s) + 4 H2(g)
Selesai

Keluar