Anda di halaman 1dari 22

Ketua kelompok: Kadek Wardana

Sekretaris : Friska Pakpahan


ANGGOTA :
- Susiyani - Indah Permata Sari
- Panca Purwanda - Fitriyani
- Sri Rahmawati - Netty Herawati
- Yeni Elzawati - Anin Kalma Perdani
- Sisca Afril Lenny - Yose Farizal
- Fitri Yanti - Deasy Rianawaty
- Fadhilatul Ishmah
 Program indonesia sehat melalui pendekatan keluarga
 Merupakan salah satu program dari Agenda ke-5 Nawa Cita, yaitu
Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia
 Pendekatan keluarga sehat melalui kunjungan rumah oleh petugas
kesehatan
 Keluarga merupakan unit terkecil masyarakat, masalah kesehatan yang
dialami oleh keluarga-keluarga di satu wilayah administrasi, akan menjadi
masalah kesehatan masyarakat
 Setelah selesai melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL) peserta mampu
melakukan Manajemen Pendekatan keluarga dengan kunjungan rumah
 Setelah selesai Praktik Lapangan, peserta dapat :
 Melakukan komunikasi efektif pada saat melakukan pendataan keluarga
 Melakukan Manajemen Pendekatan Keluarga, dengan :
 Pendataan keluarga dengan menggunakan instrumen Keluarga Sehat
(manual)
 Intervensi; penyampaian pesan kepada individu, keluarga yang dikunjungi
 Pengecekan data hasil pengumpulan data di keluarga (cleaning data)
 Pengentrian data hasil pendataan keluarga dengan bantuan Aplikasi Keluarga
Sehat
 Analisis perhitungan indeks keluarga sehat (IKS), untuk mengidentifikasi
masalah
 Membuat laporan dan mempresentasikan hasil PL
 Sasaran kegiatan PKL ini adalah 30 Kepala Keluarga yang berada di
Kelurahan ......RT 017 RW Kecamatan Sukarami Kota Palembang yang
belum dilakukan pendataan program Keluarga Sehat
 Waktu
 Waktu Pelaksanaan PL dilaksanakan pada hari SabtuTanggal 22 April 2017
pukul 07.30 sampai selesai.

 Tempat
 Tempat pelaksanaan PL adalah RT 017 RW 004 Kelurahan Pipareja
Kecamatan Kemuning Kota Palembang Sumatera Selatan.
 Mempersiapkan bahan dan alat yang dibutuhkan untuk pelaksanaan praktek lapangan
 Membahas Jadwal kegiatan diskusi kelompok
 Pembagian tugas kelompok
 Menginformasikan anggota kelompok tentang kegiatan pelayanan kesehatan kesehatan
keluarga melalui pendekatan keluarga
 Penyampai informasi kepada Puskesmas tentang pelaksanaan Praktek Lapangan yang
harus disiapkan oleh Puskesmas, seperti pemberitahuan kepada Kepala desa/ Dusun/
Rw, mempersiapkan kader (bersama kader mempersiapkam keluarga yang akan
dikunjungi.
 Menyiapkan form pendataan Keluarga sehat
 Menyiapkan Media informasi Keluarga sehat
 Menyiapkan informasi yang akan dibahas beserta metode dan teknik komunikasinya
pada saat pertemuan kelompok berlangsung
 Penerimaan oleh Kepala Puskesmas
 Penerimaan oleh Kepala Dusun/ Desa/ RW/ RT/ Ketua kader
 Penetapan sasaran Keluarga Berdasarkan KK. Pendataan diutamakan pada
keluarga inti (setiap keluarga ada KK sendiri). Satu rumah bisa lebih dari satu
keluarga inti
 Melakukan pendataan Keluarga Sehat melalui kunjungan rumah dengan
pendekatan SAJI serta menginput data langsung dari handphone android
dengan aplikasi keluarga sehat.
 Intervensi pada individu/ keluarga dengan memberi penjelasan secara singkat
tentang masalah/ perilaku kesehatan yang belum baik dengan menggunakan
paket informasi kesehatan keluarga (Pinkesga).
 Menerapkan komunikasi efektif pada pendekatan keluarga .
 Tahap Penyusunan Hasil Akhir Praktek Lapangan.
 Perhitungan Indeks Keluarga Sehat
 Analisis untuk menentukan prioritas indikator yang akan diintervensi di
wilayah kunjungan Rumah
 Perhitungan cakupan indikator
 Identifikasi masalah
 Pemaparan hasil diskusi kelompok
 Total kepala keluarga : 30 KK ( 20 % KK Keluarga Sehat, 63 KK Keluarga
Prasehat 17 % Keluarga Tidak Sehat)
 Indikator 9 (anggota keluarga yang merokok) : 14 Keluarga (47%)
 Indikator 7 (hipertensi tidak berobat teratur) : 4 Keluarga (13 %)
 Indikator 10 (tidak ada JKN) : 2 keluarga (7%)
 Indikator 4(tidak asi eklusif) : 2 keluarga (7%)
0.7
63%
0.6

0.5

0.4
Column1
0.3 PERSENTASI

20%
0.2 17%

0.1

0
SEHAT PRA SEHAT TIDAK SEHAT
JUMLAH PERSENTASI

MEROKOK 14 47 %

HIPERTENSI 4 13 %

Tidak ada 2 7%
JKN
Tidak Asi 2 7%
Esklusif
KELOMPOK I
NO HAL POSITIF MAINTENANCE KET

1 Posyandu berjalan dengan baik Posyandu lebih ditingkatkan lagi

2 Pelayanan kesehatan jiwa sudah baik Penjaringan dan pengobatan lebih


ditingkatkan

3 Kesehatan lingkungan sudah baik Lebih banyak lagi melibatkan


masyarakat dan lintas sektoral

4 Jamban keluarga sudah ada Lebih ditingkatkan menjadi jamban


sehat
NO MASALAH INTERVENSI
1 Masih banyak masyarakat yang merokok • Membuat kelompok berhenti
merokok tingkat RT dengan
melibatkan kader dan tokoh
masyarakat
• Membentuk KBM tingkat kelurahan
• Memberikan penyuluhan dan
edukasi tentang bahaya merokok
2 Masih ada ditemukan penyakit hipertensi • Menganjurkan keluarga diet garam
• Menganjur cek rutin tekanan darah
ke fasilitas kesehatan
• Memberikan pembinaan bagi
keluarga tersebut ( PERKESMAS )
• Disarankan untuk kunjungan ke
POSBINDU

3 Masih ada ditemukan keluarga yang tidak • Menganjurkan keluarga untuk ikut
mempunyai JKN JKN
Koordinasi dengan kelurahan untuk
KELOMPOK I
Hambatan yang ditemukan dilapangan
1. Belum Menguasai Lapangan Bagi Peserta KS
2. Belum terbukanya masyarakat tentang penting survey keluarga sehat
3. Penolakan dari Masyrakat
4. Keterbatasan Waktu
 Berdasarkan pendataan KS kelompok I Prioritas masalah adalah masih
banyaknya masyarakat yang merokok
 Masih ada ditemukan penyakit hipertensi
 Masih ada yang tidak memiliki JKN (kecuali Jamsoskes)
 Masih ada yang tidak memberikan Asi Ekslusif
 Mendirikan Klinik Berhenti Merokok di tingkat kelurahan/ Puskesmas
jika belum ada
 Memperbanyak himbauan berhenti merokok
 Memberikan penyuluhan tentang bahaya merokok
 Membuat peraturan kelurahan tentang kawasan tanpa rokok
 Menganjurkan masyarakat untuk cek secara rutin di fasilitas kesehatan
 Memberikan Penyuluhan tentang pentingnya JKN
 Memberikan Penyuluhan tentang pentingnya ASI ekslusif
TERIMA KASIH