Anda di halaman 1dari 9

Sampah bungkus rokok merupakan sampah an-organik yang sulit

di hancurkan, tidak seperti sampah organik yang mudah hancur


dan bisa di jadikan pupuk kompos. Sampah-sampah an-organik
bisa di olah menjadi suatu produk yang bernilai ekonomis.
 Pertama - tama siapkan 5 bungkus rokok

Lalu keluarkan semua isi bungkus rokoknya seperti gambar di bawah ,Ambil
bungkus rokok dan buang kertas yg kaya alumunium foil.
 Kemudian Susun rokok dengan menyatukan tutup bungkus rokoknya
seperti contoh di bawah.

 Dan setelah di Susun 4 bungkus rokok hingga membentuk


kotak Susun rokok dengan menyatukan tutup bungkus
rokoknya, Lalu setelah di masukkan bungkus rokok akan
di beri perekat pada bagian bawah. ke empat bungkus rokok tadi
lalu tempelkan 1 bungkus rokok untuk menutup lubangnya.
 Nah, setelah bentuknya seperti gambar di bawah tunggu
lemnya kering (kalo pengen cepet kering pake plester bolak balik)

 Jadilah asbak seperti ini.


o Gunting
o Lem (glukol)
o Bungkus Rokok

o Sasaran pemasaran adalah Dipasar, Jalan


Raya dan Tempat – Tempat Wisata
o Proses Pemasaran
o Proses pemasaran yang dilakukan adalah
dengan cara menjual di lokasi yang ramai
dan banyak orang
Rincian dana pada produk pembuatan”Asbak Dari Bungkus Rokok Bekas”
Gunting Rp.7,000
Bungkus Rokok Rp. 5,000 +
TOTAL Rp. 12,000
Bahan Tambahan
Lem / perekat Rp. 2,000 +
Rp. 2,000

Jumlah : Bahan baku + Bahan tambahan


: Rp. 12,000 + Rp. 2,000 = Rp. 14,000
HPP : Rp. 14,000
Produk yang di hasilkan : 10Asbak
Presentase : x Rp. 2,000 = Rp. 1,000
Harga Jual (HJ) : Rp. 2,000 + Rp. 1,000 = Rp. 3,000
Total Penjualan : Harga jual x Produk yang di hasilkan
: Rp. 3,000 x 10 = Rp. 30,000
Laba Rugi : Total penjualan – Modal
Rp. 30,000 - Rp. 16,000 = Rp. 14,000