Anda di halaman 1dari 75

KERANGKA LOGIS UPAYA

PENGENDALIAN HIV AIDS


PROGRAM INDONESIA
SEHAT
Target Nasional Dan Global PP dan PL

2050

2024 2025 2030


2015 2018 2020
2014 Indone
Eradika Eliminas Eliminas Eliminasi Eliminas Getting Eliminas sia
si Polio i TN i 1. Rubella i Kusta Three i Malaria Bebas
Campa 2.Schisto Zero TB
miasis Ending
k Untuk Epidemi
3. Hiv-aids
Filariasis, c HIV
4. 95%
Frambusia
5. Rabies
Ending
Epidemic
HIV 90%
Tujuan Pengendalian HIV-AIDS dan
IMS

GETTING THREE ZEROES


• Menurunkan jumlah kasus
baru HIV
• Menurunkan angka
kematian
• Menurunkan stigma dan
diskriminasi

Meningkatkan kualitas hidup ODHA

http://1.bp.blogspot.com/-
KERANGKA LOGIS UPAYA PENGENDALIAN HIV AIDS

III Motivasi
I Motivasi Kel.Risti II Skrining VCT BERKALA
RISTI Penasun/metadon/HR
WPS, GWL/Konddom dll.
Penggerakan (--)
Non Reaktif MS : Pengobatan
Motivasi
Kel. Risiko
Tinggi HV/AIDs Non RISTI
•Konseling
Penasun •Test HIV Penanggulangan/Pengobatan
WPS
IV Konsultasi
3 AIDs ARV
LSL CD4
+TB
Waria VCT Bumil
WBP
•RS, PMS
Pelanggan •Puskesmas + 4
Reaktif Konsultasi
•Keluarga •LLSM, LAPAS CST Kotri
•Suami/ Istri •Klinik Perusahaan2 HIIV
•Wanita Hamil/Bayi ARV
2 +TB
Bumil/Bulin/
PMTCT RSUD
Bayi lahir
RSHS & RS Satelit
Harus RS Desentralisasi

80 – 100%

Register VCT Reg. CST dan Surveilas AIDs

KPA (Sekrtariat, Kesehatan, RS,Dinsos, Polri, Agama, Kehakiman LSM, dll)


Model : Uus Sukmara,M.Epid
STRATEGIC USE OF
ARV - SUFA
Rasional Penggunaan ART

• Bukti ilmiah tingkat global menunjukkan bahwa ODHA


yang mendapat ART sangat kecil kemungkinannya
untuk menularkan HIV dibanding mereka yang tidak
diobati (hasil uji HPTN 052).
• Jika viral load dapat ditekan dan tidak ada IMS, mereka
yang mendapat ART hampir tidak menularkan HIV.
• ART tidak hanya menguntungkan seseorang dalam
pengobatan, tapi juga menurunkan epidemi HIV di
masyarakat.
SURAT EDARAN
NO : 129 Thn 2013
tentang
PELAKSANAAN
PENGENDALIAN
HIV-AIDS DAN IMS
T-O-P

TEMUKAN OBATI YANG PERTAHANK


YANG POSITIF AN YANG
POSITIF DIOBATI

• Pasien TB • CD4 < 350, dan


berapapun CD4 • Konseling
• Ibu Hamil
• Hepatitis
nya pada: adherence
• TB-HIV
• Pasangan ODHA • Ibu Hamil • FDC ARV
• Populasi Kunci:
(Penasun, LSL,
• Hepatitis
• Pasangan diskordan
• Peran
Waria, WPS, LBT) • Populasi Kunci: komunitas
(Penasun, LSL,
Waria, WPS)
dan
keluarga
Strategi Untuk Akselerasi Tes HIV
(1)

1. Meningkatkan integrasi tes HIV di


semua layanan kesehatan melalui TKIP
rutin misalnya pada layanan TB, Klinik IMS,
Klinik KIA, Klinik KB, Lapas/Rutan, Pusat
Rehabilitasi Ketergantungan Obat dan
layanan kesehatan lainnya
2. Melakukan konseling dan tes pasangan
HIV di layanan KIA dan tempat layanan
kesehatan lainnya
3. Melakukan task shifting / pengalihan
tugas sehingga petugas kesehatan seperti
bidan, perawat dapat melakukan penapisan
HIV di dalam komunitas
Strategi Untuk Akselerasi Tes HIV
(2)

5. Menetapkan tempat tertentu untuk tes


jumlah CD4 sehingga jeda waktu antara terdiagnosa
HIV dengan waktu memulai terapi ARV berkurang;
6. Bekerjasama dengan kelompok populasi kunci
dan masyarakat sipil untuk meningkatkan fungsi
kegiatan penjangkauan dan mendidik populasi kunci
mengenai manfaat tes HIV dan terapi ARV sedini
mungkin
7. Bekerja sama dengan kelompok komunitas
untuk meningkatkan penggunaan layanan
pencegahan HIV seperti Klinik IMS, Layanan
pengurangan dampak buruk, dan layanan lainnya
sebagai pintu masuk HIV
STRATEGIC USE OF ARV-SUFA
Pemberian ARV tanpa melihat
Penawaran Tes :
CD4

 ibu hamil  Ibu Hamil HIV


 pasien IMS
 Co Infeksi TB HIV
 pasangan ODHA
 Co Infeksi
 pasien TB
Hepatitis
 pasien Hepatitis
 Sero – Discordant
 Populasi Kunci : WPS, LSL,
TG, Penasun, LBT  Populasi Kunci
 WBP
JIKA DI LAYANAN ,
DIBAGIANMANA PROGRAM
HIV DIJALANKAN?

Bagaimana pelaporannya???
Identitas REGISTER PRA-ART

REGISTER ART
Entry Point Prates Testing Pasca tes

1. Klinik TB
2. Poli Anak Laporan VCT Laporan Bulanan CST
3. P.Dalam
4.IMS Laporan Obat
1. KIA 5. Puskesmas Faktor Risiko Kelompok Risti Laporan Kohort
6. PTRM 1. Heteroseksual
2.R-Jalan 7. LJSS 1. WPS
3.R-Inap 8. V C T 2.Homoseksual 2.LPS ( Gigolo )
9. Lain-lain Laporan Dukungan
4.P.Swasta 3.Biseksual 3.LSL ( Gay )
5.Jangkauan 4.Perinatal 4.Waria Laporan IO
1. I D U
6. L S M 2.P S K 5.Transfusi Darah 5.IDU/Penasun Laporan PMTCT
3.L S L
7.Dtg.Sendiri 4. Waria 6. Napza Suntik 6.WBP
8. Lain-lain 5.Lain-lain 7. Lain-lain 7.Klien PS
8.Pasangan Risti
Laporan IMS 9.Pasien TB
Laporan PTRM 10. Lain-lain
Laporan LJSS
FORM PENCATATAN &PELAPORAN

Form VCT / KT & PITC/ KTIP


Form IMS
Form PMTCT
Form LJSS
Form Methadon
Form Perawatan Pasien HIV & ART
Form Dukungan ODHA
Form Kasus AIDS
Form Kolaborasi TB-HIV ( Dalam Pengembangan )
PENCATATAN DAN PELAPORAN
LAYANAN
KONSELING DAN TES HIV (KT) &
KTIP
FORMULIR PENCATATAN
FORMULIR
 FORM 1 – FORMULIR MENJAGA KERAHASIAAN PELAYANAN
 FORM 2 – CATATAN KUNJUNGAN HARIAN KLIEN KONSELING DAN TES
HIV
 FORM 3A – FORMULIR VCT
 FORM 3 B – FORMULIR PITC
 FORM 4 – INFORMED CONSENT
 FORM 5 – PERMINTAAN UTK PEMERIKSAAN HIV DI LAB
 FORM 6 – LAPORAN TES ANTIBODI
 FORM 7 – RUJUKAN KLIEN
 FORM 8 – LEMBAR HASIL PEMERIKSAAN ANTI HIV
 FORM 9 – PENCATATAN REGISTER RAPID TES HIV
 FORM 10 – PEMANTAUAN TANGGAL KADALUARSA REAGEN RAPID TES
HIV
 FORM 11 – KARTU STOK REAGEN RAPID TES HIV
FORM 1 – SUMPAH KERAHASIAN
FORM 2 – BUKU KUNJUNGAN KLIEN

 Minimum variabel data yang dikumpulkan


◦ Tanggal kunjungan
◦ No rekam medis
◦ No registrasi (sama dengan no ID pada form
3a)
◦ Nama kota tinggal saat ini
◦ Nama konselor yang melayani
FORM 3A - CATATAN MEDIS VCT
FORM 3B - CATATAN MEDIS PITC
FORM 4 – PERSETUJUAN UNTUK TES HIV
FORM 5 – PERMINTAAN UNTUK PEMERIKSAAN
HIV DI LABORATORIUM
FORM 6 – LAPORAN TES VCT ANTIBODI
FORMULIR PELAPORAN
Format Pelaporan VCT

No Tingkat: Laporan: Form:

Lap Bulanan Konseling dan Testing Sukarela


1 UPK (KTS/VCT), HA-UPK-1

HA-
Din Kes Lap Bulanan Konseling dan Testing Sukarela KAB/KOT
2 Kab/ Kota (KTS/VCT), A-1

Din Kes Lap Bulanan Konseling dan Testing Sukarela


3 Prop (KTS/VCT), HA-PROV-1
LAPORAN BULANAN
HA-UPK-1

KONSELING, DAN TESTING SUKARELA (KTS/VCT)

UPK
Kabupaten/Kot
a Bulan

Provinsi Tahun

Laki-laki Perempuan Kelompok Risiko


No Variabel Total Pasangan Pelanggan Total
≤4 5-14 15-19 20-24 25-49 ≥50 Jml ≤4 5-14 15-19 20-24 25-49 ≥50 Jml WPS PPS Waria LSL IDU WBP Lainnya
Risti PS
1 Jumlah orang yang berkunjung bulan ini 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Jumlah orang baru yang berkunjung bulan
2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
ini
Jumlah orang yang berkunjung bulan ini
2a 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
yang dirujuk oleh LSM
Jumlah orang yang diberi pretest
3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
konseling
4 Jumlah orang yang ditesting HIV 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Jumlah orang yang diberi post-test
5 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
konseling dan menerima hasil
6 Jumlah orang yang HIV positif 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Jumlah ibu hamil yang testing HIV dan
7 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
menerima hasil
Jumlah ibu hamil yang HIV positif dan
8 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
menerima hasil
Jumlah pasangan ibu hamil yang HIV
9 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
positif
Jumlah orang yang HIV positif dirujuk ke
10 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
PDP (CST)

PITC
Laki-laki Perempuan Penyakit Terkait Pasien
No Variabel Total Kandi Derma Toksoplas Wasting Total
≤4 5-14 15-19 20-24 25-49 ≥50 Jml ≤4 5-14 15-19 20-24 25-49 ≥50 Jml TB Diare LGV PCP Herpes IMS Lainnya
diasis titis mosis Syndrome

1 Jumlah orang yang ditawarkan tes HIV 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

2 Jumlah orang yang di tes HIV 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

3 Jumlah orang yang menerima hasil tes 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

4 Jumlah orang yang HIV positif 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

5 Jumlah orang yang dirujuk ke konseling lanjutan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0


Jumlah orang yang HIV positif dirujuk ke
6 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
PDP (CST)
Jumlah orang yang HIV positif di skrining
7 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
gejala TB

………………..,
…………………………...……………………………..
Pimpinan/Kepala/Direktur UPK
……………………………..

Tanda tangan dan


cap

………………………
………………………
………
NIP/NRPTT.
…………………………………
Definisi operasional variabel yang ada dalam
laporan bulanan layanan VCT/KT
No VARIABEL Definisi Operasional Sumber data
Jumlah orang yang Adalah jumlah orang yang berkunjung ke dari variabel tanggal
1 berkunjung bulan ini layanan VCT selama bulan berjalan pre tes, tes dan post tes
Adalah jumlah orang baru yang
Jumlah orang yang baru berkunjung ke layanan VCT untuk tujuan status pasien
2 berkunjung bulan ini Konseling dan Tesing HIV pada bulan ini (baru/lama)
Jumlah orang yang baru Adalah jumlah orang baru yang
berkunjung bulan ini yang berkunjung ke layanan VCT untuk tujuan
dirujuk oleh penjangkau Konseling dan Tesing HIV pada bulan ini status pasien dan
2a LSM yang dirujuk oleh penjangkau LSM. alasan kunjungan
Adalah jumlah orang yang telah
Jumlah orang yang diberi menandatangani informed consent dan
3 pretes konseling mengikuti pre tes konseling pada bulan ini tanggal pretes
Adalah total semua orang yang telah
mengikuti pre tes konseling dan kemudian
Jumlah orang yang ditesing mau dan dilakukan tesing HIV pada bulan
4 HIV ini tanggal tes
lanjutan
No VARIABEL Definisi Operasional Sumber data

Adalah jumlah orang yang telah mengikuti


Jumlah orang yang diberi pre tes konseling, post tes konseling dan
post-tes konseling dan mengetahui hasil tesing dari konselor
5 menerima hasil (menerima hasil tesing) pada bulan ini tanggal post tes
Jumlah orang yang HIV Adalah jumlah orang HIV yang baru di
6 positif tesing dan hasilnya positif pada bulan ini kesimpulan hasil

Jumlah ibu hamil yang Adalah jumlah ibu hamil yang di pre tes
ditesing HIV dan menerima konseling dan mau dilakukan tesing HIV status kehamilan dan
7 hasil serta menerima hasil pada bulan ini tanggal post tes
Jumlah ibu hamil yang HIV Adalah jumlah ibu hamil yang HIV positif status kehamilan dan
8 positif dan menerima hasil pada bulan ini tanggal post tes
Jumlah pasangan ibu hamil Adalah jumlah pasangan ibu hamil yang status kehamilan dan
9 yang HIV positif HIV positif pada bulan ini status pernikahan
Jumlah orang yang HIV Adalah jumlah orang yang HIV positif
10 positif dirujuk ke PDP (CST) dirujuk ke PDP (CST) pada bulan ini tindak lanjut
Definisi operasional variabel yang ada dalam laporan
bulanan PITC
No VARIABEL Definisi Operasional Sumber data
Jumlah orang yang Adalah jumlah orang yang ditawarkan tes variabel tanggal
1 ditawarkan tes HIV HIV selama bulan berjalan pemberian informasi
Adalah total semua orang yang ditawarkan
Jumlah orang yang dites HIV dan kemudian mau dan dilakukan testing tanggal tes
2 HIV pada bulan ini
Adalah jumlah orang yang ditawarkan dan
Jumlah orang yang
menerima hasil testing dari konselor terima hasil
menerima hasil tes
3 pada bulan ini
Jumlah orang yang HIV Adalah jumlah orang HIV yang baru di tes kesimpulan hasil tes
4 positif dan hasilnya positif pada bulan ini HIV
Jumlah orang yang dirujuk Adalah jumlah orang HIV yang dirujuk ke
tindak lanjut
5 ke konseling lanjutan konseling lanjutan pada bulan ini

Jumlah orang yang HIV Adalah jumlah orang yang HIV positif
tindak lanjut
positif dirujuk ke PDP (CST) dirujuk ke PDP (CST) pada bulan ini
6
PENCATATAN dan PELAPORAN

LAYANAN KLINIK IMS


Formulir
IMS 001 (Kartu pasien)

IMS 002 (Identitas pasien)

IMS 003 (Register kunjungan)

IMS 004 (Rekam medis)

IMS 005 (Register Laboratorium)

IMS 006 (Lembar persetujuan pasien/Inform Concent)

IMS 007 (Formulir Rujukan Pasien)

IMS 008 (Formulir Rujukan Laboratorium)

IMS 009 (Kartu Stock Obat)


Penggunaan formulir dalam sistem monitoring

Formulir Informasi apa? Untuk maksud apa?

Kartu pasien Nama Klinik,  sebagai alat identifikasi pasien.


Nomer Rekam Medik Pasien,  digunakan sebagai alat pengingat
Tanggal Kunjungan, pada setiap kunjungan balik pasien dalam rangka
kunjungan pengobatan ataupun dalam rangka
skrining
Identitas pasien Nomer Rekam Medis.  Untuk meningkatkan kerahasiaan
Tanggal Kunjungan Pertama. pasien khususnya pada layanan IMS,
Nama Pasien, maka rekam medis tidak menuliskan
Jenis kelamin, Tanggal nama pasien. Formulir identitas pasien
lahir/umur, berfungsi sebagai bagian pertama dari
Pekerjaan, Alamat pasien, Kota folder pasien. Dengan begitu, petugas
asal, kesehatan dapat melihat identitas
pasien secara lebih lengkap melalui
formulir identitas pasien
Penggunaan formulir dalam sistem monitoring
Formulir Informasi apa? Untuk maksud apa?

Register kunjungan Tanggal kunjungan pasien.  Bertujuan untuk merekap data pasien
Nomer RM, secara manual dengan mudah sehingga
Alamat, . layanan kesehatan dapat mendapatkan
Keluhan, Laboratorium, informasi lebih cepat. Register diambil
Diagnosis, setelah rekam medis selesai diisi oleh
Pengobatan, s petugas kesehatan dan pasien sudah
Keterangan, dituliskan asal selesai dilayani
rujukan
Rekam medis • Nomor registrasipasien •Pengobatan Pasien
•Alamat •Peningkatan Kualitas Pelayanan
•Umur •Pendidikan dan Penelitian
•Jenis kelamin •Pembiayaan
•Status perkawinan •Statistik Kesehatan
•Pendidikan terakhir •Pembuktian Masalah Hukum, Disiplin
•Faktor risiko dan Etik
•Tanggal
•Kunjungan ke
•Alasan kunjungan
•Keluhan IMS
•Status kehamilan
•Usia kehamilan
•Hubungan seks terakhir
Penggunaan formulir dalam sistem monitoring
Formulir Informasi apa? Untuk maksud apa?
Register laboratorium Hasil laboratorium  Bertujuan untuk merekap data hasil
laboratoriu pasien secara manual
dengan mudah sehingga layanan
kesehatan dapat mendapatkan
informasi lebih cepat.

Lembar persetujuan •Informasi persetujuan medis •persetujuan pasien/informed consent


pasien/Inform Concent bertujuan untuk meminta persetujuan
pasien atas tindakan yang akan
dilakukan oleh dokter/petugas
kesehatan terhadap prosedur
pemeriksaan dan pengobatan yang
akan diberikan, dan tahu segala akibat
yang mungkin timbul dari penyakit
dan tindakan medis yang akan
dilakukan
Penggunaan formulir dalam sistem monitoring
Formulir Informasi apa? Untuk maksud apa?
Rujukan pasien Formulir rujukan pasien: Bertujuan untuk merujuk pasien ke
nama klinik beserta alamat layanan kesehatan lainnya untuk
lengkapnya mendapatkan pemeriksaan dan
Kepada yth, isi layanan kesehatan perawatan lanjutan atas penyakit yang
atau dokter/petugas kesehatan dideritanya
yang menjadi rujukan;
Tuliskan nama, umur, alamat
pasien yang dirujuk
Jelaskan diagnosa sementara atas
penyakit yang diderita pasien
Jelaskan terapi yang sudah
diberikan oleh dokter/petugas
kesehatan sebelum pasien dirujuk
Berikan paraf/tanda tangan
dokter/petugas kesehatan yang
memberikan rujukan ke layanan
kesehatan lainnya
Penggunaan formulir dalam sistem monitoring
Formulir Informasi apa? Untuk maksud apa?

Rujukan pasien Pengisian formulir jawaban Bertujuan untuk merujuk pasien ke


rujukan: layanan kesehatan lainnya untuk
Kepada yth, isi layanan kesehatan mendapatkan pemeriksaan dan
atau dokter/petugas kesehatan perawatan lanjutan atas penyakit yang
yang menjadi rujukan dideritanya
Tuliskan nama, umur, alamat
pasien yang dirujuk
Jelaskan diagnosa sementara atas
penyakit yang diderita pasien
Jelaskan tindakan yang sudah
diberikan oleh dokter/petugas
kesehatan setelah pasien dirujuk
Tuliskan saran yang diberikan
oleh dokter/petugas kesehatan
Berikan paraf/tanda tangan
dokter/petugas kesehatan yang
menerima rujukan dari layanan
kesehatan
Penggunaan formulir dalam sistem monitoring
Formulir Informasi apa? Untuk maksud apa?

Rujukan laboratorium Nama klinik ;alamat; Bertujuan untuk merujuk pasien ke


Isi nomor registrasi pasien; laboratorium untuk mendapatkan
umur;jenis kelamin ; nama pemeriksaan lanjutan atas penyakit
pengirim beserta alamatnya; yang dideritanya
tanggal pengiriman;
Jelaskan jenis pemeriksaan
laboratorium ;paraf/tanda tangan
dokter/petugas kesehatan yang
memberikan rujukan ke layanan
laboratorium
Kartu stock obat •Judul kartu stok obat Untuk memantau stok awal, masuk,
•Identitas klinik keluar dan stok akhir obat sehingga
•Nama klinik klinik dapat terhindar dari stok habis
•Alamat (stock out). Ketersediaan obat perlu
•Nama obat dijamin untuk 6 bulan kedepan.
•Stok awal
•Jumlah obat masuk
•Jumlah obat keluar
•Stok akhir
IMS001: Kartu Pasien

Tgl Tgl.
Keterangan
NAMA KLINIK : Kunjungan Kembali
………………………………………………………………
………

No. Rekam Medik:


………………………………………………………………
……..
IMS 002 Formulir Identitas P asien Nama Institusi Nomer RM: ...........................

IDENTITAS P ASIEN

Tanggal Kunjungan P ertama

N ama P asien:

Jenis Kelamin

Tanggal Lahir/Umur

P ekerjaan:

Alamat P asien:

Kota Asal:

Keterangan
IMS003 BUKU REGISTER KUNJUNGAN NAMA INSTITUSI
Nomor Register Keterangan
No Tanggal Alamat Keluhan Laboratorium Diagnosis Terapi
LSM Sendiri Rujuk
1

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19
IMS005: Register Laboratorium

LEMBAR HASIL PEMERIKSAAN LABORATORIUM IMS

NAMA KLINIK :
BULAN :

No Tanggal Nomor Register PMN Diplo T. Vaginalis Kandida pH Odor Clue Duh BV PEMERIKSAAN SIFILIS

kokus Cell Tubuh RPR Determine HASIL

Kontrol Hasil Titer Kontrol Hasil AKHIR

(Validitas) (Validitas)

1bl/tgl/th MERI781203

Tanggal Tanggal hari ini (hari pemeriksaan dilakukan)

No Nomor urut dari bahan pemeriksaan yang diperiksa setiap harinya

No. Register Nomor register pasien yang diberikan oleh bagian administrasi

PMN Leukosit PoliMorfoNuklear

Tuliskan hasil berupa + Apabila ditemukan > 30 PMN/lapangan pandang besar (lpb) untuk bahan pemeriksaan hapusan serviks & anus

dan > 5 PMN/lpb untuk hapusan urethra

Tuliskan hasil berupa - Apabila tidak ditemukan atau ditemukan < 30 PMN/lpb (Serviks) atau < 5 PMN/lpb (Urethra)

Diplokokus Tuliskan hasil berupa + Apabila ditemukan diplokokus dari sediaan langsung dengan pewarnaan sederhana

Tuliskan hasil berupa - Apabila tidak ditemukan diplokokus dari sediaan langsung dengan pewarnaan sederhana

T. vaginalis Tuliskan hasil berupa + Apabila ditemukan Trichomonas vaginalis dari sediaan basah dengan NaCl 0.9%

Tuliskan hasil berupa - Apabila tidak ditemukan Trichomonas vaginalis dari sediaan basah dengan NaCl 0.9%

Kandida Tuliskan hasil berupa + Apabila ditemukan bentuk kandida dari sediaan basah KOH 10%/NaCl 0.9% atau pewarnaan sederhana

Tuliskan hasil berupa - Apabila tidak ditemukan bentuk kandida dari sediaan basah KOH 10%/NaCl 0.9% atau pewarnaan sederhana

pH Tuliskan hasil berupa + dan angka Apabila pH > 4.5

Tuliskan hasil berupa - dan angka Apabila pH < atau = 4.5

Odor Tuliskan hasil berupa + Apabila didapat bau amis ketika sediaan basah ditetesi dengan KOH 10%

Tuliskan hasil berupa - Apabila tidak didapat bau amis ketika sediaan basah ditetesi dengan KOH 10%

Clue Cell Tuliskan hasil berupa + Apabila ditemukan Clue cell dari sediaan basah dengan NaCl 0.9% dan atau sediaan langsung dengan

pewarnaan sederhana

Tuliskan hasil berupa - Apabila tidak ditemukan Clue cell dari sediaan basah dengan NaCl 0.9% dan atau sediaan langsung dengan

pewarnaan sederhana

BV Tuliskan hasil berupa + Apabila 3 dari 4 item ini (+) DTV, Clue Cell, Sniff test, pH

Tuliskan hasil berupa - Apabila pH, Odor dan Clue Cell (-) dan atau hanya pH (+), ataupun hanya Odor saja yang (+)

RPR Tuliskan hasil berupa Neg Apabila hasil RPR negatip

Tuliskan hasil berupa Pos dan angka titer Apabila hasil RPR positip dan nilai titernya

DETERMINE Tuliskan hasil berupa Neg Apabila hasil negatip

Tuliskan hasil berupa Pos Apabila hasil positip

Keterangan Tuliskan bahan pemeriksaan dan atau pemeriksaan yang dirujuk atau keterangan lain spt mobile klinik
IMS 009: Kartu Stok Obat

KARTU STOK OBAT

NAMA KLINIK : __________________________


NAMA OBAT : __________________________

NO TGL NAMA OBAT STOK AWAL MASUK KELUAR STOK AKHIR


Tujuan Pelaporan

Untuk memonitoring kualitas program,


kualitas layanan dan keberhasilan
terapi
Manfaat Pelaporan
1. Kepentingan pasien
Dengan membuat laporan tersebut, bila
terdapat hal-hal tertentu dapat dijadikan
sebagai bahan perbaikan penatalaksanaan
kepada pasien.
2. Kepentingan layanan
Laporan juga dapat digunakan sebagai alat
untuk menganalisis kualitas layanan ditunjang
dengan data kualitatif yang dapat dilakukan
melalui supervise oleh dinas kesehatan.
3. Kepentingan program

Tujuan program adalah mengendalikan


penularan penyakit IMS, dan laporan dapat
digunakan sebagai bahan pertimbangan
dalam melihat trend penyakit tersebut
Sistem Pelaporan AIDS

Wajib lapor penderita AIDS sesuai dgn


Instruksi Menkes No. 72/Menkes/Inst/II/1988
oleh setiap fasilitas kesehatan ke setiap
jenjang administrasi.
PENGOLAHAN DATA SURVEILANS
• Pengumpulan Data
Laporan individual kasus AIDS
Rekapitulasi dan tabulasi data

• Analisis data
Analisis sederhana dgn variabel epidemiologi dasar:
waktu, orang, dan tempat
Dilakukan tkt. Pusat dan Daerah

• Interpretasi data
Validasi data
Subdit AIDS & PMS mengirimkan hasil pantauannya
ke provinsi pelapor

• Diseminasi Informasi
Kemana laporan ditujukan?
Kepada Yth.:
1. Dirjen Bina YanMed cq Dir.Bina YanMed
Spesialistik
2. Dirjen PP&PL, cq Kasubdit AIDS & PMS
3. Kepala Dinas Kesehatan Propinsi ……..…
4. Kepala Dinas Kabupaten/Kota ………………
Pencatatan Pelaporan
 Salah satu komponen penting dari M & E yaitu
pencatatan dan pelaporan.
 Data diolah, dianalisis, diinterpretasi, disajikan
dan disebarluaskan untuk dimanfaatkan.
 Data yang dikumpulkan harus valid (akurat,
lengkap dan tepat waktu) sehingga
memudahkan dalam pengolahan dan analisis.
 Petugas UPK sangat berperan dalam
pencatatan data secara akurat dan lengkap
tersebut.
ALUR PENCATATAN DAN PELAPORAN (UMUM)

PUSAT

PROVINSI

RUMAH SAKIT
FEED BACK
KAB/KOTA
LAPORAN

PUSKESMAS

PRAKTIK
MASYARAKAT
SWASTA
ALUR PENCATATAN DAN PELAPORAN HIV AIDS

DITJEN PLPP KPA NASIONAL


ART
RS RUJUKAN PROVINSI KPA PROVINSI

KPA
RS SATELIT KAB/KOTA
KAB/KOTA

UPK

FEED BACK LAPORAN KOORDINASI


PERAN PROVINSI
 PULTA DAN LAHTA DATA
 ANALISIS & INTERPRETASI DATA
 UMPAN BALIK
 MELAPORKAN KE PUSAT
 VERIFIKASI LAPORAN PERAWATAN
HIV DAN ART
SUMBER DATA
KOMPONEN JENIS CARA ALAT YANG FREKUENSI
INDIKATOR PENGUKUR DIGUNAKA
AN N
MASUKAN TENAGA LAPORAN FORMAT TAHUNAN/
SARANA BERKALA BAKU BULANAN
DANA
PROSES PERTEMUAN LAPORAN FORMAT BULANAN
KOORDINASI BERKALA BAKU
LUARAN HASIL LAPORAN FORMAT BULANAN
LANGSUNG BERKALA BAKU
PELAYANAN
HASIL PERUBAHAN SURVEI KUESIONER 2-3 TAHUNAN
PERILAKU /PENELITIAN
KEL.SASARAN
DAMPAK PERUBAHAN SURVEI KUESIONER 2-5 TAHUNAN
KEADAAN /PENELITIAN
KEL.SASARAN
PENGUMPULAN & PENGOLAHAN
DATA (1)
KOMPONEN JENIS DATA CARA ALAT FREKUENSI
IMS PREVALENSI SURVEI, SENTINEL TAHUNAN
SIPILIS PADA LAPORAN SURVEILANS BULANAN
POP.RISK SERTA BERKALA, ,
PENGOBATAN FORMAT
IMS
HIV (VCT/ PREVALENSI SURVEI, SURVEILANS TAHUNAN
KTS) HIV,KONSELING, LAPORAN SENTINEL, BULANAN
TEST, DAN HASIL BERKALA FORMAT
KTS
PENCEGAHA IBU DAN ANAK LAPORAN FORMAT BULANAN
N HIV (+) BERKALA PMTCT
(PMTCT/PPIA)
TB-HIV KASUS HIV LAPORAN FORMAT BULANAN
DENGAN TB BERKALA INDIKATOR
TB HIV
PENGUMPULAN & PENGOLAHAN
DATA (2)
KOMPONEN JENIS DATA CARA ALAT FREKUEN
SI
PENGOBATA PEMBERIAN ART LAPORAN FORM HIV DAN BULANAN
N (CST/PDP) BERKALA ART, KOHORT
ART
PENASUN DISTRIBUSI LAPORAN FORMAT LJSS BULANAN
JARUM SUNTIK BERKALA
PENGGUNAAN LAPORAN FORM BULANAN
METADON BERKALA METADON
DONOR DARAH YG LAPORAN FORM DARAH BULANAN
DITAPIS BERKALA DONOR UTD
AIDS PENDERITA AIDS LAPORAN LAPORAN BULANAN
BERKALA KASUS AIDS
Koordinasi dan Paket Layanan di setiap Jenjang
Paket kegiatan dan layanan canggih di PDP
Dinas Kesehatan Prov. RS Rujukan Strata III strata III (RS Provinsi, Nasional)
•Layanan diagnostic canggih
•Tatalaksana kasus komplikasi
•Layanan dan dukungan spesialistik

Dinas Kesehatan RS Rujukan Starta II


Kab/Kota. Paket kegiatan dan layanan esensial di PDP
strata II (RS Kabupaten/ Kota)
Forum Koordinasi
: Rawat Jalan/Klinik PDP dan Layanan Rumah
 Dinas Kesehatan Sakit
 Klinik PDP HIV/AIDS •Layanan komprehensif, terapi ARV dan
 KPA kordinasi
Ormas, LSM, Org
Pemda Agama •Dukungan sebaya oleh ODHA

Dukungan sebaya
ODHA

Paket kegiatan dan layanan Pendukung di PDP


PUSKESMAS strata I (Puskesmas, masyarakat dan rumah)
•Perawatan dasar
Perawatan Perawatan •Dukungan kepatuhan berobat
berbasis masyarakat berbasis rumah
MONITORING & EVALUASI

PROGRAM PENGENDALIAN
IMS, HIV & AIDS
Kerangka Kerja M&E
 Monitoring adalah pengawasan kegiatan secara rutin
dan menilai pencapaian program terhadap target
melalui pengumpulan data mengenai input, proses
dan luaran.
 Data dapat berasal dari berbagai sumber, termasuk
register pasien, laporan keuangan, daftar tilik dan
survey. Monitoring biasanya menjawab pertanyaan “
apa yang terjadi”?
Kerangka kerja M&E
Monitoring Evaluasi

Input proses luaran hasil dampak

-tenaga
--biaya -Perilaku petugas
-- logistik -- Perilaku berisiko
-- peralatan -- Perilaku pemanfaat layanan
-- kebijakan -- Dampak klinis
-Pelatihan
-- petunjuk -- Kualitas hidup
-Pendidikan -Staf terlatih
-- prosedur
-Layanan pengobatan -Kondom terdistribusi
-Intervensi -Klien menerima layanan
-- Tes yang diberikan -Prevalensi HIV
-Insidens IMS
-- Morbiditas AIDS
-- Norma sosial
-- Dampak ekonomi

74 15-Jul-19
SATU DERAP, SATU LANGKAH, SATU TUJUAN.