Anda di halaman 1dari 30

FARMAKOLOGI DASAR

Obat-obat kelenjar endokrin


Pankreas (Antidiabetes)

Irfan M. Setiawan, M.Sc., Apt


Referensi
Principles of Pharmacology the Pathophysiologic Basis of
Drug therapy, 2012, David E. Golan, Armen Tashjian
Essential of Pathophisiology, 2011, Carol Mattson Porth
Understanding Human Anatomy & Phisiology, 2010, Sylvia
S. Mader
Basic & Clinical Pharmacology, 2007, Bertram G Katzung
Molecular mechanisms of insulin resistance in type 2
diabetes melitus, 2010, World Journal of Diabetes
Pankreas
Sel Islet pankreas
Tipe Sel Persentase Produk Sekresi
jumlah Sel
Sel α (Alfa) 20 Glukagon,
Proglukagon
Sel β (Beta) 75 Insulin,
Proinsulin,
Amylin
Sel δ (Delta) 3-5 Somatostatin
Sel F <2 Polipeptida
pancreas
Pankreas & Insulin
Hati Menyimpan
Glukosa dari
darah dalam
bentuk Glikogen
Insulin
Otot Menyimpan
Glukosa dari
darah dalam
bentuk Glikogen

Jaringan adiposa
menggunakan Glukosa
dari darah untuk
membentuk lemak
Insulin
•Insulin merupakan protein tersusun dari 51
asam amino terdiri dari 2 peptida yang
terhubung melalui jembatan sulfida
Insulin disintesis di sel beta pankreas
sebagai preproinsulin  dipecah menjadi
proinsulin  diproses lebih lanjut menjadi
insulin
Pankreas manusia mengandung + 8 mg
insulin, sebanyak 0.5-1 mg disekresikan
setiap hari
Struktur proinsulin

Proinsulin terdiri dari rantai peptida A, rantai peptida B dan Peptida C


(Connecting peptide). Proinsulin diproses menjadi insulin dengan adanya
pemecahan pada peptida C sehingga dihasilkan peptida A dan B yang terhubung
oleh adanya jembatan sulfida
BAGAIMANA INSULIN DILEPASKAN OLEH
SEL BETA PANKREAS??
Sekresi Insulin
Sekresi Insulin
Ketika kadar glukosa meningkat (akibat diet), glukosa akan
dapat masuk ke dalam sel beta pankreas melalui transporter
membran yang disebut GLUT2. Glukosa yang masuk ke
dalam sel beta pankreas dapat dimetabolisme sehingga
menghasilkan ATP. Dengan meningkatnya kadar ATP maka
ATP akan dapat menutup Kanal Kalium (ATP sensitive K+
channel). Dengan menutupnya kanal kalium maka akan
terjadi depolarisasi sehingga akan mengaktifkan kanal
kalsium (Ca2+ voltage gated channel) sehingga ion Ca 2+
akan bisa memasuki sel. Adanya Ca2+ yang masuk kedalam
sel ini akan memicu vesikel yang berisi insulin untuk lepas
dari sel (terjadi pelepasan Insulin)
APA YANG TERJADI SETELAH INSULIN
DILEPASKAN??
Reseptor Insulin
Aksi Insulin
Insulin mengikat suatu reseptor yang berada di membran sel
yang disebut reseptor insulin. Reseptor insulin memiliki empat
subunit yaitu dua subunit alfa dan dua subunit beta. Dimana
subunit beta tertanam pada membran sel dan terhubung
dengan enzim tirosin kinase di ujungnya. Ketika molekul
insulin berikatan dengan reseptor insulin maka ikatan ini akan
mengaktifkan enzim (sistem) tyrosin kinase yaitu terjadi
autofosforilasi pada enzim tirosin kinase tersebut. Setelah itu
akan terjadi fosforilasi pada protein IRS (insulin receptor
substrate). Proses ini berlanjut sehingga dapat mempengaruhi
proses aktivasi dari transporter glukosa (terutama GLUT4).
Transporter Glukosa
Transporter Jaringan Fungsi
GLUT 1 Otak Ambilan glukosa,
transport melewati sawar
membran otak
GLUT 2 Sel b pankreas, liver, Pengaturan pelepasan
insulin, homeostasis
glukosa
GLUT 3 Otak, plasenta Uptake ke neuron
GLUT 4 Otot, Adiposa Uptake glukosa yg
diperantarai insulin
GLUT 5 Ginjal, usus Absorpsi fruktosa
Diabetes Mellitus (DM)
Diabetes Mellitus  Penyakit gangguan
metabolisme Karbohidrat, Lemak akibat
ketidakseimbangan antara ketersediaan dan
kebutuhan insulin dalam darah
Dapat terjadi karena:
1. Defisiensi/ ketidakmampuan memproduksi
insulin
2. Gangguan pelepasan insulin dari sel beta
langerhans
3. Gangguan pada reseptor insulin
4. Insulin rusak sebelum beraksi
Klasifikasi DM
DM dapat dibagi menjadi:
1. DM tipe 1: Sering disebut Insulin Dependent Diabetes
Mellitus (IDDM), Terjadi karena ketidakmampuan pankreas
dalam memproduksi insulin (defisiensi insulin absolut)
2. DM tipe 2: Sering disebut Noninsulin-Dependent Diabetes
Mellitus (NIDDM), dapat terjadi karena adanya resistensi
insulin dan obesitas.
3. Others specific types: Penyebab spesifik contoh kelainan
genetik dari fungsi sel beta, mutasi pada reseptor insulin
4. Gestasional DM: Adanya gangguan metabolisme glukosa
pada masa kehamilan
Manifestasi Diabetes
Gejala atau tanda utama dari diabetes meliputi:
 Poliuri, Polifagi, Polidipsi
 Akibat naiknya kadar gula dalam darah, jumlah glukosa yg disaring
oleh glomerulus ginjal  berlebih  kencing manis
 Kadar glukosa plasma acak > 200 mg/dl
 Kadar glukosa plasma puasa >126 mg/dl
 Kadar glukosa plasma > 200 mg/dl 2 jam setelah pemberian
loading glukosa oral
 Berat badan turun  sering terjadi pada DM tipe 1
Terapi Diabetes Mellitus
Ada dua kategori agen antidiabetes:
1. Insulin
2. Antidiabetes oral
Insulin
Tipe-tipe insulin:
1. Rapid-acting: onset cepat dan durasi yang singkat.
Contoh:
- Insulin Lispro (subkutan)
Onset: 5-15 menit
Waktu kadar puncak: 1 jam
Durasi: 3-5 jam
- Insulin aspart (subkutan)
Onset: 10-20 menit
Waktu mencapai kadar puncak: 1 jam
Durasi: 3-5 jam
Insulin….
2. Intermediate-acting
- lente insulin:
Absorpsi cepat dengan kerja yang cukup
panjang
- NPH (Neutral Protamine Hagedorn) Insulin
Absorpsi dan durasi mirip insulin lente
3. Long-acting
- Ultralente insulin
- Glargine Insulin
- Detemir insulin
Insulin….
Insulin…

1. Insulin Lispro: Asam amino 28 dan 29 masing2 diganti menjadi Lys dan pro
2. Insulin aspart: Asam amino 28 dari pro diganti menjadi asam aspartat
3. Insulin Glargine: Asam amino 21 dari Asn diganti menjadi Glysin dan ada
tambahan 2 residu arginin pada asam amino 31 dan 32
Antidiabetik oral
Pemicu sekresi insulin: Sulfonilurea dan non
sulfonilurea
1. Sulfonilurea:
Mekanisme kerja: memicu sekresi insulin
dengan menghambat/menutup kanal kalium
Diklasifikasikan menjadi sulfonilurea generasi
pertama dan generasi kedua
Digunakan dalam pengobatan DM tipe 2
Sulfonilurea
1. Sulfonilurea
Generasi Pertama:
1. Tolbutamid
2. Chlorpropamid
3. Tolazamide
4. Acetohexamide
Generasi kedua:
1. Glyburide (glibenklamid)
2. Glipizide
3. Gliclazide
4. Glimepiride
5. Gliquidone
Non sulfonilurea
• Repaglinide
• Nateglinide
2. Biguanid
Contoh obat: Metformin
Mekanisme aksi:
1. Stimulasi Glikolisis di dalam sel
2. Menurunkan proses glukoneogenesis di
hati
3. Mengurangi absorpsi glukosa dr
pencernaan
4. Menurunkan kadar glukagon plasma
5. Meningkatkan ambilan glukosa pada
jaringan otot
6. meningkatkan kerja dari reseptor insulin
3. Thiazolidinedione (TZD)
Mekanisme aksi: Meningkatkan sensitivitas reseptor insulin
Terapi DM tipe 2
TZD merupakan ligan dari peroxisome proliferator-
activated receptor-gamma (PPAR-γ). Ketika TZD
mengaktivasi PPAR- γ, dapat meningkatkan uptake dan
penyimpanan asam lemak ke dalam sel adiposa dibanding
sel otot sehingga menurunkan kadar lemak pada sel otot
sehingga sel otot lebih sensitif terhadap insulin
Contoh Obat: Rosiglitazone, Pioglitazone, Troglitazone
4. Inhibitor Glukosidase
Karbohirat kompleks,polisakarida, oligosakarida,
disakarida dipecah menjadi monosakarida
sebelum diabsorpsi diusus
Proses pemecahan polisakarida menjadi
monosakarida diperantarai oleh enzim glukosidase
Beberapa enzim glukosidase antara lain: sukrase,
maltase, dextranase
Contoh obat yang dapat menghambat enzim
glukosidase antara lain: Acarbose dan Miglitol
TERIMA KASIH