Anda di halaman 1dari 10

Sampling

Penentuan prosedur sampling :


 Tujuan inspeksi
 Produk makanan
 Metode uji
 Karakteristik populasi
Preparasi sampel
1. General size reduction
2. Grinding
Proses pada sampel kering (setelah dioven maupun
disimpan dalam desikator)
3. Enzymatic inactivaton
Denaturasi panas = inaktivasi enzim
Penyimpanan dalam freezer (-20 s/d -30 °C) = membatasi
aktivitas enzim
Kontrol pH dan pengasaman efektif untuk beberapa jenis
enzim
Penambahan agen pereduksi untuk enzim oksidatif
Lanjutan…
4. Lipid oxidation protection
Makanan kadar lemak tinggi digrinding selagi beku
Penyimpanan suhu rendah sangat direkomendasikan
Antioksidan menstabilkan lemak

5. Microbial growth and contamination


Cross contamination muncul jika tidak ditangani
dengan baik
Freezing, drying, chemical preservatives (atau kombinasi
ketiganya) adalah proses kontrolnya
Penggunaan chemical preservatives ditentukan oleh
probabilitas kontaminasi, kondisi dan waktu
penyimpanan, jenis analisis yang digunakan
LATAR BELAKANG

Makronutrien

Mikronutrien
Kadar abu Kandungan air
total total

ANALISIS
PROKSIMAT

Karbohidrat
Protein total
total
Lemak total
Analisis Proksimat
Original terminology Alternative terminology
1. Moisture 1. Loss on drying
2. Ash 2. Mineral elements
3. Crude fat 3. Fat
4. Crude protein Ether extract
4. Protein
5. Nitrogen free extractives
5. Carbohydrates
6. Crude fibre
Available carbohydrates
6. Unavailable catbohydrates
Fibre
Neutral detergent fibre
Dietary fibre
Non-starch pollysaccharides
Analisis Proksimat (SNI 01-2891-1992)
 Kadar abu total (dry ashing)
 Kadar air total (termogravimetri)
 Kadar lemak total (soxhletasi)
 Kadar protein total (Kjeldahl)
 Kadar karbohidrat
Analisis Proksimat (AOAC 1984)
 Kadar abu (dry ashing)
 Kadar air (termogravimetri)
 Kadar lemak (soxhletasi)
 Kadar protein (Kjeldahl)
 Kadar karbohidrat